Review Novel Funiculi Funicula – Toshikazu Kawaguchi


Sinopsis Novel Funiculi Funicula karya Toshikazu Kawaguchi

Novel Funiculi Funicula karya Toshikazu Kawaguchi adalah sebuah kisah yang mengangkat tema perjalanan waktu. Kisah ini berpusat di sebuah kafe tua yang terletak di sebuah gang kecil di Tokyo. Kafe tersebut memiliki suasana yang unik, dengan ornamen-ornamen klasik yang menghiasi interiornya.

Kafe tersebut memiliki keistimewaan, yaitu mampu membawa para pengunjungnya untuk melintasi waktu. Dengan kata lain, para pengunjung bisa menjelajahi masa lalu atau masa depan. Namun, ada beberapa syarat yang harus dipatuhi oleh mereka yang ingin menjelajahi waktu. Misalnya, mereka hanya bisa bertemu dengan orang-orang yang pernah mengunjungi kafe ini sebelumnya, atau tidak boleh berpindah tempat saat menjelajahi waktu.

Novel ini terbagi menjadi empat bagian, masing-masing bagian berfokus pada kisah seorang tokoh yang ingin menjelajahi waktu. Kisah pertama adalah tentang Fumiko, yang ingin kembali ke masa lalu untuk bertemu dengan kekasihnya yang bernama Goro. Mereka berdua saling jatuh cinta, namun tak kunjung menikah karena keadaan. Fumiko berani menjelajahi waktu untuk bisa bertemu dengan Goro dan mengungkapkan perasaannya.

Kisah kedua adalah tentang Kotake, seorang perawat yang ingin kembali ke masa lalu untuk melihat suaminya, Fusagi, sebelum ia terkena penyakit Alzheimer. Kotake sangat ingin membaca sebuah surat yang sering dipegang oleh Fusagi, namun ia tak pernah mengetahui apa isi surat tersebut. Ia berani menjelajahi waktu agar bisa mewujudkan keinginannya tersebut.

Kisah ketiga adalah tentang Hirai, seorang pria yang ingin bertemu dengan adiknya yang bernama Kumi. Kumi sering mengunjungi kafe ini untuk mengajak Hirai kembali ke rumah, namun Hirai selalu menghindar. Suatu hari, Kumi mengalami kecelakaan setelah pulang dari kafe tersebut. Hirai merasa bersalah dan berani menjelajahi waktu untuk meminta maaf kepada adiknya.

See also  Mengenal Macam-Macam Warna Putih & Hexcodenya

Kisah terakhir adalah tentang Kei, istri pemilik kafe, yang ingin pergi ke masa depan untuk bertemu dengan anaknya. Kei hamil namun harus dihadapkan pada pilihan sulit, apakah ia akan melahirkan bayinya dengan risiko bagi nyawanya sendiri atau menggugurkannya. Kei memutuskan untuk melahirkan dan ingin melihat anaknya di masa depan.

Keempat kisah ini menghadirkan banyak emosi dan pertanyaan yang menggugah. Apakah mereka berhasil kembali ke masa kini setelah menjelajahi waktu? Apakah mereka bisa mengubah takdir mereka? Novel ini mengajarkan bahwa meskipun kita bisa menjelajahi waktu, masa kini tetaplah yang harus diterima dan dihadapi dengan baik.

Kelebihan Novel Funiculi Funicula karya Toshikazu Kawaguchi

Alur Maju Mundur

Salah satu kelebihan dari novel ini adalah alur maju mundur yang digunakan dalam ceritanya. Dengan adanya kafe yang bisa membawa para pengunjungnya menjelajahi waktu, penulis mengambil kesempatan untuk memperlihatkan cerita-cerita dari masa lalu dan masa depan. Hal ini membuat pembaca tidak mudah merasa bosan dan selalu ingin tahu apa yang terjadi selanjutnya.

