Pengertian Housekeeping: Peran, Tugas, dan Struktur Organisasi
Pengertian Housekeeping
Housekeeping adalah sebuah manajemen yang bertanggung jawab dalam mengurus kebutuhan rumah tangga, baik itu di rumah sendiri maupun di tempat penginapan seperti hotel atau apartemen. Istilah housekeeping sendiri terdiri dari dua kata, yaitu “house” yang berarti rumah dan “keeping” yang berarti memelihara. Secara umum, housekeeping melibatkan berbagai tugas seperti memasak, membersihkan setiap sudut ruangan, mengurus tagihan, dan berbelanja.
Dalam konteks hotel, housekeeping juga dapat disebut sebagai departemen operasional yang bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan, perawatan, dan keindahan kamar-kamar, area umum, serta area belakang hotel. Departemen housekeeping di hotel memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan pelayanan yang baik kepada tamu hotel.
Ketika menginap di sebuah hotel, tamu dapat mengharapkan bahwa staf housekeeping akan menjaga kebersihan kamar dan melayani kebutuhan mereka selama menginap. Staf housekeeping juga akan bertanggung jawab dalam mempersiapkan kamar untuk tamu berikutnya setelah suatu tamu check-out.
Housekeeping bukan hanya berperan dalam hotel berbintang, namun juga pada berbagai jenis penginapan seperti wisma, motel, guest house, hingga apartemen. Pekerjaan housekeeping meliputi menjaga, membersihkan, dan merawat seluruh kamar hotel, baik bagian dalam maupun bagian luar.
Menurut Djohan, T.M (1993), housekeeping adalah bagian dari hotel yang menangani hal-hal terkait dengan keindahan, kerapihan, kebersihan, dan kelengkapan seluruh kamar serta seluruh area umum agar tamu dan karyawan dapat merasa aman dan nyaman di dalam hotel. Sementara itu, Menparpostel No. KM3/PW/003/MPPT86 mendefinisikan housekeeping sebagai jenis akomodasi yang menggunakan sebagian atau seluruhnya jasa lainnya bagi umum yang dikelola secara komersial.
Pada dasarnya, housekeeping merupakan departemen khusus di hotel yang mencakup segala aktivitas yang berkaitan dengan pemeliharaan kebersihan kamar, kelengkapan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan di dalam hotel. Departemen housekeeping bertanggung jawab baik dalam hal administrasi maupun operasionalnya.
Hak dan Kewajiban sebagai Tamu Hotel
Sebagai tamu hotel, ada beberapa hak dan kewajiban yang perlu Anda perhatikan. Meskipun Anda sebagai tamu merupakan prioritas yang harus dilayani dengan baik, Anda juga harus memperlakukan petugas housekeeping dengan baik dan menghormati mereka.
Dalam menjalankan tugasnya, petugas housekeeping akan bersikap baik dan ramah kepada tamu sesuai dengan standar operasional yang berlaku. Oleh karena itu, sebagai tamu, Anda memiliki kewajiban untuk menjaga sopan santun dan menghormati petugas housekeeping.
Tanggung Jawab dan Tugas Housekeeping
Tugas utama housekeeping adalah memastikan bahwa segala kebutuhan rumah tangga seperti makanan, minuman, kebersihan, dan lainnya dapat terpenuhi dengan baik. Dalam konteks hotel atau apartemen, housekeeping memiliki tanggung jawab yang mencakup berbagai aspek, seperti menjaga kebersihan seluruh kamar tamu, menjaga kebersihan area umum, menjaga kebersihan linen hotel, mencatat status kamar, dan merawat peralatan kerja housekeeping.
Pada sebuah hotel, housekeeping berperan penting dalam memastikan kenyamanan para tamu. Oleh karena itu, seorang housekeeper harus selalu siap sedia untuk melayani setiap kebutuhan tamu dengan baik.
