Tips Membuat dan Contoh Kalimat Pembuka Surat Lamaran Kerja
Kalimat Pembuka Surat Lamaran Kerja dan Pentingnya dalam Proses Melamar Kerja
Surat lamaran kerja adalah salah satu berkas yang penting dan harus dilampirkan ketika melamar suatu pekerjaan di sebuah perusahaan. Surat lamaran kerja ini memiliki peranan yang sangat penting dalam proses seleksi penerimaan karyawan, karena berfungsi sebagai pengantar untuk memperkenalkan diri dan mencantumkan kualifikasi serta motivasi kita untuk melamar pekerjaan tersebut.
Dalam surat lamaran kerja, biasanya terdapat beberapa bagian yang harus dituliskan dengan baik, salah satunya adalah kalimat pembuka. Kalimat pembuka ini memiliki fungsi penting untuk menarik perhatian recruiter atau perekrut yang akan membaca surat lamaran tersebut. Oleh karena itu, kalimat pembuka surat lamaran kerja harus ditulis dengan baik dan menarik.
Kalimat pembuka surat lamaran kerja dapat menunjukkan seberapa besar minat seseorang untuk melamar pekerjaan di suatu perusahaan. Dengan kalimat pembuka yang menarik dan informatif, kita dapat menarik minat perekrut untuk membaca seluruh isi surat lamaran kerja kita. Selain itu, kalimat pembuka juga dapat memberikan kesan pertama yang baik kepada perekrut, sehingga melamar pekerjaan kita memiliki peluang lebih besar untuk diterima.
Karena pentingnya kalimat pembuka dalam surat lamaran kerja, kita harus memperhatikannya dengan seksama. Kalimat pembuka atau cover letter biasanya ditulis dengan sederhana dan memiliki fungsi untuk mengetahui siapa yang mengirimkan surat lamaran kerja tersebut. Namun, meskipun sederhana, kalimat pembuka harus menunjukkan kesan yang baik tentang diri kita serta tujuan kita untuk melamar pekerjaan di perusahaan tersebut.
Berikut ini ada beberapa tips yang dapat kita gunakan dalam membuat kalimat pembuka surat lamaran kerja yang menarik dan efektif untuk memperkenalkan diri serta tujuan kita dalam melamar pekerjaan.
Tips Membuat Kalimat Pembuka Surat Lamaran Pekerjaan
1. Membuat Kalimat yang Langsung Ke Inti dan Tidak Bertele-tele
Ketika menulis kalimat pembuka, sebaiknya kita menghindari penggunaan kalimat bertele-tele yang bisa membuat perekrut kehilangan minat untuk membaca seluruh isi surat lamaran kerja kita. Kalimat pembuka sebaiknya langsung mengarah pada inti pembahasan, seperti menyebutkan informasi tentang lowongan pekerjaan dan minat kita untuk melamar posisi tersebut. Hindari penggunaan kalimat yang terlalu panjang dan berbelit-belit, karena itu bisa membuat perekrut kehilangan minat untuk membaca surat lamaran kerja kita.
Contoh: “Saya tertarik melamar posisi Sales dan Marketing di perusahaan Anda berdasarkan informasi lowongan pekerjaan yang saya peroleh dari sumber yang dapat dipercaya.”
2. Mengekspresikan Diri dengan Bahasa Sopan dan Profesional
Meskipun kalimat pembuka harus ditulis dengan singkat, kita tetap harus dapat mengekspresikan diri dengan bahasa yang sopan dan profesional. Gunakan kalimat yang sederhana namun tetap menggambarkan keseriusan dan minat kita dalam melamar pekerjaan di perusahaan tersebut. Hindari penggunaan bahasa yang terlalu informal atau terlalu formal, karena bisa membuat perekrut merasa tidak nyaman. Pastikan kita menggunakan bahasa yang sopan dan tetap terlihat profesional dalam kalimat pembuka surat lamaran kerja kita.
