DiSC Personality Test : Pengertian, Sejarah, Tipe Kepribadian
Di dalam proses rekrutmen, salah satu tahap yang umum dilakukan adalah psikotes. Terdapat berbagai macam alat tes psikologi yang digunakan dalam tahap ini, dan salah satunya adalah Tes Kepribadian DiSC ( DiSC Personality Test).
Tes Kepribadian DiSC menjadi salah satu alat tes yang populer digunakan oleh perusahaan saat ini.
Tujuan dari tes ini adalah untuk mengukur bagaimana individu merespons aturan, lingkungan, serta masalah dan tantangan yang dihadapi.
Apa Itu Tes Kepribadian DiSC ( DiSC Personality Test)?
DiSC adalah singkatan dari Dominance (dominasi), influence (pengaruh), Steadiness (ketekunan), dan Conscientiousness (ketelitian).
Tes ini memberikan wawasan yang mendalam tentang gaya komunikasi, preferensi kerja, dan pola perilaku seseorang.
Melalui tes ini, perusahaan dapat memahami kekuatan, kelemahan, dan potensi pengembangan individu.
Hasil tes DiSC dapat membantu dalam penempatan individu pada peran yang sesuai, memfasilitasi pemahaman tim yang lebih baik, serta meningkatkan efektivitas kerja.
Selain itu, DiSC juga membantu dalam mengidentifikasi gaya kepemimpinan dan strategi manajemen yang cocok untuk individu.
Dengan memahami karakteristik kepribadian seseorang, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis dan mendukung pertumbuhan individu.
Dalam melaksanakan tes DiSC, penting untuk memastikan bahwa tes ini dilakukan oleh profesional terlatih yang dapat menginterpretasikan hasil dengan tepat.
Hasil tes ini sebaiknya digunakan sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan rekrutmen dan pengembangan sumber daya manusia.
Dengan menggunakan Tes Kepribadian DiSC dalam proses rekrutmen, perusahaan dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang calon karyawan dan memilih mereka yang memiliki kepribadian yang sesuai dengan nilai-nilai dan budaya perusahaan.
Dalam kesimpulan, Tes Kepribadian DiSC menjadi salah satu alat tes yang berguna dalam proses rekrutmen untuk memahami preferensi, gaya kerja, dan potensi individu.
Dengan pemahaman yang lebih baik tentang calon karyawan, perusahaan dapat menciptakan tim yang efektif dan produktif.

Sejarah dan Pengembangan Tes Kepribadian DiSC ( DiSC Personality Test)
DiSC Personality Test memiliki sejarah yang panjang sejak pertama kali diperkenalkan oleh William Moulton Marston melalui bukunya “Emotions of Normal People” yang diterbitkan pada tahun 1928.
Teori yang dikemukakan oleh Marston mengklasifikasikan perilaku emosi menjadi empat jenis utama, yang didasarkan pada persepsi diri seseorang terhadap lingkungannya.
Keempat jenis kepribadian ini diberi label sebagai berikut:
- Dominance (D), yang menekankan pencapaian hasil dan kepercayaan diri.
- Influence (I), yang menekankan kemampuan mempengaruhi orang lain, keterbukaan, dan hubungan interpersonal.
- Steadiness (S), yang menekankan kerja sama, ketulusan, dan ketergantungan.
- Conscientiousness (C), yang menekankan kualitas, akurasi, keahlian, dan kompetensi.
Meskipun Marston merupakan orang yang pertama kali mengembangkan teori DiSC, alat tes kepribadian berdasarkan teori ini baru dikembangkan oleh Walter V. Clarke pada tahun 1956.
Pengembangan alat tes ini menjadi langkah penting dalam menerapkan teori DiSC dalam konteks pengujian kepribadian.
Sejak itu, tes kepribadian DiSC telah digunakan secara luas oleh berbagai organisasi untuk menggali pemahaman yang lebih mendalam tentang preferensi, gaya kerja, dan potensi individu.
