Review Novel Laut Tengah: Bukan Sekadar Cerita Poligami



Novel Laut Tengah adalah karya Berliana Kimberly, seorang mahasiswa hukum yang telah berhasil menulis sebuah novel yang menarik perhatian banyak pembaca. Novel ini bercerita tentang perjuangan Haia, seorang mahasiswa yang memiliki impian berkuliah di Korea. Namun, Haia harus menghadapi banyak rintangan yang menghalangi cita-citanya.

Kisah dimulai ketika Haia mendapat beasiswa untuk kuliah di Korea. Namun, beasiswa tersebut tiba-tiba ditutup oleh pemerintah. Haia merasa frustasi dan kecewa karena harapannya untuk melanjutkan pendidikan di Korea hancur.

Tapi kemudian, Prof. Fatih, seorang dosen di universitas tempat Haia belajar, memberikan tawaran tak terduga. Haia ditawari untuk menikah dengan keponakan Prof. Fatih, Aisa. Selain itu, Aisa juga bersedia membiayai kebutuhan Haia untuk berkuliah di Korea.

Haia sebenarnya merasa bingung dengan tawaran tersebut. Tapi karena keinginannya untuk melanjutkan pendidikan begitu kuat, Haia akhirnya menerima tawaran tersebut. Ia menikah dengan Bhumi, suami Aisa, dan menjadi istri kedua. Meskipun Bhumi tidak begitu tertarik dengan Haia, ia tetap memenuhi kebutuhan materi Haia.

Selama menjalani pernikahan, Haia tetap teguh dengan keinginannya untuk melanjutkan pendidikan di Korea. Setelah beberapa waktu, Haia akhirnya berhasil mewujudkan impian tersebut. Ia tiba di Korea dan bisa memulai kehidupan baru.

Di Korea, Haia menyembunyikan statusnya sebagai istri kedua. Ia ingin menjalani kehidupan baru yang lebih baik dan meninggalkan masa lalunya yang kelam. Haia berusaha untuk melupakan masa lalunya dan fokus pada pendidikannya di Korea.

Namun, kehidupan Haia tidaklah mudah. Setelah beberapa waktu, Aisa meninggal dunia karena penyakit yang dideritanya. Haia merasa sedih dan cemas karena harus menghadapi masa depan yang tidak pasti. Selain itu, Tera, seorang wanita yang membenci Haia, juga sering menyulitkannya.

See also  13 Cara Melemaskan Rambut agar Tidak Mengembang dan Kaku

Haia harus menghadapi berbagai cobaan dan dilema. Ia harus memutuskan apakah ia tetap akan melanjutkan pendidikannya di Korea atau harus kembali mendampingi Suria, anak Aisa, dan Bhumi yang mulai menunjukkan perhatiannya.

Meskipun tema poligami bukan hal baru dalam dunia literasi Indonesia, novel ini berhasil menyuguhkan pendekatan cerita yang segar. Karakter utama yang merupakan seorang gadis muda yang penuh impian, tidak menginginkan poligami dalam hidupnya. Selain itu, latar budaya Korea yang sedang populer juga membuat cerita dalam novel ini lebih menarik bagi pembaca yang menggandrungi budaya Korea.

Dalam novel Laut Tengah, terdapat beberapa karakter utama yang menarik untuk dibahas. Pertama adalah Haia, seorang mahasiswa yang memiliki impian untuk melanjutkan pendidikannya di Korea. Haia adalah seorang gadis yang teguh dengan keinginannya dan tidak takut menghadapi rintangan. Ia juga menjadikan pernikahan sebagai batu loncatan untuk mencapai impiannya.

Karakter selanjutnya adalah Aisa, istri pertama Bhumi. Aisa digambarkan sebagai seorang wanita yang saleh dan penyayang. Ia memiliki harapan besar kepada Haia untuk menjadi ibu dan istri yang baik bagi Bhumi dan Suria. Meskipun ia mengidap penyakit yang mematikan, Aisa tetap berusaha memberikan yang terbaik bagi keluarganya.

