Review: The Book Of Ikigai
Tentang Buku “The Book of Ikigai” oleh Ken Mogi
Buku “The Book of Ikigai” karya Ken Mogi adalah sebuah buku yang membahas tentang konsep Ikigai yang berasal dari budaya Jepang. Ikigai merupakan sebuah istilah yang digunakan untuk menjelaskan tentang kesenangan dan pemaknaan kehidupan. Buku ini diterbitkan pada bulan Juni 2018 oleh Penerbit Noura dan memiliki jumlah halaman sebanyak 190 halaman. Buku ini memiliki nomor ISBN 9786023854158.
Buku ini mengajak pembaca untuk berpikir dan merenung mengenai makna dan tujuan dari hidup kita selama ini. Apakah hidup ini hanya untuk mencari kesenangan sebanyak-banyaknya atau untuk mencapai impian yang harus dicapai? Mengapa beberapa orang tahu apa yang akan mereka lakukan dan kerjakan, tetapi ada juga beberapa orang yang hidup dalam kebingungan?
Salah satu hal yang sering terjadi dalam kehidupan kita adalah terjebak dalam suatu sistem yang harus diikuti dan dipatuhi. Seringkali kita melakukan kegiatan dan bekerja berdasarkan arahan atau perintah dari orang lain, entah itu orang yang lebih tua, jabatan yang lebih tinggi, atau status sosial yang berbeda. Sistem ini kadang-kadang membuat kita merasa tertekan dan tidak bisa menikmati hidup kita.
Rutinitas yang monoton dan kurangnya motivasi dalam mengerjakan kegiatan sehari-hari bisa berdampak buruk bagi kita. Stress menjadi salah satu gejala yang sering muncul akibat kondisi ini. Stress dapat berisiko menyebabkan berbagai penyakit dan mengurangi produktivitas kita.
Dalam buku ini, Ken Mogi menjelaskan bahwa masyarakat Jepang sangat mempercayai bahwa setiap orang memiliki Ikigai yang berbeda-beda dan unik. Ikigai ini dapat diterapkan dalam berbagai hal kecil dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya dalam pencapaian besar. Menemukan dan menjalani Ikigai ini dapat membuat hidup kita lebih berarti dan bermakna.
Namun, menemukan Ikigai tidaklah mudah. Dalam kehidupan yang serba sibuk dan penuh tekanan seperti sekarang, seringkali kita salah menempatkan prioritas dan arti penting suatu hal. Kita sering melakukan sesuatu hanya demi imbalan dan tidak benar-benar menikmati prosesnya. Kita harus belajar untuk menghargai dan menikmati setiap momen dalam hidup kita.
Dalam buku “The Book of Ikigai”, Ken Mogi juga menyajikan beberapa kasus nyata dari orang Jepang yang telah menemukan Ikigai mereka. Mereka hidup dengan penuh semangat dan gairah dalam melakukan hal-hal yang mereka sukai. Mereka memiliki motivasi yang kuat untuk menjalani hidup mereka dengan bahagia dan puas.
Salah satu tokoh yang diangkat dalam buku ini adalah Jiro Ono, seorang koki terkenal di Jepang yang memiliki dedikasi yang tinggi terhadap profesi sebagai koki. Dia menemukan Ikigainya dalam membuat sushi yang enak dan mengundang senyuman para pelanggan setelah menyantap hidangan buatannya.
Buku ini juga mengungkapkan lima pilar Ikigai yang dapat dijadikan pedoman dalam mencari dan menjalani Ikigai kita sendiri. Pilar-pilar tersebut antara lain adalah memulai dengan hal kecil, membebaskan diri, mencari keselarasan dan kesinambungan, menemukan kegembiraan dari hal-hal kecil, dan hadir di tempat dan waktu sekarang.
Dalam menjalani hidup, penting untuk kita menghargai dan menikmati setiap momen yang kita alami. Dengan menemukan dan menjalani Ikigai kita sendiri, kita dapat hidup dengan lebih berarti dan bahagia. Buku “The Book of Ikigai” ini dapat menjadi panduan dan inspirasi bagi kita dalam mencari dan menjalani Ikigai kita sendiri.