DiSC Personality Test memberikan manfaat dalam berbagai bidang, termasuk rekrutmen, pengembangan tim, peningkatan komunikasi, manajemen konflik, dan pengembangan kepemimpinan.
Dengan memahami perbedaan kepribadian individu, organisasi dapat menciptakan lingkungan yang inklusif dan produktif.
Demikianlah sejarah dan perkembangan DiSC Personality Test.
Tes ini telah memberikan kontribusi signifikan dalam pemahaman dan pengembangan sumber daya manusia, serta membantu organisasi dalam mencapai tujuan dan keberhasilan mereka.
Baca Juga : Pengertian, Jenis, Sejarah, Kelebihan, Kekurangan Kapitalis
Mengenal Lebih Jauh DiSC Personality Test
DiSC personality test adalah salah satu tes kepribadian yang sering digunakan dalam proses rekrutmen setelah tes MBTI.
Tes ini digunakan untuk mengukur perilaku individu dalam konteks kerja.
Tujuan utama dari tes ini adalah untuk mengidentifikasi karakteristik perilaku yang memotivasi karyawan.
Tes ini juga membantu dalam menentukan gaya komunikasi yang paling efektif dan faktor-faktor yang mendorong motivasi karyawan di lingkungan kerja.
Berikut ini adalah manfaat utama yang diperoleh dari hasil tes DiSC dalam konteks dunia kerja:
Peningkatan Pemahaman Diri
Tes ini membantu meningkatkan pemahaman diri tentang cara menanggapi konflik, apa yang memotivasi diri sendiri, apa yang menyebabkan stres, dan bagaimana cara mengatasi masalah secara efektif.
Meningkatkan Hubungan Kerja
Dengan mengenali kebutuhan komunikasi dari anggota tim, tes DiSC memfasilitasi terciptanya hubungan kerja yang lebih baik.
Memahami gaya komunikasi masing-masing individu membantu dalam membangun kerja tim yang solid.
Peningkatan Kerja Tim
Tes ini juga membantu dalam memfasilitasi kerja tim yang lebih baik dan mengajarkan cara mengelola konflik secara produktif.
Dengan memahami perbedaan kepribadian dan preferensi anggota tim, kolaborasi dapat menjadi lebih efektif.
Pengembangan Keterampilan Penjualan
Tes DiSC juga bermanfaat dalam mengembangkan keterampilan penjualan yang lebih kuat dengan mengidentifikasi dan merespons gaya komunikasi pelanggan.
Dengan memahami preferensi pelanggan, karyawan dapat menyesuaikan pendekatan mereka untuk mencapai keberhasilan dalam penjualan.
Manajemen Tim yang Efektif
Dengan memahami disposisi dan prioritas anggota tim, tes DiSC membantu dalam mengelola tim dengan lebih efektif.
Pemahaman yang mendalam tentang karakteristik individu memungkinkan manajer untuk mengoptimalkan potensi anggota tim dan mencapai tujuan bersama.
DiSC Personality Test adalah alat yang berharga dalam dunia kerja yang membantu dalam menggali pemahaman yang lebih dalam tentang diri sendiri dan orang lain.
Dengan memanfaatkan hasil tes ini, individu dan organisasi dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis, produktif, dan sukses.
Varian Kepribadian dalam DiSC Personality Test

Dalam DiSC personality test, terdapat empat varian kepribadian yang dideskripsikan untuk menggambarkan ciri-ciri individu. Berikut adalah empat varian kepribadian dalam DiSC:
- Dominance (D): Individu dengan tipe kepribadian Dominance memiliki fokus pada pencapaian hasil dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Mereka cenderung berorientasi pada tujuan dan memiliki keinginan kuat untuk mengatasi tantangan yang ada.
- Influence (I): Varian kepribadian Influence menekankan pada kemampuan mempengaruhi orang lain, keterbukaan, dan hubungan. Individu dengan tipe ini cenderung berkomunikasi dengan mudah, memiliki energi yang tinggi, dan memiliki keinginan untuk berinteraksi sosial.