Ruang lingkup housekeeping sangat luas, tidak hanya berperan sebagai room service atau petugas kebersihan saja, tetapi juga meliputi perawatan dan perbaikan elektronik serta keindahan hotel. Salah satu tugas paling penting dari housekeeping adalah membersihkan kamar bekas inap dan menyiapkan kamar tersebut untuk tamu berikutnya.
Selain itu, housekeeping juga harus berkoordinasi dengan bagian-bagian lain dalam hotel, seperti resepsionis hotel. Koordinasi antar bagian ini penting agar status kamar dapat terupdate dengan baik dan tamu dapat diberikan kamar yang sudah dirapihkan dengan baik.
Adapun tugas dan wewenang housekeeping yang kompleks meliputi berhubungan langsung dengan tamu dan sesama karyawan hotel. Tugas housekeeping dalam pagi hari antara lain adalah menghubungi front officer untuk mendapatkan informasi mengenai kamar VIP yang telah dipesan pada hari itu, memeriksa dan mencatat barang yang hilang atau rusak, membagi jadwal cleaning supplies ke tiap lantai, dan lain-lain.
Di sore hari, housekeeping membuat laporan jadwal housekeeping shift malam. Selain itu, housekeeping juga bertanggung jawab dalam menjalankan pekerjaan di waktu sore hingga malam, terutama jika eksekutif housekeeping sedang tidak ada di tempat. Housekeeping juga bertanggung jawab dalam mengisi buku daftar hadir.
Tugas housekeeping juga melibatkan membersihkan dan memelihara kamar-kamar tamu di seluruh area hotel, menjaga kebersihan secara menyeluruh di area publik hotel, menjaga kebersihan linen hotel, membuat laporan status kamar kepada front officer, menjaga peralatan kerja housekeeping dengan baik, dan menata kamar supaya terlihat bersih dan indah.
Struktur Organisasi Housekeeping
Seperti departemen lainnya, housekeeping juga memiliki struktur organisasi yang terdiri dari beberapa tingkatan. Setiap tingkatan dalam struktur organisasi housekeeping memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda namun saling berhubungan satu sama lain. Berikut ini adalah struktur organisasi housekeeping yang umum diterapkan:
1. Executive Housekeeper
Pada level tertinggi, terdapat posisi sebagai executive housekeeper yang merupakan pimpinan tertinggi dalam departemen housekeeping. Seorang executive housekeeper bertanggung jawab dan mengawasi operasional departemen housekeeping serta kinerja staf di bawahnya. Tugas dan wewenang seorang executive housekeeper meliputi menentukan shift para staf, menentukan perlengkapan yang harus dibeli, melatih staf, mengkoordinasikan kegiatan, dan mengawasi kinerja staf.
Seorang executive housekeeper memiliki tanggung jawab manajerial yang sangat tinggi, karena kondisi hotel sangat bergantung pada kinerja dan perintah yang dikeluarkan oleh seorang eksekutif tersebut.
2. Assistant Housekeeper
Assistant housekeeper adalah posisi yang mendampingi dan menggantikan manajer dalam menjalankan tugasnya. Seorang asisten housekeeper juga sering menjadi perwakilan manajer jika manajer sedang tidak ada, serta bertanggung jawab dalam menyampaikan laporan kepada manajer.
Seorang asisten housekeeper bertanggung jawab dalam mengurus laporan kegiatan housekeeping dan menyampaikannya kepada bagian eksekutif untuk menjadi acuan dalam pengambilan keputusan. Salah satu peran dalam posisi ini adalah menjadi sekretaris dari manajer housekeeping.
3. Order Taker
Order taker adalah posisi yang bertanggung jawab menerima pesanan atau panggilan telepon dari tamu yang menginap, mencatat pesanan tamu, dan melaporkannya kepada departemen housekeeping. Tugas seorang order taker mirip dengan customer service di hotel, mereka harus mampu menerima pesanan dan keluhan dengan ramah dan berkepala dingin.
Sebagai tamu, Anda sebaiknya berinteraksi dengan order taker dengan sopan dan jelas dalam meminta bantuan atau melakukan pesanan.
