Syarat Masuk STAN: Cara Mendaftar Sekolah Kedinasan PKN STAN


Syarat Masuk STAN

1. Kriteria Peserta

Terdapat dua jenis kriteria peserta seleksi masuk PKN STAN yaitu program reguler dan juga program afirmasi. Program reguler ini akan diikuti oleh peserta seleksi yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia. Program ini merupakan penerimaan mahasiswa baru yang ditujukan untuk mengisi formasi atau kebutuhan pegawai Kementerian Keuangan, Kementerian atau Lembaga lain, dan Pemerintah Daerah.

Sedangkan program afirmasi merupakan program penerimaan mahasiswa baru yang khusus ditujukan untuk putra-putri yang berasal dari Papua, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan juga Nusa Tenggara Timur untuk mengisi formasi ataupun kebutuhan pegawai Kementerian Keuangan.

Untuk peserta yang berasal dari Provinsi Papua dan Papua Barat, peserta harus berasal dari program Afirmasi Pendidikan Menengah atau ADEM dan non-ADEM atau umum.

2. Syarat Pendaftaran STAN

Ada beberapa syarat pendaftaran PKN STAN yang perlu dicermati. Para peserta harus lulusan SMA/Sederajat dan mempunyai nilai rata-rata ujian di ijazah tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00. Selain itu, calon peserta harus mempunyai nilai rata-rata rapor untuk komponen pengetahuan di 5 semester yakni semester gasal dan genap untuk kelas X dan XI, dan juga semester gasal kelas XII, tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00. Calon peserta juga harus berusia maksimal 21 tahun dan minimal 15 tahun.

Selain itu, peserta harus sudah mendaftar melalui portal LTMPT untuk mengikuti UTBK. Peserta harus mendapatkan nilai UTBK Tes Potensi Skolastik atau TPS minimal 600 dan Tes Bahasa Inggris atau TBI minimal 450. Namun, untuk peserta afirmasi, nilai UTBK TPS minimal 400 dan TBI minimal 375.

Peserta juga harus sehat secara jasmani dan rohani, bebas ketergantungan napza atau narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lain. Calon peserta laki-laki tidak boleh memiliki tato atau bekas tato dan tidak boleh bertindik atau memiliki bekas tindikan di telinga atau anggota tubuh lain, kecuali karena ketentuan adat atau agama. Sementara itu, calon peserta perempuan tidak boleh memiliki tato atau bekas tato, tidak boleh memiliki tindik atau bekas tindik di anggota badan lain selain telinga, dan tidak boleh bertindik di telinga lebih dari satu kali pasang, baik itu di kiri atau kanan telinga.

See also  Apa Itu Anime? Berikut Penjelasan dan Rekomendasinya

Calon peserta juga tidak boleh pernah menikah atau kawin dan harus bersedia untuk tidak menikah selama mengikuti masa pendidikan. Peserta juga tidak boleh pernah dinyatakan lulus pada pengumuman Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru PKN STAN di tahun-tahun sebelumnya.

Khusus untuk peserta yang berasal dari program Afirmasi Pendidikan Menengah atau ADEM Papua atau Papua Barat harus memiliki surat keterangan dari Sekolah Menengah Atas atau sederajat yang menyatakan bahwa peserta adalah peserta ADEM dari Provinsi Papua dan Papua Barat.

Sementara itu, peserta yang berasal dari Afirmasi non-ADEM Papua, non-ADEM Papua Barat, dan Afirmasi Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur, harus memenuhi syarat tambahan seperti telah menyelesaikan pendidikan SD, SMP, SMA/Sederajat di Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan juga Nusa Tenggara Timur. Peserta juga harus memiliki garis keturunan orang tua asli Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur. Peserta juga harus memperoleh rekomendasi dari pihak Sekolah Menengah Atas atau yang sederajat.

Cara Mendaftar Sekolah Kedinasan PKN STAN

Tata cara pendaftaran seleksi kedinasan di PKN STAN dibagi menjadi 2 tahap. Pertama yaitu pendaftaran online melalui laman resmi SSCASN Dikdin. Kemudian, yang kedua adalah tahapan pendaftaran melalui situs PKN STAN.

