Awar Khusus
Apa Itu Awar Khusus?
Kerusakan pada kapal atau barang selama pelayaran yang disebabkan oleh bahaya laut atau bencana di laut dikenal sebagai awar khusus. Dalam hal ini, pemilik barang bertanggung jawab atas semua kerugian yang terjadi. Namun, jika kerusakan terjadi pada kapal itu sendiri, maka pemilik kapal yang akan menanggung kerugian tersebut.
Kerugian-kerugian Awar Khusus
Terdapat beberapa jenis kerugian yang dianggap sebagai awar khusus, di mana pemilik barang atau kapal akan bertanggung jawab atas kerugian tersebut.
- Kerusakan pada kapal yang disebabkan oleh gejala alam seperti angin topan atau kecelakaan yang tidak disengaja.
- Kerusakan peralatan kapal seperti seling, sauh, dan tali manila.
- Biaya tuntutan atau denda yang harus dibayar jika kapal ditahan. Untuk membebaskan kapal tersebut, pemilik harus membayar biaya tuntutan tersebut.
- Gaji nahkoda dan awak kapal selama kapal dituntut atau ditahan.
- Biaya perbaikan dan bantuan saat muatan rusak selama pelayaran.
- Biaya transshipment cargo.
Perlindungan Awar Khusus
Pemilik barang atau kapal dapat melindungi diri mereka dari kerugian yang timbul akibat awar khusus dengan mengasuransikan barang atau kapal mereka. Asuransi awar khusus dapat memberikan perlindungan terhadap kerugian yang disebabkan oleh gejala alam atau bencana di laut. Dalam hal ini, pemilik hanya akan membayar premi asuransi, dan perusahaan asuransi akan bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi.
Penutupan asuransi awar khusus biasanya mencakup kerusakan fisik pada kapal, kerusakan peralatan kapal, biaya tuntutan atau denda, gaji nahkoda dan awak kapal, perbaikan muatan yang rusak, dan biaya transshipment cargo. Dengan mengasuransikan barang atau kapal, pemilik dapat menghindari kerugian finansial yang besar jika terjadi awar khusus.
Selain asuransi, pemilik barang atau kapal juga dapat mengadopsi praktik pencegahan untuk mengurangi risiko awar khusus. Misalnya, mereka dapat memperkuat kekuatan kapal agar lebih tahan terhadap angin topan atau kecelakaan laut. Selain itu, pemilik juga dapat memperbaiki dan merawat peralatan kapal secara teratur untuk mencegah kerusakan yang tidak diinginkan.
Bagi pemilik kapal, penting untuk memahami konsep awar khusus dan tanggung jawab yang terkait dengan kerugian yang mungkin terjadi selama pelayaran. Dengan memiliki pengetahuan yang cukup, pemilik dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan mereka dan mengurangi risiko yang mungkin timbul.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.