Operasi Pasar Terbuka
Apa itu Operasi Pasar Terbuka?
Operasi pasar terbuka adalah kebijakan moneter yang diambil oleh bank sentral untuk mengatur jumlah uang yang beredar di pasar. Kebijakan ini dilakukan melalui penjualan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) atau pembelian surat berharga di pasar modal.
Tujuan Operasi Pasar Terbuka
Operasi Pasar Terbuka (OPT) dilaksanakan dengan tujuan mempengaruhi likuiditas rupiah di pasar uang, sehingga dapat memengaruhi tingkat suku bunga. OPT dilakukan melalui dua cara, yaitu penjualan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan intervensi pada Rupiah. Berikut ini adalah tujuan dari operasi pasar terbuka:
- Mempengaruhi jumlah uang yang beredar: Melalui OPT, bank sentral dapat memperbesar atau memperkecil jumlah uang yang beredar sesuai dengan kebijakan yang diambil.
- Mencapai dan memelihara kestabilan harga atau nilai rupiah: Dengan menjaga kestabilan harga, perkembangan ekonomi suatu negara dapat berjalan dengan lancar. Hal ini berarti inflasi dapat tetap rendah.
- Mendorong pertumbuhan investasi: Melalui peningkatan jumlah investasi, lapangan kerja dapat tercipta secara luas. Dengan demikian, diharapkan pertumbuhan dan perkembangan perekonomian dapat sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Jenis Operasi Pasar Terbuka
Operasi Pasar Terbuka terdiri dari dua jenis, yaitu:
- OPT Absorpsi: OPT absorpsi dilakukan ketika perkiraan likuiditas, baik melalui perhitungan maupun indikator suku bunga, menunjukkan kelebihan likuiditas di PUAB. Tanda-tanda ini dapat dilihat dari penurunan tajam suku bunga PUAB.
- OPT Injeksi: OPT injeksi dilakukan ketika perkiraan likuiditas, baik melalui perhitungan maupun indikator suku bunga, menunjukkan kekurangan likuiditas di PUAB. Tanda-tanda ini dapat dilihat dari peningkatan tajam suku bunga PUAB.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.