Contoh: “Saya berharap dapat memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari perusahaan ini serta memberikan kontribusi yang positif sesuai dengan bidang yang saya kuasai.”
3. Menyebutkan Kemampuan dan Keahlian yang Dimiliki
Selain mengekspresikan diri, kalimat pembuka juga sebaiknya mencantumkan kemampuan dan keahlian yang kita miliki. Meskipun kita sudah mencantumkan informasi tersebut dalam CV, tetapi tidak ada salahnya untuk mempertegasnya dalam kalimat pembuka. Pastikan kita menyebutkan kemampuan yang relevan dengan posisi yang kita lamar dan menunjukkan seberapa besar kontribusi yang bisa kita berikan jika diterima bekerja di perusahaan tersebut.
Contoh: “Dengan kemampuan serta pengalaman yang saya miliki pada bidang desain grafis, saya merasa cocok untuk lowongan pekerjaan ini dan berharap dapat bekerja di perusahaan yang ternama ini.”
4. Menyampaikan Informasi Mengenai Sumber Lowongan Pekerjaan
Pada kalimat pembuka surat lamaran kerja, sebaiknya kita menyampaikan informasi mengenai sumber lowongan pekerjaan yang kita temukan. Hal ini bisa memberikan gambaran kepada perekrut bahwa kita memang serius dalam mencari pekerjaan dan telah mengikuti perkembangan di industri tersebut. Jika kita mendapatkan informasi dari media sosial atau rekomendasi seseorang, sebaiknya kita sampaikan hal tersebut secara jelas dalam kalimat pembuka surat lamaran kerja.
Contoh: “Informasi lowongan pekerjaan ini, saya dapatkan melalui media sosial Instagram yang merupakan sumber terpercaya bagi saya dalam mencari informasi lowongan pekerjaan di bidang industri yang saya minati.”
5. Memilih Kata-Kata yang Berbobot
Pemilihan kata-kata yang berbobot akan membuat kalimat pembuka surat lamaran kerja kita terkesan lebih menarik dan memberikan kesan yang baik kepada perekrut. Hindari penggunaan kata-kata yang terlalu umum dan biasa saja, namun tetap pastikan kalimat pembuka kita tetap efektif dalam menjelaskan kemampuan dan keahlian yang kita miliki serta manfaat yang bisa didapatkan oleh perusahaan jika merekrut kita. Gunakan kata-kata yang unik namun tetap terdengar profesional dan sesuai dengan situasi.
Contoh: “Pada saat ini, saya merasa tertarik untuk melamar posisi Sales dan Marketing di perusahaan ini dan membantu mengembangkan bisnis perusahaan dengan kemampuan yang saya miliki dalam menghasilkan strategi pemasaran yang efektif dan bertanggung jawab atas pemenuhan target penjualan.”
Dengan mengikuti tips-tips di atas, diharapkan kita dapat membuat kalimat pembuka surat lamaran kerja yang menarik dan efektif dalam memperkenalkan diri serta tujuan kita dalam melamar pekerjaan di perusahaan tersebut. Selain itu, tetap berikan sentuhan pribadi dalam kalimat pembuka agar perekrut dapat mengenali kita sebagai individu yang unik dan berpotensi untuk diterima bekerja di perusahaan tersebut.
Contoh Kalimat Pembuka Surat Lamaran Pekerjaan
Setelah mengetahui tips dalam membuat kalimat pembuka surat lamaran pekerjaan yang baik, berikut ini adalah beberapa contoh kalimat pembuka surat lamaran pekerjaan yang dapat digunakan sebagai referensi.
1. “Saya tertarik melamar posisi Sales dan Marketing di perusahaan Anda berdasarkan informasi lowongan pekerjaan yang saya peroleh dari sumber yang dapat dipercaya.”
2. “Dengan hormat, melalui surat lamaran ini saya bermaksud untuk melamar posisi Web Programmer di perusahaan yang terhormat ini.”
