Mengenal Pengertian, Jenis, Hingga Fungsi Mengikuti Arisan


Pengertian Arisan dan Sistem Kerja Arisan

Arisan adalah kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama dalam bentuk kelompok, dimana setiap anggota kelompok menyisihkan sejumlah uang atau dana pada setiap periode tertentu. Jenjang periode tersebut biasanya telah ditetapkan dan disepakati sebelumnya. Cara kerja arisan didasarkan pada prinsip pengumpulan dana dan sistem pengundian untuk menentukan siapa orang yang akan menerima dana tersebut.

Dalam bahasa Inggris, istilah arisan dapat diterjemahkan sebagai social gathering atau kegiatan kumpul-kumpul. Namun, di budaya masyarakat Indonesia, arisan memiliki makna yang lebih dalam. Arisan dilakukan dengan metode menyimpan uang secara bersama-sama, mirip dengan menabung, tetapi diluar dari lingkup ekonomi formal. Kegiatan arisan ini tidak memiliki lembaga atau badan hukum yang menjamin pelaksanaannya.

Untuk lebih memahami cara kerja arisan, mari kita lihat contoh arisan sebagai gambaran sistem yang dipakai. Misalkan ada satu kelompok dengan 12 anggota yang sepakat untuk mengikuti arisan. Setiap anggota setuju untuk menyisihkan dana sebesar Rp500.000 setiap bulannya. Setelah dana terkumpul, dilakukan sistem pengundian untuk menentukan siapa yang berhak mendapatkan dana tersebut. Misalnya, pada bulan pertama keluarlah nama A sebagai penerima dana, kemudian bulan berikutnya keluarlah nama B, dan seterusnya. Proses ini berlangsung sampai seluruh anggota mendapatkan dana.

Dalam contoh arisan tersebut, bisa kita lihat bahwa nama A yang mendapatkan dana pertama kali seperti tengah menerima pinjaman, karena harus membayar dana tersebut dengan mencicil pada bulan-bulan berikutnya. Sedangkan bagi anggota yang mendapatkan dana terakhir, bisa diibaratkan mereka sedang menabung, karena mereka sudah menyetorkan uang sejak awal dan akan mendapatkan hasilnya di akhir undian.

Jenis Arisan yang Diterapkan di Masyarakat

Dalam masyarakat Indonesia, terdapat beberapa jenis arisan yang umum dilakukan. Jenis-jenis arisan ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi masyarakat setempat. Berikut adalah beberapa jenis arisan yang sering diterapkan di masyarakat:

Arisan Uang

Jenis arisan ini adalah yang paling umum dilakukan dan menjadi tradisi tersendiri di masyarakat Indonesia. Pada arisan uang, setiap anggota kelompok menyisihkan sejumlah uang pada periode tertentu yang telah ditentukan sebelumnya. Setelah dana terkumpul, dilakukan pengundian untuk menentukan siapa yang berhak mendapatkan dana. Proses ini terus dilakukan secara bergantian sampai semua anggota mendapatkan dana.

Arisan Barang

Arisan barang sering dilakukan di desa-desa atau komunitas yang membutuhkan barang secara kolektif. Pada arisan barang, setiap anggota kelompok membawa barang sesuai kesepakatan yang telah ditentukan di awal. Barang-barang ini bisa berupa sembako, minyak goreng, telur, atau bahan lain yang biasanya digunakan untuk keperluan pesta atau hajatan. Dengan demikian, anggota kelompok dapat saling membantu dalam memenuhi kebutuhan yang diperlukan dalam pesta atau hajatan tersebut.

Arisan Logam Mulia

Pada jenis arisan ini, setiap anggota kelompok menyisihkan uang pada setiap periode tertentu seperti pada arisan uang. Namun, hasil akhir dari arisan logam mulia ini adalah membeli logam mulia, seperti emas atau perak. Setelah dana terkumpul, anggota kelompok akan menggunakan dana tersebut untuk membeli logam mulia dengan jumlah tertentu. Sistem ini dianggap lebih adil karena memungkinkan peserta untuk memperoleh logam mulia dengan asumsi harga logam tersebut akan terus naik dari waktu ke waktu.

See also  Profil Kim Soo Hyun, Biografi, Karir dan Daftar Drama Koreanya

Arisan Uang dan Arisan Barang, Mana yang Harus Dipilih?

Jika kamu bingung memilih antara arisan uang dan arisan barang, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan. Pertimbangkanlah kebutuhan dan preferensi kamu, apakah kamu lebih membutuhkan uang atau barang saat ini. Jika kamu membutuhkan uang secara langsung, maka arisan uang bisa menjadi pilihan terbaik. Namun, jika kamu membutuhkan barang tertentu, seperti untuk pesta atau kebutuhan sehari-hari, maka arisan barang bisa menjadi pilihan yang lebih sesuai.

