10 Makanan Terenak di Dunia


Rekomendasi Makanan Terenak di Dunia

1. Massaman Curry (Thailand)

Massaman curry adalah salah satu makanan terenak di dunia yang berasal dari Thailand. Makanan ini memiliki cita rasa yang begitu khas yaitu manis pedas dan gurih. Kari massaman menggunakan pasta kari massaman yang terbuat dari rempah-rempah seperti kapulaga, kayu manis, adas manis, dan pala. Bumbu ini juga biasa digunakan dalam masakan India.

Namun, apa yang membuat massaman curry begitu istimewa adalah perpaduan masakan Thailand dan India yang menyatu harmonis. Nama “massaman” sendiri berasal dari kata Mussulman, yang merupakan istilah kuno untuk menyebut Muslim. Pada awal abad ke-17, orang Muslim memperkenalkan banyak rempah-rempah baru ke Thailand. Seiring berjalannya waktu, kata tersebut juga merujuk pada rempah-rempah aromatik dalam budaya Thailand dan India.

Salah satu hal yang membuat massaman curry begitu khas adalah penggunaan daging sapi. Karena hidangan ini berasal dari budaya Islam, daging sapi sering digunakan untuk membuat massaman curry. Namun, terkadang hidangan ini juga bisa disajikan dengan bebek, tahu, ayam, atau sayuran. Bumbu kari yang digunakan terdiri dari bawang merah, bawang putih, jahe, parutan kulit jeruk lemon, cabai merah, ketumbar, jintan, kunyit, kayu manis, cengkeh, kapulaga, asam jawa, dan santan.

Proses pembuatan massaman curry dimulai dengan menumbuk dan menghaluskan bumbu-bumbu tersebut. Setelah itu, bumbu halus ditumis menggunakan minyak sampai harum. Kemudian, santan dan bahan lainnya seperti daging sapi, ayam, atau daging sayur ditambahkan ke dalam tumisan bumbu. Semuanya dimasak dengan api kecil sampai saus mengental dan bahan-bahannya matang. Untuk memberikan aroma khusus, daun salam ditambahkan terakhir. Massaman curry biasanya disajikan panas dengan kentang rebus atau nasi panas.

2. Pizza (Italia)

Pizza merupakan salah satu makanan terkenal di dunia yang berasal dari Italia. Makanan ini terdiri dari sepotong roti dengan topping gurih. Awalnya, pizza adalah makanan yang mudah dan lezat bagi mereka yang tidak mampu membeli piring. Pizza juga sangat praktis untuk dibawa saat bepergian.

Asal usul pizza dapat ditelusuri dalam puisi “Aeneid” karya penyair Romawi kuno, Virgil, pada zaman Augustus. Dalam puisi tersebut, diceritakan perjalanan seorang pahlawan Troya bernama Aeneas dalam mitologi Yunani. Ketika Aeneas dan anak buahnya beristirahat di perjalanan, mereka makan roti gandum tipis dengan jamur dan tumbuhan hutan di atasnya. Mereka menggunakan roti gandum sebagai pengganti piring. Puisi ini merepresentasikan gambaran awal pizza sebagai makanan sederhana dan praktis.

Namun, pizza yang kita kenal saat ini berbeda dengan roti gandum yang dimakan oleh Aeneas. Pizza modern muncul di Naples, Italia pada akhir abad ke-18. Pada saat itu, Naples adalah salah satu kota terbesar di Eropa dan penduduknya juga meningkat pesat. Hal ini menyebabkan banyak orang jatuh miskin dan mencari makanan yang murah. Pizza menjadi pilihan masyarakat Naples karena harganya yang terjangkau.

Pada awalnya, pizza dijual oleh pedagang kaki lima dalam potongan-potongan kecil. Jumlahnya bisa disesuaikan dengan permintaan pembeli. Pizza tersebut diberi topping bawang putih, lemak babi, dan garam sederhana. Topping ini disesuaikan dengan harga yang murah. Pada awalnya, pizza lebih dikenal sebagai makanan yang identik dengan kemiskinan.