Bhumi, suami Haia, adalah karakter yang menarik dalam novel ini. Awalnya, Bhumi tidak tertarik dengan Haia dan hanya memberikan nafkah materi. Namun, seiring berjalannya cerita, Bhumi mulai menunjukkan perasaannya yang tulus terhadap Haia. Bhumi adalah sosok yang setia dan bertanggung jawab sebagai suami dan ayah.

Suria, putri Aisa dan Bhumi, adalah karakter anak perempuan yang polos dan dekat dengan Haia. Meskipun mereka bukan ibu kandung dan anak kandung, hubungan Suria dengan Haia sangat erat. Suria adalah sosok yang membuat Haia semakin bertekad untuk membahagiakan keluarga dan mencapai impiannya.

See also  10 Rekomendasi Novel Pendidikan: Motivasi Semangat Belajar!

Di sisi lain, terdapat karakter Tera, seorang wanita yang membenci Haia dan sering menyulitkannya. Tera menjadi lawan bagi Haia dan menghadirkan konflik yang membuat cerita semakin menarik.

Prof. Fatih adalah sosok yang menjembatani cerita hidup Haia. Dosen universitas tersebut memberikan tawaran tak terduga kepada Haia untuk menikah dengan Aisa dan melanjutkan pendidikannya di Korea. Prof. Fatih adalah tokoh yang memainkan peran penting dalam kehidupan Haia.

Selain itu, Choi-Haneul, seorang teman Haia di Korea, juga merupakan karakter yang membantu Haia dalam menjalani kehidupan barunya di sana. Ia adalah seorang pria Korea yang membantu Haia dalam mengatasi berbagai masalah yang dihadapinya.

Novel Laut Tengah juga memiliki pesan moral yang dapat diambil oleh pembaca. Pertama, pesan tentang sikap tulus, ikhlas, dan saleha seperti yang ditunjukkan oleh karakter Aisa. Aisa rela mengorbankan dirinya sendiri agar Bhumi dan Suria bahagia di masa depan.

Kemudian, pesan tentang kesetiaan yang ditunjukkan oleh Bhumi. Meskipun ia menjalani poligami, Bhumi tetap setia kepada Aisa dan tidak membagi cintanya. Ia hanya bersedia menikah lagi untuk menjaga perasaan Aisa.

Selain itu, pesan tentang keteguhan hati dan fokus dalam mencapai impian seperti yang ditunjukkan oleh Haia juga dapat menjadi inspirasi bagi pembaca. Haia tidak menyerah meskipun menghadapi berbagai rintangan dan dilema. Ia tetap berjuang untuk melanjutkan pendidikannya dan mencapai impiannya.

Meskipun tema cerita tentang poligami bukanlah sesuatu yang baru dalam dunia literasi Indonesia, novel ini berhasil memberikan pendekatan cerita yang segar dan menarik. Dengan adanya latar budaya Korea yang sedang populer, novel ini menjadi menarik bagi pembaca yang menggandrungi budaya Korea.

Kelebihan novel ini adalah cara pengemasan ceritanya yang dinamis dan membuat pembaca penasaran untuk terus mengikuti alur cerita. Selain itu, pesan moral yang terkandung dalam novel ini juga dapat memberikan inspirasi dan nilai-nilai positif bagi pembaca.

See also  Cara Menggabungkan PDF Secara Online atau Offline

Namun, ada juga kekurangan dalam novel ini. Tema cerita tentang poligami mungkin terasa klise dan membosankan bagi sebagian pembaca yang sudah terlalu sering membaca cerita dengan tema serupa.

Secara keseluruhan, novel Laut Tengah adalah sebuah karya yang menarik dan memiliki pesan moral yang baik. Dalam novel ini, pembaca dapat melihat perjuangan karakter utama untuk mencapai impian mereka dan menghadapi berbagai rintangan dalam hidup.


Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.

Tahukah Anda?