15 Fakta Menarik Film Squid Game


Fakta Menarik tentang Film Serial Squid Game

1. Awalnya Akan Dirilis Sebagai Film Panjang

Dalam rencana awalnya, Squid Game direncanakan sebagai sebuah film panjang. Namun, naskah tersebut tidak mendapatkan investasi yang diperlukan dan akhirnya tidak terealisasi. Sutradara Hwang Dong-hyuk kemudian memutuskan untuk menggarap ulang naskah tersebut menjadi sebuah serial. Meskipun formatnya berubah, Squid Game berhasil menjadi film serial yang sangat sukses.

2. Naskah Squid Game Dibuat Selama 10 Tahun

Naskah Squid Game tidak dibuat dalam waktu singkat. Sutradara Hwang Dong-hyuk mulai menulis naskah ini pada tahun 2008 dan menyelesaikan draf pertama pada tahun 2009. Dibutuhkan waktu hampir enam bulan untuk menulis dua episode pertama dari serial ini. Hwang Dong-hyuk merasa perlu untuk mengubah dan menyempurnakan naskah selama bertahun-tahun sebelum akhirnya siap untuk diproduksi.

3. Kesuksesan yang Luar Biasa di Netflix

Squid Game menjadi salah satu serial Netflix yang paling populer sepanjang masa. Sejak dirilis pada tanggal 17 September 2021, serial ini berhasil ditonton oleh lebih dari 111 juta akun di seluruh dunia dalam waktu 17 hari saja. Squid Game juga menjadi serial Netflix pertama yang mencapai 100 juta akun yang menonton saat premiere. Kesuksesan ini membuat Squid Game menjadi fenomena global dan mendapatkan banyak perhatian.

4. Inspirasi dari Permainan Anak-anak Tradisional Korea

Squid Game atau Ojingeo Game merupakan permainan anak-anak tradisional yang berasal dari Korea Selatan. Permainan ini dimainkan oleh dua tim, yaitu tim ofensif dan tim defensif, dengan tujuan saling memusnahkan atau mencapai tujuan penyerangan. Dalam serial Squid Game, permainan ini diadaptasi menjadi sebuah kompetisi yang mematikan bagi para pemain.

See also  Review Novel Amoxylove Karya Ayleen Tan

5. Karakter Utama yang Sengsara

Tokoh utama dalam Squid Game adalah Seong Gi-hun, yang diperankan oleh aktor Lee Jung-jae. Gi-hun digambarkan sebagai seorang pria yang menderita dalam kehidupannya dan baru saja dipecat dari pekerjaannya. Ia memutuskan untuk bergabung dalam Squid Game untuk memiliki kesempatan mendapatkan hadiah besar yang bisa mengubah hidupnya.

6. Permainan Mematikan dengan Taruhan Nyawa

Dalam Squid Game, para pemain harus melakukan serangkaian permainan anak-anak yang mematikan. Setiap permainan memiliki risiko kematian yang nyata, dan hanya pemain yang berhasil bertahan hidup yang bisa memenangkan kompetisi. Para pemain harus mengenakan baju olahraga berwarna hijau yang memiliki nomor pemain dan diawasi oleh penjaga bertopeng. Para pemain juga diancam dengan penambahan 100 juta won untuk setiap kematian yang terjadi.

7. Teman Lama dan Sekutu yang Tak Terduga

Selama mengikuti Squid Game, Seong Gi-hun bertemu dengan teman masa kecilnya, Cho Sang-woo, yang juga berpartisipasi dalam kompetisi ini. Mereka berusaha untuk bertahan hidup dan membantu satu sama lain dalam menghadapi perubahan fisik dan psikologis akibat permainan. Selain Sang-woo, Gi-hun juga berhasil bersekutu dengan Kang Sae-byeok, seorang pembelot dari Korea Utara.

8. Desain yang Memukau dan Inovatif

Salah satu aspek yang menarik dari Squid Game adalah desain visualnya yang unik dan mengesankan. Setiap permainan memiliki set dan tata letak yang kreatif dan mampu memberikan pengalaman yang mendalam bagi para penonton. Desain tangga berkelok yang terlihat seperti tidak berujung dan desain ruangan besar dengan dinding-dinding yang melengkung adalah contoh dari inovasi desain dalam serial ini.

9. Pesan Sosial yang Dalam

Di balik aksi dan kekerasan yang ditampilkan dalam Squid Game, ada pesan sosial yang dalam tentang kesenjangan sosial dan kesulitan finansial yang dialami oleh banyak orang. Serial ini menggambarkan bagaimana orang-orang yang terpinggirkan dan putus asa akan melakukan apa saja untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Squid Game berhasil mengangkat isu-isu sosial yang relevan dan membuat penonton berpikir lebih dalam tentang realitas dunia yang keras.

See also  Review Novel They Both Died at the End: Memaknai Arti Kehidupan

10. Tantangan Viral dan Dampaknya

Setelah dirilis, permainan “Lampu Merah, Lampu Hijau” dalam Squid Game menjadi tren di kalangan masyarakat. Banyak orang yang mencoba melakukan permainan tersebut dengan menggunakan aturan yang sama seperti dalam serial. Selain itu, penjualan honeycomb atau ppopgi juga meningkat pesat setelah permainan “Honeycomb” ditampilkan dalam Squid Game. Serial ini tidak hanya berhasil menceritakan kisah yang menarik, tetapi juga mempengaruhi tren dan bisnis di dunia nyata.

11. Misteri dan Teori tentang Nasib Karakter

Squid Game menyisakan banyak misteri dan pertanyaan tentang nasib karakter-karakter tertentu. Salah satu contohnya adalah nasib polisi yang diperankan oleh Wi Ha-joon. Setelah berhasil mengungkap identitas Front Man, polisi itu ditembak dan jatuh ke laut. Namun, tidak ada adegan lanjutan yang menunjukkan apakah ia selamat atau tewas. Hal ini memicu spekulasi dan teori dari para penonton tentang nasib karakter tersebut.

12. Antusiasme untuk Season 2

Setelah kesuksesan Squid Game, Netflix mengumumkan bahwa season 2 dari serial ini akan diproduksi. Season 2 akan tetap disutradarai oleh Hwang Dong-hyuk dan tokoh utama juga akan tetap sama. Namun, tanggal rilis season 2 masih belum diumumkan. Para penggemar Squid Game sangat menantikan kelanjutan cerita ini dan berharap bahwa pertanyaan-pertanyaan yang masih belum terjawab akan diungkap dalam season 2.

Squid Game adalah serial yang berhasil mengguncang dunia perfilman dengan cerita yang menarik dan visual yang impresif. Melalui permainan berbahaya dan mengerikan, Squid Game mengangkat isu-isu sosial yang relevan dan memberikan pesan yang dalam. Keberhasilan dan popularitas serial ini membuktikan bahwa drama Korea memiliki pengaruh yang besar di kancah internasional.


Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.

See also  Cara Lapor Pajak Online: Ketentuan, Persiapan SPT Tahunan, SPT Masa PPh dan SPT PPN

Tahukah Anda?