Yuk Kenalan Dengan 16 Kereta Tercepat Di Dunia



Kereta tercepat di dunia telah menjadi produk inovasi yang luar biasa dalam industri perkeretaapian. Kereta berkecepatan tinggi atau high-speed rail mampu menempuh jarak yang jauh dengan waktu yang lebih cepat dibandingkan dengan kereta konvensional. Bahkan, kereta tercepat di dunia dapat mencapai kecepatan hingga 600 km/jam. Negara-negara seperti Jepang, Cina, Korea Selatan, dan Perancis telah mengoperasikan kereta berkecepatan tinggi ini untuk transportasi publik.

Menurut International Union of Railways (UIC), menggunakan kereta berkecepatan tinggi dapat menghemat energi empat kali lebih banyak dibandingkan dengan naik mobil, dan sembilan kali lebih efisien dibandingkan dengan pesawat terbang. Hal ini menjadikan kereta berkecepatan tinggi sebagai salah satu solusi transportasi masa depan yang ramah lingkungan dan efisien dalam penggunaan energi.

Sejarah kereta berkecepatan tinggi pertama kali dimulai di Jepang pada tahun 1964 dengan dikenalnya Shinkansen atau kereta peluru. Shinkansen Seri L0, yang dikembangkan oleh Central Japan Railway Company (JR Central), menjadi kereta tercepat di dunia dengan kecepatan mencapai 602 km/jam. Rute yang dilayani oleh Shinkansen meliputi Tokyo hingga kota-kota besar seperti Osaka, Hiroshima, dan Fukuoka. Kecepatan yang luar biasa dari Shinkansen ini memungkinkan penumpang untuk melakukan perjalanan jarak jauh dalam waktu yang singkat.

Tidak hanya Jepang, Cina juga merilis kereta berkecepatan tinggi yang mampu mencapai kecepatan 600 km/jam. CRRC 600 Qingdao Sifang Maglev adalah kereta tercepat kedua di dunia setelah Shinkansen Seri L0. Diproduksi oleh perusahaan CRRC Qingdao Sifang Co., Ltd., kereta ini telah beroperasi di Qingdao, Provinsi Shandong, Cina. Dengan kecepatan yang luar biasa, CRRC 600 dapat menempuh perjalanan dari Shenzhen ke Shanghai, yang memiliki jarak sekitar 1.500 km, hanya dalam waktu 2,5 jam. Kecepatan yang tinggi ini memungkinkan penumpang untuk melakukan perjalanan jarak jauh dengan waktu tempuh yang lebih efisien.

See also  Resensi Buku Sebuah Usaha Melupakan: Proses Hati Menjadi Dewasa

Perancis juga memiliki kontribusinya dalam industri kereta berkecepatan tinggi dengan adanya TGV POS. TGV POS mampu mencapai kecepatan 575 km/jam yang menjadikannya salah satu kereta tercepat di dunia. TGV POS dioperasikan oleh French State Railways (SNCF) dan melayani rute dari Paris ke Perancis Timur (Strasbourg) hingga Jerman Selatan. Selain itu, TGV POS juga menghubungkan Perancis dengan Belgia, Italia, Luksemburg, Spanyol, dan Swiss. Dengan kecepatan dan konektivitas yang tinggi, TGV POS telah menjadi salah satu pilihan transportasi favorit bagi masyarakat di Eropa.

Cina kembali menempati posisi dengan CRH380A Hexie yang mampu mencapai kecepatan 486 km/jam. Kereta ini dikembangkan oleh CSR Corporation Limited dan diproduksi oleh CSR Qingdao Sifang Locomotive & Rolling Stock Co., Ltd. CRH380A telah beroperasi di jalur Shanghai-Nanjing dan Shanghai – Hangzhou, memungkinkan penumpang untuk melakukan perjalanan dalam waktu yang lebih efisien. Kecepatan yang tinggi dari CRH380A memungkinkan penumpang untuk menempuh jarak yang lebih jauh dengan waktu tempuh yang singkat.

Di antara kereta tercepat di dunia, terdapat juga Shanghai Maglev di China. Dengan kecepatan mencapai 431 km/jam, Shanghai Maglev menjadi maglev (kereta melayang) tertua yang masih beroperasi hingga saat ini. Shanghai Maglev beroperasi di jalur yang menghubungkan Bandara Internasional Pudong Shanghai dengan Stasiun Longyang Road. Dalam waktu 7 menit dan 20 detik, Shanghai Maglev mampu membawa penumpang dari bandara ke pusat kota Shanghai. Kepresisian dan kecepatan yang tinggi dari Shanghai Maglev menjadikannya pilihan yang nyaman dan efisien untuk perjalanan di Shanghai.

Selain itu, banyak negara lain yang juga memiliki kereta berkecepatan tinggi yang layak disebutkan. Korea Selatan memiliki HEMU-430X yang mampu mencapai kecepatan 421 km/jam. Frecciarossa “ETR” 1000 adalah kereta tercepat di Italia dengan kecepatan mencapai 394 km/jam. Jerman memiliki ICE3 dengan kecepatan 329 km/jam. Jepang memiliki kereta berkecepatan tinggi JR East E5 dengan kecepatan 321 km/jam. Kereta cepat Al Boraq di Maroko mencapai kecepatan 319 km/jam. Spanyol memiliki AVE S-103 yang mampu mencapai kecepatan 310 km/jam. KTX 305 di Korea Selatan dapat mencapai kecepatan 305 km/jam. Dan terakhir, Haramain High-Speed Railway di Arab Saudi memiliki kecepatan 300 km/jam. Semua kereta ini menjadi simbol kemajuan dunia perkeretaapian dengan kecepatan dan efisiensi yang luar biasa.

See also  On the Job Training: Metode Pelatihan Sambil Bekerja

Indonesia saat ini sedang menggenjot proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCB) untuk memberikan solusi transportasi yang lebih efisien. Meskipun tidak memiliki kereta berkecepatan 600 km/jam seperti di beberapa negara, kereta cepat ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antara Jakarta dan Bandung dengan waktu tempuh yang lebih singkat. Uji coba pertama KCB dijadwalkan akan dilakukan pada akhir November 2022, dengan rencana operasional penuh pada awal Juli 2023. Proyek ini akan menjadi tonggak sejarah bagi infrastruktur perkeretaapian di Indonesia dan menjadi langkah maju dalam meningkatkan konektivitas antar kota di negara ini.

Kereta cepat di dunia telah membawa perubahan besar dalam transportasi. Kecepatan dan efisiensi yang tinggi dari kereta berkecepatan tinggi ini memungkinkan penumpang untuk melakukan perjalanan jarak jauh dengan waktu yang lebih singkat. Dengan adanya kereta cepat, masalah kemacetan lalu lintas dan polusi udara dapat dikurangi, sekaligus meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antara kota-kota besar. Indonesia sebagai negara yang terus berkembang juga diharapkan dapat mengikuti jejak negara-negara maju dalam pengembangan infrastruktur perkeretaapian berkecepatan tinggi. Dengan adanya kereta cepat, Indonesia dapat memanfaatkan potensi pariwisata dan perekonomian dengan lebih efisien dan berkelanjutan.


Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.

Tahukah Anda?