Pertanyaan Interview Kerja & Jawabannya, Serta Tips Interview Kerja
Tahapan Interview
1. Seleksi Berkas
Tahap pertama dalam proses interview adalah seleksi berkas. Pada tahap ini, perusahaan akan mengevaluasi surat lamaran dan CV yang telah kamu kirimkan. Penting bagi kamu untuk mengirimkan berkas secara lengkap dan benar. Jangan lupa untuk menyebutkan posisi yang kamu lamar dengan jelas dan sertakan alasan mengapa kamu adalah kandidat yang tepat. Pastikan juga untuk tidak melebih-lebihkan informasi di CV dan hanya mencantumkan pengalaman serta keahlian yang relevan dengan perusahaan. Usahakan untuk menjaga panjang CV agar tidak terlalu panjang, sekitar 1-2 halaman saja.
2. Tes Kompetensi Dasar
Setelah lolos seleksi berkas, tahap berikutnya adalah tes kompetensi dasar. Tes ini meliputi hitung-hitungan, pengetahuan umum, logika, pemahaman bacaan, dan kadang-kadang bahasa Inggris. Untuk mempersiapkan diri menghadapi tes ini, kamu perlu belajar dengan baik. Pastikan juga untuk tetap tenang saat mengerjakan soal tes dan teliti dalam menjawabnya.
3. Psikotes
Tahap selanjutnya adalah psikotes. Tes psikotes bertujuan untuk mengetahui lebih dalam tentang kepribadian, sikap, dan cara kerja kamu. Tes ini akan mengungkap apakah kamu sesuai dengan nilai-nilai dan budaya perusahaan. Saat menghadapi psikotes, penting bagi kamu untuk tetap menjadi diri sendiri. Usahakan untuk tetap fokus dan jangan terlalu banyak berpikir. Cobalah menjawab pertanyaan dengan jujur dan jangan mencoba untuk memberikan jawaban yang kamu pikir diinginkan oleh perusahaan.
4. Tes Berhitung Cepat
Tes berhitung cepat seringkali menjadi bagian dari psikotes. Test ini akan menguji konsentrasi dan ketahanan kerja dalam tekanan. Kamu akan diberikan selembar kertas besar berisi deretan angka dan diminta untuk menjumlahkannya dalam waktu tertentu. Penting bagi kamu untuk tetap tenang dan fokus saat mengerjakan tes ini. Cobalah mengerjakan semua soal dengan sebaik mungkin dan pastikan tubuhmu dalam kondisi yang fit sebelum mengikuti tes.
5. Wawancara
Tahap wawancara adalah tahap yang paling penting dalam proses interview. Ada dua tipe wawancara yang biasanya dilakukan, yaitu wawancara dengan HRD dan wawancara dengan calon atasan atau user. Saat wawancara dengan HRD, kamu akan ditanyai tentang pengalaman kerja sebelumnya, alasan melamar di perusahaan tersebut, kelebihan dan kekurangan dirimu, serta rencana kedepanmu. Saat wawancara dengan calon atasan, pertanyaannya akan lebih terarah dan tajam. Kamu perlu memberikan jawaban yang sesuai dengan bidang pekerjaan yang kamu lamar dan menunjukkan kemampuanmu dengan percaya diri namun tetap rendah hati. Kadang-kadang juga bisa terjadi wawancara combo, dimana kamu diwawancarai oleh beberapa orang sekaligus dari lintas departemen. Pada jenis wawancara ini, kamu perlu bersikap sopan dan profesional sepanjang wawancara.
6. Job Test
Apabila memungkinkan, kamu juga bisa menjalani job test. Job test merupakan tahap dimana kamu melakukan praktik kerja sesuai dengan bidang pekerjaan yang kamu lamar. Kamu akan diberikan tugas atau proyek tertentu untuk kamu selesaikan dalam waktu yang ditentukan. Pada tahap ini, perusahaan akan mengamati dan mengevaluasi pekerjaanmu. Sehingga, kamu perlu melakukan pekerjaan dengan baik dan menunjukkan kemampuan terbaikmu. Penting untuk memperhatikan petunjuk yang diberikan dan mengerjakan tugas dengan teliti.
7. Tes Kesehatan
Tes kesehatan biasanya menjadi tahap terakhir dalam proses interview. Tes ini bertujuan untuk mengetahui apakah kamu dalam kondisi fisik yang baik dan dapat menjalani tugas pekerjaan dengan baik. Terutama jika pekerjaan yang kamu lamar membutuhkan keadaan fisik yang fit. Penting bagi kamu untuk menjaga gaya hidup sehat menjelang tes kesehatan. Pastikan agar tubuhmu dalam kondisi prima dan ikuti petunjuk medis yang diberikan. Hindari mengonsumsi minuman beralkohol menjelang tes kesehatan.
