Refinancing
Refinancing atau pengambilan kembali adalah proses pembayaran atau pelunasan pinjaman dengan mengajukan pinjaman baru yang memiliki bunga lebih rendah. Tujuannya adalah untuk meringankan pembayaran hutang, baik itu hutang perorangan maupun hutang perusahaan. Proses ini dianggap sebagai cara untuk mengatasi kewajiban pembayaran utang meskipun terkesan seperti hanya memindahkan hutang dari satu tempat ke tempat lain yang masih sama. Namun, ini adalah praktik umum yang dilakukan oleh banyak orang. Asalkan Anda berhati-hati dalam mengatur pinjaman baru, refinancing bisa menjadi pilihan yang baik.
Dalam melakukan refinancing, Anda bisa mengajukan pinjaman baru ke lembaga keuangan yang sama dengan pinjaman yang Anda miliki sebelumnya atau dapat juga ke lembaga keuangan yang berbeda. Keputusan tersebut tergantung pada apakah lembaga keuangan tersebut menyediakan layanan atau fitur refinancing. Dalam pengajuan refinancing, biasanya diperlukan aset yang digunakan sebagai jaminan. Misalnya, mobil, motor, rumah, atau tanah.
Selain mengajukan pinjaman baru ke lembaga keuangan, Anda juga dapat melakukan refinancing dengan meminjam uang kepada teman atau keluarga. Hal ini bisa dilakukan tanpa bunga atau dengan bunga yang lebih rendah dibandingkan dengan pinjaman dari lembaga keuangan.
Namun, Anda harus bijak dan cermat dalam memutuskan kapan waktu yang tepat untuk mengajukan refinancing. Anda tidak boleh mengambil keputusan secara sembarangan tanpa melakukan perhitungan yang matang. Hal ini karena pada dasarnya, Anda akan memulai pinjaman baru, tetapi hanya dengan beban yang sedikit lebih ringan. Oleh karena itu, jika Anda memiliki indikasi seperti di bawah ini, itu berarti sudah saatnya untuk mempertimbangkan untuk mengajukan refinancing.
1. Dalam kurun waktu 1 tahun terakhir, Anda hanya mampu membayar jumlah minimum cicilan kartu kredit.
2. Anda merasa tidak nyaman dengan datangnya tagihan melalui surat, pesan singkat, telepon, atau adanya penagihan dari debt collector yang datang ke rumah atau kantor.
3. Total utang atau tagihan kartu kredit Anda melebihi 5 bulan pendapatan per bulan.
Selain itu, penting juga untuk mengetahui tipe-tipe refinancing yang ada. Setiap tipe memiliki kebaikan dan keuntungannya masing-masing, tergantung pada kebutuhan Anda.
1. Rate-and-term refinancing:
Ini adalah tipe refinancing yang paling umum. Dalam tipe ini, Anda melunasi pinjaman lama dengan pinjaman baru yang memiliki suku bunga lebih rendah.
2. Cash-out refinancing:
Tipe ini dilakukan ketika nilai aset yang digunakan sebagai jaminan meningkat. Anda dapat menarik sejumlah uang tunai untuk digunakan dalam keperluan lain, namun tetap mempertahankan kepemilikan terhadap aset tersebut.
3. Cash-in refinancing:
Dalam tipe ini, Anda menambahkan sejumlah uang tunai untuk membayar sebagian utang, sehingga jumlah utang menjadi lebih kecil.
Sebelum mengajukan refinancing, penting untuk mempertimbangkan dengan seksama manfaat dan risiko yang terkait. Anda harus memastikan bahwa keputusan ini akan membantu Anda dalam mengatasi masalah keuangan Anda dengan lebih baik. Selain itu, Anda juga perlu memeriksa kondisi pasar dan suku bunga saat ini, serta memastikan bahwa Anda memiliki kemampuan untuk melunasi pinjaman baru.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.