Namun, pizza telah berubah seiring berjalannya waktu dan menjadi salah satu makanan paling populer di dunia. Di Italia, ada berbagai variasi pizza, mulai dari pizza margherita yang sederhana hingga pizza dengan berbagai topping yang unik. Pizza tidak hanya dikenal di Italia, tetapi juga di seluruh dunia. Saat ini, kita dapat menemukan toko pizza di hampir setiap sudut kota, terutama di negara-negara barat.

3. Sushi (Jepang)

Sushi adalah makanan tradisional Jepang yang terbuat dari nasi yang dicampur dengan cuka, ikan mentah atau makanan laut lainnya, dan sayuran. Awalnya, sushi berasal dari metode pengawetan ikan di Asia Tenggara dan menyebar ke Cina sebelum akhirnya diperkenalkan di Jepang.

Metode pengawetan ikan yang dikenal dengan nama narezushi merupakan cikal bakal dari sushi modern. Narezushi adalah metode mengawetkan ikan dengan cara menyajikannya di atas nasi asin dan dibungkus dengan daun. Ikan yang diawetkan dengan metode ini akan mengalami proses fermentasi sehingga bisa dimakan meski disimpan dalam waktu yang lama.

See also  9 Cara Bungkus Kado yang Unik dan Menarik dan Inspirasi Menariknya!

Pada awalnya, nasi asin yang digunakan dalam narezushi akan dibuang dan hanya ikan yang dimakan. Hal ini menjadikan narezushi berbeda dengan sushi yang kita kenal sekarang. Selain itu, ada juga makanan bernama namanare yang terbuat dari potongan ikan mentah yang dibungkus dengan lapisan kulit.

Asal usul sushi yang lebih mirip dengan sushi modern muncul pada zaman Edo (1603-1868). Pada masa itu, sushi terdiri dari nasi yang diletakkan di atas sepotong ikan atau sayuran. Ukuran nasi yang digunakan pada saat itu seukuran onigiri, yaitu seukuran genggaman tangan.

Pembuatan sushi pada masa itu juga melibatkan penggunaan cuka. Ketika sushi pertama kali muncul, makanan ini dianggap sebagai makanan yang sangat mahal dan dikenakan pajak oleh pemerintah Jepang. Saat itu, sushi biasanya dimakan dengan tangan tanpa menggunakan sumpit seperti yang terjadi saat ini.

Seiring berjalannya waktu, sushi menjadi makanan cepat saji yang populer di zaman Edo. Makanan ini cocok untuk dinikmati saat sedang terburu-buru dan dijual di tenda-tenda kaki lima yang ada di seluruh kota. Sejarah panjang sushi membuatnya berkembang menjadi berbagai jenis sushi yang berbeda, seperti nigiri sushi, maki sushi, dan sashimi.

4. Peking Duck/ Bebek Peking (Cina)

Bebek Peking atau Peking Duck adalah salah satu hidangan terkenal dari Cina. Hidangan ini pertama kali disiapkan oleh seorang koki pada masa Dinasti Ming (1368-1644). Saat itu, hidangan favorit di istana adalah ayam bakar, angsa, dan bebek. Bebek Peking dianggap sebagai hidangan mewah yang dinikmati oleh masyarakat Dinasti Ming. Bebek yang digunakan untuk hidangan ini diberi makan dengan jujube, buah kurma merah, agar dagingnya empuk.

Proses persiapan bebek Peking sangatlah rumit. Bebek peternakan harus diberi makan jujube untuk membuat dagingnya empuk. Setiap enam jam, bebek diberi makan dan dijaga agar tidak busuk. Bebek harus memiliki berat badan optimal sekitar 2,5 kg, karena jika terlalu besar dagingnya akan keras, sedangkan jika terlalu kecil dagingnya tidak akan empuk.

Setelah bebek dipersiapkan, proses memasak dimulai. Bebek dipanggang dalam oven batu dan dipanggang di atas kayu kurma merah. Kayu tersebut memberikan aroma khas kurma merah saat dipanaskan. Ada berbagai teknik memasak bebek Peking di kota Beijing. Setiap chef memiliki cara berbeda dalam menyiapkan hidangan ini. Bebek Peking juga bisa diberi tambahan rasa kopi atau apel pada dagingnya. Daging bebek dimasak selama 70 menit agar lemak bebek meleleh dan meresap ke dalam kulit dan daging.