3. “Saya sangat berminat untuk melamar posisi Digital Marketing Specialist di perusahaan Anda yang ternama.”
4. “Berbekal pengalaman serta keahlian yang saya miliki dalam bidang pemasaran, saya tertarik untuk melamar posisi Marketing Executive di perusahaan yang terkenal ini.”
5. “Sehubungan dengan adanya lowongan pekerjaan sebagai Human Resources Officer di perusahaan ini, saya berminat untuk melamar posisi tersebut dengan keyakinan bahwa kemampuan serta pengalaman yang saya miliki akan menjadi nilai tambah bagi perusahaan ini.”
6. “Saya tertarik dengan posisi Public Relations Officer yang sedang dibuka di perusahaan ini, dengan pengalaman serta kemampuan berkomunikasi yang saya miliki, saya yakin dapat memberikan kontribusi yang baik untuk perusahaan ini.”
7. “Saya mendapatkan informasi terkait lowongan pekerjaan ini melalui rekomendasi dari Sdr. Azka yang merekomendasikan saya untuk melamar di perusahaan ini dengan posisi marketing, karena dianggap memiliki keahlian serta pengalaman yang cocok.”
8. “Berdasarkan penjelasan dalam iklan lowongan pekerjaan yang saya temukan di surat kabar Minggu ini, saya tertarik untuk melamar posisi Marketing Manager di perusahaan ini yang memiliki reputasi yang baik di industri ini.”
9. “Dalam rangka mengembangkan karir saya di bidang desain grafis, saya tertarik untuk melamar posisi Graphic Designer di perusahaan yang terkenal ini.”
10. “Dengan hormat, melalui surat lamaran ini saya bermaksud untuk melamar posisi Accounting Staff di perusahaan yang terkemuka ini, berbekal pengalaman serta kemampuan yang saya miliki di bidang akuntansi.”
Dalam menulis kalimat pembuka surat lamaran pekerjaan, penting untuk tetap mengutamakan bahasa yang sopan, jelas, serta singkat agar perekrut mudah memahami maksud dari surat lamaran kita. Selain itu, hindari penggunaan kata-kata yang terlalu formal atau terlalu informal agar kesan yang terbentuk tetap profesional namun tetap menyampaikan perasaan dan tujuan kita dengan baik.
Struktur Surat Lamaran Pekerjaan yang Baik dan Contohnya
Selain kalimat pembuka, ada beberapa bagian lain yang perlu diperhatikan dalam penulisan surat lamaran pekerjaan yang baik, seperti struktur surat lamaran kerja. Struktur surat lamaran kerja yang baik akan memudahkan perekrut untuk membaca dan memahami isi surat lamaran kita dengan lebih baik. Berikut ini adalah struktur surat lamaran kerja yang baik beserta contohnya.
1. Tempat dan Tanggal
Surat lamaran kerja dimulai dengan mencantumkan tempat dan tanggal penulisan surat. Tempat dan tanggal penulisan biasanya diletakkan di pojok kanan atau kiri atas surat. Berikut contoh penulisan tempat dan tanggal dalam surat lamaran kerja.
Contoh: Yogyakarta, 30 Desember 2022
2. Hal dan Lampiran
Setelah tempat dan tanggal, kita perlu mencantumkan hal dan lampiran dalam surat lamaran kerja. Hal berisi tentang lamaran pekerjaan yang kita ajukan, sedangkan lampiran berisi jumlah berkas yang kita lampirkan. Berikut contoh penulisan hal dan lampiran dalam surat lamaran kerja.
Contoh:
Hal: Lamaran Pekerjaan
Lampiran: (Jumlah berkas yang dilampirkan)
3. Tujuan Surat
Setelah hal dan lampiran, kita perlu menuliskan kepada siapa surat lamaran kerja ditujukan. Biasanya kita hanya perlu menyebutkan jabatan atau departemen yang dituju. Hindari penggunaan sapaan seperti “Bapak” atau “Ibu” agar surat lamaran kita terlihat lebih profesional. Berikut contoh penulisan tujuan surat dalam surat lamaran kerja.