Arisan uang dapat membantu kamu dalam menabung karena kamu akan mendapatkan sejumlah uang yang telah disetorkan oleh anggota kelompok pada setiap periode arisan. Dengan disiplin menyisihkan dana pada arisan, kamu akan memiliki tabungan tambahan yang dapat digunakan untuk keperluan lain yang telah direncanakan sebelumnya.

Di sisi lain, arisan barang dapat memberikan manfaat langsung berupa barang yang kamu butuhkan. Pada arisan barang, setiap anggota kelompok menyisihkan barang sesuai kesepakatan yang telah ditentukan di awal. Dengan demikian, kamu bisa mendapatkan barang yang dibutuhkan dengan lebih mudah tanpa perlu repot mencicil atau berutang.

Pilihan antara arisan uang dan arisan barang sangat tergantung pada kebutuhan dan preferensi kamu. Sesuaikanlah pilihan kamu dengan kebutuhan dan kondisi saat ini, sehingga kamu bisa memanfaatkan arisan dengan sebaik-baiknya.

Fungsi Mengikuti Arisan

Mengikuti arisan memiliki beberapa fungsi atau manfaat yang bisa kamu peroleh. Berikut adalah beberapa fungsi mengikuti arisan:

1. Menjadi Tabungan Tambahan

Salah satu fungsi utama arisan adalah sebagai tabungan tambahan. Dengan menyisihkan sejumlah uang pada setiap periode arisan, kamu akan memiliki tabungan tambahan yang bisa digunakan untuk keperluan lain yang telah direncanakan sebelumnya. Kamu juga dapat meminta pengurus arisan untuk mengeluarkan nama kamu pada undian terakhir, sehingga jumlah tabungan tambahanmu sudah pasti.

2. Solusi untuk yang Sulit Menabung

Bagi mereka yang sulit menyisihkan uang dan menabung dengan cara konvensional, mengikuti arisan bisa menjadi solusi yang baik. Dengan arisan, kamu sudah secara otomatis menabung secara rutin karena arisan membutuhkan penyisihan dana pada periode tertentu dan dengan jumlah tertentu. Dalam hal ini, arisan dapat membantu kamu untuk membiasakan diri menyisihkan uang secara rutin dan belajar disiplin dalam mengatur keuangan.

3. Peluang Bisnis yang Menjanjikan

Mengikuti arisan juga dapat memberikan peluang bisnis yang menjanjikan. Pada setiap periode arisan, biasanya dilakukan kegiatan berkumpul untuk melakukan pengundian. Kamu dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan membawa barang daganganmu dan melakukan promosi kepada anggota arisan. Jika barangmu menarik minat anggota arisan, kamu bisa mendapatkan pelanggan dan meningkatkan penjualan barang daganganmu.

See also  Cara Menentukan Kombinasi Perpaduan Dua Warna atau Lebih

4. Tempat Bersosialisasi dengan Orang Lain

Mengikuti arisan juga memberikan kesempatan untuk bersosialisasi dengan orang lain. Setiap periode arisan biasanya dilakukan pertemuan antar anggota, sehingga kamu dapat bersosialisasi dan bertukar informasi atau pikiran dengan orang-orang yang memiliki berbagai latar belakang. Meskipun arisan sering dikaitkan dengan ajang bergosip dan pamer, namun sebenarnya ada banyak arisan yang memiliki kegiatan yang positif dan informatif. Kamu juga dapat mengusulkan kegiatan workshop saat pertemuan arisan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan anggota kelompok.

5. Berlibur dengan Biaya yang Lebih Murah

Beberapa kelompok arisan juga menggunakan dana yang terkumpul untuk berlibur bersama. Setiap anggota kelompok menyisihkan dana pada setiap pertemuan arisan dan dana tersebut akan dikumpulkan untuk digunakan sebagai biaya liburan kelompok. Dengan demikian, kamu bisa berlibur dengan biaya yang lebih murah karena sudah ada dana yang terkumpul sebelumnya.

Kerugian Mengikuti Arisan

Mengikuti arisan juga memiliki beberapa kerugian yang perlu diketahui sebelum memutuskan untuk mengikuti arisan. Berikut adalah beberapa kerugian yang dapat terjadi saat mengikuti arisan:

1. Tidak Ada Bunga

Bagi peserta yang mendapatkan nomor arisan terakhir, mereka hanya menyimpan uang biasa dan tidak akan mendapatkan bunga seperti yang biasa terjadi pada rekening tabungan. Sementara itu, peserta yang mendapatkan nomor arisan pertama memberikan dana seperti melakukan pinjaman dengan besaran cicilan tertentu.

