Omset
Apa yang Dimaksud dengan Omset?
Omset atau perputaran adalah konsep akuntansi yang digunakan untuk mengukur kecepatan operasional suatu bisnis. Secara umum, omset sering digunakan untuk mengetahui seberapa cepat perusahaan mengumpulkan uang dari piutang atau menjual inventarisnya.
Dalam industri investasi, omset diartikan sebagai persentase portofolio yang terjual selama periode bulan atau tahun tertentu. Tingkat perputaran yang tinggi akan menghasilkan komisi lebih banyak bagi broker yang melakukan transaksi perdagangan.
Piutang dan inventaris adalah dua aset terbesar yang dimiliki oleh bisnis. Kedua akun ini memerlukan investasi tunai yang signifikan, oleh karena itu penting untuk mengukur seberapa cepat bisnis dapat mengumpulkan uang tunai.
Rasio perputaran digunakan untuk menghitung kecepatan bisnis dalam mengumpulkan uang tunai dari piutang dan inventarisnya. Rasio ini sering digunakan oleh analis fundamental dan investor untuk menentukan apakah perusahaan tersebut merupakan investasi yang menguntungkan. Informasi ini biasanya tercakup dalam portofolio omset.
Portofolio yang dikelola secara aktif harus memiliki tingkat perputaran yang lebih tinggi, sedangkan portofolio yang dikelola secara pasif mungkin memiliki jumlah perdagangan yang lebih sedikit selama satu tahun. Portofolio yang dikelola secara aktif akan menghasilkan biaya perdagangan yang lebih tinggi, sehingga menyebabkan penurunan tingkat pengembalian portofolio. Reksa dana dengan omset yang berlebihan sering dianggap memiliki kualitas rendah.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.