- Steadiness (S): Kepribadian Steadiness menyoroti kerja sama, ketulusan, dan ketergantungan. Individu dengan tipe ini cenderung menjadi pendengar yang baik, penuh perhatian, dan memiliki keinginan untuk menciptakan harmoni dalam tim.
- Conscientiousness (C): Tipe kepribadian Conscientiousness menekankan pada kualitas, akurasi, keahlian, dan kompetensi. Individu dengan tipe ini cenderung memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi, berfokus pada detail, dan memiliki keinginan untuk mencapai standar yang tinggi.
Setiap varian kepribadian DiSC memiliki kekuatan dan keunikan tersendiri. Dengan memahami tipe kepribadian individu, tim atau organisasi dapat memaksimalkan potensi setiap anggota dan membangun kerja sama yang efektif.
Tipe Kepribadian Dominance (D) : Tipe Kepribadian yang Tegas dan Ambisius
Seseorang yang dikategorikan sebagai tipe kepribadian “D” dalam DiSC memiliki sifat yang mandiri dan tegas.
Mereka cenderung memiliki orientasi yang kuat terhadap tujuan dan tantangan yang ambisius.
Individu dengan tipe kepribadian ini lebih memilih komunikasi yang langsung dan terus terang.
Mereka juga menghargai orang lain yang memperlihatkan keterusterangan yang sama.
Salah satu ciri khas dari tipe kepribadian ini adalah kenyamanan dalam menghadapi konflik dan dorongan untuk mengekspresikan keinginan serta mengendalikan situasi.
Karena memiliki toleransi yang tinggi terhadap konflik, individu dengan kepribadian ini cenderung memulai interaksi dengan pendekatan yang kompetitif.
Namun, penting bagi mereka untuk menyadari bahwa keinginan mereka untuk menang mungkin lebih kuat daripada kepekaan terhadap kebutuhan orang lain.
Tipe kepribadian ini memiliki beberapa keunggulan:
- Kemampuan berkomunikasi secara langsung dengan menggunakan fakta dan bahasa informal.
- Fokus pada hasil dan memiliki harapan yang realistis.
- Keputusan yang tegas dan konklusif.
- Pendekatan berorientasi pada tujuan yang membantu menyelesaikan pekerjaan dengan efisien.
- Kemampuan bekerja di bawah tekanan.
- Kemampuan memotivasi orang lain dengan menciptakan tantangan yang kompetitif.
- Mengarahkan orang lain secara objektif dengan kejelasan dan ketepatan.
- Mengekspresikan keinginan untuk memiliki kontrol dan otonomi.
Namun, tipe kepribadian D juga memiliki beberapa kelemahan:
- Tidak melibatkan orang lain dalam pemecahan masalah karena keinginan untuk mendapatkan solusi segera.
- Mengabaikan detail yang penting demi efisiensi.
- Menunjukkan ketidakkesabaran saat memberikan instruksi terperinci.
- Cenderung mengkritik orang lain yang tidak merasakan urgensi seperti mereka.
- Memiliki kecenderungan untuk mempertahankan kontrol dengan mendelegasikan tanggung jawab tetapi tidak memberikan otoritas.
- Mengarahkan orang lain dengan kuat sehingga menghambat pertanyaan dan diskusi mengenai potensi masalah.
- Bereaksi secara agresif ketika otoritas atau otonomi mereka dibatasi.
- Bekerja dengan perasaan terdesak, yang dapat menyebabkan orang lain merasakan stres yang tidak perlu.
Dalam pengenalan DiSC personality test, kepribadian Dominance (D) menunjukkan karakteristik individu yang tegas, ambisius, dan memiliki dorongan kuat untuk mencapai hasil yang diinginkan.