Contoh: Yth. HRD
4. Salam Pembuka
Setelah menuliskan tujuan surat, kita perlu menuliskan salam pembuka. Pilihlah salam yang umum digunakan dan tetap sopan, seperti “Dengan hormat” atau “Dengan salam yang hangat”. Hindari penggunaan salam yang terlalu informal atau terlalu formal. Berikut contoh penulisan salam pembuka dalam surat lamaran kerja.
Contoh: dengan hormat,
5. Kalimat Pembuka
Setelah salam pembuka, kita perlu menulis kalimat pembuka yang menarik dan informatif. Kalimat pembuka ini bertujuan untuk memperkenalkan diri kita dan mencantumkan minat serta motivasi kita untuk melamar pekerjaan di perusahaan tersebut. Berikut contoh kalimat pembuka dalam surat lamaran kerja.
Contoh: Saya sangat berminat untuk melamar posisi Marketing Executive di perusahaan yang terkenal ini.
6. Isi Surat Lamaran Pekerjaan
Setelah kalimat pembuka, kita perlu menulis isi surat lamaran pekerjaan. Bagian ini biasanya terbagi menjadi beberapa paragraf yang berisi informasi tentang diri kita, pengalaman kerja, kualifikasi yang kita miliki, serta alasan kita melamar pekerjaan di perusahaan tersebut. Selain itu, kita juga bisa menyertakan informasi tentang kegiatan atau prestasi yang kita raih yang relevan dengan posisi yang kita lamar. Berikut contoh isi surat lamaran kerja.
Contoh:
Saya memiliki pengalaman sebagai marketing staff di PT ABC selama 2 tahun, dimana saya bertanggung jawab dalam menghasilkan strategi pemasaran yang efektif dan mencapai target penjualan. Selama bekerja di PT ABC, saya juga berhasil mencapai peningkatan penjualan sebesar 30% setiap tahunnya. Hal ini saya raih melalui upaya kolaborasi yang baik dengan tim serta analisis pasar yang mendalam.
Berbekal pengalaman dan keahlian yang saya miliki, saya yakin dapat memberikan kontribusi yang baik bagi perusahaan ini, terutama dalam mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif dan meningkatkan penjualan produk perusahaan. Saya juga memiliki kemampuan dalam mengelola dan menganalisis data pasar untuk memahami kebutuhan dan preferensi konsumen.
Selain itu, saya memiliki kepribadian yang dinamis, komunikatif, dan mampu bekerja dalam tim. Saya percaya bahwa kemampuan saya dalam berkomunikasi dengan baik serta kemampuan analisis yang saya miliki akan menjadi nilai tambah yang besar bagi perusahaan ini dalam mencapai tujuan pemasaran yang lebih baik.
7. Bagian Penutup
Bagian terakhir dalam surat lamaran kerja adalah bagian penutup. Bagian ini berisi harapan kita untuk diterima di perusahaan tersebut serta ucapan terima kasih atas perhatian yang telah diberikan. Berikut contoh penulisan bagian penutup dalam surat lamaran kerja.
Contoh:
Demikian surat lamaran pekerjaan ini saya buat. Besar harapan saya agar dapat diterima serta menjadi bagian dari PT XYZ. Saya siap untuk menghadapi tantangan dan berkembang bersama perusahaan ini. Terima kasih atas perhatiannya dan kesempatan yang diberikan.
8. Nama dan Tanda Tangan
Setelah bagian penutup, kita bisa menuliskan nama lengkap serta tanda tangan kita di bawahnya. Sebelum nama, kita bisa menambahkan kalimat “Hormat saya” atau “Salam hormat” sebagai penutup. Berikut contoh penulisan nama dan tanda tangan dalam surat lamaran kerja.
Contoh:
Hormat saya,
[Nama Lengkap]
[Tempat Tanggal Lahir]
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.