Setelah matang, bebek Peking disajikan dengan teknik khusus. Biasanya, daging bebek dipotong tipis-tipis dan disajikan bersama dengan kulit yang renyah. Hidangan ini juga disajikan dengan saus hoisin, daun bawang, dan ketimun. Bebek Peking memiliki rasa lezat dan tekstur yang unik. Kulitnya renyah, dagingnya empuk, dan lemaknya sangat lezat.

5. Hamburger (Jerman)

Hamburger adalah makanan yang sangat populer di Amerika Serikat, tetapi asal usulnya sebenarnya berasal dari Jerman. Nama “hamburger” berasal dari potongan daging sapi yang disebut “steak” dalam bahasa Jerman. Hamburger kemudian dibawa ke Amerika oleh imigran Jerman dan menjadi salah satu makanan paling ikonik di Amerika Serikat.

Meskipun hamburger dikenal sebagai makanan khas Amerika Serikat, asal usulnya jelas terhubung dengan Jerman. Imigran Jerman membawa tradisi masakan mereka ke Amerika, termasuk tradisi memakan daging dalam bentuk hamburger. Hamburger pertama kali dikenal dengan sebutan “Hamburger Steak” di Jerman.

Pada awalnya, hamburger dibuat dengan mencincang daging domba atau daging sapi. Daging yang dicincang kemudian diberi berbagai bumbu rempah dan dipanggang hingga matang. Hamburger kemudian disajikan dengan roti hamburger, selada, tomat, dan saus. Seiring berjalannya waktu, hamburger menjadi semakin populer dan variasinya semakin banyak.

Salah satu yang membuat hamburger begitu populer di Amerika adalah kepraktisannya. Hamburger bisa disantap dengan mudah dan bisa dimakan di mana saja. Makanan ini cocok untuk dinikmati saat sedang terburu-buru atau untuk santap siang yang cepat dan praktis.

Selain itu, hamburger juga terkenal dengan kelezatannya. Daging yang digunakan dalam hamburger seringkali diolah dengan berbagai macam bumbu dan rempah, sehingga memberikan rasa yang kaya dan lezat. Daging dipanggang hingga matang tetapi tetap juicy. Topping seperti keju, saus, dan sayuran juga menambah cita rasa yang nikmat.

See also  Profil Pemeran Squid Game dan Sinopsis Dramanya

Hamburger juga telah berkembang menjadi camilan yang sangat populer di seluruh dunia. Kini, toko-toko hamburger dapat ditemukan di hampir setiap sudut kota di Amerika Serikat dan juga di banyak negara lainnya. Variasi hamburger juga semakin banyak, mulai dari hamburger dengan topping tradisional hingga hamburger dengan topping yang unik dan eksotis.

6. Penam Assam Laksa (Malaysia)

Penam Assam Laksa adalah salah satu hidangan khas Malaysia yang patut dicoba. Assam Laksa adalah hidangan sup segar yang terdiri dari mie beras, ikan tenggiri laut, sayuran, dan bumbu-bumbu asam yang memberikan cita rasa yang unik.

Asam Laksa memiliki banyak versi mengenai asal usul namanya. Ada banyak teori yang berhubungan dengan kata “laksa”, karena kata ini memiliki banyak arti dalam beberapa bahasa. Salah satu teori menyatakan bahwa “laksa” berasal dari bahasa Hindi atau Persia, khususnya “lakhshah” yang merupakan nama jenis mie polos yang digunakan dalam sup.

Teori lain mengatakan bahwa “laksa” berasal dari kata Kanton yang berarti “pasir pedas”. Hal ini mengacu pada kuah asam yang digunakan dalam hidangan ini, yang biasanya dibuat dari udang kering sehingga memberikan rasa pedas yang khas.

Teori lain menyebutkan bahwa “laksa” berasal dari kata “hokkien” yang berarti “kotor” atau “sup lup”. Hokkien adalah kelompok etnis yang tinggal di wilayah Melayu dan banyak mempengaruhi budaya makanan di Malaysia. Hokkien memiliki tradisi masakan yang unik, termasuk hidangan laksa.

