Pengertian Silaturahmi dan 15 Manfaatnya
Mengenal Silaturahmi dalam Islam
Silaturahmi merupakan salah satu praktik yang sangat ditekankan dalam agama Islam. Secara bahasa, silaturahmi berasal dari kata shilah yang berarti hubungan dan rahim yang berarti kerabat. Dalam Islam, silaturahmi didefinisikan sebagai tindakan mempererat hubungan antar sesama manusia dengan tujuan untuk menjaga dan memperpanjang tali persaudaraan serta mempererat hubungan antar keluarga.
Dalam konteks agama Islam, menjaga silaturahmi adalah sangat dianjurkan. Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa silaturahmi adalah salah satu amalan yang paling dicintai oleh Allah ta’ala. Beliau juga bersabda, “Tidak akan masuk surga seorang yang menerima hakku sekalipun ia adalah mu’min.” Para sahabat bertanya, “Siapa yang lebih layak untuk menerima hakmu, wahai Rasulullah?” Lalu Beliau menjawab, “Siapa yang lebih dekat denganmu.” (HR. Bukhari).
Dalam Alquran, dalam Surat An-Nisa ayat 36, Allah SWT juga memerintahkan umat muslim untuk menjaga silaturahmi. Allah SWT berfirman, “Kerjakanlah salat, berikanlah zakat, dan sambunglah tali persaudaraan,” (QS. An-Nisa: 36).
Dari hadits-hadits dan ayat-ayat tersebut, tidak diragukan lagi bahwa menjaga dan mempererat silaturahmi adalah sesuatu yang sangat penting dalam agama Islam. Hal ini menunjukkan betapa besar nilai dan makna silaturahmi dalam kehidupan seorang muslim.
Manfaat Silaturahmi Menurut Islam
Melakukan silaturahmi dengan niat yang tulus dan ikhlas memiliki banyak manfaat di dunia dan di akhirat. Berikut ini beberapa manfaat silaturahmi menurut Islam:
1. Mendekatkan Diri Kepada Allah SWT
Salah satu manfaat utama dari menjaga silaturahmi adalah mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ketika kita menjaga hubungan baik dengan sesama manusia dan memperlakukan orang dengan baik, itu berarti kita telah memenuhi perintah Allah SWT. Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah SWT menciptakan makhluk, hingga apabila Dia selesai dari (menciptakan) mereka, rahim berdiri seraya berkata: ini adalah kedudukan orang yang berlindung denganMu dari memutuskan. Dia berfirman: “Benar, apakah engkau ridha jika Aku menyambung orang yang menyambung engkau dan memutuskan orang yang memutuskan engkau?” Ia menjawab: iya. Dia berfirman: “Itulah untukmu.” Menyambung silaturahmi dengan orang yang telah memutuskan tali silaturahmi adalah akhlak terpuji yang sangat disukai oleh Allah.
2. Menjaga Kerukunan dan Keharmonisan
Melalui silaturahmi, kita dapat menjaga kerukunan dan keharmonisan dengan sesama. Dorongan untuk saling memaafkan dengan tetap bersilaturahmi dapat membantu menjaga hubungan tetap harmonis. Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak akan masuk surga pemutus tali silaturahmi.” Dengan menjaga silaturahmi, kita dapat menghindari keretakan hubungan dan mencegah terjadinya perselisihan atau pertengkaran yang dapat merusak hubungan dengan orang lain.
3. Dijauhkan dari Api Neraka
Salah satu manfaat silaturahmi yang besar adalah dijauhkan dari neraka. Dengan menjalin kembali tali silaturahmi, kita akan dijauhkan dari siksa neraka. Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Engkau menyembah Allah SWT dan tidak menyekutukan sesuatu dengan-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan menyambung tali silaturahmi.”
4. Menjadi Makhluk yang Mulia
Melalui silaturahmi, kita dapat menjadi manusia yang mulia di hadapan Allah SWT. Dalam sebuah hadits, Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Maukah kalian saya tunjukkan perilaku akhlak termulia di dunia dan di akhirat? Maafkan orang yang pernah menganiaya kamu, sambung silaturahmi orang yang memutuskanmu dan berikan sesuatu kepada orang yang telah melarang pemberian untukmu.” Dalam Islam, orang yang suka memutus tali persaudaraan dianggap sebagai perusak kehidupan.
5. Memperpanjang Umur dan Melapangkan Rezeki
Salah satu manfaat dari menjaga silaturahmi adalah dapat memperpanjang umur dan meningkatkan rezeki. Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka sambunglah tali silaturahmi.” Alasan di balik manfaat ini mungkin terkait dengan fakta bahwa ketika kita menjaga hubungan baik dengan orang lain, kita akan lebih mampu membangun jaringan sosial yang kuat, sehingga dapat membuka peluang rezeki dan umur yang lebih panjang.