Alur maju mundur juga dapat membangun suasana dari setiap cerita. Pembaca dapat merasakan emosi dari tokoh-tokoh dalam cerita, baik itu kegembiraan, kesedihan, atau kebingungan. Dengan begitu, pembaca akan terlibat secara emosional dalam setiap kisah yang ada.

Cover Elegan

Cover novel ini juga menjadi salah satu kelebihannya. Dengan desain yang elegan, pembaca pasti akan tertarik untuk memilih dan membaca novel ini. Desain sampul yang menarik dengan kombinasi font judul yang pas membuatnya terlihat menarik dan berbeda dari novel-novel pada umumnya. Ini juga menunjukkan kualitas dari isi novel yang ada di dalamnya.

Setiap Kisah Mudah Dinikmati

Novel ini terdiri dari empat bagian, masing-masing berfokus pada kisah seorang tokoh. Keunggulan dari novel ini adalah setiap kisahnya mudah dinikmati. Penulis menggunakan bahasa yang sederhana namun mengena, sehingga pesan yang ingin disampaikan dapat diterima dengan baik oleh pembaca.

See also  Pengertian Elegi, Ciri-ciri, dan jenis Elegi

Pembaca akan terbawa dalam setiap kisah dan merasakan emosi yang dialami oleh masing-masing tokoh. Meskipun mengangkat tema perjalanan waktu, novel ini tetap bisa dinikmati oleh pembaca dari berbagai kalangan dan usia.

Bahasa yang Filosofis

Penggunaan bahasa yang filosofis menjadi keunikan lain dari novel ini. Penulis menggunakan bahasa yang indah dan mendalam untuk menyampaikan pesan-pesan tersirat kepada pembaca. Dengan menggunakan bahasa yang filosofis, penulis berhasil menghadirkan suasana dan makna yang mendalam dalam setiap cerita.

Bahasa yang filosofis ini juga dapat membuat pembaca lebih terlibat secara emosional dalam setiap kisah. Pembaca akan merasakan dan memahami makna yang tersirat dalam cerita, sehingga pengalaman membaca menjadi lebih dalam dan berkesan.

Kekurangan Novel Funiculi Funicula karya Toshikazu Kawaguchi

Meskipun novel ini memiliki banyak kelebihan, namun tidak ada karya yang sempurna. Sebagai sebuah terjemahan, ada beberapa huruf yang typo yang terdapat dalam novel ini. Meskipun hal ini tidak mengganggu alur cerita dan tidak membuat pembaca merasa bosan, tetapi penghilangan huruf typo akan membuat pembaca lebih nyaman saat membaca.

Selain itu, ada juga yang berpendapat bahwa novel ini terlalu singkat dan menginginkan lebih banyak cerita dari setiap tokoh. Namun, hal ini bisa menjadi opsi bagi pembaca yang ingin kisah-kisah lebih panjang dan mendalam.

Kesimpulan Novel Funiculi Funicula karya Toshikazu Kawaguchi

Novel Funiculi Funicula karya Toshikazu Kawaguchi adalah sebuah kisah yang menarik mengenai perjalanan waktu. Dengan alur maju mundur, penulis berhasil menghadirkan cerita-cerita yang menarik dan mengena. Kelebihan novel ini antara lain alur cerita yang menarik, desain sampul yang elegan, setiap kisah yang mudah dinikmati, bahasa yang filosofis, dan pesan-pesan yang disampaikan.

See also  Kata-Kata Selamat Datang Ramadhan Singkat yang Penuh Dengan Makna

Meskipun terdapat beberapa huruf typo dan keinginan akan lebih banyak cerita dari setiap tokoh, novel ini tetap dapat dinikmati oleh pembaca dari berbagai kalangan. Novel ini hadir dengan pesan bahwa meskipun kita bisa menjelajahi waktu, masa yang sekaranglah yang harus diterima dan dihadapi dengan baik. Novel ini mengajarkan pembaca untuk menghargai setiap peristiwa yang telah terjadi di masa lalu, dan menghadapi masa depan dengan keberanian dan kekuatan hati.


Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.

Tahukah Anda?

Leave a Reply