Pondasi Strauss Pile: Pengertian, Metode, Perhitungan & Kisaran Harga


Pengertian Pondasi Strauss

Strauss pile merupakan salah satu jenis pondasi struktur untuk konstruksi bangunan di mana dapat dikerjakan tanpa menggunakan peralatan mesin karena dibangun dengan cara menggali tanah secara manual memanfaatkan alat bor auger. Proses tersebut menggunakan tenaga dari manusia. Kendati demikian, penggunaannya cukup sederhana dan tidak akan menimbulkan kebisingan.

Di samping itu, metode ini sendiri dapat dikerjakan tanpa menggunakan bantuan peralatan mesin yang kompleks. Inilah yang membuatnya lebih simple dan ringkas. Pondasi jenis tersebut biasanya digunakan untuk konstruksi rumah ataupun bangunan dengan lantai 2-3. Lubang bor yang digunakan untuk mendirikan pondasi biasanya harus bersih dari lumpur sehingga akan membuat kualitas dari betonnya lebih kokoh dan kuat.

Jika dilihat lebih jauh, sebenarnya penggunaan pondasi strauss pile mempunyai fungsi mirip dengan pondasi bore pile. Tetapi perbedaannya terletak dalam penerapannya pada tanah dengan kondisi lunak. Di samping itu, untuk kedalaman lubangnya sekitar 6-10 meter dengan diameter sekitar 30 cm.

Prosesnya dapat dimulai dari mempersiapkan peralatan, melakukan proses pengeboran, pembesian, hingga pengecoran. Di samping itu, perhitungan pondasi jenis ini biasanya juga berbeda-beda di mana sangat tergantung dengan jenis proyeknya. Adapun beberapa hal yang harus diperhitungkan dalam membuat pondasi tersebut.

Adapun beberapa hal tersebut berkaitan dengan diameter dan kedalaman pada lubang cor serta seperti apakah kondisi tanahnya. Apakah lunak atau kering. Kondisi tanah kering jelas tidak akan membutuhkan tenaga berlebihan bahkan dapat dilakukan hanya 4 orang per alat manual.

Sedangkan berbicara mengenai harga dari strauss pile ini pun akan dihitung berdasarkan 3 hal seperti kedalaman pengeboran dalam satuan meter, diameter dari proses pengeboran hingga jumlah titik yang akan dikerjakan. Kendati demikian, acuan utama untuk harga pembuatannya biasanya berdasarkan dengan kedalaman pengeboran.

Jasa bor pile pondasi mampu mengerjakan pondasi dikedalaman sampai tanah keras menurut hasil sondir tanah, sedangkan pondasi strauss pile hanya mampu mengerjakan dikondisi lapisan tanah lunak saja. Bor pile dengan metode bor basah menyebabkan lokasi menjadi kotor dan banyak lumpur (bila lumpur tidak bisa dikelola dengan baik), hal tersebut tidak terjadi di metode strauss pile karena pengerjaannya tidak menggunakan air dalam skala besar.

Bor pile menggunakan mesin diesel sehingga menimbulkan suara bising saat pekerjaan berlangsung namun tidak menimbulkan getaran seperti halnya pondasi tiang pancang, sedangkan strauss pile dikerjakan dengan tenaga manusia tanpa bantuan mesin sama sekali sehingga tidak menimbulkan suara bising.

See also  Sinopsis Film The Medium, Pemeran, dan 4 Alasan untuk Menontonnya!

Dari segi harga, pondasi strauss pile lebih murah berkisar 30% daripada pondasi bor pile, dan masih ada biaya mobdemob untuk pondasi bor pile mesin. Pengadaan banyaknya set alat strauss pile mudah disesuikan dengan banyaknya volume. Untuk alat bor pile mesin banyaknya set alat tidak hanya dilihat dari jumlah volume tapi faktor lapangan seperti luas lokasi, ketersediaan air untuk pengeboran menjadi pertimbangan utama.

