Abstraksi Dana Bank

Pengertian Abstraksi Dana Bank Abstraksi Dana Bank adalah kegiatan menggelapkan atau menyalahgunakan dana yang ada di dalam suatu bank oleh seseorang baik di dalam maupun di luar lingkungan bank tersebut. Tindakan ini termasuk ke dalam kategori kegiatan ilegal yang tidak diizinkan dan dapat ditindaklanjuti oleh pihak penegak hukum. Contoh Kasus Abstraksi Dana Bank Sebagai contoh,

Continue Reading

Biaya Seluruh

Biaya langsung dan biaya tidak langsung; total biaya dan sertifikat deposito adalah bunga deposito yang dibayar kepada deposan, premi asuransi deposito, dan biaya kesempatan (opportunity cost) yang dikeluarkan bank untuk memelihara cadangan likuiditas wajib minimum di Bank Sentral; total biaya kredit adalah bunga yang harus dibayar yang meliputi biaya provisi, jasa, dan biaya lain-lain; dalam

Continue Reading

Fidyah

Pengertian Fidyah Fidyah dapat diartikan sebagai bentuk ‘denda’ yang harus dibayar oleh umat Islam yang tidak dapat melaksanakan ibadah puasa wajib, dan ada ketentuan-ketentuan tertentu yang mengaturnya. Hukum Fidyah Fidyah merupakan salah satu bentuk ibadah niyabah (penggantian) yang ditetapkan bagi pelaku yang tidak mampu berpuasa. Pembayaran fidyah diwajibkan dalam agama Islam. Hal ini harus diselesaikan

Continue Reading

Prakiraan

Definisi dan Konsep Prakiraan: Mendekati Masa Depan dengan Rasa Bijaksana Prakiraan, sebuah kata yang memiliki makna besar dalam dunia bisnis dan pengambilan keputusan. Apakah Anda pernah merenung tentang bagaimana perusahaan besar dan investor mampu “menebak” tren ekonomi dan pergerakan pasar? Inilah tempat prakiraan datang ke dalam permainan. Secara sederhana, prakiraan adalah estimasi atau harapan tentang

Continue Reading

Aktiva Nonproduktif

Pengertian Aktiva Nonproduktif Aktiva nonproduktif merujuk pada semua jenis aset yang tidak menghasilkan pengembalian. Jenis-jenis aktiva ini termasuk uang yang diinvestasikan dalam rekening bank yang tidak menghasilkan bunga, serta real estat atau properti lainnya yang tidak menghasilkan pendapatan atau tidak mendapatkan peningkatan nilai dari waktu ke waktu. Perbedaan Aktiva Nonproduktif dengan Aktiva Produktif Aktiva produktif,

Continue Reading

Bagian Kredit

Analisis kredit adalah proses penting dalam mengevaluasi permohonan kredit untuk menentukan apakah usaha yang diajukan layak untuk mendapatkan pembiayaan melalui kredit. Proses analisis ini melibatkan pemeriksaan berbagai aspek terkait yang mencakup aspek hukum, lingkungan, keuangan, pemasaran, produksi, manajemen, ekonomi, dan juga ketersediaan jaminan yang memadai. Pertama-tama, aspek hukum adalah salah satu aspek penting yang harus

Continue Reading

Induk Perusahaan Bank

Apa itu Induk Perusahaan Bank? Induk Perusahaan Bank, atau sering disebut sebagai holding company, adalah perusahaan yang berperan sebagai pemegang saham dalam beberapa perusahaan anak (subsidiary company) yang ada. Tujuan dari adanya holding company ini adalah untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan menciptakan nilai pasar perusahaan secara keseluruhan. Hubungan antara holding company dengan subsidiary company ini

Continue Reading

Teori Akutansi

Teori akuntansi dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi pengguna laporan keuangan. Para pengguna laporan keuangan, seperti pemegang saham, investor, kreditor, dan pemerintah, mengandalkan laporan keuangan untuk mengambil keputusan yang berkaitan dengan perusahaan. Oleh karena itu, teori akuntansi bertujuan untuk menyediakan informasi yang relevan, dapat diandalkan, dan transparan. Salah satu konsep dalam teori akuntansi adalah transparansi.

Continue Reading

Aset Tidak Lancar

Jenis-Jenis Aset Tidak Lancar 1. Aset Tetap Aset tetap adalah aset yang dibeli oleh perusahaan untuk digunakan dalam menjalankan aktivitas perusahaan. Aset ini memiliki bentuk fisik dan dapat diukur dalam satuan nilai mata uang. Nilai aset tetap cenderung berubah-ubah seiring berjalannya waktu. Contohnya adalah tanah, gedung, mesin, kendaraan, dan peralatan. 2. Aset Tidak Berwujud Aset

Continue Reading

Saham Sektor Non Primer

Saham sektor non-primer adalah saham-saham yang cenderung meningkat nilainya dan memberikan imbal hasil yang menguntungkan ketika kondisi ekonomi membaik. Namun, sebaliknya, jika terjadi penurunan ekonomi, nilai saham-saham ini juga akan mengalami penurunan. Sektor-sektor ini terdiri dari perusahaan-perusahaan yang menghasilkan barang-barang bukan kebutuhan pokok. Dalam situasi ekonomi yang lemah, masyarakat akan cenderung mengurangi pengeluaran untuk barang-barang

Continue Reading