5 Manfaat Senam Kegel dan Cara Melakukannya dengan Benar dan Tepat



Senam Kegel atau senam pelatihan otot panggul bawah memiliki banyak manfaat yang dapat dicapai oleh siapa pun, baik pria maupun wanita. Senam ini dapat membantu memperbaiki kondisi yang bisa menurunkan kekuatan serta fungsi dari otot panggul bagian bawah. Ada banyak faktor yang dapat melemahkan otot panggul bawah, seperti persalinan, kelebihan berat badan, usia, atau efek samping dari operasi tertentu. Oleh karena itu, senam kegel sangat penting untuk menjaga otot panggul bawah tetap kuat dan sehat.

Manfaat pertama dari senam kegel adalah memperbaiki fungsi kandung kemih. Seiring dengan pertambahan berat badan atau usia, otot dasar panggul yang berfungsi untuk menopang kandung kemih dapat melemah. Hal ini dapat menyebabkan seseorang tidak sengaja mengeluarkan urine ketika batuk, tertawa, atau bersin. Salah satu cara yang efektif untuk menguatkan kembali otot-otot tersebut adalah dengan melakukan senam kegel secara teratur.

Manfaat berikutnya adalah meningkatkan performa seksual pada pria. Senam kegel dapat membantu mengencangkan otot panggul pada sekitar penis, sehingga dapat mengatasi ejakulasi dini dan disfungsi ereksi. Dengan melakukan senam kegel secara rutin, pria dapat meningkatkan libido dan performa seksualnya.

Selain itu, senam kegel juga memiliki manfaat dalam melancarkan proses persalinan. Jika ibu hamil rutin melakukan senam kegel, otot panggulnya menjadi lebih lentur dan kuat. Hal ini dapat membantu membuka jalan lahir sehingga proses persalinan dapat berjalan dengan lancar. Selain itu, senam kegel juga dapat mencegah prolaps uteri atau rahim turun.

Tidak hanya itu, senam kegel juga berguna dalam mengatasi keluhan pada ibu hamil. Melakukan senam kegel secara teratur bisa mencegah atau meredakan berbagai masalah yang sering muncul selama masa kehamilan, seperti nyeri punggung bawah, sulit buang air besar atau sembelit, nyeri saat berhubungan seksual, buang air kecil, dan buang air besar, serta sulit mengendalikan keluarnya tinja atau inkontinensia tinja.

See also  15 Fakta Menarik Mojito Beserta Resep Mudah Cara Membuat-Nya!

Manfaat selanjutnya dari senam kegel adalah mengencangkan vagina. Pertambahan usia atau persalinan dapat membuat ukuran vagina sedikit lebih longgar. Meskipun kondisi ini bukanlah kondisi permanen, namun dengan rutin melakukan senam kegel, otot panggul yang berada di sekitar vagina bisa menjadi lebih kuat dan kencang. Selain itu, senam kegel juga bisa mencegah dan mengatasi kentut vagina yang kerap kali membuat malu saat melakukan olahraga atau kegiatan tertentu, termasuk saat melakukan hubungan seksual.

Sebelum melakukan senam kegel, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama-tama, hindari melakukan gerakan ini sambil menahan kencing, karena hal tersebut dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi saluran kencing. Selain itu, jangan melakukan senam kegel ketika sedang buang air kecil, karena hal ini dapat memperlemah otot panggul dan dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal dan kandung kemih. Penting juga untuk tidak melakukan senam kegel dengan terlalu bersemangat atau menggunakan tenaga penuh, karena hal ini dapat membuat otot-otot di sekitar vagina menjadi terlalu kencang dan menyebabkan rasa sakit saat berhubungan seksual.