Namun, penting untuk diingat bahwa setiap individu memiliki keunikan dan kekhasan kepribadian mereka sendiri.
Tipe Kepribadian Influence (I): Menyenangkan dan Sosial
Salah satu tipe kepribadian dalam DiSC test adalah tipe I atau Influence.
Individu dengan tipe kepribadian I cenderung menyukai kesenangan.
Mereka adalah individu yang percaya diri, menarik, dan mudah didekati.
Mereka menikmati interaksi sosial dan menghargai hubungan dengan orang lain.
Selalu ingin memperluas jaringan dan lingkaran sosial, serta senang menghabiskan waktu bersama orang-orang baru.
Selain itu, mereka memiliki semangat dalam mengeksplorasi ide-ide baru dan memulai proyek-proyek baru.
Mereka cenderung beralih dari satu tugas ke tugas lainnya dan suka mengerjakan banyak hal secara bersamaan.
Berikut adalah beberapa kelebihan dari individu dengan tipe kepribadian I:
- Memprioritaskan hubungan dan interaksi personal.
- Memfasilitasi sesi brainstorming dalam kelompok untuk mencari solusi masalah.
- Memberikan dorongan verbal yang positif dalam mengembangkan orang lain.
- Mampu berkomunikasi secara spontan dan ekspresif secara emosional.
- Bersifat improvisatif berdasarkan intuisi.
- Menggunakan jadwal yang fleksibel dan pendekatan terbuka dalam mengelola waktu.
- Memahami cara memotivasi orang lain untuk mengambil tindakan.
- Membawa energi dan kegembiraan dalam tim.
Namun, individu dengan tipe kepribadian I juga memiliki beberapa kelemahan:
- Terlalu optimis terhadap orang atau situasi.
- Menghabiskan terlalu banyak waktu dalam interaksi dengan orang lain daripada menyelesaikan tugas.
- Kesulitan dalam mengikuti rutinitas yang konsisten dan dapat diprediksi.
- Sulit membatasi waktu yang dihabiskan bersama orang lain.
- Cenderung mengandalkan firasat ketika sebenarnya diperlukan perencanaan lebih detail.
- Tidak menyediakan struktur yang memadai bagi individu yang membutuhkan pendekatan kerja yang terstruktur.
- Mudah teralihkan oleh ide-ide baru dan kesulitan dalam mempertahankan fokus.
- Menghindari pengambilan keputusan yang berpotensi merugikan persetujuan orang lain atau terlihat buruk.
Dalam pengenalan mengenai DiSC personality test, tipe kepribadian I (Influence) menggambarkan individu yang menyenangkan, sosial, dan memiliki dorongan kuat untuk menjalin hubungan dengan orang lain.
Namun, setiap individu memiliki keunikannya sendiri dalam memperlihatkan kepribadian yang unik.
Tipe Kepribadian Steadiness (S): Pendiam dan Penuh Perhatian
Tipe kepribadian S dalam DiSC personality test menggambarkan individu yang cenderung pendiam dan mencari hubungan yang mendukung, konsisten, dan setia.
Mereka memiliki empati terhadap sudut pandang orang lain dan memiliki kemampuan mendengarkan yang kuat.
Kontribusi mereka terhadap lingkungan adalah menciptakan situasi yang tenang dan stabil.
Kualitas stabil ini membuat individu dengan tipe kepribadian S sangat mahir dalam situasi yang membutuhkan diplomasi, kerjasama, dan penilaian karakter.
Berikut adalah beberapa kelebihan individu dengan tipe kepribadian S:
- Melakukan tugas dengan konsisten dan siap membantu orang lain.
- Menanggapi pertanyaan dengan kesabaran dan pengertian.
- Mencari umpan balik secara teratur.
- Memperhatikan kebutuhan dan perhatian orang lain.
Namun, individu dengan tipe kepribadian S juga memiliki beberapa kelemahan:
- Kesulitan dalam mengkomunikasikan informasi negatif secara langsung.
