10 Penyebab Jerawat di Pipi, Apa Saja Ya?



Penggunaan Masker dalam Jangka Panjang
Penggunaan masker dalam jangka panjang merupakan salah satu penyebab jerawat di pipi. Hal ini terutama terjadi pada masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, di mana penggunaan masker menjadi wajib untuk mencegah penularan virus. Penggunaan masker yang tidak diganti secara teratur dan tidak menggunakan masker yang sesuai dengan tipe kulit dapat menyebabkan jerawat muncul di area pipi.

Ketika menggunakan masker, udara lembab akan tertahan di bawah masker dan suhu di area tersebut menjadi lebih panas karena hawa dari mulut dan hidung. Ditambah lagi dengan gesekan antara kulit dan masker, hal ini membuat area pipi menjadi rentan terhadap jerawat. Apalagi jika kulit wajah kita sensitif terhadap jenis masker tertentu, penggunaan masker yang tidak cocok dapat memperburuk kondisi jerawat di pipi.

Selain itu, penting juga untuk melepas masker secara teratur, terutama ketika kita berada di tempat yang aman dan tidak banyak orang. Dengan melepas masker, kulit wajah kita dapat bernafas dengan lebih lega dan tidak terjadi penumpukan kelembapan di area pipi yang dapat menyebabkan jerawat.

Jarang Mengganti Sarung Bantal
Kebiasaan buruk yang sering dilakukan oleh banyak orang adalah jarang mengganti sarung bantal. Padahal, sarung bantal dapat menjadi tempat berkembangbiaknya bakteri dan kotoran, terutama sisa sel kulit mati dan minyak yang terdapat pada wajah kita. Ketika kita tidur dengan wajah menyentuh sarung bantal yang kotor, bakteri dan kotoran tersebut akan berpindah ke wajah dan dapat menyebabkan jerawat di area pipi.

Untuk mencegah jerawat muncul di pipi, penting untuk rutin mengganti sarung bantal setidaknya dua minggu sekali. Dengan mengganti sarung bantal secara teratur, kita dapat menjaga kebersihan wajah dan mencegah penumpukan bakteri dan kotoran yang dapat menyebabkan jerawat.

Kebiasaan Menyentuh Pipi Ketika Tangan Dalam Keadaan Kotor
Kebiasaan yang sering dilakukan tanpa sadar adalah menyentuh wajah, terutama pipi, ketika tangan dalam keadaan kotor. Tangan merupakan tempat berkembangbiaknya bakteri dan kuman, terutama di masa pandemi seperti sekarang ini.

Ketika kita menyentuh pipi dengan tangan yang kotor, bakteri tersebut dapat berpindah ke wajah dan memicu infeksi, yang pada akhirnya menyebabkan jerawat. Oleh karena itu, sangat penting untuk tidak menyentuh wajah, terutama pipi, ketika tangan dalam keadaan kotor.

Selain itu, penting juga untuk menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan secara teratur dan menggunakan hand sanitizer. Dengan menjaga kebersihan tangan, kita dapat mencegah penyebaran bakteri dan kuman yang dapat menyebabkan jerawat di pipi.

See also  100 Kata Motivasi Hidup yang Membuat Hidupmu Penuh Semangat

Perubahan Hormon
Perubahan hormon juga merupakan salah satu penyebab munculnya jerawat di pipi. Terutama pada wanita, perubahan hormon yang terjadi setiap bulan, seperti saat ovulasi dan menstruasi, dapat memicu produksi minyak berlebih di kulit wajah. Minyak berlebih tersebut dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat muncul di area pipi.

Untuk mengatasi jerawat yang disebabkan oleh perubahan hormon, penting untuk melakukan perawatan wajah yang tepat. Penggunaan clay mask atau toner BHA dapat membantu mengurangi produksi minyak berlebih dan mengurangi jerawat di pipi. Namun, jika jerawat tetap persisten meskipun sudah menggunakan perawatan tersebut, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit untuk penanganan yang lebih khusus.