6. Mendapatkan Rahmat Allah
Sebagai umat muslim, kita berusaha untuk mendapatkan rahmat Allah SWT. Salah satu cara yang paling mudah untuk mendapatkan rahmat-Nya adalah dengan menyambung tali silaturahim. Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah berfirman: ‘Aku adalah Maha Pengasih dan ia adalah Rahim, nama itu diambil dari bagian nama-Ku, siapa yang menyambungnya, maka Aku memberikan rahmat-Ku kepadanya, dan siapa yang memutuskannya, maka Aku memutuskan rahmat-Ku darinya.’”
7. Masuk Surga
Salah satu manfaat silaturahmi yang paling besar adalah dapat membawa kita masuk surga. Menjaga hubungan baik dengan keluarga, kerabat, dan sesama muslim merupakan perintah Allah SWT. Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wahai manusia, sebarkanlah salam, berilah makan, sambunglah tali persaudaraan, shalatlah di malam hari ketika manusia terlelap tidur, niscaya kalian masuk surga dengan selamat.”
Manfaat Silaturahmi untuk Kesehatan Fisik dan Mental
Tidak hanya memiliki manfaat di dalam agama Islam, menjaga silaturahmi juga memiliki manfaat yang signifikan bagi kesehatan fisik dan mental kita. Berikut ini adalah beberapa manfaat silaturahmi untuk kesehatan fisik dan mental:
1. Membantu Mengurangi Stres dan Kecemasan
Salah satu manfaat silaturahmi bagi kesehatan mental adalah dapat mengurangi stres dan kecemasan yang berlebihan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali mengalami berbagai masalah dan tekanan yang dapat menyebabkan stres dan kecemasan. Melalui silaturahmi, kita dapat membagikan beban pikiran dan emosi kita dengan orang lain, sehingga dapat merasa lega dan terhindar dari stres yang berlebihan.
2. Meningkatkan Kesehatan Otak dan Mencegah Demensia
Melakukan silaturahmi secara teratur dapat meningkatkan kesehatan otak kita dan mencegah risiko demensia. Menurut penelitian, berinteraksi dengan orang lain secara sosial dapat merangsang otak dan meningkatkan daya ingat dan kognisi. Dengan menjaga silaturahmi dan berkomunikasi dengan orang lain, kita mengaktifkan otak kita dan membantu menjaga kemampuan berpikir dan daya ingat kita yang sehat.
3. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh dan Mencegah Penyakit
Menjaga silaturahmi dan memiliki hubungan yang baik dengan orang lain dapat meningkatkan daya tahan tubuh kita dan membantu mencegah penyakit. Menurut penelitian, orang yang memiliki hubungan sosial yang kuat cenderung memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih baik dan lebih mampu melawan penyakit. Selain itu, hubungan sosial yang positif juga dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung, depresi, dan kecemasan.
4. Meningkatkan Kesejahteraan Mental dan Emosi
Melakukan silaturahmi dengan orang lain dapat meningkatkan kesejahteraan mental dan emosi kita. Ketika kita berinteraksi dengan orang lain dan merasakan dukungan sosial, kita merasa lebih bahagia, lebih puas, dan lebih bermakna dalam hidup kita. Selain itu, melalui silaturahmi, kita juga dapat membagikan cerita, kesenangan, dan kesedihan kita dengan orang lain, sehingga dapat membantu mengurangi rasa kesepian dan isolasi sosial.
5. Meningkatkan Kualitas Hidup
Melalui silaturahmi, kita dapat meningkatkan kualitas hidup kita secara keseluruhan. Dengan memiliki hubungan yang baik dengan orang lain, kita dapat merasakan kebahagiaan, kepuasan, dan rasa keamanan yang lebih besar dalam hidup kita. Selain itu, melalui silaturahmi, kita juga dapat memperoleh dukungan sosial dan bantuan dalam menghadapi tantangan dan kesulitan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan menyadari manfaat besar yang dapat kita peroleh dari menjaga dan mempererat silaturahmi, sebaiknya kita menjadikan praktik ini sebagai bagian integral dari kehidupan kita sehari-hari. Silaturahmi tidak hanya penting atau dilakukan pada saat momen-momen tertentu seperti hari raya, tetapi seharusnya menjadi nilai dan budaya yang diterapkan dalam setiap aspek kehidupan kita.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.