Kelebihan Pondasi Strauss Pile

a. Harga yang lebih terjangkau

Pondasi strauss pile dikenal memiliki harga lebih terjangkau apabila dibandingkan dengan penggunaan pondasi lainnya. Itulah yang menyebabkan banyak masyarakat lebih memilih metode ini sebagai konstruksi untuk bangunan. Walaupun murah, kualitasnya tidak perlu diragukan.

b. Proses pengerjaan singkat

Proses pengerjaan dari pembuatan pondasi strauss pile juga cukup singkat dan tidak memakan waktu lama. Pasalnya, proses ini dapat diselesaikan hanya dalam waktu seminggu saja. Ini jelas lebih singkat jika dibandingkan dengan metode lainnya. Selain itu, alatnya juga telah disesuaikan dengan volume pekerjaan yang telah dibebankan.

c. Retakan tanah cukup minim

Pada umumnya, proses pembuatan pondasi akan menyebabkan adanya retakan tanah. Namun, jika Anda menggunakan pondasi strauss pile, retakan tanah akan lebih minim. Hal ini karena prosesnya akan bertumpu pada lapisan bawah tanah bagian dalam. Dengan menggunakan pondasi strauss pile, Anda dapat mendapatkan konstruksi bangunan yang berkualitas dengan retakan tanah yang minimal.

Kelemahan Pondasi Strauss Pile

a. Tak bisa terlalu dalam

Pondasi strauss pile lebih cepat selesai di dalam tanah yang lunak. Namun, pembuatan pondasi ini hanya terbatas hingga kedalaman tanah sejauh 10 meter saja, sehingga tidak cocok untuk menyangga bangunan yang lebih dari tiga lantai.

b. Ukuran diameter terbatas

Kekurangan lainnya dari pondasi strauss pile adalah ukuran diameter pilar yang terbatas, yakni 20 cm, 25 cm, atau maksimal 40 cm tergantung dari ukuran mata bor yang digunakan. Jika Anda membutuhkan pondasi dengan diameter lebih besar untuk bangunan yang lebih besar, maka pondasi strauss pile mungkin bukanlah pilihan yang tepat.

c. Risiko keropos

Pengerjaan pondasi strauss pile harus dilakukan oleh ahli yang berpengalaman agar tidak terjadi kesalahan. Ada kemungkinan pondasi menjadi keropos jika komposisi cairan beton yang dibuat tidak sesuai standar. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa pengerjaan pondasi strauss pile dilakukan oleh tenaga ahli yang kompeten.

See also  Gap Year: Perspektif, Manfaat, Plus minus, dan Tips

Metode Pondasi Strauss Pile

Pondasi Strauss Pile
Supri.info

Meskipun pembuatan pondasi ini bisa selesai dengan teknik manual, bukan berarti manusia dapat mengerjakan proyek ini menggunakan tangan kosong. Ada sejumlah metode pondasi pilar strauss yang harus dilakukan dengan bantuan tools sederhana seperti mata bor. Berikut ini langkah-langkah metode tersebut:

1. Persiapan Awal

Sebelum melakukan sesuatu, langkah pertama yang harus dilakukan adalah persiapan. Dalam proses ini, jangan lupa untuk menyediakan segala alat yang dibutuhkan seperti pipa, mata bor, stang, atau alat tambahan lainnya.

2. Pengeboran

Selanjutnya, pekerja konstruksi dapat melakukan pengeboran. Teknik ini disesuaikan dengan kedalaman tanah yang ingin dikeruk. Metode manual biasanya dilakukan dengan menekan dan memutar mata bor pada permukaan tanah. Kemudian, jika sudah mencapai kedalaman tertentu, tanah yang menempel akan dibuang.

3. Pembesian

Kemudian, langkah ketiga adalah membuat besi spiral yang disesuaikan dengan jari-jari pondasi. Setelah selesai memotong besi, material tersebut dirangkai menjadi satu kerangka tulang pondasi berbentuk spiral.

4. Pengecoran

Tahap terakhir adalah pengecoran. Dalam proses ini, cairan beton akan dituangkan pada lubang yang sudah dibuat. Ada cara manual dan penggunaan mesin paver concrete untuk menyelesaikan langkah ini.

