Review Novel Thank You Salma
Profil Erisca Febriani – Penulis Novel Thank You Salma
Erisca Febriani, penulis novel Thank You Salma, adalah seorang wanita muda yang telah mencuri perhatian banyak orang dengan bakat menulisnya. Lahir pada tanggal 25 Maret 1998, Erisca Febriani dapat dikatakan sebagai penulis yang sukses pada usia yang masih muda. Ia berhasil mencapai kesuksesan sebagai penulis melalui debutnya dengan novel Dear Nathan, yang kemudian diadaptasi menjadi film layar lebar dengan judul yang sama.
Erisca Febriani mengawali pendidikannya di Taman Kanak-kanak TK Al-Azhar 4 Bandar Lampung. Setelah itu, ia melanjutkan sekolahnya di SD Swasta Al-Kautsar Bandar Lampung dan SMP Negeri 23 Bandar Lampung. Pendidikannya dilanjutkan di SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung. Setelah menyelesaikan SMA, Erisca melanjutkan pendidikannya di Universitas Lampung, Fakultas Pertanian, dengan mengambil jurusan Agroteknologi. Tidak puas dengan gelar sarjana saja, Erisca melanjutkan pendidikan S2 di Institut Pertanian Bogor dengan mengambil jurusan Arsitektur Lanskap.
Minat dan bakat Erisca dalam menulis sudah muncul sejak dia berada di SMP kelas 2. Awalnya, ia menulis cerita-cerita di media sosial seperti Facebook. Dia terinspirasi oleh kesukaannya terhadap Justin Bieber, yang kemudian mendorongnya untuk menulis naskah fiksi penggemar. Pada awalnya, Erisca menghadapi penolakan dari orang tuanya yang tidak mendukung kegiatan menulisnya karena khawatir akan mengganggu pendidikan akademisnya.
Namun, minat Erisca dalam menulis membuatnya tetap konsisten dan akhirnya dia mempublikasikan cerita-ceritanya di platform Wattpad. Salah satu cerita yang dia unggah berjudul Dear Nathan, dan cerita itu tidak disangka-sangka menjadi awal kesuksesannya sebagai penulis. Cerita Dear Nathan berhasil menjadi favorit banyak orang, terutama remaja. Bahkan, cerita Dear Nathan berhasil menempati peringkat pertama dalam daftar trending Fiksi Remaja.
Perjalanan Erisca untuk menerbitkan novel debutnya tidak selalu mulus. Dia pernah ditipu oleh pihak self-publishing yang mengaku akan menerbitkan karyanya. Namun, Erisca tidak menyerah dan melanjutkan perjuangannya untuk mewujudkan mimpinya menjadi seorang penulis. Akhirnya, cerita Dear Nathan mendapat perhatian penerbit dan akhirnya diterbitkan secara massal.
Kesuksesan novel Dear Nathan tidak hanya terjadi dalam bentuk digital di Wattpad, tetapi juga dalam bentuk fisik. Novel Dear Nathan berhasil meraih kesuksesan yang sama dengan menjadi buku best seller dan selalu dipajang di berbagai toko buku. Bahkan, penjualan novel Dear Nathan telah mencapai lebih dari 100 ribu eksemplar. Kesuksesan novel Dear Nathan ini akhirnya menarik perhatian produser Rapi Films, yang kemudian mengadaptasi cerita novel tersebut menjadi film layar lebar.
Kesuksesan dari novel dan film Dear Nathan ini tidak hanya mengubah hidup Erisca Febriani, tetapi juga membawa perubahan dalam tren penulisan di Wattpad. Banyak rumah produksi yang tertarik untuk mengadaptasi cerita dari platform online tersebut menjadi film. Selain Dear Nathan, Erisca juga telah menciptakan beberapa karya lain seperti Serendipity, Hello Salma, Kisah untuk Dinda, Kisah untuk Geri, Thank You Salma, Di Bawah Umur, dan Pancarona.
Meskipun Erisca telah sukses sebagai penulis muda yang populer, ia tidak ingin menjadikan menulis sebagai pekerjaan utamanya. Alasan di balik ini adalah karena Erisca tidak ingin tulisannya terbatas oleh teori dan struktur penulisan yang formal. Baginya, menulis adalah cara untuk menghibur dirinya sendiri dan berimajinasi secara bebas.
Sinopsis Novel Thank You Salma
Novel Thank You Salma mengisahkan tentang kasus pelecehan seksual yang menimpa Zanna, teman sekelas Nathan di kampus. Zanna adalah anggota organisasi Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) dan dia menjadi korban pelecehan oleh salah satu anggota kelompoknya. Kejadian ini terjadi ketika mereka sedang melakukan pendakian di gunung. Zanna adalah satu-satunya perempuan di antara anggota Mapala yang ikut.
