Review Novel Kelab dalam Swalayan Karya Abi Ardianda



Sinopsis Novel Kelab dalam Swalayan

Novel Kelab dalam Swalayan karya Abi Ardianda merupakan sebuah karya debut yang diterbitkan oleh Penerbit Baca pada bulan Juni 2021. Novel ini memiliki genre psychological thriller dan mengisahkan tentang tuntutan bagi kaum perempuan dalam masyarakat. Kelab dalam Swalayan memiliki total 296 halaman dan menjadi salah satu novel best seller.

Novel ini berpusat pada tokoh utama bernama Sonja, seorang wanita berusia 28 tahun yang akan segera menikah. Sonja merasa ragu dengan pernikahannya dengan seorang lelaki bernama Nohan. Sonja adalah anak bungsu dari keluarga yang tidak memiliki sosok laki-laki, karena ayahnya telah meninggal dunia saat Sonja masih duduk di Sekolah Dasar. Ayah Sonja seolah ingin dihilangkan oleh ibunya setelah kepergiannya.

Ibu Sonja, Diajeng Anjani, adalah seorang pengusaha jaringan kedai teh yang sudah memiliki reputasi nasional dan internasional. Kakak Sonja yang paling tua, Kemala Anjani, adalah seorang dokter bedah yang masih melajang di usianya yang sudah mencapai 40-an. Sedangkan, kakak keduanya, Irene Anjani, adalah seorang ibu dari seorang anak yang sudah menginjak Sekolah Menengah Pertama.

Kisah dimulai ketika Sonja sedang dalam proses mempersiapkan pernikahannya dengan Nohan. Meski menurutnya Nohan sempurna secara fisik dan latar belakang pribadinya, Sonja merasa tidak sepenuhnya menginginkan pernikahan tersebut. Namun, Sonja merasa tidak bisa melawan takdir atau garis tangan seorang wanita.

Hubungan Sonja dengan Nohan terasa dingin dan nyaris tidak memiliki momen romantis seperti kebanyakan pasangan kekasih. Sonja lebih fokus pada pekerjaannya sebagai seorang fashion designer. Suatu hari setelah merayakan bridal shower yang diselenggarakan oleh teman-temannya, Sonja secara tidak sengaja menemukan sebuah pintu di dalam swalayan. Pintu tersebut membawa Sonja ke sebuah kelab malam yang membutuhkan akses khusus.

Kelab malam itu terletak di belakang swalayan, dan Sonja yang penasaran akhirnya berhasil masuk dengan memberi sogokan pada penjaga swalayan. Di dalam kelab malam itulah Sonja bertemu dengan Mega, seorang wanita yang bekerja sebagai penari telanjang. Mega memiliki rambut berwarna merah dengan panjang sebahu, dan dalam pandangan Sonja, Mega adalah sosok yang menawarkan segala hal yang tidak pernah Sonja dambakan, seperti hasrat, kenekatan, dan spontanitas.

See also  Cara Menghangatkan ASI dengan Benar dan Tips Menyimpannya!

Yang paling mengejutkan, Mega mengetahui segala rahasia terdalam Sonja yang tidak pernah diungkapkan kepada siapa pun. Mega mengetahui tentang keraguan Sonja terhadap Nohan, calon suaminya, juga rahasia Sonja mengenai teman di sekolah dasar yang dia sekap hingga tewas di dalam lemari. Keberadaan Mega menjadi misteri bagi Sonja, dan Sonja berusaha menguak identitas wanita tersebut.

Dalam proses mengungkap identitas Mega, Sonja juga mengungkap rahasia gelap yang selama ini membungkus dirinya dengan rapat. Sonja dan Mega menavigasi dunia kelam dan misterius yang melibatkan kelab malam di balik swalayan ini. Pertanyaan besar yang muncul adalah siapa sebenarnya Mega dan mengapa dia mengetahui semua rahasia Sonja yang paling gelap.

Kelebihan Novel Kelab dalam Swalayan

Novel Kelab dalam Swalayan memiliki sejumlah kelebihan yang membuatnya menjadi salah satu novel yang menarik. Pertama-tama, premis kisah novel ini sangat unik dan berani. Abi Ardianda berani mengangkat kisah tentang seorang penari telanjang, yang merupakan profesi yang melanggar budaya dan norma masyarakat. Latar belakang cerita yang terjadi di kelab malam juga dianggap berani oleh pembaca.

Selain itu, novel ini menghadirkan misteri mengenai sosok Mega yang mengetahui segala rahasia paling gelap Sonja. Abi Ardianda juga mengangkat isu tuntutan masyarakat terhadap seorang perempuan dalam cerita misteri ini. Novel ini menyoroti betapa pentingnya menghormati pilihan perempuan dan tidak mengekang mereka dengan harapan-harapan yang tidak realistis.

