Watermark: Fungsi, Definisi, Cara Membuat
Jika kamu khawatir bahwa karya-karyamu akan dicuri oleh orang lain, maka penggunaan watermark bisa menjadi solusi yang tepat bagimu.
Watermark berupa tulisan atau logo dapat menyatakan bahwa karya tersebut adalah milikmu, sehingga tidak ada orang yang dapat mengklaimnya sebagai miliknya.
Namun sebelum membahas lebih lanjut, penting untuk memahami definisi dan fungsi dari watermark serta mempertimbangkan kelebihan dan kekurangannya.
Apa Itu Watermark?
Hampir semua berita atau gambar dalam media online dilengkapi dengan foto pendukung.
Terkadang terdapat logo media di pojok bawah foto tersebut.
Kamu mungkin juga pernah melihat video dari YouTuber terkenal.
Mereka selalu menampilkan nama atau logo mereka di dalam video.
Nah, itulah yang disebut sebagai watermark.
Menurut Computer Hope, watermark adalah logo, teks, atau pola yang sengaja dimasukkan ke dalam gambar.
Namun sebenarnya, watermark tidak hanya terdapat dalam foto saja.
Tanda ini dapat ditempatkan di mana saja, termasuk pada uang kertas, cek bank, dan surat obligasi.
Biasanya, meskipun dimasukkan ke dalam karya, watermark dibuat dengan ukuran kecil atau transparan agar tidak mengganggu pesan karya tersebut.
Namun, dalam beberapa kasus, watermark sengaja dibuat dengan ukuran yang besar, seperti yang dilakukan oleh situs-situs penyedia gambar untuk diunduh.
Umumnya, situs-situs tersebut menempatkan watermark seukuran gambar tersebut.
Hal ini dilakukan karena foto tersebut dijual.
Dengan begitu, pengguna tidak dapat mengunduh atau menggunakan foto tersebut tanpa membelinya.
Tujuan Asli dari Watermark
Tujuan utama dari watermark adalah melindungi hak cipta karya tersebut.
Dengan adanya watermark, karya yang kamu hasilkan akan lebih terlindungi dari tindakan pembajakan atau penggunaan tanpa izin.
Watermark menjadi cara yang efektif untuk mengidentifikasi bahwa karya tersebut adalah hasil dari usaha dan kreativitasmu.
Jadi, dengan menggunakan watermark, kamu dapat lebih tenang menampilkan karya-karyamu secara daring, tanpa khawatir akan dicuri oleh orang lain.
Selengkapnya, kamu bisa membaca penjelasan blog karir aikerja.com di bawah ini.
Fungsi dan Kekuatan Watermark: Melindungi dan Membranding Karya

Watermark memiliki peran yang sangat penting dalam melindungi hak cipta dan copyright sebuah karya dengan cara yang unik.
Watermark memberikan identitas kepada karya tersebut, memastikan bahwa karya itu benar-benar milikmu.
Tidak ada orang lain yang berani mengklaim karya tersebut sebagai milik mereka.
Bayangkan, kamu adalah seorang fotografer produk yang brilian.
Setelah mengunggah foto-foto hasil karyamu di blog sebagai portofolio, ada seseorang yang dengan seenaknya mengunduh foto tersebut dan mengklaimnya sebagai milik mereka.
Tentu saja, hal itu akan membuatmu kecewa. Kamu telah bekerja keras menciptakan foto-foto yang luar biasa, namun diambil alih oleh orang lain dengan seenaknya.
Namun, dengan adanya watermark, kamu dapat mencegah pencurian karya tersebut. Watermark memberikan perlindungan yang efektif, sehingga karya-karyamu akan lebih dihargai dan diapresiasi.
Tidak hanya itu, watermark juga memiliki fungsi sebagai media branding. Tanda tersebut mencerminkan identitasmu atau identitas perusahaanmu.
Misalnya, jika kamu bekerja di sebuah agensi PR, kamu dapat menyematkan logo perusahaan di setiap karya yang kamu hasilkan.
Ketika orang melihat karya tersebut, mereka dengan mudah mengenali agensi tempat kamu bekerja. Hal ini membuka peluang untuk mendapatkan klien baru yang tertarik dengan kualitas dan reputasi agensimu.
Dengan memanfaatkan kekuatan watermark secara bijak, kamu dapat melindungi karya-karyamu dari pencurian dan secara efektif membangun citra dan identitas yang kuat bagi dirimu atau perusahaanmu.
Kelebihan dan Kekurangan Watermark yang Perlu Dipertimbangkan