Penggunaan Ponsel Dalam Keadaan Kotor
Ponsel adalah salah satu benda yang sering kita gunakan sehari-hari, namun jarang disadari bahwa ponsel dapat menjadi tempat berkembangbiaknya bakteri. Menempelkan ponsel di telinga dan area pipi ketika tengah bertelepon dapat menyebabkan bakteri berpindah ke wajah dan memicu jerawat di pipi.

Untuk menghindari jerawat yang disebabkan oleh penggunaan ponsel, penting untuk membersihkan ponsel secara teratur dengan cairan pembersih. Setelah memegang uang atau menggunakan toilet, pastikan juga untuk mencuci tangan sebelum menyentuh ponsel. Dengan menjaga kebersihan ponsel, kita dapat mengurangi risiko timbulnya jerawat di pipi.

Peralatan Make Up yang Tidak Bersih
Peralatan make up yang tidak bersih juga dapat menjadi penyebab jerawat di pipi. Banyak orang yang sering lupa atau malas membersihkan peralatan make up setelah digunakan. Padahal, peralatan make up yang tidak bersih dapat menjadi tempat berkembangbiaknya bakteri dan kuman yang dapat menyebabkan jerawat.

Untuk menghindari jerawat yang disebabkan oleh peralatan make up yang tidak bersih, penting untuk membersihkan peralatan make up secara teratur. Peralatan seperti kuas make up, spons, dan alat lainnya harus dicuci minimal satu minggu sekali. Dengan menjaga kebersihan peralatan make up, kita dapat mengurangi risiko timbulnya jerawat di pipi.

Terlalu Sering Mengkonsumsi Makanan Gula
Makanan yang mengandung gula tinggi juga dapat memicu munculnya jerawat di pipi. Konsumsi makanan yang tinggi gula, seperti minuman bersoda, cokelat, dan makanan manis lainnya dapat meningkatkan kadar gula dalam tubuh. Hal ini dapat menyebabkan tubuh menghasilkan lebih banyak hormon insulin untuk mengatur kadar gula darah.

Peningkatan hormon insulin ini dapat memicu produksi minyak berlebih di kulit wajah, yang pada akhirnya dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat muncul di area pipi. Oleh karena itu, penting untuk membatasi konsumsi makanan yang tinggi gula untuk menghindari jerawat di pipi.

See also  5 Cerita Fiksi dengan Nuansa Politik di Dalamnya

Stress yang Berkepanjangan
Stress yang berkepanjangan juga dapat menjadi penyebab jerawat di pipi. Ketika mengalami stress, tubuh akan menghasilkan hormon kortisol secara berlebihan. Hormon kortisol ini dapat mengganggu sistem metabolisme karbohidrat di tubuh, sehingga menyebabkan peningkatan produksi minyak di kulit wajah.

Peningkatan produksi minyak berlebih inilah yang dapat menyebabkan jerawat muncul di pipi. Oleh karena itu, penting untuk mengelola stress dengan baik dan melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat meredakan stress, seperti mendengarkan musik, menonton film, atau melakukan yoga. Dengan mengurangi stress, kita dapat mengurangi risiko timbulnya jerawat di pipi.

Air Tidak Bersih
Air yang tidak bersih juga dapat menjadi penyebab jerawat di pipi. Air yang tidak bersih mengandung banyak bakteri dan kotoran yang dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat muncul di pipi.

Untuk menghindari jerawat yang disebabkan oleh air yang tidak bersih, penting untuk menggunakan air yang bersih saat mencuci wajah. Jika kita menyadari bahwa air di lingkungan kita tidak bersih, bisa dipasang filter agar klorin dan kotoran dalam air tersaring. Dengan menggunakan air yang bersih, kita dapat menjaga kebersihan wajah dan mencegah munculnya jerawat di pipi.

Faktor-Faktor Lain yang Menyebabkan Jerawat di Pipi
Selain penyebab-penyebab di atas, terdapat juga faktor-faktor lain yang dapat menyebabkan jerawat muncul di pipi. Faktor-faktor tersebut antara lain:

1. Penyumbatan pori-pori oleh minyak berlebih. Produksi minyak yang berlebih dapat menyebabkan penyumbatan pori-pori dan jerawat muncul di pipi.

