5 Agama Terbesar di Dunia dengan Pengikut Terbesar, Agama Apa Saja?
Agama Terbesar di Dunia – Tahukah Anda bahwa data dari Bank Dunia atau World Bank menunjukkan bahwa per tahun 2020, populasi manusia di muka bumi mencapai 7.75 miliar. Jumlah yang amat banyak, mengingat kalau pada tahun 1960, populasi manusia hanya berada di sekitar angka 2 miliar saja.
Kenyataan ini menunjukkan bahwa ada peningkatan yang sangat signifikan dalam jumlah penduduk dunia dalam waktu yang relatif singkat. Hal ini dapat dijelaskan dengan berbagai faktor, seperti peningkatan harapan hidup, penurunan angka kematian bayi, dan peningkatan angka kelahiran. Namun, selain faktor-faktor demografi, perbedaan agama juga menjadi salah satu faktor yang berperan dalam membentuk keberagaman populasi manusia di dunia.
Dengan data di atas, amat wajar jika kita menemukan banyak sekali orang dengan latar belakang yang berbeda. Baik itu dari segi etnis, bahasa sampai dengan agama, kita bisa mengatakan dengan cukup yakin bahwa kita tidak akan sepenuhnya sama dengan orang-orang lain.
Perbedaan agama menjadi salah satu topik menarik yang diperbincangkan, mengingat setiap negara memiliki latar belakang masing-masing terkait persebaran agama. Dapat dikatakan bahwa persebaran agama di suatu negara akan mempengaruhi populasi mereka terkait kepercayaan mana yang mereka anut.
Untuk itu, kali ini kita akan mencoba membahas 5 agama terbesar di dunia. Nantinya, Anda akan melihat agama apa saja yang memiliki paling banyak penganutnya. Kalian juga akan mempelajari negara mana saja yang memiliki populasi terbesar yang menganut agama terkait.
Agama Terbesar di Dunia
Perlu diketahui bahwa berdasarkan penelitian Universitas Michigan yang dilakukan pada tahun 2005 silam, terdapat setidaknya 10.000 agama yang berada di dunia. Mayoritas agama tersebut merupakan agama rakyat atau agama lokal yang banyak tersebar di Benua Afrika dan Benua Asia.
Namun, dalam artikel ini hanya akan dibahas 5 agama terbesar di dunia. Jumlah penganut dan persebarannya akan menjadi fokus utama dalam pembahasan ini. Mari kita mulai dengan agama pertama, yaitu Agama Kristen.
1. Agama Kristen
Agama Kristen adalah agama terbesar di dunia yang memiliki penganut mencapai 2,38 miliar orang di dunia. Tandanya, sekitar 31.1% orang di dunia ini menganut agama tersebut. Hal tersebut mungkin dapat dimaklumi, mengingat banyak negara dengan populasi penduduk besar menganut Agama Kristen.
Jika kita mengacu kepada jumlah populasi negara yang menganut Agama Kristen, maka Amerika Serikat akan menjadi negara dengan penganut Agama Kristen terbanyak, dengan jumlah total mencapai sekitar 229 juta penduduk. Berikut 10 negara di dunia dengan penganut Agama Kristen terbesar:
1. Amerika Serikat (± 229 juta penduduk)
2. Brazil (± 169 juta penduduk)
3. Rusia (± 114 juta penduduk)
4. Meksiko (± 106 juta penduduk)
5. Nigeria (± 80 juta penduduk)
6. Filipina (± 78 juta penduduk)
7. Cina (± 67 juta penduduk)
8. Republik Kongo (± 63 juta penduduk)
9. Italia (± 55 juta penduduk)
10. Ethiopia (± 51 juta penduduk)
Namun, jika mengacu kepada populasi negara dengan proporsi penganut agama Kristen maka yang menempati peringkat satu adalah negara Vatikan, yang memang menjadi pusat Agama Kristen di dunia. Berikut 10 besar peringkat negara dengan proporsi penganut Agama Kristen dalam satu negara:
