Apa Itu Toxic People dan Cara Mengatasinya
APA ITU TOXIC PEOPLE DAN BAGAIMANA CARA MENGATASINYA
Pengertian toxic people
Toxic people atau orang-orang yang toksik adalah seseorang yang memiliki perilaku negatif dan selalu membuat hidup orang lain menjadi tidak nyaman. Mereka seringkali menimbulkan konflik dan stres bagi orang di sekitarnya. Toxic people mungkin ada di kehidupan sehari-hari kita tanpa kita sadari. Mereka bisa menjadi teman, keluarga, rekan kerja, atau bahkan pasangan hidup. Orang yang toksik tidak dianggap sebagai gangguan mental, namun mungkin ada sesuatu masalah mental yang mendasari kenapa seseorang bertindak seperti itu. Orang toksik mungkin ada di kehidupanmu namun kamu tidak menyadarinya.
Ciri-ciri toxic people
Untuk mengetahui apakah ada orang yang toksik di dalam hidupmu, ada beberapa ciri-ciri yang bisa kamu perhatikan. Berikut adalah beberapa ciri-ciri dari orang yang toksik:
1. Tidak pernah bertanggung jawab
Orang-orang yang toksik tidak pernah bertanggung jawab atas perasaan mereka sendiri. Mereka kerap memproyeksikan perasaan mereka kepada orang lain dan menganggap bahwa emosi mereka berasal dari sesuatu yang orang lain lakukan. Mereka tidak pernah menerima kenyataan ini dan terus melampiaskannya pada orang lain.
2. Bertindak manipulatif
Orang yang toksik biasanya bertindak manipulatif. Mereka akan membuat orang lain melakukan hal yang dia inginkan. Mereka menggunakan orang lain untuk mencapai tujuannya. Orang yang toksik selalu mempunyai tujuan tertentu dalam pikirannya dan bahkan mereka tidak akan menanyakan pendapat orang lain tentang hal ini.
3. Tidak pernah meminta maaf
Orang yang toksik ketika melakukan kesalahan tidak akan pernah meminta maaf. Bahkan ketika dia meminta maaf, pasti dia berbohong dengan sejuta alasan. Mereka tidak pernah merasa salah, kesalahan ada pada orang lain, dan oleh karena itu, orang yang toksik tidak pernah meminta maaf.
4. Bertindak menghakimi
Orang yang toksik sering kali bertindak menghakimi dan merendahkan harga diri orang lain. Mereka seringkali protes terhadap apapun yang orang lain lakukan dalam karir, kehidupan pribadi, atau bahkan hal-hal kecil seperti pilihan baju atau makanan favorit. Mereka selalu ada untuk mengkritik orang lain seolah-olah hanya pilihannya yang paling benar.
5. Tidak pernah mendukung orang lain
Orang yang toksik cenderung menolak untuk mendukung orang lain atau tidak memperdulikan perasaan orang lain. Mereka lebih suka mengecilkan hati orang lain daripada mendukungnya. Jika mereka melihat seseorang membuat kemajuan, mereka akan mencoba untuk menjatuhkan dan mencari-cari kesalahan orang tersebut.
Cara mengatasi toxic people
Menghadapi orang yang toksik bisa menjadi tantangan, tetapi ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mengatasi mereka. Berikut adalah beberapa cara mengatasi toxic people:
1. Batasi waktu bersama mereka
Jika kamu merasa takut atau merasa tertekan ketika berada di hadapan orang yang toksik, pertimbangkan untuk membatasi waktu yang kamu habiskan bersama mereka. Kamu tidak perlu menghabiskan waktu bersama orang yang hanya membuatmu merasa tidak nyaman dan tidak bahagia.
2. Pelajari untuk mengatakan tidak
Mengatakan tidak adalah hal yang sulit bagi banyak orang, terutama ketika orang lain mencoba untuk membuatmu merasa bersalah. Namun, penting untuk belajar mengatakan tidak dan menjaga batasanmu. Kamu tidak harus melakukan hal-hal yang tidak kamu ingin lakukan atau merasa tidak nyaman.
3. Jaga jarak dan melindungi dirimu sendiri
Jika menghadapi orang toksik terasa terlalu sulit atau membahayakan, mungkin sudah saatnya untuk menjaga jarak. Jika orang tersebut adalah anggota keluargamu, kamu mungkin tidak bisa sepenuhnya melepaskannya dari hidupmu. Namun, kamu masih bisa membatasi interaksi dengan mereka dan menjaga dirimu sendiri dengan tetap berpegang pada nilai-nilai dan harga dirimu.
4. Carilah dukungan dan bantuan profesional
Menghadapi orang toksik bisa sangat melelahkan dan mempengaruhi kesejahteraan mental dan emosional kita. Jika kamu merasa perlu, jangan ragu untuk mencari dukungan dari teman, keluarga, atau bahkan profesional seperti psikolog atau konselor. Mereka dapat membantu kita mengatasi dampak negatif yang mungkin ditimbulkan oleh orang toksik dalam hidup kita.
Untuk lebih memahami bagaimana menghadapi orang-orang yang toksik dan menjaga hubungan yang sehat dengan mereka, buku-buku berikut ini bisa menjadi panduan yang bermanfaat:
1. “Toxic People: Ten Ways of Dealing With People Who Make Your Life Miserable” oleh Lillian Glass.
2. “Toxic Coworkers: How to Deal with Dysfunctional People on the Job” oleh Alan A. Cavaiola dan Neil J. Lavender.
3. “Boundaries: When to Say Yes, How to Say No to Take Control of Your Life” oleh Dr. Henry Cloud dan Dr. John Townsend.
4. “Emotional Vampires at Work: Dealing with Bosses and Coworkers Who Drain You Dry” oleh Albert J. Bernstein.
Dalam buku-buku tersebut, kamu akan menemukan berbagai strategi dan kiat yang bisa kamu terapkan dalam menghadapi orang-orang yang toksik. Namun, yang terpenting adalah selalu menjaga dirimu sendiri dan mengutamakan kesehatan dan kesejahteraanmu.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.