Penam Assam Laksa sebenarnya merupakan variasi dari Laksa yang berasal dari Penang, Malaysia. Hidangan ini terdiri dari mie beras yang disiram dengan kuah asam yang terbuat dari bumbu-bumbu seperti asam tamarind, udang kering, serai, lengkuas, dan cabai. Kuah ini memberikan rasa segar dan pedas yang khas pada hidangan ini.

Selain mie beras dan kuah asam, Assam Laksa juga biasanya disajikan dengan ikan tenggiri yang telah digoreng dan diiris tipis-tipis, mentimun, bawang merah, daun bawang, dan daun selada. Hidangan ini juga bisa ditambahkan dengan saus belacan, jika Anda menyukainya.

Penam Assam Laksa adalah hidangan yang menggabungkan berbagai rasa, seperti pedas, asam, dan segar. Hidangan ini menjadi salah satu kuliner terenak di Malaysia yang wajib dicoba jika Anda berkunjung ke sana.

7. Tom Yum Goong (Thailand)

Tom Yum Goong adalah salah satu hidangan terbaik dari Thailand yang memiliki citarasa asam dan pedas yang khas. Sup ini terbuat dari hidangan seafood yang kaya dengan rasa asam segar, rempah-rempah, dan aroma daun Jeruk Purut. Tom Yum Goong sudah ada dan dikenal sejak dekade terakhir abad ke-19.

Nama “tom yum” berasal dari bahasa Thailand yang berarti “mendidih” atau “panas”. Istilah ini mencerminkan deskripsi hidangan ini yang biasanya disajikan panas-panas dengan cita rasa yang pedas. “Goong” sendiri berarti udang, yang merupakan bahan utama dalam sup ini.

Sup tom yum goong terdiri dari berbagai bahan seperti udang segar, jamur, cabai merah, serai, daun jeruk purut, tomat, dan bumbu-bumbu seperti jahe, bawang putih, dan air jeruk nipis. Hidangan ini juga bisa ditambahkan dengan pasta cabai atau pasta tomat untuk menambah kepedasannya.

Proses pembuatan sup ini dimulai dengan merebus air dengan semua bumbu dan rempah. Setelah bumbu dan rempah mendidih, udang, jamur, dan tomat dimasukkan ke dalam sup. Sup tom yum goong biasanya dimasak dengan api kecil sampai semua bahan matang.

Hidangan ini memiliki rasa yang sangat khas. Perpaduan antara rasa asam, pedas, dan segar sangat cocok untuk menggugah selera. Aroma daun jeruk purut yang khas juga memberikan sentuhan tambahan pada sup ini.

Tom Yum Goong terkenal di seluruh dunia dan menjadi salah satu hidangan Thailand yang paling terkenal. Kelezatannya telah menarik perhatian wisatawan dari berbagai negara yang mencari pengalaman kuliner Thailand yang autentik.

8. Kebab (Turkey)

Kebab adalah hidangan yang berasal dari Turki dan telah menjadi salah satu makanan terkenal di dunia. Nama “kebab” berasal dari kata Arab ‘kabab’, yang berarti daging goreng. Asal usul kebab sebenarnya terkait dengan tradisi memanggang daging dalam kebudayaan Timur Tengah.

Kebab awalnya menggunakan daging domba atau domba sebelum akhirnya beralih ke daging sapi dan ayam seperti yang terjadi saat ini. Awalnya, daging yang digunakan untuk kebab dicincang dan diberi aneka bumbu rempah seperti cilantro, jintan, dan paprika. Daging cincang ini kemudian dipanggang di atas panggangan atau tusuk sate hingga matang dan beraroma harum.

See also  Bursa Transfer! Karim Benzema dan Klub Liga Arab Al Ittihad

Kebab yang kita kenal saat ini sudah mengalami modifikasi sejak masuk ke Eropa pada abad ke-18. Saat itu, kebab dibawa oleh para pedagang Turki ke Berlin, Jerman. Di Berlin inilah kebab mulai mengalami perubahan dengan daging yang lebih kasar dan berbumbu. Daging dalam kebab juga dipotong menjadi irisan tipis agar lebih mudah dimakan.