Pertanyaan Interview Kerja & Jawabannya, Serta Tips Interview Kerja
1. Gambarkan Diri Kamu dengan Jujur
Pertanyaan ini sering kali diajukan dalam tahap wawancara kerja. Tujuan dari pertanyaan ini adalah untuk mengenal karakter dasar kamu sebagai seorang pekerja. Kamu dapat memilih tiga kata yang mendeskripsikan dirimu secara positif dan sesuai dengan posisi pekerjaan yang kamu lamar. Contoh kata-kata yang dapat kamu gunakan adalah jujur, pekerja keras, antusias, berkomitmen tinggi, mudah bekerjasama, dan sebagainya. Pastikan karakter yang kamu sebutkan sesuai dengan kepribadian kamu yang sebenarnya.
2. Apa yang Kamu Tahu Tentang Perusahaan Ini?
Pertanyaan ini bertujuan untuk menguji apakah kamu telah melakukan penelitian tentang perusahaan yang kamu lamar. Jawaban yang diharapkan adalah informasi yang spesifik dan positif tentang perusahaan. Kamu bisa mencari informasi tentang profil perusahaan, visi dan misi perusahaan, produk atau layanan yang ditawarkan, dan sebagainya. Pastikan untuk fokus pada informasi yang relevan dengan posisi pekerjaan yang kamu lamar.
3. Mengapa Kamu Tertarik Bergabung ke Perusahaan ini?
Pertanyaan ini mencoba menggali motivasi kamu untuk bergabung dengan perusahaan. Penting bagi kamu untuk memberikan alasan yang jelas dan meyakinkan. Jangan menyebutkan alasan seperti gaji yang tinggi atau suasana kerja yang nyaman. Sebaliknya, fokuslah pada alasan yang lebih relevan dan membangun, misalnya kesempatan untuk mengembangkan diri, kesesuaian posisi pekerjaan dengan latar belakang pendidikanmu, atau nilai-nilai perusahaan yang sejalan dengan nilai-nilai pribadimu.
4. Prestasi Apa yang Telah Diraih dalam Karier?
Pertanyaan ini diajukan untuk mengetahui prestasi kerja kamu di masa lalu. Jawaban yang diharapkan adalah contoh-contoh nyata dari prestasi kerja yang telah kamu raih. Berikan contoh keberhasilan yang spesifik dan relevan dengan posisi pekerjaan yang kamu lamar. Misalnya, kamu bisa menyebutkan keberhasilan dalam memenangkan proyek atau perlombaan, melampaui target penjualan, atau mencapai penghargaan tertentu.
5. Jelaskan Rencana Kamu ke Depan!
Pertanyaan ini bertujuan untuk mengetahui seberapa lama kamu berencana untuk bekerja di perusahaan tersebut. Pastikan menjawab dengan jujur dan realistis. Jangan memberikan jawaban yang terlalu singkat seperti “untuk jangka waktu yang lama” atau terlalu panjang seperti “sampai pensiun”. Cobalah untuk memberikan jawaban yang mempertimbangkan tujuan jangka panjangmu dan menyertakan perusahaan yang kamu lamar sebagai bagian dari rencana tersebut.
6. Berikan Gambaran Tentang Pekerjaan yang Dilamar!
Pertanyaan ini bertujuan untuk menguji pemahamanmu tentang posisi pekerjaan yang kamu lamar. Pastikan kamu telah melakukan penelitian tentang tugas dan tanggung jawab yang akan kamu emban jika diterima kerja. Jelaskan dengan baik mengenai pekerjaan tersebut dan bagaimana kamu akan melaksanakan tugas-tugas yang ada. Jangan lupa untuk menunjukkan keahlian dan pengalamanmu yang relevan dengan pekerjaan tersebut.
7. Sepertinya Kamu Terlalu Berpengalaman, ya?
Pertanyaan ini mungkin diajukan jika kamu memiliki pengalaman kerja yang sangat banyak atau di posisi yang lebih tinggi dari yang dilamar. Jawaban yang diharapkan adalah tetap bersikap rendah hati dan mengucapkan terima kasih atas pujian tersebut. Jangan membanggakan dirimu secara berlebihan atau terlihat sombong. Jelaskan dengan singkat bahwa pengalamanmu tersebut membuatmu memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pekerjaan dan menambah nilai tambah bagi perusahaan.
8. Mengapa Kamu Berhenti Kerja?
Pertanyaan ini bisa menjadi pertanyaan yang sulit jika kamu pernah mengalami pengalaman berhenti kerja sebelumnya. Penting bagi kamu untuk memberikan alasan yang profesional dan meyakinkan. Jangan mencoba untuk menyebutkan masalah pribadi sebagai alasan berhenti kerja. Fokuslah pada alasan yang positif dan relevan, misalnya mencari tantangan baru atau kesempatan untuk berkembang di bidang yang lebih sesuai dengan minat dan bakatmu.
9. Apa Pendapatmu Tentang Lembur?
Pertanyaan ini bertujuan untuk mengetahui kesiapanmu dalam bekerja lembur jika diperlukan. Jawaban yang diharapkan adalah kamu bersedia bekerja lembur jika diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Tetapi, pastikan untuk menyebutkan bahwa kamu juga menghargai waktu luang dan menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Jangan menunjukkan sikap negatif terhadap lembur, tetapi tetap realistis dan mencerminkan komitmenmu terhadap pekerjaan.