Cara melakukan senam kegel sangat praktis dan dapat dilakukan di mana saja. Pertama-tama, identifikasi otot panggul bawah dengan menghentikan aliran air seni saat buang air kecil. Otot yang Anda rasakan menahan urine tersebut adalah otot panggul bawah. Setelah itu, kencangkan otot panggul tersebut dan tahan selama 5 detik, kemudian lepaskan. Pastikan Anda tetap bernapas dengan santai dan menghindari mengencangkan otot bokong, paha, dan perut. Setelah Anda terbiasa, Anda dapat meningkatkan durasi penahanan otot hingga 5-10 detik. Lakukan senam kegel saat Anda dalam kondisi yang rileks dan pastikan Anda mengatur pernapasan dengan baik.

See also  Kata-kata Bahagia itu Sederhana dan Cara Menciptakan Kebahagiaan

Senam kegel dapat dilakukan setidaknya 4-6 kali sehari. Hindari melakukan gerakan ini dengan tujuan menahan kencing, karena hal tersebut dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kencing. Anda tidak memerlukan waktu dan ruangan khusus untuk melakukan senam kegel, sehingga Anda dapat melakukannya di mana saja, seperti saat duduk menonton televisi, bekerja di kantor, atau bahkan saat berdiri. Untuk wanita, ada juga pilihan memakai bola kegel untuk melakukan senam kegel.

Manfaat dari senam kegel biasanya dapat dirasakan dalam waktu 3-6 minggu jika dilakukan secara rutin. Namun, jika kondisi yang Anda alami tidak kunjung membaik setelah 4 minggu, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter agar dapat dilakukan penanganan yang sesuai.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda. Jika Anda tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang senam kegel atau olahraga lainnya, Anda dapat mencari buku terkait di aikerja.com. Berikut ini beberapa rekomendasi buku yang dapat Anda jadikan referensi:

1. Buku “Learning Through Movement” yang ditulis dengan tujuan untuk memperkenalkan senam jenis baru, yakni Senam Bugar Cerdas Ceria Berkarakter atau BCCB pada seluruh pelaku kesehatan. Buku ini menjelaskan tentang cara melakukan senam BCCB yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan anak-anak usia dini. Senam BCCB adalah senam yang telah dirancang secara khusus untuk anak-anak usia dini dengan durasi waktu, gerakan, intensitas, dan ritme atau jenis lagu yang sesuai.

2. Buku “Sehat Dan Bugar Di Usia Emas, Ragam Olahraga Di Usia 50-An” yang membahas tentang kesehatan lansia dan berbagai latihan fisik yang mudah dilakukan untuk tetap sehat di usia 50-an. Buku ini memberikan informasi tentang latihan fisik yang dapat memperbaiki penyebaran nutrisi, peredaran darah, jantung, pernapasan, serta fungsi organ lainnya.

See also  15 Tips Mengecilkan Perut Buncit yang Mudah Kamu Praktikkan

3. Buku “Sehat Sampai Tua: Tetap Sehat Dan Bugar Di Usia 40 Tahun” yang memberikan tips dan trik untuk tetap sehat dan bugar di usia 40-an. Buku ini menjelaskan tentang berbagai usaha yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh, termasuk pola makan yang sehat dan berbagai penyebab penyakit yang sering muncul.

4. Buku “Panduan Materi Kesehatan Reproduksi & Keluarga Berencana” yang menjelaskan tentang kesehatan reproduksi dan berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk merawat dan menjaga kesehatan reproduksi. Buku ini juga membahas tentang pentingnya keluarga berencana dalam pelayanan kesehatan preventif.

5. Buku “Smart Eating – 1000 Jurus Makan Pintar dan Hidup Bugar” yang mengajak Anda untuk mengadopsi gaya hidup sehat dengan menerapkan konsep 5S (Sehat berpikir, Sehat makan, Sehat aktivitas, Sehat istirahat, dan Sehat lingkungan) dan 4J (Jadwal makan, Jenis makanan, Jumlah makanan, dan Jurus memasak). Buku ini dilengkapi dengan banyak contoh menu makan dalam seminggu dan tips sehat agar tetap bugar.

Semoga rekomendasi buku-buku tersebut dapat membantu Anda dalam memahami lebih lanjut tentang senam kegel dan menjaga kesehatan secara umum.


Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.

Tahukah Anda?