Gaji Pelayaran Berdasarkan Jabatan, Golongan dan Tunjangan


Pengertian Pekerjaan Pelayaran

Industri pelayaran merupakan salah satu jenis industri yang saat ini sedang diminati banyak orang. Banyak yang tertarik bekerja di industri ini karena gaji yang tinggi. Namun, sebelum membahas lebih lanjut tentang gaji pelayaran, kita perlu memahami terlebih dahulu apa itu pekerjaan dalam bidang pelayaran.

Pekerjaan dalam industri pelayaran dapat dibagi menjadi dua departemen utama, yaitu departemen mesin dan departemen dek. Pada departemen dek, jabatan tertinggi yang dimiliki adalah nakhoda atau kapten. Sedangkan di posisi kedua ada chief officer atau mualim 1, kemudian dilanjutkan dengan posisi second officer atau mualim 2, third officer atau mualim 3, markonis, kepala kelasi, seaman madya, dan seaman biasa. Sementara itu, pada departemen mesin, posisi tertinggi diisi oleh chief engineer, diikuti oleh assistant engineer, third assistant engineer, juru listrik, oiler, juru las, dan wiper.

Setiap jenis pekerjaan dalam pelayaran memiliki tanggung jawab dan tugas yang berbeda-beda. Oleh karena itu, besaran gaji dalam pelayaran juga dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Faktor yang Mempengaruhi Besaran Gaji Pelayaran

Besaran gaji pelayaran dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:

1. Latar Belakang Pendidikan: Pendidikan yang dimiliki oleh seseorang dapat memengaruhi besaran gaji dalam pelayaran. Misalnya, untuk menjadi nakhoda, seseorang harus memiliki latar belakang pendidikan sekolah pelayaran.

2. Keahlian: Keahlian yang dimiliki oleh seseorang juga menjadi faktor penentu besaran gaji pelayaran. Semakin tinggi keahlian yang dimiliki, semakin tinggi juga gaji yang diterima.

3. Pengalaman: Pengalaman kerja juga berperan dalam menentukan besaran gaji pelayaran. Semakin banyak pengalaman yang dimiliki, semakin tinggi juga gaji yang diterima.

4. Jenis Pekerjaan dan Tingkatan Jabatan: Besaran gaji pelayaran juga dipengaruhi oleh jenis pekerjaan dan tingkatan jabatan yang dimiliki seseorang. Posisi yang lebih tinggi biasanya akan mendapatkan gaji yang lebih tinggi pula.

5. Perusahaan dan Tingkatan dalam Industri Pelayaran: Faktor lain yang memengaruhi besaran gaji pelayaran adalah perusahaan tempat seseorang bekerja dan tingkatan dalam industri pelayaran. Setiap perusahaan dan tingkatan jabatan memiliki skala gaji yang berbeda-beda.

See also  10 Hewan Terkecil di Dunia, Kamu Bisa Melihatnya?

Selain faktor-faktor di atas, penguasaan bahasa asing dan pengetahuan dalam manajemen dan administrasi juga dapat mempengaruhi besaran gaji pelayaran.

Besaran Gaji Pelayaran di Indonesia

Di Indonesia, gaji pelayaran termasuk dalam kategori gaji yang tinggi. Hal ini dikarenakan pemerintah memberikan perhatian khusus pada profesi dalam industri pelayaran. Besaran gaji pelayaran di Indonesia diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 2 Tahun 2019.

Gaji pokok dalam industri pelayaran Indonesia diberikan kepada nakhoda dan anak buah kapal (ABK) berdasarkan pangkat dan golongan. Berikut adalah kisaran gaji pokok dalam industri pelayaran Indonesia berdasarkan golongan:

1. Golongan I: Rp319.000 hingga Rp693.000
2. Golongan II: Rp432.000 hingga Rp1.085.000
3. Golongan III: Rp572.000 hingga Rp1.400.300
4. Golongan IV: Rp668.000 hingga Rp1.703.900

Selain gaji pokok, pekerja dalam industri pelayaran juga akan menerima berbagai jenis tunjangan. Tunjangan tetap diberikan kepada nakhoda dan ABK secara teratur, dan tidak terkait dengan prestasi yang mereka capai. Tunjangan tetap terdiri dari tunjangan pasangan (suami/istri), tunjangan anak, tunjangan pensiun, dan tunjangan peralihan.

Tunjangan cuti juga diberikan kepada pekerja dalam industri pelayaran di Indonesia. Jumlah tunjangan cuti minimal adalah satu kali total gaji atau gaji pokok ditambah tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap, seperti insentif prestasi dan tunjangan khusus.

Secara keseluruhan, gaji pelayaran di Indonesia termasuk dalam kategori tinggi, dengan adanya tunjangan dan fasilitas menarik. Pemerintah memberikan perhatian khusus pada industri pelayaran, sehingga profesi ini menjadi salah satu yang dicari oleh banyak orang.

Jenis Pekerjaan dalam Industri Pelayaran Bagian Mesin

Pekerjaan dalam industri pelayaran pada bagian mesin memiliki beberapa jenis, antara lain:

1. Oiler: Oiler memiliki tugas memasukkan dan mengeluarkan bahan bakar serta minyak pelumas pada kapal. Mereka juga bertanggung jawab untuk melaporkan permasalahan pada mesin kapal kepada pihak masinis.

