Biografi Pablo Escobar, Kartel Narkoba Terkaya di Kolombia



Biografi Pablo Escobar – Jika kita membicarakan mengenai gembong narkoba yang memiliki kekayaan melimpah di dunia, orang-orang pastinya akan menyebutkan nama Pablo Escobar. Dia adalah seorang bandar kokain yang pernah tercatat sebagai salah satu orang terkaya di dunia.

Biografi Pablo Escobar

Pablo Escobar dilahirkan pada 1 Desember 1949 di Rionegro dengan nama Pablo Emilio Escobar Gaviria. Ayahnya merupakan seorang petani, sedangkan ibunya merupakan seorang pengajar di desanya. Setelah lahir, keluarganya lantas memilih pindah ke Evigado, yaitu pinggiran Kota Medellin. Escobar di situlah menjalani masa kecil hingga remajanya.

Escobar memiliki istri yang bernama Maria Victoria Henao dan dua anak, yaitu Juan Pablo Escobar dan Manuela Escobar. Dia pernah menempuh pendidikan di Universidad Autónoma Latinoamericana yang berada di Medellín. Namun, dia keluar tanpa memperoleh gelar dan mulai terlibat dalam tindakan kriminal, seperti mengedarkan rokok selundupan dan pencurian berbagai kendaraan.

Usaha gelapnya di Medellin dimulai pada 1970-an dengan melakukan berbagai penyelundupan barang-barang ilegal dan menculik beberapa orang sebagai tebusan. Para pengedar narkotika yang berasal dari Chile di sisi lain mengalihkan fasilitas distribusikan ke Kolombia setelah diktator Chile yang bernama Jenderal Agusto Pinochet menghancurkan pabrik-pabrik kokain yang berada di negaranya.

Selanjutnya, dia mulai memasok bubuk kokain dan membangun jalur pertamanya di Amerika Serikat pada 1975. Permintaan kokain saat itu sedang meningkat di kota-kota Amerika Serikat. Escobar dan para pengikutnya lantas menyanggupi permintaan itu, khususnya wilayah Miami, Florida. Kartelnya di sisi lain dapat memperbanyak pembuatan kokain dengan cepat dikarenakan persediaan daun koka sebagai bahan baku kokain sangat melimpah di hutan-hutan Kolombia.

Jaringan narkoba yang dibentuknya dengan nama Kartel Medellin di kemudian hari sering melakukan persaingan dengan kartel dalam negeri Kolombia. Inilah yang menyebabkan banyak pembantaian dan pembunuhan para hakim, polisi setempat, penduduk setempat, dan para politisi terkemuka. Kartelnya di sisi lain mempunyai mitra dekat yang dikenal sebagai saudara Ochoa, yaitu Juan David, Jorge Luis, dan Fabio.

See also  10+ Rekomendasi Baju Putih Cocok Dengan Jilbab Warna Apa

Berdasarkan keterangan dari laman Forbes, Escobar pernah masuk sebagai orang terkaya di dunia selama tujuh tahun berturut-turut sejak 1987 sampai dengan 1993. Dia berada di posisi ketujuh dengan mencatat kekayaan bersih mencapai 3 miliar dollar Amerika pada 1988. Kekayaan tersebut semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Pablo Escobar

Escobar memang memperoleh julukan sebagai raja kokain Kolombia, tetapi menurut kesaksian beberapa pihak dirinya tidak pernah menjadi seorang pencandu kokain. Dia menyarankan para pengikut kartelnya agar tidak memakai barang tersebut. Dirinya pun tentunya tidak pernah mengikuti program rehabilitasi narkoba.

Penyebab kematiannya sampai saat ini masih simpang siur, apakah dia memang mati ditembak atau justru bunuh diri seperti yang dikatakan oleh anaknya, Juan Pablo. Escobar yang pasti ditemukan tidak bernyawa dengan luka tembakan di beberapa bagian tubuh pada 2 Desember 1993. Saat itu, dia sedang merayakan ulang tahunnya ke-44.

Pemerintah Kolombia saat itu, dalam hal ini Presiden Cesar Gaviria Trujillo, mengklaim jika Escobar mati dalam sebuah baku tembak di atap bangunan. Dia tewas tertembak di bagian kepala. Ketika dimakamkan, tercatat setidaknya 25.000 orang hadir mengantarkannya ke peristirahatan terakhir.

Namun, kematiannya tidak lantas menyebabkan bisnis kokain hilang di Kolombia. Penyelundupan dari Kolombia ke negara-negara lain terus meningkat. Kartel kokain kemudian beralih ke Kartel Cali yang dikenal sebagai saingan dari Kartel Medellin.


Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.

Tahukah Anda?