CAR (Cumulative Abnormal Return)
Jumlah dari semua pengembalian yang abnormal, di mana pengembalian kumulatif abnormal biasanya dihitung atas jendela kecil, sering hanya beberapa hari.
Penting bagi investor dan analis keuangan untuk memahami konsep dan metode perhitungan pengembalian abnormal. Dalam analisis pasar keuangan, pengembalian abnormal mencerminkan perbedaan antara pengembalian aktual suatu aset atau portofolio dengan pengembalian yang diharapkan. Dalam konteks ini, pengembalian yang diharapkan diasumsikan berdasarkan model atau metode yang digunakan untuk memperkirakan pengembalian pasar atau pengembalian yang diharapkan lainnya.
Pengembalian abnormal juga sering digunakan untuk mempelajari kinerja investasi individu atau portofolio terhadap benchmark tertentu. Sebagai contoh, investor atau manajer dana mungkin ingin mengetahui apakah portofolio mereka berhasil mengungguli benchmark indeks tertentu seperti IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) di Indonesia. Dalam hal ini, pengembalian abnormal dapat memberikan indikasi apakah portofolio tersebut memberikan hasil yang lebih baik (pengembalian abnormal positif) atau lebih buruk (pengembalian abnormal negatif) daripada yang diharapkan.
Dalam jumlah pengembalian abnormal, perhitungan sering kali dilakukan menggunakan jendela waktu yang relatif kecil, seperti beberapa hari atau minggu. Hal ini dilakukan untuk menghindari pengaruh jangka panjang yang mungkin mempengaruhi data pengembalian. Dalam jendela waktu yang lebih kecil, faktor-faktor non-sistematis yang spesifik untuk aset atau portofolio dapat lebih mudah terdeteksi.
Untuk melakukan perhitungan pengembalian abnormal, pertama-tama diperlukan estimasi pengembalian yang diharapkan. Berbagai model dan metode yang digunakan untuk memperkirakan pengembalian yang diharapkan, termasuk model CAPM (Capital Asset Pricing Model), model resiko spesifik, dan model khusus industri atau sektor. Setelah pengembalian yang diharapkan telah ditentukan, selanjutnya adalah menghitung selisih antara pengembalian aktual dan pengembalian yang diharapkan untuk setiap periode waktu yang tercakup dalam jendela perhitungan.
Selanjutnya, pengembalian abnormal tiap periode waktu akan dijumlahkan untuk mendapatkan total pengembalian abnormal dalam jendela waktu yang ditentukan. Misalnya, jika jendela perhitungan adalah 5 hari perdagangan, maka pengembalian abnormal setiap hari akan dijumlahkan selama periode tersebut. Total pengembalian abnormal ini akan memberikan gambaran tentang seberapa baik atau buruk performa aset atau portofolio dalam jendela waktu tersebut.
Jumlah pengembalian abnormal yang tinggi dalam jendela waktu yang kecil bisa menunjukkan adanya potensi keuntungan atau kerugian yang signifikan. Hal ini dapat menjadi sinyal bagi investor atau manajer dana untuk melakukan analisis lebih lanjut terhadap aset atau portofolio tersebut. Pengembalian abnormal yang positif bisa menandakan kemampuan aset atau portofolio dalam mengungguli pasar, sedangkan pengembalian abnormal negatif bisa menjadi pertanda performa yang buruk.
Namun, perlu dicatat bahwa perhitungan pengembalian abnormal memiliki keterbatasan dan dapat diinterpretasikan secara berbeda oleh individu yang berbeda. Sifat subyektif dalam menentukan pengembalian yang diharapkan dan menggunakan model tertentu untuk perhitungan dapat mempengaruhi hasil pengembalian abnormal yang diperoleh. Oleh karena itu, sebaiknya perhitungan pengembalian abnormal digunakan sebagai alat bantu dalam analisis dan tidak dijadikan satu-satunya faktor penentu keputusan investasi.
Dalam kesimpulannya, pengembalian abnormal adalah ukuran yang berguna dalam menganalisis kinerja investasi secara relatif terhadap pengembalian yang diharapkan. Perhitungan pengembalian abnormal melibatkan estimasi pengembalian yang diharapkan dan menghitung selisih antara pengembalian aktual dengan pengembalian yang diharapkan. Dalam jendela perhitungan yang biasanya berupa beberapa hari, pengembalian abnormal dijumlahkan untuk memperoleh total pengembalian abnormal. Meskipun memiliki keterbatasan, pengembalian abnormal tetap memberikan wawasan yang berharga bagi investor dan analis keuangan dalam memahami performa aset atau portofolio.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.