2. Berpotensi Lebih Boros

Pada saat acara kumpul arisan, biasanya akan dilakukan di tempat tertentu. Jika acara tersebut dilakukan di rumah salah satu anggota, maka anggota tersebut harus menyediakan tempat, makanan, dan minuman untuk anggota arisan lainnya. Bahkan jika acara dilakukan di restoran atau tempat makan di luar, setiap anggota arisan perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk acara tersebut. Hal ini dapat menyebabkan pengeluaran yang tidak terduga dan membuat arisan menjadi lebih boros.

3. Tidak Ada Payung Hukum

Arisan adalah sebuah program atau kegiatan yang tidak memiliki badan atau lembaga hukum yang menaunginya. Oleh karena itu, risiko anggota arisan yang kabur setelah mendapat dana menjadi salah satu kekhawatiran utama. Hal ini dapat menyebabkan kerugian bagi anggota lainnya yang harus menanggung kerugian atau bahkan kehilangan uang.

4. Menambah Beban Pengeluaran

Dalam perspektif keuangan, arisan dapat dianggap sebagai pengeluaran tambahan karena mencicil hutang dengan bunga 0 persen. Jika arisan ini dicatat dalam cashflow, maka akan terlihat bahwa arisan merupakan jenis cicilan utang tambahan. Dalam kondisi keuangan yang sehat, cicilan harus kurang dari 30 persen dari total penghasilan.

See also  Agresif Dalam Cinta, Kenali Penyebab dan Cirinya

Tips Agar Tidak Rugi Saat Mengikuti Arisan

Untuk menghindari kerugian saat mengikuti arisan, ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan. Berikut adalah beberapa tips agar tidak rugi saat mengikuti arisan:

1. Pilihlah Kelompok dan Anggota terpercaya

Sebelum mengikuti arisan, pastikan kamu mengenal anggota kelompok dan memilih kelompok yang terpercaya. Kenali setiap anggota yang akan menjadi rekanmu dalam melaksanakan arisan dan pastikan bahwa mereka juga membawa orang yang telah mereka kenal dengan baik. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir risiko adanya anggota arisan yang tidak bertanggung jawab atau bahkan kabur setelah mendapatkan dana.

2. Mengumpulkan Dana dalam Jumlah yang Kecil

Lebih baik mengumpulkan dana dalam jumlah yang kecil terlebih dahulu, sebagai langkah awal arisan. Semakin besar jumlah dana yang harus terkumpul, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dihadapi. Dalam hal ini, lebih aman dan mudah untuk mengumpulkan dana dalam jumlah yang kecil terlebih dahulu.

3. Anggap Arisan sebagai Kegiatan untuk Bersosialisasi

Selain sebagai cara untuk menabung, arisan juga bisa dianggap sebagai kegiatan untuk bersosialisasi dengan orang lain. Melalui arisan, kamu bisa bertemu dengan anggota kelompok dan saling berinteraksi dalam acara arisan. Meskipun arisan sering dikaitkan dengan ajang bergosip, namun sebenarnya ada banyak arisan yang memiliki kegiatan positif dan informatif. Kamu juga bisa mengusulkan kegiatan workshop saat pertemuan arisan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan anggota kelompok.

Kesimpulan

Arisan adalah kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama oleh kelompok dengan tujuan pengumpulan dana dalam periode tertentu. Arisan dapat dilakukan dalam bentuk arisan uang, arisan barang, atau arisan logam mulia. Mengikuti arisan memiliki beberapa kelebihan, seperti menjadi tabungan tambahan, solusi untuk menabung bagi yang kesulitan menabung, peluang bisnis yang menjanjikan, tempat bersosialisasi dengan orang lain, dan berlibur dengan biaya yang lebih murah.

Namun, mengikuti arisan juga memiliki beberapa kerugian, seperti tidak adanya bunga, berpotensi menjadi boros, tidak ada payung hukum, dan menambah beban pengeluaran. Untuk menghindari kerugian saat mengikuti arisan, ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan, seperti memilih kelompok dan anggota yang terpercaya, mengumpulkan dana dalam jumlah kecil terlebih dahulu, dan menganggap arisan sebagai kegiatan bersosialisasi.

Sekarang kamu memiliki pemahaman yang lebih baik tentang arisan, cara kerjanya, serta fungsi mengikuti arisan. Kamu dapat memutuskan apakah kamu tertarik untuk mengikuti arisan berdasarkan informasi yang telah disampaikan. Jika kamu tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang menabung, khususnya menabung saham, kamu bisa menemukan buku-buku terkait di aikerja.com.


Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.

Tahukah Anda?

Leave a Reply