Surplus


Pengertian Surplus

Surplus mengacu pada jumlah aset atau sumber daya yang melampaui penggunaan yang aktif. Surplus ini dapat merujuk kepada berbagai item, seperti pendapatan, keuntungan, modal, dan barang. Dalam konteks persediaan, surplus menggambarkan produk yang tersisa di rak toko karena tidak terjual. Dalam konteks anggaran, surplus terjadi ketika pendapatan yang diperoleh melebihi biaya yang dibayarkan. Di pemerintahan, surplus anggaran dapat terjadi ketika masih ada sisa pendapatan pajak setelah semua program pemerintah telah dibiayai sepenuhnya.

Surplus ini tidak selalu menguntungkan. Terdapat contohnya di mana pabrikan memproyeksikan permintaan masa depan suatu produk secara berlebihan, sehingga menghasilkan terlalu banyak unit yang tidak terjual dan dapat menyebabkan kerugian keuangan pada periode triwulan atau tahunan. Surplus juga dapat terjadi pada komoditas yang mudah rusak, seperti biji-bijian, di mana persediaan rusak dan barang tidak dapat dijual, sehingga menyebabkan kerugian permanen.

Jenis Surplus

Ada dua jenis surplus ekonomi, yaitu surplus konsumen dan surplus produsen.

Surplus konsumen terjadi ketika harga suatu produk atau jasa lebih rendah dari harga maksimum yang bersedia dibayar oleh konsumen. Misalkan dalam sebuah lelang, pembeli memiliki batas harga tertentu yang tidak akan dilampaui untuk membeli lukisan yang ia sukai. Surplus konsumen terjadi jika pembeli ini akhirnya mendapatkan karya seni tersebut dengan harga kurang dari batas harga yang telah ditentukan. Contoh lainnya adalah ketika harga per barel minyak turun sehingga harga bensin menjadi lebih murah dari harga biasanya di SPBU. Dalam situasi ini, konsumen mendapatkan keuntungan dengan adanya surplus.

Surplus produsen terjadi ketika barang dijual dengan harga yang lebih tinggi dari harga minimum yang bersedia dijual oleh produsen. Dalam konteks lelang yang sama, jika sebuah rumah lelang menetapkan harga minimum untuk menjual lukisan dengan nyaman, surplus produsen terjadi jika pembeli membuat tawaran yang tinggi, sehingga barang tersebut terjual dengan harga yang jauh lebih tinggi dari harga minimum awal yang telah ditetapkan. Dengan demikian, produsen memperoleh surplus dalam hal ini.

See also  Kegagalan

Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.

Kamus Istilah

Leave a Reply