10. Berapa Gaji yang Kamu Inginkan?
Pertanyaan ini sering kali menjadi pertanyaan yang sulit untuk dijawab. Cobalah untuk menjawab dengan bijak dan mencerminkan nilai diri serta kemampuanmu. Lakukan riset terlebih dahulu mengenai kisaran gaji yang berlaku di perusahaan dan posisi yang kamu lamar. Berikan jawaban yang berdasarkan pengetahuanmu dan pertimbangan yang sehat. Jangan terlalu memaksakan gaji yang terlalu tinggi, tetapi juga jangan menjual diri dengan gaji yang terlalu rendah. Jelaskan bahwa kamu juga mempertimbangkan nilai tambah lainnya seperti kesempatan pengembangan atau tunjangan yang ditawarkan oleh perusahaan.
11. Hobi Apa yang Kamu Sukai Saat Ini?
Pertanyaan ini adalah kesempatan bagi kamu untuk menunjukkan sisi kepribadianmu di luar pekerjaan. Jawablah dengan jujur dan detail tentang hobi yang kamu sukai. Berikan alasan yang masuk akal dan terkait dengan bidang pekerjaan yang kamu lamar. Misalnya, jika kamu suka membaca buku, kamu bisa menyebutkan bahwa hobi ini membantu kamu meningkatkan kemampuan berpikir analitis dan keterampilan pemecahan masalah. Jangan memberikan jawaban yang terlalu umum atau mencoba menyenangkan pewawancara dengan menyebutkan hobi yang tidak kamu sukai secara sebenarnya.
Buku Rekomendasi Untuk Menghadapi Interview Kerja
99+ Tips Jobs Interview
Buku ini merupakan pegangan wajib bagi kamu yang sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi interview kerja. Buku ini berisi 99+ tips dan strategi untuk menghadapi interview dengan baik. Dalam buku ini, kamu akan menemukan tips-tips praktis mulai dari persiapan sebelum interview, cara menghadapi pertanyaan-pertanyaan sulit, hingga bagaimana menjaga sikap dan penampilanmu selama interview. Dengan membaca buku ini, kamu akan mendapatkan wawasan yang lebih dalam tentang interview kerja dan meningkatkan peluangmu untuk sukses dalam proses seleksi.
SUKSES INTERVIEW
Buku ini adalah panduan lengkap untuk menghadapi interview kerja dengan sukses. Buku ini memberikan informasi dan strategi yang dapat membantu kamu dalam mempersiapkan diri untuk interview, mulai dari cara menjawab pertanyaan-pertanyaan klasik, memperbaiki cara berkomunikasi, hingga tips menghadapi tes keterampilan. Dengan membaca buku ini, kamu dapat meningkatkan kepercayaan diri dan pengetahuanmu tentang proses interview kerja, sehingga kamu dapat tampil dengan baik dan memberikan kesan yang positif kepada pewawancara.
Hal-hal yang Tidak Boleh Dilakukan pada Tahap Interview
Datang Terlambat Atau Hilang Tanpa Kabar
Datang terlambat atau bahkan tidak hadir tanpa memberi kabar adalah hal yang tidak dapat diterima pada tahap interview. Jika kamu terpaksa terlambat atau tidak dapat hadir pada jadwal yang ditentukan, penting untuk memberi kabar kepada pihak pewawancara dengan segera. Usahakan untuk tetap menjaga komunikasi yang baik dengan perusahaan dan tunjukkan sikap yang profesional dan bertanggung jawab.
Menceritakan Tentang Dirimu Secara Berlebihan
Pada tahap interview, kamu akan diminta untuk menceritakan tentang dirimu. Namun, hindari menceritakan dirimu secara berlebihan atau melebih-lebihkan prestasimu. Fokuslah pada informasi yang relevan dengan posisi pekerjaan yang kamu lamar dan berikan contoh konkret yang dapat mendukung pernyataanmu. Jangan mencoba untuk membanggakan diri secara berlebihan atau memberikan informasi yang tidak relevan dengan pekerjaan.
Menanyakan Informasi yang Terlalu Umum
Saat diberikan kesempatan untuk bertanya, hindari menanyakan informasi yang terlalu umum atau yang dapat dengan mudah kamu temukan di website perusahaan. Usahakan untuk menyusun pertanyaan yang spesifik dan menunjukkan ketertarikanmu terhadap perusahaan dan posisi pekerjaan yang kamu lamar. Berikan pertanyaan yang menunjukkan bahwa kamu telah melakukan penelitian tentang perusahaan dan tertarik untuk berkontribusi secara nyata.
Dengan memahami tahapan dan pertanyaan interview kerja, serta menghindari hal-hal yang tidak boleh dilakukan, kamu dapat meningkatkan peluangmu untuk sukses dalam proses interview. Pastikan selalu untuk mempersiapkan diri dengan baik, menjaga sikap profesional, dan memberikan jawaban yang jujur dan relevan. Semoga sukses dalam proses interview kerja!
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.