Perhitungan Pondasi Strauss Pile

Setiap jenis gedung yang dibangun pasti membutuhkan perhitungan berbeda-beda, baik dari segi rencana desain, pendanaan, hingga pembuatan pondasi seperti tiang strauss. Karena itu, perhatikan sejumlah aspek di bawah ini agar perhitungan pondasi strauss pile untuk proyek Anda tepat:

1. Kondisi tanah: Aspek ini berhubungan dengan seberapa banyak tenaga yang Anda butuhkan. Semakin keras tanah, maka semakin banyak pekerja konstruksi dan alat manual yang perlu disediakan.

2. Diameter lubang yang akan diisi cairan beton.

3. Kedalaman lubang cor.

Harga Pondasi Strauss Pile

Pondasi Strauss Pile
Supri.info

Dilihat dari segi harga, pondasi pilar strauss tidak begitu menguras dompet. Biasanya, para pekerja konstruksi mematok harga per meter untuk jasa bor pile berdasarkan kedalaman dan diameter lubang yang dibor, serta jumlah titik yang dikerjakan.

Kisaran harga strauss pile paling umum sekitar Rp70.000 – Rp80.000 per meter jika pengerjaannya bersifat Borongan. Berikut ini acuan penghitungan harga pondasi pilar strauss:

1. Harga pondasi strauss pile berdasarkan kedalaman lubang cor:
Rata-rata pengeboran tanah untuk membuat pondasi strauss pile dilakukan hingga kedalaman 6-10 meter. Harga jasa dengan kedalaman 6 meter dan diameter 20 cm umumnya sekitar Rp60.000 – Rp65.000, sementara untuk kedalaman 6 meter dan diameter 40 cm bisa mencapai Rp135.000 per meter.

See also  10 Resep Sushi Mentai Homade, Dijamin Enak!

2. Harga pondasi strauss pile berdasarkan diameter lubang:
Penentu harga selanjutnya adalah diameter lubang yang akan diisi cairan beton. Semakin besar diameter yang dikerjakan, maka harga bor manual juga semakin mahal. Umumnya, yang biasa dikerjakan berdiameter 25 cm – 40 cm, dengan harga sekitar Rp65.000 – Rp135.000 per meter.

3. Harga pondasi strauss pile berdasarkan jumlah titik:
Misalnya, di sebuah proyek dibuat pondasi strauss pile sebanyak 30 titik dengan kedalaman 6 meter dan diameter 30 cm yang dikenakan harga Rp75.000 per meter. Maka, harga jasa pembuatannya saja adalah:
(30 titik × 6 meter) x Rp75.000 per meter = Rp13.500.000

4. Biaya lain:
Selain harga jasa pembuatan yang dihitung per meter kedalaman pengeboran, ada biaya lainnya. Biaya transportasi pekerja, proses pembesian, pengecoran, dan material lain juga masih akan ditambahkan pada perhitungan harga pondasi strauss pile ini.

Pondasi strauss pile memang bisa menjadi pilihan jika Anda ingin membangun pondasi yang kuat dan bebas retakan. Meski kedalaman yang dipilih terbatas, kekuatan hasil akhir pondasi tentu tidak perlu diragukan.

Seiring berkembangnya waktu dan teknologi dalam dunia arsitektur, lahir pula berbagai macam teknik pondasi, salah satunya adalah teknik bored pile. Meskipun secara kasat mata sebenarnya tampak sama saja, tapi perbedaan strauss pile dan bored pile ini perlu Anda pahami. Pondasi strauss pile adalah opsi yang tepat jika ada keterbatasan budget saat membangun suatu proyek. Namun, sudah pasti butuh waktu sedikit lebih lama jika dibandingkan dengan teknik bored pile.

Tetapi jangan khawatir, jika dilihat dari segi kualitas, tidak ada perbedaan yang signifikan di antara keduanya. Mereka sama-sama mampu membangun dasar bangunan yang kokoh dan minim retak jika dibuat sesuai prosedur. Singkatnya dalam artikel ini, strauss pile adalah jenis pondasi yang mudah diaplikasikan pada properti Anda. Penting untuk merencanakan dan memilih jenis dasar bangunan sebelum memulai konstruksi.


Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.

Tahukah Anda?