Tanaman yang Cocok di Dataran Tinggi


Keadaan Geografis Indonesia

Di negara Indonesia sendiri, ketinggian daratan merupakan bagian satu dan yang lainnya pun pada hal yang berbeda- beda. Hal yang inilah menunjukkan bahwa Indonesia banyak memiliki bermacam – macam geografis. Karena pada karakteristik pada tempat yang akan menjadi sebuah pengaruh pada adat istiadat, budaya, serta tanaman- tanaman yang telah tumbuh pun akan sangat berbeda antara satu dengan bagian yang lainnya.

Beberapa bagian dari penampakan alam yang berada di Indonesia ini yaitu, berupa pantai, dataran tinggi, dataran rendah, pegunungan, dan juga gunung. Kali ini kita akan membahas tentang salah satu kenampakan alam yang ada berada di Indonesia. Kemudian pada bagian jenis kenampakan alam yang berada di Indonesia sehingga akan kita bahas pada artikel ini yaitu dataran tinggi.

Pengertian Dataran Tinggi

Dataran tinggi, yang mungkin kita sudah biasa dengan mendengar tentang dataran tinggi ini, terlebih di Indonesia. Di Indonesia sendiri keberadaan dataran tinggi yang banyak sekali kita temui. Terdapat banyak daerah yang ada di Indonesia identik dengan dataran tingginya, yang sebagai contoh seperti di Puncak- Bogor, Bandung serta Malang.

Keberadaan yang dataran tingginya semakin mudah ditemui karena ada banyak orang yang membicarakan tentang indahnya kawasan pada dataran tinggi, sehingga mejadi cocok untuk digunakan untuk menjadi sebuah tempat berwisata.

Dataran tinggi atau yang disebut sebagai Plateau maupun Plato merupakan dataran yang terletak di ketinggian di atas 700 m dari permukaan air laut. Dataran tinggi ini yang terbentuk sebagai hasil dari erosi serta juga sedimentasi.

Terdapat pula yang mengatakan bahwa pada tinggi yang adalah sebuah lahan yang berbentuk datar yang naik tajam bagian atas wilayah yang berada disekitarnya, setidaknya pada satu sisi. Dataran tinggi terjadi di setiap benua serta menghabiskan setidaknya sepertiga dari keseluruhan tanah Bumi. Dataran tinggi ini juga adalah salah satu dari empat bentangan alam utama bersamaan pegunungan, dataran serta perbukitan. Hal itulah yang menjadi pengertian dari sebuah dataran tinggi yang sudah sering kita temui di Indonesia.

Ciri– Ciri Dataran Tinggi

Beriklim Sejuk

Dataran tinggi termasuk pada salah satu wilayah yang memiliki iklim yang sejuk. Hal ini akan terjadi karena dipengaruhi pada aspek ketinggiannya. Semakin tinggi sebuah lokasi, maka tingkatan kesegaran udaranya juga tinggi, maka pada dataran tinggi ini pun akan cocok sekali bila dijadikan sebuah lokasi wisata.

Dapat dikatakan bahwa dataran tinggi menjadi tempat yang sangat nyaman untuk berlibur karena cuaca sejuk dan segar. Pemandangan alam yang indah dan udara yang bersih menjadi daya tarik utama dari dataran tinggi.

Pertanian Dibuat Terasering

Salah satu ciri khas dari dataran tinggi adalah pertanian yang dibuat secara terasering. Terasering adalah proses perubahan tanah yang dibuat secara terencana dengan bentuk mirip tangga. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya erosi.

Terasering menjadi ciri khas yang sangat kental di dataran tinggi Indonesia. Di daerah Jawa Barat, terasering banyak ditemui dan dijadikan lahan untuk bercocok tanam. Para petani menggunakan sistem terasering ini untuk memaksimalkan penggunaan lahan yang terbatas dan mengurangi risiko erosi tanah.

Memiliki Udara yang Kering

Meskipun dataran tinggi memiliki iklim yang sejuk, namun udara di dataran tinggi cenderung kering dibandingkan dengan daerah lain. Udara kering ini dapat mempengaruhi tanaman dan pertumbuhannya. Tanaman yang tumbuh di dataran tinggi harus dapat bertahan dan tumbuh dengan lebih sedikit air.

Hal ini mempengaruhi pemilihan tanaman yang cocok untuk ditanam di dataran tinggi. Tanaman yang dapat tumbuh dengan sedikit air atau tahan terhadap kekeringan akan lebih cocok untuk ditanam di dataran tinggi.

