Mengenal Investasi Leher ke Atas: Definisi, Jenis, dan Manfaat
Apa Itu Investasi Leher ke Atas?
Investasi leher ke atas mungkin masih terdengar cukup asing terdengar bagi Anda. Tetapi, perlu diketahui bagi Anda kalau investasi leher ke atas juga merupakan metode investasi yang tidak kalah penting dibandingkan dengan jenis-jenis investasi lainnya.
Jadi, apa itu investasi leher ke atas? Investasi leher ke atas adalah investasi yang melibatkan sesuatu yang berada di atas leher, yaitu kepala kita. Mungkin sebagian dari Anda merasa bingung dan bertanya-tanya, apa yang bisa kita investasikan dari kepala kita?
Jawabannya tentu bukan bagian tubuh kepala itu sendiri, melainkan organ yang ada di dalam kepala kita, yaitu otak. Jika ingin lebih spesifik, yang kita investasikan berupa isi dari otak kita, yaitu ilmu, pemikiran, keterampilan, serta etika dan moral dalam menjalankan hidup.
Pada dasarnya, investasi leher ke atas adalah cara kita untuk mengembangkan diri kita, dengan tujuan untuk mendapatkan sesuatu yang lebih besar di masa mendatang. Selain berupa uang, hasil tersebut juga bisa berupa relasi, keluarga, serta keterampilan lain untuk kembali diinvestasikan.
Boleh dikatakan, kalau investasi leher ke atas adalah cara untuk memotivasi kita untuk mengembangkan diri. Salah satu buku pengembangan diri terpopuler adalah “Self Improvement 101 : Hal2 Yang Harus Diketahui Oleh Para Pemimpin”, yang sudah pasti bisa membantu Anda jika ingin mengembangkan diri sendiri, terlebih sebagai pemimpin.

Definisi Investasi Pada Umumnya
Lantas, mengapa kita menyebut pengembangan diri ini sebagai investasi? Padahal, umumnya investasi lebih erat dikaitkan dengan ekonomi Dan keuangan. Jika Anda mencari definisi dari investasi, banyak penjelasan yang memaparkan keterkaitan investasi dengan tema ekonomi.
Seperti penjelasan dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) misalnya, yang mendefinisikan investasi sebagai “penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan”. Penjelasan tersebut merujuk ke tema ekonomi dan keuangan.
Meskipun begitu, Anda juga bisa menemukan definisi investasi yang tidak hanya mengarah ke objek keuangan saja. Mengutip Kamus Cambridge, kata investasi dapat diterjemahkan dan dijelaskan sebagai “tindakan menempatkan uang atau usaha menjadi sesuatu untuk membuat keuntungan atau mencapai hasil”.
Selain Kamus Cambridge, terdapat juga definisi investasi yang menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berkutat di tema keuangan dan ekonomi saja, melainkan juga aktivitas-aktivitas lain. Berikut penjelasannya.
Menurut Mulyadi (2001)
Investasi adalah suatu keterkaitan antara sumber-sumber yang ada dalam suatu periode dalam jangka waktu panjang untuk mendapatkan keuntungan di masa depan.
Anthony dan James S. Reece (1985)
Investasi adalah modal yang ditanam sekarang atau saat ini yang diharapkan akan diterima kembali setelah beberapa tahun kemudian.
Kasmir dan Jakfar (2012)
Investasi adalah penanaman modal dalam sebuah kegiatan yang memiliki periode relatif panjang dalam berbagai bidang usaha. Penanaman modal tersebut berupa proyek tertentu yang bersifat fisik atau non fisik.
Tandelilin (2001)
Investasi merupakan komitmen atas sejumlah dana lainnya yang dilakukan pada saat ini dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan di masa yang akan datang.
Sutha (2000)
Investasi adalah penempatan sejumlah dana dengan harapan dapat memelihara, menaikkan nilai, atau memberikan return yang positif.
Dari sejumlah penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa dalam beberapa kasus, investasi bisa dianggap sebagai menaruh modal awal yang tidak selamanya berbentuk uang, untuk mencapai sesuatu di masa mendatang. Penjelasan ini memenuhi definisi dari investasi leher ke atas.
Tidak dapat dipungkiri bahwa terkadang kita memerlukan sejumlah uang untuk meningkatkan kualitas diri sendiri. Tetapi, uang tersebut akan dialokasikan untuk diri sendiri terlebih dahulu, sehingga seperti yang sudah dibahas, hasil akhirnya akan lebih dari sekedar uang.
Oleh karena itu, investasi leher ke atas tidak lagi bisa diremehkan, dan bisa menjadi pilihan bagi Anda sebelum menekuni investasi lain. Bagi Anda yang tertarik untuk terjun ke dalam dunia investasi, buku “Investing Is Easy Teknik Analisa Dan Strategi Investasi Saham Untuk Pemula” bisa menjadi bahan bacaan Anda untuk memandu Anda seputar topik investasi.

Jenis-Jenis Investasi Leher ke Atas
Layaknya melakukan investasi jenis lain, investasi leher ke atas juga memiliki jenis-jenisnya tersendiri. Dan jika Anda tertarik, ketiga jenis investasi leher ke atas ini bisa dilakukan secara bersamaan tanpa harus mengorbankan investasi lainnya.
Setidaknya terdapat 3 jenis investasi leher ke atas. Ketiganya dapat berjalan secara beriringan, karena memiliki kesinambungan satu sama lain. Berikut penjelasan dari jenis-jenis investasi leher ke atas.
Investasi keterampilan
Sesuai dengan namanya, Anda menginvestasikan waktu yang Anda miliki untuk mengasah kemampuan dan keterampilan Anda di berbagai bidang. Keterampilan ini bisa berupa keterampilan yang sudah Anda miliki maupun keterampilan baru.
Investasi sosial
Dalam investasi ini, Anda menyimpan sejumlah waktu yang dimiliki untuk bersosialisasi dan mencari relasi baru. Anda juga bisa melakukan investasi dengan cara mempererat relasi serta hubungan yang Anda punya.
Investasi spiritual
Investasi jenis ini adalah kebalikan dari investasi sosial. Jika sebelumnya Anda meluangkan waktu untuk memperkuat hubungan antar sesama manusia, investasi spiritual mempererat hubungan Anda dengan diri sendiri, dan juga dengan Tuhan Yang Maha Esa.
Dalam praktiknya, Anda bisa melakukan ketiganya secara bersamaan, agar investasi leher ke atas yang dilakukan bisa mendapat hasil lebih efektif. Meskipun begitu, Anda juga bisa melakukan investasi di titik terlemah maupun titik terkuat yang Anda miliki.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.