- Cenderung pasif ketika ketegasan diperlukan.
- Menghindari konfrontasi dan enggan memberikan umpan balik kepada orang lain yang mungkin membutuhkannya.
- Menunda pengambilan keputusan yang melibatkan konflik antarpribadi.
Dalam DiSC test, tipe kepribadian S menggambarkan individu yang pendiam, perhatian terhadap orang lain, dan cenderung menghindari konflik.
Setiap individu memiliki keunikan dalam menunjukkan kepribadian mereka yang khas.
Kepribadian Conscientiousness (C): Analitis dan Metodis
Tipe kepribadian C dalam DiSC personality test menggambarkan individu yang cenderung analitis dan tertarik pada proses, struktur, dan aturan.
Mereka memiliki kecenderungan skeptis dan menggunakan logika untuk membuat keputusan secara objektif.
Meskipun lebih suka bekerja sendiri, individu dengan tipe kepribadian C cenderung bekerja dengan baik dengan orang yang dapat memberikan jawaban rinci, mendukung klaim dengan bukti, dan memiliki kemampuan alami dalam memecahkan masalah.
Mereka juga dapat menjadi bagian dari tim yang memberikan otonomi sekaligus membantu dalam pemecahan masalah dengan pendekatan logis dan akurat.
Berikut adalah beberapa kelebihan individu dengan tipe kepribadian C:
- Mengambil waktu untuk mempertimbangkan semua aspek sebelum membuat keputusan.
- Menyediakan petunjuk tugas yang jelas.
- Menggunakan pendekatan metode yang disengaja dalam memecahkan masalah.
- Merasa nyaman dalam menganalisis informasi dalam jumlah besar.
- Memberikan tugas kerja secara tertulis dan meminta umpan balik tertulis.
Namun, individu dengan tipe kepribadian C juga memiliki beberapa kelemahan:
- Mencari solusi yang sempurna daripada solusi yang dapat diterapkan.
- Menghabiskan banyak waktu untuk mengumpulkan informasi dan mengevaluasi risiko sebelum membuat keputusan.
- Menghindari atau menentang orang yang tidak menggunakan pendekatan sistematis dalam mengatur pekerjaan.
- Cenderung mengkritik orang yang tidak memenuhi standar kualitas dan akurasi.
- Terlalu sering memeriksa dan mengajukan terlalu banyak pertanyaan ketika orang lain membutuhkan otonomi tambahan.
- Cenderung memberikan solusi yang rumit untuk masalah sederhana.
Dalam DiSC test, tipe kepribadian C menggambarkan individu yang analitis, metodis, dan cenderung memerhatikan detail.
Setiap individu memiliki keunikan dalam menunjukkan kepribadian mereka yang khas.
Itulah penjelasan singkat mengenai DiSC test dari Glints, mulai dari definisi hingga tips-tips mengenai kepribadian di dalamnya.
Secara keseluruhan, DiSC personality test merupakan salah satu jenis tes kepribadian yang populer digunakan dalam proses rekrutmen.
Alasan utama mengapa tes DiSC menjadi terkenal adalah karena hasilnya lebih mudah dipahami dan dianalisis dibandingkan dengan tes kepribadian lainnya.
Sebelum mengikuti proses rekrutmen, sangat penting untuk mempersiapkan diri dengan baik agar dapat menghadapi tes DiSC personality dengan percaya diri.
Dengan pemahaman yang baik mengenai tipe kepribadian DiSC dan bagaimana mengaplikasikannya dalam situasi kerja, kamu dapat memberikan kesan yang positif kepada calon pemberi kerja.
Jadi, jangan lupa untuk mempersiapkan dirimu dengan baik dan menguasai konsep DiSC sebelum mengikuti tes rekrutmen.
Terima kasih telah membaca. Semoga penjelasan ini bermanfaat bagi kamu yang sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi tes DiSC personality.
Kamu juga bisa mencoba sendiri test ini pada laman website ini ya.