4. Floor Supervisor
Floor supervisor adalah posisi yang mengawasi dan memeriksa pekerjaan housekeeping di setiap lantai hotel. Posisi ini bertanggung jawab untuk memastikan pekerjaan housekeeping dilakukan dengan benar dan sesuai standar pelayanan, terutama dalam melayani tamu yang menginap di hotel. Floor supervisor juga menjadi orang pertama yang bertanggung jawab jika terjadi keluhan dari tamu.
Biasanya, setiap 1-3 lantai hotel memiliki satu supervisor yang bertanggung jawab. Mereka juga akan menandatangani laporan kerusakan jika ada peralatan hotel yang rusak dan perlu diperbaiki.
Floor supervisor juga wajib memberikan laporan tentang kondisi lantai, termasuk keluhan dari tamu agar setiap lantai dapat selalu dalam keadaan baik.
5. Housekeeper
Housekeeper adalah posisi yang berhubungan langsung dengan tamu. Tugas seorang housekeeper antara lain mengunjungi setiap kamar tamu untuk membersihkan dan memberikan fasilitas yang dibutuhkan oleh tamu. Oleh karena itu, seorang housekeeper harus memiliki sikap yang ramah dalam bertugas.
Sebagai tamu hotel, Anda dapat berinteraksi dengan housekeeper jika membutuhkan bantuan atau pesanan tambahan dalam kamar. Selalu berikan penghargaan dan kesopanan kepada housekeeper yang melakukan tugasnya dengan baik.
6. Pembagian Seksi Departemen Housekeeping
Departemen housekeeping juga memiliki beberapa seksi kerja yang bertanggung jawab pada area yang berbeda-beda dalam hotel. Pembagian seksi ini bertujuan untuk memudahkan koordinasi dan pengawasan kerja housekeeping. Berikut ini adalah beberapa seksi dalam departemen housekeeping:
1. Public Area Section
Seksi Public Area bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan area umum di hotel, termasuk kolam renang, lobi, restoran, dan fasilitas umum lainnya. Pekerjaan seksi ini sangat penting karena area umum di hotel seringkali dipadati oleh tamu dan pengunjung. Kebersihan yang baik pada area umum akan membuat suasana hotel lebih nyaman dan menarik.
2. Room Section
Seksi Room bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan para tamu di setiap kamar hotel. Tugas utama seksi ini adalah membersihkan dan merapihkan kamar setelah tamu check-out, serta mempersiapkan kamar untuk tamu berikutnya. Pekerjaan seksi ini meliputi mengumpulkan laundry yang kotor, mengantarkan ke ruang laundry, mengganti sprei dan selimut, membersihkan debu, hingga membersihkan kamar mandi.
Penting untuk diketahui bahwa pekerjaan seksi Room ini sangat terlihat oleh tamu hotel. Jadi pastikan kamar Anda dalam keadaan rapi dan bersih saat check-out agar tamu berikutnya mendapatkan pengalaman menginap yang menyenangkan.
3. Laundry Section
Seksi Laundry berperan dalam menjalankan tugas cuci-mencuci di hotel. Seksi ini bertanggung jawab untuk mencuci dan merawat cucian tamu, baik itu cucian pakaian tamu maupun linen hotel seperti sprei dan handuk. Pekerjaan seksi Laundry juga meliputi mencuci seragam karyawan hotel.
Bagian yang termasuk dalam seksi Laundry antara lain uniform laundry untuk mencuci pakaian karyawan, guest laundry untuk mencuci pakaian tamu, serta linen laundry untuk mencuci linen hotel.
4. Linen Section
Seksi Linen bertugas mendistribusikan peralatan kain dari laundry ke kamar-kamar tamu. Seksi ini harus memastikan setiap kamar telah mendapatkan sprei dan handuk dengan baik dan tepat waktu. Jika seksi Linen mengalami keterlambatan dalam mendistribusikan linen ke kamar, maka kamar tidak akan memiliki sprei dan handuk yang bersih dan tamu akan merasa tidak nyaman.