Novel Kelab dalam Swalayan menggunakan sudut pandang orang pertama dari Sonja, sehingga pembaca dapat menelusuri pikiran, sifat, dan kehidupan masa lalu Sonja dengan lebih dekat. Gaya bercerita yang mengalir membuat pembaca terhubung dengan emosi dan pemikiran tokoh utama. Novel ini juga memiliki detail yang melengkapi kisah, mulai dari gaya hidup kaum kelas atas hingga obrolan tentang luar angkasa.

See also  Review Novel Iyan Bukan Anak Tengah Karya Armaraher

Abi Ardianda menulis dengan gaya yang mengalir dan memenggal setiap adegan dengan pas, sehingga alur cerita mudah diikuti. Gaya penulisannya juga dinilai memiliki ciri khas yang membuatnya berbeda dengan penulis lain. Plot twist di akhir cerita juga menjadi salah satu kelebihan yang membuat pembaca penasaran dan terkejut.

Kekurangan Novel Kelab dalam Swalayan

Meskipun memiliki banyak kelebihan, novel Kelab dalam Swalayan juga memiliki kekurangan. Salah satunya adalah adanya selingan informasi yang terkadang mengganggu fokus cerita utama. Selingan informasi ini terkadang terasa tidak relevan dengan alur cerita dan hanya memenuhi halaman novel tanpa memberikan kontribusi yang signifikan.

Selain itu, pembaca juga menemukan adanya beberapa kesalahan penulisan dalam novel ini. Beberapa bagian yang seharusnya dituliskan dengan huruf miring sebagai ungkapan suara dari dalam pikiran Sonja dituliskan dengan huruf biasa. Kesalahan ini dapat membingungkan pembaca dan mengganggu pengalaman membaca.

Pesan Moral dalam Novel Kelab dalam Swalayan

Melalui kisah Kelab dalam Swalayan, Abi Ardianda ingin menyampaikan beberapa pesan moral kepada pembaca. Pertama, novel ini mengajarkan kita untuk tidak menilai seseorang hanya dari penampilan luarnya. Terkadang, tampilan luar seseorang bisa menipu dan tidak mencerminkan siapa mereka sebenarnya.

Selain itu, novel ini juga mengajarkan bahwa kebenaran pasti akan terungkap pada waktunya. Meskipun seseorang dapat menyembunyikan rahasia dengan baik, kebenaran akan menemukan cara untuk muncul dan mengungkapkan dirinya. Oleh karena itu, lebih baik hidup dengan jujur dan terbuka daripada terjebak dalam kebohongan.

Novel ini juga mengingatkan kita bahwa dunia ini bisa menjadi tempat yang kejam bagi mereka yang hanya mengandalkan perasaan dan emosi. Dunia tidak selalu berjalan sesuai dengan harapan dan kadang-kadang kita harus menggunakan logika untuk menghadapinya. Keseimbangan antara perasaan dan logika sangatlah penting dalam menjalani kehidupan.

See also  Arti Gocap, Cepek, Gopek, Seceng, Goceng, Ceban sampai Gotiao

Selain itu, novel ini juga memberikan pesan untuk menghargai setiap individu sebagai manusia yang layak diperlakukan. Kita tidak boleh menganggap perempuan atau lelaki sebagai objek belaka, melainkan memperlakukan mereka dengan rasa hormat dan keadilan. Perlakukan orang lain seperti kita ingin diperlakukan oleh mereka.

Kesimpulan

Novel Kelab dalam Swalayan karya Abi Ardianda adalah sebuah novel psychological thriller yang mengangkat isu tuntutan terhadap perempuan dalam masyarakat. Dalam novel ini, Sonja adalah tokoh utama yang merasa ragu dengan pernikahannya dan menemukan kelab malam di balik swalayan secara tidak sengaja. Di dalam kelab malam tersebut, Sonja bertemu dengan Mega, seorang penari telanjang yang mengetahui segala rahasia Sonja yang paling gelap.

Novel ini memiliki berbagai kelebihan, seperti premis kisah yang unik dan berani, misteri tentang sosok Mega, serta menyajikan isu tentang tuntutan masyarakat terhadap perempuan. Penggunaan sudut pandang orang pertama membuat pembaca dapat lebih dekat dengan pikiran dan kehidupan tokoh utama. Gaya bercerita yang mengalir dan detail dalam penulisan menjadi kelebihan lainnya.

Namun, novel ini juga memiliki kekurangan, seperti adanya selingan informasi yang terkadang mengganggu fokus cerita utama dan kesalahan penulisan dalam beberapa bagian. Meskipun demikian, novel Kelab dalam Swalayan tetap berhasil mengirimkan pesan moral yang penting, seperti tidak menilai seseorang dari penampilan luarnya, kebenaran akan terungkap pada akhirnya, dan pentingnya keseimbangan antara perasaan dan logika.

Secara keseluruhan, novel Kelab dalam Swalayan adalah sebuah karya debut yang menarik dengan genre psychological thriller. Kisahnya yang unik, misteri yang menegangkan, dan pesan moral yang disampaikan membuat novel ini layak untuk dibaca. Bagi yang tertarik dengan genre ini, novel Kelab dalam Swalayan bisa menjadi pilihan yang tepat. Selamat membaca!


Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.

Tahukah Anda?