1. Vatikan (100% penduduknya (825 jiwa) menganut Agama Kristen Katolik Roma.)
2. Kepulauan Pitcairn (100% penduduknya (67 jiwa) menganut Agama Kristen Advent.)
3. Kepulauan Samoa (Hampir 99% penduduknya (± 199 ribu jiwa) mayoritas menganut Agama Kristen Protestan.)
4. Rumania (Hampir 99% penduduknya (± 18 juta jiwa) mayoritas menganut Agama Kristen Ortodoks Rumania.)
5. Timor Leste (99.6% penduduknya (± 1.3 juta jiwa) mayoritas menganut Agama Kristen Katolik.)
6. Armenia (98.5% penduduknya (2.9 juta jiwa) mayoritas menganut Agama Kristen Ortodoks Armenia.)
7. Samoa Amerika (98.3% penduduknya (± 43 ribu jiwa) mayoritas menganut Agama Kristen Katolik.)
8. Malta (98.1% penduduknya (± 517 ribu jiwa) mayoritas menganut Agama Kristen Katolik Roma.)
9. Venezuela (98% penduduknya (± 28 juta jiwa) mayoritas menganut Agama Kristen Katolik Roma.)
10. Yunani (98% penduduknya (± 9.9 juta jiwa) mayoritas menganut Agama Kristen Ortodoks Yunani.)
Agama Kristen memiliki sejarah yang panjang dan penyebarannya terkait dengan keberadaan gereja-gereja dan penginjilan yang dilakukan oleh para pengikut Yesus Kristus. Selain itu, kesamaan keyakinan dan nilai-nilai yang diajarkan oleh agama ini juga menjadi faktor penting dalam penyebarannya di berbagai belahan dunia.
Dalam Agama Kristen, terdapat berbagai aliran atau denominasi yang memiliki perbedaan dalam ibadah dan ajarannya. Namun, semua denominasi ini memiliki keyakinan dasar yang sama, yaitu Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat.
Agama Kristen berpegang pada Kitab Suci yang terdiri dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, di mana ajaran-ajaran dan cerita-cerita yang dianggap suci bagi umat Kristen dituliskan. Selain itu, gereja-gereja juga memiliki peran penting dalam kehidupan umat Kristen, sebagai tempat ibadah, pengajaran, dan pelayanan sosial.
Agama Kristen tidak hanya menjadi agama terbesar di dunia, tetapi juga memiliki pengaruh yang kuat dalam budaya, seni, dan kehidupan masyarakat di berbagai negara di dunia. Gereja-gereja megah, karya seni religius, dan lagu-lagu rohani menjadi bagian dari warisan budaya yang dihasilkan oleh agama ini.
Sebagai agama terbesar di dunia, Agama Kristen juga memiliki peran yang besar dalam mempengaruhi pandangan dan kepercayaan umat manusia. Nilai-nilai seperti kasih, pengampunan, dan keadilan menjadi dasar dari ajaran-ajaran agama ini.
2. Agama Islam
Agama terbesar di dunia selanjutnya adalah Agama Islam. Agama ini memiliki pengikut sebanyak 1.9 miliar orang yang tersebar di seluruh penjuru dunia. Tandanya, umat Muslim yang ada di dunia ini mencapai 24.9% dari seluruh populasi manusia.
Agama Islam berasal dari Arab Saudi dan merupakan agama yang didirikan oleh Nabi Muhammad SAW pada abad ke-7 Masehi. Agama ini didasarkan pada Kitab Suci Al-Quran, yang diyakini sebagai wahyu Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Selain itu, ajaran Islam juga didasarkan pada Hadis, yaitu perkataan dan perbuatan Nabi Muhammad SAW.
Beberapa dari Anda mungkin sudah menduga bahwa Indonesia menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan populasi umat Muslim terbesar di dunia, disusul oleh negara-negara Asia lain seperti Pakistan dan India. Berikut daftar 10 besar negara dengan populasi umat Muslim terbesar di dunia:
1. Indonesia (± 229 juta penduduk)
2. Pakistan (± 215 juta penduduk)
3. India (± 209 juta penduduk)
4. Bangladesh (± 153 juta penduduk)
5. Nigeria (± 117 juta penduduk)
6. Mesir (± 87 juta penduduk)
7. Iran (± 82 juta penduduk)
8. Turki (± 79 juta penduduk)
9. Ethiopia (± 48 juta penduduk)
10. Sudan (± 44 juta penduduk)
Sementara itu, dari segi populasi penduduk dengan proporsi penganut Agama Islam di sebuah negara, Indonesia hanya menempati peringkat ke-23. Sementara itu,, peringkat pertama dimiliki oleh negara Mauritania dan Maladewa. Berikut 10 besar negara penganut Agama Islam terbesar berdasarkan proporsi dari jumlah penduduk:
1. Mauritania (100% penduduknya (4,6 juta jiwa) menganut Agama Islam Sunni.)
2. Maladewa (100% penduduknya (579 ribu jiwa) menganut Agama Islam Sunni.)
3. Somalia (Hampir 100% penduduknya (± 12 juta jiwa) menganut Agama Islam Sunni.)
4. Jalur Gaza (99.9% penduduknya (± 2 juta jiwa) mayoritas menganut Agama Islam Sunni.)
5. Maroko (99.9% penduduknya (± 38 juta jiwa) mayoritas menganut Agama Islam Sunni.)
6. Yaman (99.8% penduduknya (± 30 juta jiwa) mayoritas menganut Agama Islam Sunni.)
7. Afghanistan (99.7% penduduknya (± 40 juta jiwa) mayoritas menganut Agama Islam Sunni.)
8. Iran (99.6% penduduknya (± 83 juta jiwa) mayoritas menganut Agama Islam Syiah.)
9. Tunisia (99.5% penduduknya (± 11 juta jiwa) mayoritas menganut Agama Islam.)
10. Azerbaijan (99.2% penduduknya (± 10 juta jiwa) mayoritas menganut Agama Islam Syiah.)
Agama Islam memiliki nilai-nilai dasar seperti Tauhid (kepercayaan akan keesaan Allah), Salat (sembahyang), Puasa (berpuasa di bulan Ramadhan), Zakat (menunaikan sumbangan kepada yang berhak), dan Haji (melakukan ibadah haji ke Baitullah).
Agama ini juga memiliki ajaran moral yang kuat, seperti keadilan, kejujuran, kasih sayang, dan tolong-menolong. Selain itu, umat Islam juga diwajibkan untuk menjalankan ibadah-ibadah tertentu, seperti shalat lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, dan berzakat.
Dalam Islam, umat Muslim juga dihimbau untuk menjalankan ajaran-ajaran agama dengan penuh kasih sayang dan saling toleransi terhadap umat agama lain. Hal ini tercermin dalam prinsip-prinsip Islam yang menekankan pentingnya hidup berdampingan dalam keberagaman.
Agama Islam juga memainkan peran penting dalam sejarah dan budaya di banyak negara di dunia, terutama di negara-negara dengan mayoritas penduduk Muslim. Seni dan arsitektur Islam memiliki ciri khasnya sendiri, seperti masjid-masjid yang megah dan seni kaligrafi yang indah.
3. Agama Hindu
Agama terbesar ketiga di dunia adalah Agama Hindu. Statistik menunjukkan bahwa terdapat 1.16 miliar orang atau sekitar 15.16% populasi di dunia ini yang menganut Agama Hindu.
Sejarah Agama Hindu dapat ditelusuri kembali hingga ribuan tahun yang lalu. Agama ini berasal dari India, dan memiliki ajaran-ajaran yang tertulis dalam kitab-kitab suci seperti Weda, Upanishad, dan Mahabharata. Agama Hindu mengajarkan tentang konsep karma dan reinkarnasi, yaitu kepercayaan bahwa tindakan dalam kehidupan ini akan mempengaruhi kehidupan selanjutnya.
Sebagian besar penganut Agama Hindu berada di India, yang memiliki penduduk Hindu terbesar di dunia. Jumlah umat Hindu di India bahkan 35 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan negara yang berada di posisi kedua terkait populasi penganut Agama Hindu.
Berikut daftar 10 besar negara dengan umat Hindu terbanyak:
1. India (± 1.1 miliar penduduk)
2. Nepal (± 28 juta penduduk)
3. Bangladesh (± 14 juta penduduk)
4. Indonesia (± 4.6 juta penduduk)
5. Pakistan (± 4.4 juta penduduk)
6. Sri Lanka (± 3 juta penduduk)
7. Amerika Serikat (± 2.5 juta penduduk)
8. Malaysia (± 1.9 juta penduduk)
9. Uni Emirat Arab (± 1.2 juta penduduk)
10. Britania Raya (± 1 juta penduduk)
Dengan banyaknya penganut Agama Hindu di India, Anda bisa menyimpulkan bahwa negara ini juga masuk ke dalam daftar negara dengan umat Hindu terbesar mengacu kepada populasi negara dan proporsi penganut Agama Hindu.
