Settlement
Settlement adalah tahapan penting dalam prosedur atau tahapan transaksi saham. Dalam konteks pasar saham, transaksi dianggap selesai atau lengkap setelah melalui proses settlement. Pada tahap inilah, investor yang menjual sahamnya akan menerima uang sesuai dengan jumlah saham yang dijual, sementara investor yang membeli saham akan menerima saham yang dibelinya.
Transaksi valuta asing yang melibatkan mata uang dari negara-negara Amerika Utara memiliki tanggal penyelesaian T+1, sedangkan perdagangan saham yang melibatkan mata uang di luar Amerika Utara memiliki tanggal penyelesaian T+2. Dalam futures atau berjangka, penyelesaian merujuk pada penilaian akun mark-to-market menggunakan harga penutupan terakhir untuk hari itu. Penyelesaian pada kontrak berjangka dapat menghasilkan margin call jika dana yang tersedia tidak cukup untuk menutupi harga penutupan yang baru.
Proses settlement ini memiliki peraturan dan waktu yang ditentukan. Jika transaksi dilakukan di pasar reguler, waktu settlementnya adalah T + 3. Maksud dari T + 3 adalah ketika investor melakukan transaksi pembelian saham, mereka akan menerima saham tersebut tiga hari setelah dilakukannya transaksi di bursa saham.
Proses settlement yang berlangsung selama tiga hari ini memiliki alasan dan tujuan tertentu. Salah satu alasan utamanya adalah untuk memberikan waktu yang memadai bagi semua pihak yang terlibat dalam transaksi saham, seperti broker dan pembeli, untuk melakukan preparasi yang diperlukan dan memastikan bahwa semua proses administratif terlaksana dengan benar.
Selain itu, proses settlement yang berlangsung selama tiga hari juga memberikan kesempatan bagi penjual dan pembeli saham untuk mengatur pendanaan yang diperlukan. Misalnya, jika seorang investor menjual sahamnya, dia akan menerima uang hasil penjualan tersebut dalam waktu tiga hari setelah transaksi. Hal ini memberikan waktu bagi investor untuk mengelola dana yang akan diterimanya, mempertimbangkan besarnya dana yang akan diinvestasikan atau menentukan langkah selanjutnya dalam aktivitas investasinya.
Apa itu Penyelesaian (Settlement)?
Penyelesaian merupakan tahap akhir dalam transaksi saham. Penyelesaian juga melibatkan pertukaran uang dan surat berharga antara pihak-pihak yang terlibat setelah mereka telah sepakat melakukan perdagangan sebelumnya. Saat ini, sebagian besar penyelesaian perdagangan efek dilakukan secara elektronik. Perdagangan saham biasanya diselesaikan dalam waktu 2 hari kerja (T+2), sedangkan obligasi dan opsi pemerintah diselesaikan pada hari kerja berikutnya (T+1). Waktu penyelesaian T+3 yang umum sebelum tahun 2018 telah diperpendek oleh SEC pada tahun 2017 menjadi T+2.
Transaksi valuta asing yang melibatkan mata uang dari negara-negara Amerika Utara memiliki tanggal penyelesaian T+1, sedangkan perdagangan saham yang melibatkan mata uang di luar Amerika Utara memiliki tanggal penyelesaian T+2. Dalam futures atau berjangka, penyelesaian merujuk pada penilaian akun mark-to-market menggunakan harga penutupan terakhir untuk hari itu. Penyelesaian pada kontrak berjangka dapat menghasilkan margin call jika dana yang tersedia tidak cukup untuk menutupi harga penutupan yang baru.
Periode Penyelesaian (Settlement)
Periode penyelesaian adalah waktu antara tanggal perdagangan dan tanggal penyelesaian. Dalam industri sekuritas, periode penyelesaian mengacu pada jangka waktu antara tanggal perdagangan – bulan, hari, dan tahun saat pesanan dieksekusi di pasar – dan tanggal penyelesaian – saat perdagangan dianggap final. Ketika saham atau surat berharga lainnya dibeli atau dijual, pembeli dan penjual harus memenuhi kewajiban mereka untuk menyelesaikan transaksi tersebut. Selama periode penyelesaian, pembeli harus membayar untuk saham yang dibeli, sementara penjual harus menyerahkan saham yang dijual. Pada hari terakhir periode penyelesaian, pembeli menjadi pemegang catatan keamanan.
Melibatkan Lembaga Kliring
Proses settlement dalam transaksi saham juga melibatkan peran dari lembaga kliring yang berperan sebagai perantara antara penjual dan pembeli saham. Lembaga kliring ini bertindak dalam meyakinkan bahwa semua informasi dan dana yang terkait dengan transaksi saham dapat dipindahkan dengan aman dan efisien. Oleh karena itu, lembaga kliring akan mengatur dan memfasilitasi transfer dana serta saham antara kedua belah pihak yang terlibat dalam transaksi.
Selain waktu settlement yang tetap, ada juga beberapa jenis settlement yang berbeda. Salah satunya adalah pengaturan settlement tunai, di mana pembayaran dilakukan dalam bentuk uang tunai. Setelah proses settlement selesai, penjual saham akan menerima pembayaran dalam bentuk uang tunai sesuai dengan jumlah saham yang dijual.
Selain itu, ada juga pengaturan settlement pengiriman saham fisik, di mana proses pengiriman saham yang bersifat fisik dilakukan. Dalam hal ini, penjual akan mengirimkan sertifikat saham fisik kepada pembeli setelah proses settlement selesai.
Namun, dengan adanya perkembangan teknologi, sebagian besar transaksi saham saat ini dilakukan secara elektronik. Ini berarti bahwa saham tidak lagi ada dalam bentuk fisik, melainkan dalam bentuk elektronik yang direkam dalam sistem. Oleh karena itu, proses settlement dalam transaksi saham cenderung lebih efisien dan cepat.
Penting untuk dicatat bahwa proses settlement tidak hanya terbatas pada pasar reguler. Seiring dengan perkembangan pasar modal, ada pula pasar yang menawarkan proses settlement yang lebih cepat, seperti pasar tunai dan pasar valuta asing. Perbedaan ini tergantung pada peraturan dan kebijakan yang berlaku di setiap pasar modal.
Proses Kliring dan Penyelesaian saat Menjual Saham
Proses ini terdiri dari tiga bagian, yaitu:
1. Eksekusi Perdagangan
Pada tahap ini, pesanan beli atau jual dieksekusi oleh Anda. Proses ini terjadi pada Hari T.
2. Kliring
Pada tahap ini, entitas yang bertanggung jawab akan mengidentifikasi jumlah saham yang dimiliki oleh penjual serta jumlah uang yang harus dibayarkan oleh pembeli untuk setiap perdagangan. Tahap ini juga menentukan kewajiban semua pihak yang terlibat dan menilai risiko yang terkait dengan transaksi tersebut. Proses kliring ini dilakukan pada Hari T+1.
3. Penyelesaian
Pada tahap ini, saham akan dipindahkan dari rekening penjual ke rekening pembeli, dan uang akan dipindahkan dari pembeli ke penjual. Proses penyelesaian ini dilakukan pada Hari T+2.
Settlement merupakan tahapan yang penting dalam prosedur atau tahapan transaksi saham. Proses ini memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dalam transaksi menerima hasil yang sesuai dan melindungi kepentingan investor. Dengan pemahaman yang baik tentang proses settlement, investor dapat melakukan transaksi saham dengan lebih percaya diri dan efektif.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.