5. Florist dan Gardener
Seksi Florist bertanggung jawab atas kesegaran dan keindahan buket serta rangkaian bunga yang terletak di ruangan-ruangan hotel, seperti kamar, lobi, restoran, hingga lorong-lorong penginapan. Seksi ini juga bertugas dalam merangkai bunga khusus untuk event-event tertentu hotel.
Sedangkan seksi Gardener bertugas merawat dan memelihara tumbuhan dan taman di hotel. Baik itu taman depan, gazebo, taman di sekitar kolam renang, maupun taman bermain anak-anak. Pekerjaan seksi Gardener meliputi pemangkasan, pembersihan, dan penyiangan tanaman.
Keindahan taman hotel menjadi tanggung jawab seksi Gardener. Seksi ini juga harus memperhatikan setiap tanaman yang ada di seluruh sudut hotel agar tetap segar dan berpenampilan baik.
6. Houseman atau Housemaid
Seksi Houseman atau Housemaid bertanggung jawab terhadap kebersihan dan pengawasan inventaris hotel di luar kamar tamu. Seksi ini bekerja untuk memastikan kebersihan dan ketersediaan perlengkapan hotel yang tidak berada di dalam kamar, seperti area lantai, koridor, ruang makan, dan lain-lain.
Seksi Houseman atau Housemaid juga memiliki peran penting dalam membantu pekerjaan housekeeping pada saat-saat sibuk atau membutuhkan bantuan tambahan.
Alat-Alat Housekeeping dan Fungsinya
Untuk menjalankan tugasnya, housekeeping menggunakan berbagai alat yang dibagi menjadi dua kategori, yaitu alat pembersih manual dan alat pembersih mekanik. Berikut adalah beberapa contoh alat housekeeping beserta fungsinya:
1. Alat Pembersih Manual
– Kemoceng dan sapu: digunakan untuk membersihkan debu dan kotoran pada permukaan lantai atau meja.
– Sabut spons: digunakan untuk membersihkan permukaan yang lebih kotor serta menggosok noda atau kotoran yang sulit dihilangkan.
– Celemek: digunakan untuk melindungi pakaian dari kotoran saat membersihkan atau merapikan kamar.
– Ember dan lap kain: digunakan untuk membersihkan permukaan yang lebih lembut seperti kaca, cermin, atau perabotan berlapis kaca.
2. Alat Pembersih Mekanik
– Vacuum cleaner: digunakan untuk membersihkan lantai dari debu dan kotoran dengan cara menyedotnya menggunakan aliran udara.
– Mesin cuci: digunakan untuk mencuci linen hotel seperti sprei dan handuk secara efisien.
– Mesin pengering: digunakan untuk mengeringkan linen yang telah dicuci menggunakan mesin cuci.
– Mesin pengelap lantai: digunakan untuk membersihkan lantai dengan cara menggosok dan mengeringkan permukaan lantai menggunakan lap kain yang terpasang pada mesin.
Ketika housekeeping menggunakan alat-alat ini, mereka harus memastikan bahwa alat-alat tersebut dalam kondisi baik dan terawat. Mereka juga harus menggunakan alat-alat tersebut dengan benar agar pekerjaan pembersihan dapat dilakukan dengan efektif dan efisien.
Tata Krama Tamu dalam Housekeeping
Sebagai tamu hotel, Anda juga harus memperhatikan tata krama dalam berhubungan dengan housekeeping. Berikut adalah beberapa prinsip tata krama yang dapat Anda terapkan:
1. Menjaga sopan santun kepada housekeeper
Sebagai tamu, Anda harus menjaga sopan santun dalam berinteraksi dengan housekeeper. Petugas hotel diwajibkan untuk bersikap ramah dan sopan santun kepada tamu, namun Anda juga harus memberikan respek kepada mereka dengan cara yang sama. Jangan membentak atau memperlakukan mereka seperti pembantu pribadi Anda. Ingatlah bahwa mereka adalah bagian dari staf hotel yang menjalankan tugas profesional mereka.
