Pembiayaan Mezanin
Pembiayaan mezanin adalah bentuk pembiayaan yang menggabungkan karakteristik utang dan ekuitas. Dalam pembiayaan mezanin, kreditur diberi hak untuk mengkonversi jumlah utang yang diberikan menjadi bunga ekuitas dalam perusahaan setelah perusahaan membayar modal ventura dan pemberi pinjaman lainnya.
Pembiayaan mezanin berfungsi sebagai jembatan antara utang dan ekuitas, dan merupakan jenis utang berisiko tinggi. Meskipun lebih rendah daripada ekuitas murni, pembiayaan mezanin memiliki tingkat senioritas yang lebih tinggi daripada hutang murni. Oleh karena itu, pembiayaan ini seringkali menawarkan tingkat pengembalian yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis utang lainnya, dengan tingkat bunga berkisar antara 12% hingga 20% per tahun.
Perusahaan biasanya mencari pembiayaan mezanin untuk mendukung proyek spesifik atau melakukan akuisisi pertumbuhan. Keuntungan bagi perusahaan dalam mendapatkan pembiayaan mezanin adalah penyedia modal mezanin biasanya merupakan investor jangka panjang di perusahaan. Hal ini memudahkan perusahaan untuk mendapatkan jenis pembiayaan lain karena para kreditor yang tradisional cenderung melihat perusahaan dengan investor jangka panjang sebagai lebih menguntungkan dan lebih cenderung memberikan kredit dan persyaratan yang menguntungkan bagi perusahaan tersebut.
Namun, ada beberapa pro dan kontra terkait dengan pembiayaan mezanin. Salah satunya adalah pemberi pinjaman dapat memperoleh ekuitas dalam bisnis atau menjamin pembelian ekuitas di masa mendatang, yang dapat signifikan meningkatkan Tingkat Pengembalian (Rate of Return/ROR). Selain itu, penyedia pembiayaan mezanin menerima pembayaran bunga yang telah diatur dalam kontrak secara bulanan, triwulanan, atau tahunan.
Pihak peminjam biasanya tertarik dengan utang mezanin karena bunga yang dibayarkan dapat dikurangkan dari pajak. Selain itu, pembiayaan mezanin lebih mudah dikelola dibandingkan dengan struktur utang lainnya karena peminjam dapat menentukan tingkat bunga mereka atas saldo pinjaman. Jika peminjam mengalami kesulitan untuk membayar bunga sesuai jadwal, sebagian atau seluruh bunga dapat ditangguhkan. Opsi ini umumnya tidak tersedia untuk jenis utang lainnya. Selain itu, perusahaan yang mengalami pertumbuhan nilai yang pesat dapat melakukan restrukturisasi pembiayaan mezanin menjadi satu pinjaman jangka panjang dengan tingkat bunga yang lebih rendah, sehingga menghemat biaya.
Namun, ada beberapa konsekuensi negatif yang harus diperhatikan saat mendapatkan pembiayaan mezanin. Salah satunya adalah pemilik harus mengorbankan sebagian kendali dan potensi kenaikan nilai perusahaan karena hilangnya sebagian ekuitas. Selain itu, pemilik juga harus membayar bunga yang lebih tinggi, terutama jika pembiayaan mezanin berlaku dalam jangka waktu yang lebih lama.
Dalam kesimpulan, pembiayaan mezanin adalah jenis pembiayaan yang menggabungkan karakteristik utang dan ekuitas. Pembiayaan ini dapat memberikan manfaat bagi perusahaan dalam mendukung proyek spesifik atau melakukan akuisisi pertumbuhan. Namun, pemilik harus mempertimbangkan baik pro dan kontra terkait dengan pembiayaan mezanin sebelum mengambil keputusan untuk menggunakannya.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.