Review Buku “The Book of Ikigai” oleh Ken Mogi
Buku “The Book of Ikigai” karya Ken Mogi adalah sebuah buku yang menarik dan inspiratif. Gaya penulisan yang digunakan dalam buku ini adalah gaya storytelling, yang membuat pembaca terbawa dalam cerita-cerita yang dihadirkan. Dengan bergaya storytelling, buku ini tidak terasa membosankan dan memudahkan pembaca untuk memahami konsep Ikigai yang dijelaskan.
Salah satu kelebihan dari buku ini adalah adanya cerita-cerita nyata dari orang-orang Jepang yang telah menemukan Ikigai mereka. Cerita-cerita ini memberikan gambaran yang lebih jelas tentang konsep Ikigai dan bagaimana orang-orang Jepang menjalani hidup mereka dengan penuh semangat dan motivasi.
Selain itu, buku ini juga mengandung penjelasan yang cukup detail tentang konsep Ikigai dan pilar-pilarnya. Setiap pilar dijelaskan secara mendalam dan disertai dengan contoh-contoh nyata yang memperkuat pembahasan. Hal ini memudahkan pembaca untuk memahami konsep Ikigai secara lebih baik.
Namun, buku ini juga memiliki beberapa kekurangan. Salah satu kekurangan yang dapat ditemui adalah gaya penulisan yang agak sulit dipahami pada awal membaca. Beberapa kata-kata yang digunakan dalam buku ini terjemahannya agak sulit dipahami dan membutuhkan waktu untuk membiasakan diri.
Selain itu, buku ini juga tidak memberikan penjabaran yang terlalu detail tentang pilar-pilar Ikigai. Penjelasan pilar-pilar Ikigai disampaikan melalui cerita-cerita yang dihadirkan, sehingga pembaca harus mencari-cari informasi tentang pilar-pilar tersebut dalam cerita-cerita yang disajikan.
Meskipun demikian, buku “The Book of Ikigai” masih dapat dinikmati dan direkomendasikan untuk dibaca. Buku ini memberikan wawasan dan motivasi yang berguna bagi pembaca dalam mencari dan menjalani Ikigai mereka sendiri. Dengan gaya penulisan yang menarik dan cerita-cerita inspiratif yang dihadirkan, buku ini mampu menggerakkan pembaca untuk melakukan perubahan yang lebih baik dalam hidup mereka.
Kesimpulan
Buku “The Book of Ikigai” karya Ken Mogi adalah sebuah buku yang menarik dan inspiratif. Dalam buku ini, Ken Mogi mengajak pembaca untuk merenung dan mencari makna dan tujuan hidup mereka. Konsep Ikigai yang dijelaskan dalam buku ini memungkinkan pembaca untuk menemukan dan menjalani hidup dengan penuh semangat dan bahagia.
Buku ini menawarkan cerita-cerita inspiratif dari orang-orang Jepang yang telah menemukan Ikigai mereka. Cerita-cerita ini memperkuat konsep Ikigai dan memberikan inspirasi bagi pembaca untuk mencari dan menjalani Ikigai mereka sendiri. Selain itu, buku ini juga memberikan penjelasan yang detail tentang pilar-pilar Ikigai dan bagaimana menjalani Ikigai dalam kehidupan sehari-hari.
Terlepas dari beberapa kekurangan dalam buku ini, seperti gaya penulisan yang agak sulit dipahami pada awal membaca, buku “The Book of Ikigai” tetap memotivasi pembaca untuk mencari dan menjalani Ikigai mereka sendiri. Buku ini sangat berguna bagi mereka yang ingin menemukan makna dan tujuan hidup yang lebih bermakna dan bahagia.
Jadi, apakah Anda sudah menemukan Ikigai Anda? Apakah Anda sudah menjalani hidup dengan penuh semangat dan bahagia? Jika belum, buku “The Book of Ikigai” karya Ken Mogi dapat menjadi panduan dan inspirasi bagi Anda dalam mencari dan menjalani Ikigai Anda sendiri.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.