Kebab tidak hanya merupakan hidangan populer di Turki, tetapi juga telah menjadi hidangan yang sangat populer di dunia internasional. Kebab merupakan makanan cepat saji yang mudah ditemui di banyak negara, termasuk Amerika Serikat dan Indonesia. Variasi kebab pun semakin banyak, mulai dari kebab daging sapi atau ayam yang dipanggang, hingga kebab sayuran dan kebab dengan berbagai jenis saus.

9. Rendang (Indonesia)

Rendang adalah salah satu hidangan terbaik dari Indonesia yang sangat terkenal di dunia. Hidangan ini terbuat dari daging yang dimasak dengan santan dan berbagai rempah-rempah khas Indonesia, seperti cabai, kunyit, jahe, dan bawang merah.

Rendang memiliki keunikan karena bumbu alaminya memiliki sifat antiseptik, sehingga dapat berfungsi sebagai pengawet alami. Bumbu rendang terdiri dari rempah-rempah yang berasal dari alam sekitar, seperti daun jeruk purut, serai, dan lengkuas. Rempah-rempah ini memberikan cita rasa yang kaya dan aroma yang harum pada rendang.

Proses pembuatan rendang memakan waktu yang lama. Daging sapi yang telah dipotong-potong direndam dalam bumbu rendang selama beberapa jam agar rempah-rempah meresap ke dalam daging. Setelah itu, santan ditambahkan ke dalam rendang dan dimasak dengan api kecil selama berjam-jam hingga kuahnya mengental dan dagingnya menjadi empuk.

Rendang merupakan hidangan khas dari daerah Minangkabau di Sumatera Barat. Sejarah rendang tidak bisa dipisahkan dari masyarakat Minangkabau, yang telah memasak hidangan ini sejak zaman nenek moyang mereka. Dalam budaya Minangkabau, rendang sering kali disajikan dalam acara adat dan perayaan.

Seperti yang dijelaskan dalam sejarah rendang, hidangan ini juga memiliki kaitan dengan sejarah perdagangan dan imigrasi. Terdapat dugaan bahwa rendang berasal dari abad ke-16 ketika orang-orang Minangkabau menjelajahi Selat Malaka dan membawa makanan ini sebagai bekal perjalanan. Rendang juga dapat ditemukan di daerah-daerah lain di Indonesia, seperti Padang dan Sumatera Selatan.

Rendang adalah hidangan yang memiliki rasa yang kaya, pedas, dan gurih. Dalam kuliner Indonesia, rendang merupakan salah satu hidangan yang dianggap rasanya paling kompleks dan membutuhkan keahlian dalam proses pengolahannya. Hidangan ini juga sering disajikan dalam acara-acara istimewa, seperti perayaan hari raya atau acara adat.

10. Poke (Amerika Serikat)

Poke merupakan hidangan populer yang berasal dari Hawaii di Amerika Serikat. Hidangan ini terbuat dari potongan ikan mentah atau seafood seperti tuna ahi atau gurita yang dipotong dadu dan disajikan dengan tambahan bumbu-bumbu segar seperti kecap, minyak wijen, rumput laut, dan daun bawang.

Asal usul poke dapat ditelusuri dari tradisi makan ikan mentah di Asia Tenggara dan Cina. Di Hawaii, tradisi ini telah berkembang menjadi hidangan yang disajikan dengan berbagai variasi, tergantung pada preferensi lokal. Sementara di London, poke sering dihidangkan dengan tambahan kacang macadamia atau kacang mete.

Poke mendapatkan popularitas di Amerika Serikat pada tahun-tahun terakhir dan telah menyebar ke berbagai negara. Hidangan ini juga dapat ditemukan dalam variasi menggunakan berbagai jenis ikan atau seafood lainnya. Keunikan poke terletak pada kombinasi antara ikan mentah dan rempah segar yang memberikan rasa yang segar dan lezat.

Hidangan ini telah menjadi salah satu kuliner terenak di dunia dan menjadi tren makanan yang populer di kalangan pecinta makanan sehat dan penikmat makanan laut. Poke juga telah diadaptasi dalam berbagai versi, termasuk dengan tambahan bahan-bahan tambahan seperti alpukat, sayuran, dan saus yang berbeda.


Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.

Tahukah Anda?

Leave a Reply