Rio, teman Mapala lainnya, memiliki niat buruk dan melakukan tindakan tidak senonoh terhadap Zanna. Setelah peristiwa itu, Zanna berubah menjadi pendiam dan tertutup. Dia bahkan jarang pergi kuliah karena trauma yang dia alami. Namun, Zanna kemudian memutuskan untuk bergabung dengan komunitas bernama Love Yourself untuk bangkit dari traumatik dan mencoba melawan pengalaman buruk yang mengekangnya.
Melihat kondisi Zanna yang sulit, Rebecca meminta bantuan Nathan untuk membantu Zanna menyelesaikan kasusnya. Di samping membantu Zanna, Nathan juga menjalin hubungan dekat dengan Salma. Namun, hubungan Nathan dan Salma tidak memiliki kejelasan. Meskipun dekat, mereka bukanlah sepasang kekasih. Hubungan mereka penuh dengan kompleksitas.
Bagaimana Nathan bisa membantu Zanna menyelesaikan masalahnya? Bagaimana kelanjutan kisah cinta Nathan dan Salma? Akankah mereka menemukan kejelasan dalam hubungan mereka? Ataukah berpisah adalah jalan terbaik bagi mereka?
Kelebihan Novel Thank You Salma
Salah satu kelebihan dari novel Thank You Salma adalah gaya berceritanya yang mengalir dan santai. Gaya penulisan Erisca membuat pembaca terpikat dengan alur cerita yang menarik. Penulis juga dinilai berani untuk mengangkat isu sensitif seperti pelecehan seksual sebagai konflik utama dalam novel ini. Hal ini memberi kesan positif pada pembaca.
Alur cerita novel ini juga dikatakan tidak terlalu cepat namun tidak terlalu lambat, sehingga pembaca tidak merasa bosan. Erisca berhasil membangun karakter-karakter yang kuat, termasuk Nathan, Salma, dan Zanna. Bukan hanya mereka yang memiliki peran penting, tetapi juga tokoh-tokoh lain yang memberi warna pada cerita.
Salah satu ciri khas dari tulisan Erisca adalah kemampuannya dalam menyajikan kalimat-kalimat yang dapat dijadikan quotes atau kutipan yang menarik. Hal ini sangat disukai oleh pembaca muda. Selain itu, ending cerita novel Thank You Salma juga dinilai mengejutkan dan membuat pembaca terkagum-kagum.
Novel Thank You Salma juga memiliki ilustrasi berwarna, membuatnya lebih menarik untuk dibaca. Sampul novel ini juga terbuat dari bahan yang berkualitas dengan tekstur timbul pada ilustrasi gambar bulan, bintang, dan matahari.
Kekurangan Novel Thank You Salma
Meski novel Thank You Salma memiliki banyak kelebihan, beberapa pembaca merasa bahwa formula penulisan novel ini mirip dengan novel Hello Salma. Hal ini membuat cerita menjadi mudah ditebak bagi sebagian pembaca. Namun, kekurangan tersebut terbayar dengan plot twist yang disajikan Erisca Febriani di akhir cerita.
Beberapa pembaca juga menemukan pemenggalan kata yang kurang tepat dalam novel ini. Hal ini membuat pembaca merasa tidak nyaman saat membaca. Meskipun kesalahan penulisan adalah hal yang wajar dalam sebuah buku, tetap saja ada beberapa kesalahan yang ditemukan dalam novel Thank You Salma ini.
Pesan Moral Novel Thank You Salma
Salah satu pesan moral yang dapat diambil dari novel Thank You Salma adalah pentingnya menghormati dan memperlakukan wanita dengan baik. Wanita harus dihormati sebagaimana kita menghormati ibu kita. Begitu juga dengan pria, mereka juga perlu dihormati. Penting untuk menghindari tindakan yang dapat merusak kehidupan orang lain.
Novel ini juga mengajarkan bahwa dalam hidup ini, akan selalu ada masalah yang menghadang. Meskipun masalah tersebut bisa merusak dan membuat trauma, kita harus terus maju dan menghadapinya. Dari karakter Zanna, kita belajar tentang keberanian untuk melawan pengalaman buruk dan trauma, serta berusaha mencari keadilan. Dari Nathan, kita belajar untuk membantu sesama yang membutuhkan.
Bagi para pembaca yang masih penasaran dengan kelanjutan kisah Nathan, Salma, dan Zanna, segera dapatkan novel Thank You Salma karya Erisca Febriani di aikerja.com.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.