Money Multiplier
Pengertian Efek Penggandaan Uang
Efek penggandaan uang menggambarkan bagaimana setoran awal dapat menyebabkan peningkatan yang lebih besar dalam jumlah total uang yang beredar. Juga dikenal sebagai “pengganda moneter,” efek ini mencerminkan tingkat terbesar di mana jumlah uang yang beredar dipengaruhi oleh perubahan dalam jumlah deposito.
Proses penggandaan uang atau penggandaan moneter adalah proses pasar yang terjadi sebagai penyesuaian antara permintaan dan penawaran uang. Proses ini terjadi karena bank tidak perlu sepenuhnya menjamin uang giral yang mereka hasilkan dengan uang tunai. Jika rasio kas yang dipegang bank adalah 100%, maka proses penggandaan uang tidak akan terjadi.
Uang giral (deposito berjangka, deposito waktu, & deposito tabungan) tidak perlu sepenuhnya dijamin dalam bentuk uang tunai oleh bank. Misalnya, jika jumlah uang giral adalah Rp10.000, bank hanya perlu menyimpan uang tunai (cadangan bank) sebesar Rp500 (jika rasio kas yang berlaku adalah 5%). Artinya, dengan hanya menyimpan Rp500, bank dapat menciptakan uang giral sebesar Rp10.000.
Secara makroekonomi, efek penggandaan mengukur dampak perubahan permintaan agregat terhadap output ekonomi akhir.
Faktor yang Mempengaruhi Penggandaan Uang
Angka penggandaan uang tidaklah konstan. Angka ini senantiasa berubah sesuai dengan interaksi antara otoritas moneter, masyarakat, dan bank umum. Beberapa faktor yang mempengaruhi proses ini antara lain:
1. Rasio Uang Tunai (c)
Tingkat rasio uang tunai dipengaruhi oleh perilaku masyarakat dalam memilih antara menggunakan uang kartal atau uang giral. Banyak faktor yang memengaruhi perilaku ini, seperti kenyamanan dan keamanan dalam menggunakan uang tunai atau uang giral.
2. Rasio Cadangan (r)
Dalam operasional bank, jumlah uang tunai yang dicadangkan terbagi menjadi dua komponen: cadangan resmi dan kelebihan cadangan. Cadangan resmi adalah jumlah yang tetap dan dapat diperkirakan, sedangkan kelebihan cadangan adalah jumlah yang melebihi jumlah tetap. Rasio cadangan juga dapat dibagi menjadi dua komponen, yaitu rasio cadangan resmi terhadap simpanan masyarakat yang dipengaruhi oleh kebijakan otoritas moneter, dan rasio kelebihan cadangan terhadap simpanan masyarakat yang dipengaruhi oleh kebutuhan bank akan likuiditas jangka pendek.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.