See also  Depresi Mayor: Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Cara Mencegahnya

Jarang Turun Hujan

Dataran tinggi memiliki iklim yang sejuk dan dingin, namun jarang turun hujan. Hal ini dikarenakan curah hujan yang lebih sering terjadi di wilayah yang memiliki ketinggian yang lebih rendah. Dalam kondisi cuaca normal, dataran tinggi jarang mengalami banjir karena curah hujan yang terkendali.

Namun, saat musim hujan tiba, curah hujan yang terjadi di dataran tinggi masih dapat memberikan kelebihan air yang cukup untuk tanaman tumbuh dengan baik. Penting bagi petani di dataran tinggi untuk memanfaatkan air hujan yang turun secara efisien dan mengelolanya dengan baik.

Memiliki Amplitudo Temperatur yang Besar

Salah satu ciri khas dataran tinggi adalah adanya fluktuasi suhu yang cukup besar. Dataran tinggi seringkali mengalami perubahan suhu yang signifikan antara siang dan malam hari. Amplitudo temperatur harian serta suhu tahunan di dataran tinggi bisa mencapai angka yang cukup besar.

Perubahan suhu yang besar ini dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman di dataran tinggi. Tanaman yang tumbuh di dataran tinggi harus dapat menyesuaikan diri dengan fluktuasi suhu yang ekstrem.

Jenis– Jenis Dataran Tinggi

Dataran Tinggi Terpotong (Dissected Plateaus)

Dataran tinggi terpotong adalah jenis dataran tinggi yang terbentuk akibat pergerakan tektonik di kerak bumi. Pergerakan tektonik yang terjadi dengan lambat mengakibatkan terbentuknya dataran tinggi ini.

Salah satu contoh dari dataran tinggi terpotong adalah Dataran Besar Colorado yang terletak di Amerika Serikat. Dataran tinggi ini terbentuk sekitar 10 juta tahun yang lalu dan mengalami kenaikan setiap tahunnya sekitar 0,03 cm.

Dataran Tinggi Vulkanik (Volcanic Plateaus)

Dataran tinggi vulkanik terbentuk akibat dari letusan gunung api kecil yang terjadi secara berulang-ulang selama periode waktu yang lama. Material vulkanik yang dikeluarkan oleh gunung api tersebut menumpuk dan membentuk dataran tinggi vulkanik.

Contoh dari dataran tinggi vulkanik adalah dataran tinggi di sebagian besar pulau utara Selandia Baru. Pulau ini memiliki tiga gunung berapi aktif, yaitu Gunung Ruapehu, Gunung Ngauruhoe, dan Gunung Tongariro.

Manfaat Dataran Tinggi

Tidak hanya dataran rendah saja yang memiliki segudang manfaat, dataran tinggi juga memiliki banyak manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat di sekitarnya.

Berikut adalah beberapa manfaat dari dataran tinggi:

1. Dimanfaatkan Sebagai Perkebunan

Dataran tinggi memiliki tanah yang subur dan cocok untuk ditanami dengan berbagai jenis tanaman. Oleh karena itu, banyak daerah dataran tinggi yang dimanfaatkan sebagai lahan perkebunan.

Beberapa jenis tanaman yang biasa ditanam di dataran tinggi adalah teh, kopi, sayuran, dan kina. Tanaman-tanaman ini menghasilkan produk yang berkualitas tinggi karena tumbuh di lingkungan yang memiliki iklim dan kondisi tanah yang baik.

Kawasan dataran tinggi Gayo di Aceh, misalnya, terkenal dengan kopi Gayo yang memiliki cita rasa yang khas dan merupakan salah satu kopi terbaik di Indonesia.

2. Dimanfaatkan Untuk Peternakan

Selain sebagai lahan perkebunan, dataran tinggi juga dimanfaatkan sebagai lahan peternakan. Tanah yang luas dan memiliki iklim sejuk membuat dataran tinggi menjadi tempat yang baik untuk beternak berbagai jenis hewan ternak.

Hewan seperti sapi, domba, kerbau, kambing, dan kuda dapat hidup dan berkembang biak dengan baik di dataran tinggi. Kondisi udara yang sejuk juga membantu dalam menjaga kesehatan hewan ternak dan meminimalkan risiko penyakit.