1. Cara Pendaftaran di SSCASN Dikdin

Untuk mendaftar di SSCASN Dikdin, peserta harus membuka portal website SSCASN Sekolah Kedinasan di alamat dikdin.bkn.go.id. Selanjutnya, peserta harus membuat akun SSCASN Sekolah Kedinasan menggunakan Nomor Induk Kependudukan atau NIK dan Nomor Kartu Keluarga (KK). Setelah membuat akun, peserta bisa login menggunakan NIK dan password yang sudah didaftarkan. Kemudian, peserta harus memilih sekolah kedinasan PKN STAN, pilih program reguler atau program afirmasi, lengkapi biodata dan unggah dokumen yang dibutuhkan. Dokumen persyaratan yang harus diunggah antara lain pas foto, KTP/Kartu Keluarga, Kartu Peserta UTBK, dan Rapor SMA/ijazah. Setelah mengunggah dokumen, peserta harus melakukan review atas resume dan mencetak Kartu Pendaftaran. Setelah itu, peserta bisa logout dari portal.

See also  Jenis Tanaman Hias Yang Mahal Dengan Harga Selangit

2. Tahapan Pendaftaran Melalui Laman SPMB PKN STAN

Setelah selesai mendaftar melalui SSCASN Dikdin, peserta harus melanjutkan pendaftaran melalui laman SPMB PKN STAN. Untuk melakukan pendaftaran di laman SPMB, peserta harus login menggunakan username dan password yang sudah didaftarkan di portal SSCASN Dikdin. Setelah login, peserta harus mengisi data pilihan program studi dan mengisi data tambahan pada formulir pendaftaran online. Tahap terakhir yaitu peserta mengunci data yang sudah dilengkapi.

Untuk peserta yang mendaftar rekrutmen PKN STAN akan dikenakan biaya pendaftaran senilai Rp. 350.000. Uang tersebut telah meliputi biaya Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD senilai Rp 50.000. Tagihan biaya pendaftaran SPMB PKN STAN akan diberikan pada peserta yang sudah lolos dalam seleksi administrasi. Peserta yang sudah lulus Seleksi Administrasi akan memperoleh kode billing berupa Mandiri Virtual Account atau MVA. Untuk melanjutkan tahapan seleksi selanjutnya, peserta harus membayar biaya pendaftaran melalui Bank Mandiri.

Keuntungan Kuliah di STAN

1. Biaya Kuliah Gratis

Keuntungan pertama kuliah di STAN adalah biaya kuliah gratis. Semua biaya selama pendidikan akan dibiayai oleh negara. Lama pendidikan di STAN untuk program studi DIV adalah selama delapan semester. Selama waktu tersebut, mahasiswa tidak akan dikenakan biaya kuliah selama mengikuti kegiatan akademik di PKN STAN.

2. Disediakan Asrama

Untuk mahasiswa yang berhasil lolos SPMB PKN STAN, akan disediakan asrama sesuai dengan ketentuan yang berlaku di PKN STAN. Keuntungan ini hanya dapat dinikmati oleh mahasiswa DIV tahun pertama saja. Hal ini bertujuan agar mahasiswa dapat lebih fokus pada studi dengan adanya fasilitas asrama yang disediakan.

3. Lulus Jadi CPNS

Keuntungan lain dari kuliah di STAN adalah kesempatan untuk langsung kerja sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Lulusan STAN memiliki kesempatan untuk diangkat menjadi CPNS di Kementerian Keuangan atau kementerian lain dan pemerintah daerah sesuai dengan formasi atau kebutuhan yang tersedia pada tahun tersebut. Hal ini memberikan jaminan masa depan yang baik karena keberadaan CPNS memberikan stabilitas pekerjaan dan berbagai tunjangan serta fasilitas yang menguntungkan.

See also  6 Pemain Our Beloved Summer dan Review Drama-Nya, Sudah Nonton?

4. Memiliki Peluang Kerja di Kementerian Keuangan

Kuliah di STAN juga memberikan peluang kerja di Kementerian Keuangan. Lulusan program studi Diploma IV PKN STAN memiliki peluang untuk diangkat menjadi CPNS di Kementerian Keuangan. Setelah berhasil menyelesaikan pendidikan DIV di STAN, lulusan bisa mendapatkan penempatan kerja di Kementerian Keuangan.

Dengan berbagai keuntungan yang didapat, kuliah di STAN menjadi pilihan yang menarik bagi para calon mahasiswa yang memiliki minat di bidang keuangan dan ingin bekerja di Kementerian Keuangan atau institusi pemerintahan terkait. Dengan biaya kuliah gratis, fasilitas asrama, kesempatan menjadi CPNS, dan peluang kerja di Kementerian Keuangan, kuliah di STAN memberikan jaminan masa depan yang baik.


Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.

Tahukah Anda?