Agama Hindu memiliki ajaran-ajaran yang kaya dan kompleks, seperti dharma (tugas dan tanggung jawab), karma (hukum tindakan dan akibat), dan moksha (pembebasan dari siklus kelahiran dan kematian). Ibadah-ibadah Hindu dilakukan di kuil-kuil suci dan melibatkan doa, upacara, dan pemujaan terhadap para dewa dan dewi.
Agama Hindu juga memiliki tradisi-tradisi dan perayaan yang khas. Di India, terdapat banyak perayaan dan festival Hindu yang diwarnai oleh tarian, musik, dan dekorasi yang indah. Beberapa festival terkenal di antaranya adalah Diwali (Pesta Cahaya), Holi (Pesta Warna), dan Navratri (Pesta Sembilan Malam).
Ajaran-ajaran Agama Hindu juga memiliki pengaruh yang kuat dalam budaya India dan di negara-negara di Asia Tenggara seperti Nepal, Sri Lanka, dan Indonesia. Seni, sastra, dan arsitektur Hindu menjadi bagian yang penting dalam pengembangan budaya dan seni di wilayah-wilayah ini.
Meskipun Agama Hindu masih merupakan agama minoritas di banyak negara, pengaruh dan keberadaannya yang kuat dalam sejarah dan budaya di beberapa wilayah di dunia membuatnya patut diperhatikan dalam pembahasan mengenai agama terbesar di dunia.
4. Agama Buddha
Agama Buddha merupakan salah satu agama terbesar di dunia dengan penganut sekitar setengah miliar orang. Tandanya, sekitar 506 juta orang atau 5% dari populasi dunia menganut Agama Buddha. Agama ini didirikan oleh Siddharta Gautama, yang kemudian dikenal sebagai Buddha, pada abad ke-6 atau ke-5 SM.
Meskipun agama ini berasal dari India, sebagian besar umat Buddha saat ini berada di negara-negara Asia Timur dan Asia Tenggara. Jumlah penganut dan persebaran Agama Buddha di dunia dipengaruhi oleh penyebaran agama ini melalui perjalanan para biksu dan ajaran-ajaran Buddha yang menyebarluaskan dharma di berbagai wilayah.
Negara dengan penganut Agama Buddha terbanyak adalah Cina yang memiliki populasi umat Buddha mencapai sekitar 244 juta penduduk. Negara-negara lain yang memiliki jumlah penganut Agama Buddha yang signifikan adalah Thailand, Jepang, Myanmar, dan Sri Lanka.
Agama Buddha mengajarkan tentang konsep dukkha (penderitaan), nirwana (kebebasan dari penderitaan), dan empat kebenaran mulia (kekacauan, penderitaan, nirwana, dan jalan menuju nirwana). Penganut Agama Buddha diwajibkan untuk mengikuti delapan jalan mulia dalam kehidupan mereka, yaitu pandangan yang benar, niat yang benar, ucapan yang benar, tindakan yang benar, mata pencaharian yang benar, usaha yang benar, konsentrasi yang benar, dan pemahaman yang benar.
Para penganut Agama Buddha juga melakukan praktek meditasi sebagai cara untuk mencapai kedamaian batin dan pemahaman yang lebih dalam tentang kehidupan dan realitas. Kuil-kuil Buddha menjadi tempat ibadah dan meditasi, serta menjadi pusat kegiatan keagamaan, seperti perayaan peristiwa-peristiwa penting dalam kehidupan Buddha.
Agama Buddha juga memiliki pengaruh yang kuat dalam seni dan budaya di wilayah-wilayah di mana agama ini berkembang. Arsitektur kuil Buddha yang megah, patung-patung Buddha yang indah, dan pujaan terhadap ajaran-ajaran Buddha menjadi bagian dari kekayaan budaya yang dilestarikan oleh umat Buddha di berbagai negara.
5. Kepercayaan Tradisional Cina
Kepercayaan Tradisional Cina merupakan gabungan dari beberapa ajaran yang dianut oleh masyarakat Cina dan sekitarnya. Ajaran-ajaran dari Kepercayaan Tradisional Cina di antaranya meliputi kepercayaan seperti Taoisme dan Konfusianisme.
Dikarenakan populasi Cina yang cukup besar, penganut Kepercayaan Tradisional Cina diketahui mencapai 394 juta orang. Data tersebut juga menunjukkan bahwa setidaknya 5% dari penduduk di dunia merupakan penganut Kepercayaan Tradisional Cina.
Meskipun begitu, data terkait persebaran Kepercayaan Tradisional Cina masih belum lengkap, sehingga belum diketahui pasti apakah benar jumlah penganutnya memang sebanyak itu. Bisa jadi jumlah penganut Kepercayaan Tradisional Cina lebih dari atau kurang dari data yang sudah disebutkan di atas.
Selain itu, masih belum diketahui secara pasti mengenai persebaran dari Kepercayaan Tradisional Cina. Diketahui juga bahwa kepercayaan ini tidak hanya ditemukan di Cina saja, melainkan juga di sejumlah wilayah di Asia seperti Taiwan, Hongkong, Singapura, Malaysia, dan bahkan Indonesia.
Tidak sampai di situ, beberapa penelitian juga mengatakan bahwa Kepercayaan Tradisional Cina juga sudah menyebar ke luar benua Asia. Sejumlah negara di Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Eropa juga diketahui memiliki penganut Kepercayaan Tradisional Cina. Diyakini mereka merupakan imigran dari wilayah Asia atau keturunan orang-orang Asia itu sendiri.
Kepercayaan Tradisional Cina memiliki berbagai ajaran dan kepercayaan yang berbeda-beda, tetapi nilai-nilai yang dianut dalam kepercayaan ini sering kali berkaitan dengan harmoni alam, kesetimbangan, dan penghormatan terhadap leluhur dan dewa-dewa yang disembah.
Taoisme, misalnya, mengajarkan tentang cara hidup yang harmonis dengan alam dan menghormati keberadaan dewa-dewa dan roh-roh. Sementara itu, Konfusianisme mengajarkan tentang etika, tatakrama, dan kehidupan yang beradab.
Dalam prakteknya, penganut Kepercayaan Tradisional Cina melakukan berbagai upacara, seperti persembahan makanan kepada leluhur, pembakaran kertas uang, dan penghormatan terhadap dewa-dewa dalam kuil-kuil suci. Mereka juga mempercayai adanya ramalan dan astrologi dalam mengambil keputusan sehari-hari.
Keberagaman agama di dunia ini menunjukkan kompleksitas dan keunikan peradaban manusia. Setiap agama memiliki sejarah, ajaran, dan tradisi yang berbeda. Meskipun demikian, penting bagi kita untuk menghormati perbedaan dan mencari pemahaman yang lebih dalam tentang agama-agama tersebut.
Sebagai manusia, kita perlu memahami bahwa agama adalah bagian dari kehidupan dan identitas masyarakat di berbagai wilayah. Agama juga memiliki peran penting dalam memberikan panduan moral dan spiritual bagi umat manusia.
Ketika kita mempelajari dan menghormati agama-agama yang berbeda, kita dapat memperluas wawasan dan pemahaman kita tentang dunia. Ini juga dapat menginspirasi kita untuk hidup dengan damai, saling menghormati, dan mempromosikan dialog antarbudaya dan antaragama.
Dalam era globalisasi ini, pertemuan antarbudaya dan antaragama semakin sering terjadi. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memiliki pemahaman yang lebih dalam tentang agama-agama di dunia guna memperkuat toleransi dan saling menghormati di antara masyarakat yang beragam agama dan kepercayaan.
Dalam kenyataannya, tidak mungkin membahas semua agama yang ada di dunia dalam artikel ini. Namun, semoga artikel ini memberikan wawasan yang cukup tentang agama-agama terbesar di dunia dan menginspirasi kita untuk terus belajar dan mencari pemahaman lebih dalam tentang agama-agama tersebut.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.