3. Hortikultura atau Tanaman Semusim

Dataran tinggi juga dapat digunakan untuk budidaya tanaman semusim atau hortikultura. Tanaman semusim seperti bunga dan sayuran dapat tumbuh dengan baik di dataran tinggi karena iklim dan tanah yang sesuai.

See also  Apa Itu Stapler dan Bedanya dengan Staples

Metode tanam ini dapat menghasilkan hasil panen yang tinggi dan menguntungkan. Tanaman semusim yang biasa ditanam di dataran tinggi antara lain selada, brokoli, wortel, dan kubis.

4. Digunakan Sebagai Perhutanan

Dataran tinggi juga sering digunakan sebagai lahan hutan atau perhutanan. Lahan hutan ini memiliki peranan penting dalam menjaga kelestarian lingkungan dan konservasi sumber daya alam.

Hutan di dataran tinggi dapat membantu mencegah erosi tanah, menjaga tingkat kesuburan tanah, serta menjadi tempat perlindungan bagi flora dan fauna. Hutan di dataran tinggi juga memiliki potensi ekonomi yang dapat dimanfaatkan melalui kegiatan hutan rakyat atau pemanfaatan kayu secara lestari.

5. Dimanfaatkan Sebagai Lokasi Wisata

Dataran tinggi seringkali menjadi tempat tujuan wisata karena keindahan alamnya dan udara yang sejuk. Banyak orang yang berlibur ke dataran tinggi untuk menikmati pemandangan alam yang indah serta kesegaran udaranya.

Tempat wisata di dataran tinggi umumnya menawarkan berbagai kegiatan menarik seperti hiking, camping, dan menikmati panorama alam yang spektakuler. Beberapa contoh tempat wisata di dataran tinggi Indonesia antara lain Dieng Plateau di Jawa Tengah, Bukit Tinggi di Sumatera Barat, dan Puncak di Jawa Barat.

Aktivitas Penduduk di Daerah Pegunungan

Penduduk di daerah pegunungan memiliki aktivitas yang berbeda dengan penduduk di daerah dataran rendah. Kondisi geografis dan iklim yang berbeda mempengaruhi cara hidup dan mata pencaharian penduduk di daerah pegunungan.

Di daerah pegunungan, kegiatan pertanian adalah sektor utama dalam perekonomian penduduk. Tanah yang subur dan iklim yang sejuk menjadi faktor utama dalam pengembangan pertanian di daerah pegunungan. Berbagai jenis tanaman seperti kopi, kina, sayur-sayuran, dan buah-buahan dapat tumbuh dengan baik di daerah pegunungan.

Selain pertanian, penduduk di daerah pegunungan juga mencari nafkah melalui kegiatan peternakan. Dengan iklim yang sejuk dan lahan yang luas, daerah pegunungan sangat cocok untuk beternak berbagai jenis hewan ternak seperti sapi, domba, kerbau, kambing, dan bahkan kuda.

Selain itu, daerah pegunungan juga menjadi sumber alam yang penting, seperti hasil hutan berupa kayu bakar, rotan, dan getah. Tambang juga merupakan potensi ekonomi yang penting di daerah pegunungan, dengan adanya deposit mineral seperti tembaga, nikel, dan bijih besi.

Keindahan alam dan iklim yang sejuk membuat daerah pegunungan menjadi objek wisata yang populer. Banyak orang yang datang ke daerah pegunungan untuk berlibur dan menikmati pemandangan alam serta udara yang segar. Penduduk di daerah pegunungan juga seringkali mengembangkan sektor pariwisata sebagai mata pencaharian tambahan.

Jenis Tanaman yang Cocok untuk Dibudidayakan di Dataran Tinggi

Ada banyak jenis tanaman yang cocok untuk dibudidayakan di dataran tinggi. Berikut beberapa contohnya:

1. Stroberi

Stroberi adalah jenis buah yang sangat cocok untuk ditanam di dataran tinggi. Tanaman stroberi membutuhkan ketinggian tanah minimal 1000 mdpl dan curah hujan sekitar 600-800 mm per tahun. Suhu yang cocok untuk tumbuh stroberi adalah sekitar 20 derajat celcius dan kelembaban 75-90%.

Buah stroberi terkenal dengan rasa manis dan segarnya, serta memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

2. Kentang

Kentang adalah tanaman umbi-umbian yang sangat cocok untuk ditanam di dataran tinggi. Tanaman kentang membutuhkan suhu rendah dan tanah yang subur. Dataran tinggi dengan suhu sekitar 16-20 derajat celcius adalah lingkungan yang ideal untuk tumbuh kentang.