Watermark, meskipun menguntungkan, tetap memiliki kekurangan tertentu yang perlu kamu pertimbangkan.
Mari kita bahas kelebihan dan kekurangan watermark agar kamu dapat membuat keputusan yang tepat.
Kelebihan
Salah satu kelebihan watermark adalah mencegah pencurian karya.
Dengan adanya watermark, orang lain akan berpikir dua kali sebelum menggunakan atau mengklaim karya milikmu.
Hal ini membuat hasil karyamu lebih dihargai oleh publik.
Selain itu, seperti yang telah disebutkan oleh Aikerja.com, watermark juga dapat membantu dalam membangun branding pribadi atau perusahaan.
Ketika orang melihat karya dengan watermark, mereka akan mudah mencari informasi lebih lanjut tentang perusahaanmu melalui pencarian di Google.
Kekurangan
Secara umum, watermark tidak memiliki banyak kekurangan. Namun, memasukkan tanda watermark ke dalam karya membutuhkan waktu dan usaha.
Namun, tidak perlu khawatir, ada berbagai software dan situs yang dapat membantu kamu menempatkan watermark secara otomatis.
Selain itu, seperti yang diungkapkan oleh Visual Watermark, watermark tidak menjamin bahwa karya kamu akan terbebas dari pencurian.
Saat ini, ada banyak teknik yang dapat digunakan oleh orang lain untuk menghapus watermark tersebut.
Maka dari itu, penting bagi kamu untuk mempertimbangkan dengan bijak kelebihan dan kekurangan watermark sebelum menggunakannya dalam karya-karyamu.
Dengan cara ini, kamu dapat melindungi karya dan mengambil langkah-langkah tambahan untuk menjaga keaslian dan hak cipta karyamu.
Cara Unik Membuat Watermark di Canva

Banyak cara dan aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat watermark, termasuk beberapa aplikasi online yang tersedia secara gratis.
Namun, kali ini Blog karir Aikerja.com akan menghadirkan cara unik dalam membuat watermark menggunakan Canva.
Canva tidak hanya mudah digunakan, tetapi juga dapat diakses secara gratis, memungkinkanmu untuk membuat watermark yang sesuai dengan karyamu.
Berikut ini adalah langkah-langkah unik untuk membuat watermark di Canva, seperti yang dilansir oleh Guiding Tech:
- Akses Canva melalui web atau unduh aplikasinya untuk perangkat Windows kamu.
- Setelah tampilan Home muncul, ketikkan kata “Logo” di kotak pencarian dan pilih hasil yang muncul pertama kali. Mengapa memilih Logo? Karena kamu perlu membuat logo brand untuk watermark-mu terlebih dahulu.
- Setelah kamu memilih logo, akan muncul beberapa template logo yang dapat kamu gunakan. Namun, jika kamu ingin membuat desain watermark sendiri, tersedia juga opsi kustom.
- Jika ingin lebih cepat dan mudah, pilih salah satu template dan mulailah mengeditnya. Kamu dapat menggunakan template gratis yang tersedia.
- Mulailah mendesain menggunakan template pilihanmu.
- Sesuaikan desain watermark sesuai dengan keinginanmu, dan ubah file menjadi format PNG agar tidak ada latar belakang putih saat kamu menggunakannya sebagai watermark.
Dengan mengikuti langkah-langkah unik ini, kamu dapat membuat watermark yang menarik dan profesional menggunakan Canva.
Jangan lupa untuk mengunggah logo brand-mu sendiri dan menyesuaikan desainnya agar sesuai dengan karyamu.
Cara Unik Meletakkan Watermark di Foto Menggunakan Canva
Setelah memiliki brand logo, tahap selanjutnya adalah menempatkan watermark pada gambar atau desainmu.
Dalam Canva, kamu dapat dengan mudah meletakkan watermark di foto dengan mengikuti langkah-langkah unik berikut:
- Kembali ke halaman Home di Canva.
- Klik “Create Design” di pojok kanan atas halaman Home.
- Pilih “Edit Photo” dari menu yang tersedia.
- Kamu akan diminta untuk memilih atau menyeret foto yang akan diedit.
- Pilih gambar yang ingin kamu tambahi watermark.
- Setelah itu, klik “Edit Photo” sekali lagi.
- Unggah brand logo yang telah kamu buat sebelumnya sebagai watermark dengan mengklik “Upload Media” di sidebar sebelah kiri.
- Klik watermark yang telah diunggah dan tambahkan ke gambar yang sudah kamu pilih sebelumnya.
- Setelah selesai, klik “Download” untuk menyimpan gambar dengan watermark.
Dengan menggunakan watermark, kamu dapat dengan mudah melindungi karyamu dari pencurian dan mengklaimnya sebagai hasil karyamu sendiri.
Selanjutnya, kamu dapat fokus pada berkarya tanpa khawatir akan plagiarisme.
Namun, tetap perlu diingat bahwa watermark juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan.