Deposit Facility (Fasilitas Penempatan Dana)

Fasilitas Penempatan Dana (DF) merujuk pada praktik yang dilakukan oleh bank untuk meletakkan sejumlah dana dalam mata uang rupiah di Bank Indonesia sebagai bagian dari operasi moneter. Proses ini biasanya memiliki jangka waktu pelaksanaan selama satu hari kerja. Bank Indonesia, sebagai bank sentral negara Indonesia, memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan Indonesia.

Continue Reading

Closing Price

Harga penutupan suatu efek atau surat berharga di bursa merupakan informasi penting bagi para pelaku pasar keuangan. Saat penutupan pasar, harga efek atau surat berharga dihitung dan ditentukan berdasarkan mekanisme yang telah ditetapkan. Dalam bahasa Indonesia, istilah “penutupan” merujuk pada akhir sesi perdagangan di bursa. Perdagangan efek atau surat berharga di bursa seringkali dibagi menjadi

Continue Reading

CAR (Cumulative Abnormal Return)

Jumlah dari semua pengembalian yang abnormal, di mana pengembalian kumulatif abnormal biasanya dihitung atas jendela kecil, sering hanya beberapa hari. Penting bagi investor dan analis keuangan untuk memahami konsep dan metode perhitungan pengembalian abnormal. Dalam analisis pasar keuangan, pengembalian abnormal mencerminkan perbedaan antara pengembalian aktual suatu aset atau portofolio dengan pengembalian yang diharapkan. Dalam konteks

Continue Reading

Discretionary Order (Pesanan Diskresioner)

Pesanan diskresioner adalah perintah yang dilakukan seoptimal mungkin, di mana perintah tersebut dilakukan berdasarkan tingkat harga yang menurut perantara pedagang efek dianggap terbaik bagi nasabahnya. Konsep dari pesanan diskresioner ini sangat penting dalam dunia perdagangan efek. Ini adalah praktek di mana nasabah memberikan kepercayaan penuh kepada perantara pedagang efek untuk membuat keputusan investasi yang terbaik

Continue Reading

Rasio Indeks Implisit

menggunakan formula indeks implisit. Indeks implisit sangat penting dalam mengukur inflasi dan untuk menganalisis ekonomi suatu negara. Rasio indeks implisit diperoleh dengan membagi PDB menurut harga berlaku dengan PDB menurut harga konstan. PDB menurut harga berlaku adalah PDB yang diukur menggunakan harga saat ini, sedangkan PDB menurut harga konstan adalah PDB yang diukur menggunakan harga

Continue Reading

Efek Beragun Aset (EBA)

Efek Beragun Aset (EBA) adalah instrumen keuangan yang diterbitkan berdasarkan kontrak investasi kolektif yang terdiri dari berbagai aset keuangan. Aset-aset ini dapat berupa kredit pemilikan rumah atau apartemen, efek bersifat utang yang dijamin oleh pemerintah, tagihan dari surat berharga komersial, tagihan kartu kredit, atau tagihan masa depan. Terdapat dua jenis EBA, yaitu EBA arus kas

Continue Reading

Indeks Kondisi Ekonomi

Indeks kondisi ekonomi merupakan tolok ukur penting dalam mengevaluasi keadaan ekonomi saat ini di suatu negara atau wilayah. Indeks ini mencakup berbagai faktor, termasuk keyakinan konsumen mengenai penghasilan mereka saat ini dibandingkan dengan 6 bulan yang lalu, ketepatan waktu dalam melakukan pembelian barang tahan lama, dan juga jumlah ketersediaan lapangan kerja saat ini dibandingkan dengan

Continue Reading

Indeks Kompas 100

Indeks Kompas 100 merupakan gambaran harga saham dari 100 perusahaan yang diambil berdasarkan pertimbangan likuiditas dan nilai kapitalisasi pasar. Indeks ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan representasi yang akurat tentang kinerja pasar saham Indonesia. Pemilihan 100 perusahaan dalam Indeks Kompas 100 didasarkan pada beberapa faktor penting. Salah satunya adalah likuiditas, yang mengacu pada jumlah saham

Continue Reading

Dual Listing

Pengertian Dual Listing dan Manfaatnya Dual listing, yang dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai pencatatan ganda, merujuk pada saham atau instrumen investasi yang diterbitkan oleh suatu perusahaan tercatat dan dapat diperdagangkan di lebih dari satu Bursa Efek. Konsep ini menjadi populer dalam dunia keuangan internasional karena manfaat yang ditawarkannya. Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan

Continue Reading

Cash Conversion Cycle (Siklus Konversi Tunai)

Siklus Konversi Tunai adalah lamanya waktu yang diperlukan oleh suatu perusahaan untuk menjual persediaan, mengumpulkan tagihan dari pelanggan, dan membayar utang kepada pemasok. Siklus konversi tunai ini diukur dalam satuan hari. Semakin cepat siklus konversi tunai, semakin baik kinerja perusahaan dalam mengubah hasil produksi menjadi kas yang tersedia. Siklus konversi tunai adalah faktor penting yang

Continue Reading