See also  Ketahui Manfaat dari Buah Tin dan Kandungannya

2. Masinis: Masinis dalam bagian mesin terbagi menjadi tiga tingkatan, yaitu masinis 1, masinis 2, dan masinis 3. Masinis 1 bertanggung jawab pada mesin induk, masinis 2 bertanggung jawab pada mesin bantu kapal, dan masinis 3 bertanggung jawab pada semua jenis mesin pompa pada kapal.

3. Chief Engineer: Chief engineer merupakan posisi tertinggi dalam bagian mesin. Mereka bertanggung jawab pada semua jenis mesin yang digunakan pada kapal, termasuk mesin bantu, mesin pompa, mesin induk, mesin sekoci, mesin freezer, dan lain-lain. Chief engineer juga menerima laporan dari masinis 1, 2, 3, dan oiler.

Setiap jenis pekerjaan dalam bagian mesin memiliki tanggung jawab dan tugas yang berbeda. Bagian mesin merupakan salah satu komponen penting dalam industri pelayaran, dan setiap peran dalam bagian ini memiliki kontribusi yang besar dalam menjaga kinerja dan keselamatan kapal.

Jenis Pekerjaan dalam Industri Pelayaran Bagian Dek

Selain bagian mesin, industri pelayaran juga memiliki bagian dek yang melibatkan beberapa jenis pekerjaan, antara lain:

1. Juru Masak: Juru masak bertanggung jawab untuk menyediakan makanan dan persediaan kebutuhan dapur di kapal. Mereka memasak makanan untuk semua anggota awak kapal.

2. Juru Mudi: Juru mudi bertanggung jawab untuk menjaga kemudi, melakukan tugas jaga di anjungan, dan melakukan pengintaian di kapal.

3. Kelasi: Kelasi merawat bagian lambung kapal dan membantu penanganan muatan. Mereka juga melaksanakan tugas lain sesuai arahan nakhoda.

4. Mualim: Mualim terbagi menjadi tiga tingkatan, yaitu mualim 1, mualim 2, dan mualim 3. Mualim 1 mengatur muatan, arah kapal, dan persediaan air tawar. Mualim 2 membuat jalur pelayaran dan mengatur navigasi. Mualim 3 melakukan pemeliharaan, pengawasan, dan pemeriksaan alat keselamatan kapal.

5. Nakhoda: Nakhoda memiliki tanggung jawab terkait dengan semua hal di dalam kapal dan menjadi pemimpin pelayaran. Sebagai jabatan tertinggi, tanggung jawab nakhoda juga tergolong berat.

Setiap jenis pekerjaan dalam bagian dek memiliki peran dan tanggung jawab yang penting dalam pengoperasian kapal. Kolaborasi antara bagian mesin dan dek sangat diperlukan untuk menjaga keberhasilan dan keamanan pelayaran.

See also  10 Manfaat Senam Irama bagi Kesehatan Tubuh dan Mental

Beberapa Jurusan yang Terkait dengan Industri Pelayaran

Bagi mereka yang tertarik bekerja di industri pelayaran, ada beberapa jurusan yang terkait dengan bidang ini. Berikut adalah beberapa jurusan yang dapat dipilih:

1. Teknik Perkapalan: Jurusan ini mempelajari segala hal yang berhubungan dengan kapal laut. Mahasiswa program studi ini akan mempelajari rancangan kapal, mesin kapal, dan lain-lain. Jurusan ini cocok bagi mereka yang ingin berkarir dalam perancangan dan konstruksi kapal.

2. Teknik Sistem Perkapalan: Jurusan ini mempelajari perancangan, pengendalian, dan pengoperasian sistem transportasi laut. Mahasiswa yang mengambil jurusan ini akan mempelajari tentang sistem propulsi, pemeliharaan kapal, dan lain-lain.

3. Teknik Transportasi Laut: Jurusan ini mempelajari desain, inovasi, konstruksi, dan pemeliharaan kapal laut serta peralatan navigasi. Mahasiswa yang mengambil jurusan ini akan mempelajari tentang arsitektur angkatan laut, ilmu kelautan, dan lain-lain.

Dalam memilih jurusan terkait industri pelayaran, penting untuk mempertimbangkan minat dan ketertarikan pribadi. Setiap jurusan memiliki fokus yang berbeda, namun semuanya terkait dengan kemampuan teknis dan pengoperasian kapal.

Dalam kesimpulan, profesi dalam bidang industri pelayaran menawarkan gaji yang tinggi, terutama di Indonesia. Besaran gaji dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti latar belakang pendidikan, keahlian, pengalaman, jenis pekerjaan, dan tingkatan jabatan. Industri pelayaran memiliki dua departemen utama, yaitu bagian mesin dan bagian dek, masing-masing dengan jenis pekerjaan yang berbeda. Ada beberapa jurusan yang dapat dipilih untuk bekerja di industri pelayaran, seperti teknik perkapalan, teknik sistem perkapalan, dan teknik transportasi laut. Pemahaman yang baik tentang industri pelayaran dan latar belakang pendidikan yang sesuai dapat membuka peluang kerja yang baik dan gaji yang memuaskan di industri ini.


Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.

Tahukah Anda?

Leave a Reply