Selain itu, sebaiknya Anda meletakkan barang-barang hotel seperti handuk, sabun, shampoo, dan perlengkapan lainnya di tempatnya yang semula setelah digunakan. Jangan membuat kekacauan atau meninggalkan kekotoran yang berlebihan di kamar hotel. Hal ini akan membantu pekerjaan housekeeper dalam membersihkan kamar Anda dengan lebih efisien.
Jika Anda membutuhkan bantuan dari housekeeping, pastikan untuk meminta tolong dengan sopan dan tidak semena-mena. Berikan ucapan terima kasih kepada mereka yang telah memberikan pelayanan yang baik.
2. Tidak asal membawa pulang barang dari hotel
Sebagai tamu hotel, Anda biasanya diberikan berbagai fasilitas dan pelayanan seperti shampoo, sabun, air minum, sandal, dan lain-lain. Namun, tidak semua barang dalam kamar boleh dibawa pulang. Jika ada barang yang hilang atau rusak di dalam kamar, maka housekeeping bertanggung jawab untuk menggantinya.
Sebagai contoh, Anda dapat membawa pulang toiletries, sachet gula dan kopi, atau sandal hotel yang ditujukan untuk sekali pakai. Namun, sebaiknya Anda tidak membawa pulang barang-barang lain yang bukan untuk digunakan di luar kamar hotel. Jika Anda takut barang-barang berharga tertinggal di kamar, sebaiknya Anda menyimpannya dalam safety box yang tersedia atau membawanya saat Anda meninggalkan kamar.
Terkadang, memberikan tip kepada petugas housekeeping sebagai bentuk terima kasih juga merupakan hal yang baik. Namun, ini tidak diwajibkan dan tergantung pada kebijakan hotel serta keinginan Anda sebagai tamu.
3. Jangan meninggalkan barang berharga di dalam kamar
Ketika Anda menginap di hotel, terutama pada jam-jam tertentu staf housekeeping akan masuk ke dalam kamar untuk membersihkan. Meskipun hotel memiliki kebijakan keamanan yang ketat, tetap saja tidak disarankan meninggalkan barang-barang berharga di dalam kamar. Jika lemari pakaian di kamar memiliki kunci, sebaiknya Anda menyimpan barang-barang berharga di dalam lemari dan menguncinya dengan rapat.
Barang-barang berharga seperti uang tunai, surat-surat penting, dan benda berharga lainnya lebih aman dibawa saat keluar kamar. Jika Anda kesulitan membawa barang-barang berharga tersebut, Anda dapat menitipkannya di resepsionis hotel atau menggunakan fasilitas safety box yang disediakan oleh hotel. Selain itu, Anda juga dapat menggantungkan penanda di bagian pintu luar kamar jika Anda tidak ingin petugas room service masuk ke dalam kamar. Dengan begitu, mereka akan melewati kamar Anda dan melanjutkan proses pembersihan pada periode berikutnya.
Dengan memperhatikan tata krama ini, Anda dapat menjaga hubungan yang baik dengan housekeeping dan membuat pengalaman menginap Anda menjadi lebih nyaman. Housekeeping memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan kamar hotel, oleh karena itu tata krama yang baik akan memberikan penghargaan kepada mereka yang menjalankan tugasnya dengan baik.
Dengan pemahaman tentang pengertian housekeeping, peran dan struktur organisasi, serta tanggung jawab dan tugas housekeeping, Anda dapat lebih menghargai pekerjaan mereka dan menjalankan peran Anda sebagai tamu dengan baik. Jaga kesopanan dan sopan santun dalam berinteraksi dengan petugas housekeeping, ikuti prosedur hotel, dan hargai kerja keras mereka. Dengan demikian, Anda dapat menciptakan hubungan yang baik dengan housekeeping dan menjadikan pengalaman menginap Anda menjadi lebih menyenangkan.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.