Kentang merupakan salah satu sumber karbohidrat yang penting dalam makanan sehari-hari. Tanaman kentang juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

3. Selada

Selada adalah jenis sayuran yang cocok untuk ditanam di dataran tinggi. Tanaman selada membutuhkan suhu sejuk dan kelembaban yang tinggi. Dataran tinggi dengan suhu sekitar 17-21 derajat celcius adalah lingkungan yang cocok untuk tumbuh selada.

See also  Merasa Hidup Begitu Tertekan? Ini Saatnya Belajar Tentang Positive Believe!

Selada merupakan sayuran yang kaya akan serat, vitamin, dan mineral. Sayuran ini sering digunakan dalam berbagai jenis masakan dan salad.

4. Teh

Teh adalah tanaman yang sangat cocok untuk ditanam di dataran tinggi. Tanaman teh membutuhkan suhu sejuk dan tanah yang subur. Dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 1500 mdpl adalah lingkungan yang ideal untuk tumbuh teh.

Teh merupakan salah satu minuman yang paling populer di dunia. Tanaman teh menghasilkan daun-daun yang kemudian diolah menjadi teh yang memiliki aroma dan rasa yang khas.

5. Kopi

Kopi adalah tanaman yang banyak dibudidayakan di daerah dataran tinggi. Tanaman kopi membutuhkan suhu sejuk dan tanah yang subur. Dataran tinggi dengan suhu sekitar 18-24 derajat celcius adalah lingkungan yang cocok untuk tumbuh kopi.

Kopi merupakan salah satu minuman yang paling populer di dunia. Tanaman kopi menghasilkan biji kopi yang kemudian diolah menjadi minuman kopi yang nikmat.

6. Brokoli

Brokoli adalah sayuran yang bisa tumbuh dengan baik di daerah dataran tinggi. Tanaman brokoli membutuhkan suhu yang sejuk dan tanah yang subur. Dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 1000-2000 mdpl adalah lingkungan yang cocok untuk tumbuh brokoli.

Brokoli merupakan sayuran yang kaya akan nutrisi dan serat. Sayuran ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, seperti mencegah kanker dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

7. Wortel

Wortel adalah sayuran akar yang cocok untuk ditanam di daerah dataran tinggi. Tanaman wortel membutuhkan tanah yang baik dan iklim yang sejuk. Dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 1200-1500 mdpl adalah lingkungan yang cocok untuk tumbuh wortel.

Wortel merupakan sumber vitamin A yang baik dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan mata. Sayuran ini sering digunakan dalam berbagai jenis masakan dan salad.

8. Kubis

Kubis adalah sayuran yang tumbuh baik di daerah dataran tinggi. Tanaman kubis membutuhkan suhu yang sejuk dan kelembaban yang tinggi. Dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 500-2000 mdpl adalah lingkungan yang cocok untuk tumbuh kubis.

Kubis merupakan sayuran yang rendah kalori dan kaya akan serat. Sayuran ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, seperti menjaga kesehatan jantung dan sistem pencernaan.

9. Apel

Apel adalah buah yang cocok untuk ditanam di daerah dataran tinggi. Tanaman apel membutuhkan suhu yang sejuk dan tanah yang subur. Dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 1000-1500 mdpl adalah lingkungan yang cocok untuk tumbuh apel.

Apel merupakan buah yang kaya akan serat dan vitamin C. Buah ini membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

10. Kakao

Kakao adalah tanaman yang cocok untuk ditanam di daerah dataran tinggi. Tanaman kakao membutuhkan suhu yang sejuk dan lembab. Dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 1200 mdpl adalah lingkungan yang cocok untuk tumbuh kakao.

Kakao merupakan bahan dasar pembuatan cokelat dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Tanaman kakao juga memiliki manfaat bagi kesehatan karena mengandung antioksidan yang tinggi.

Terdapat banyak sekali tanaman lain yang cocok untuk ditanam di daerah dataran tinggi. Setiap tanaman memiliki kebutuhan yang berbeda-beda tergantung pada iklim, tanah, dan faktor lingkungan lainnya. Oleh karena itu, penting untuk memilih jenis tanaman yang sesuai dengan kondisi daerah dataran tinggi dan memperhatikan kebutuhan tanaman tersebut.


Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.

Tahukah Anda?

Leave a Reply