2. Peningkatan aktivitas bakteri Propionibacterium Acne. Bakteri ini dapat “memakan” minyak berlebih dan menyebabkan peradangan di kulit, yang pada akhirnya menyebabkan jerawat di pipi.

3. Kulit kotor. Ketika kulit tidak bersih dari debu atau sisa make-up saat tidur, bakteri dan kotoran dapat menumpuk di kulit dan menyebabkan jerawat.

4. Konsumsi makanan yang merangsang jerawat, seperti makanan pedas, makanan berlemak, dan cokelat.

5. Faktor genetik atau keturunan. Jika memiliki anggota keluarga yang memiliki jerawat, kemungkinan kita juga akan rentan terhadap jerawat di pipi.

6. Kesalahan dalam penggunaan kosmetik, seperti tidur tanpa membersihkan make-up, atau menggunakan produk yang tidak cocok dengan jenis kulit kita.

7. Peralihan usia remaja. Pada masa pubertas, produksi hormon tubuh meningkat dan dapat menyebabkan jerawat muncul di pipi.

8. Menstruasi atau haid pada wanita. Pada beberapa wanita, hormonal yang tidak seimbang selama menstruasi dapat menyebabkan peradangan dan jerawat di pipi.

See also  Ide Quotes Akhir Tahun Untuk Dibagikan di Media Sosial

9. Alergi makanan. Beberapa orang alergi terhadap makanan tertentu, seperti makanan berlemak tinggi, dan alergi ini dapat memperburuk kondisi jerawat di pipi.

10. Iklim, terutama iklim tropis yang lembab. Lingkungan yang lembab membuat kulit lebih mudah berproduksi minyak, yang dapat menyebabkan jerawat di pipi.

11. Gangguan metabolisme. Gangguan dalam peredaran darah dan getah bening dapat menyebabkan jerawat muncul di pipi.

Kebiasaan yang Dapat Menghilangkan Jerawat di Area Pipi
Untuk menghilangkan jerawat di area pipi, terdapat beberapa kebiasaan yang dapat dilakukan, antara lain:

1. Rajin mencuci wajah. Mencuci wajah secara teratur, terutama setelah beraktivitas di luar rumah atau menggunakan make-up, dapat membantu membersihkan kotoran dan minyak berlebih yang dapat menyebabkan jerawat.

2. Menggunakan produk skincare dan make up yang sesuai dengan tipe kulit dan berlabel non-komedogenik. Produk skincare dan make up yang sesuai dengan tipe kulit dapat membantu menjaga kesehatan kulit dan mengurangi risiko jerawat di pipi.

3. Rutin mengganti sarung bantal dan seprai kasur. Mengganti sarung bantal dan seprai kasur secara teratur dapat mencegah penumpukan bakteri dan kotoran yang dapat menyebabkan jerawat di pipi.

4. Rutin membersihkan ponsel dengan cairan pembersih. Membersihkan ponsel secara teratur dapat mengurangi risiko penyebaran bakteri yang dapat menyebabkan jerawat di pipi.

5. Berhenti menyentuh wajah ketika tangan dalam keadaan kotor. Menyentuh wajah, terutama pipi, ketika tangan dalam keadaan kotor dapat menyebabkan penyebaran bakteri yang dapat menyebabkan jerawat di pipi.

6. Mencuci alat make up secara teratur. Alat make up seperti kuas dan spons harus dicuci secara teratur, minimal satu minggu sekali, untuk mencegah penumpukan bakteri dan kotoran yang dapat menyebabkan jerawat di pipi.

Dengan mengikuti kebiasaan-kebiasaan di atas, kita dapat menjaga kebersihan wajah dan mencegah timbulnya jerawat di pipi. Namun, jika jerawat tetap persisten atau mengganggu penampilan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit untuk penanganan yang lebih intensif.

Setelah mengetahui penyebab jerawat di pipi dan kebiasaan yang dapat menghilangkannya, penting untuk menjaga kebersihan diri dan menjaga kesehatan kulit wajah dengan baik. Dengan menjaga kebersihan dan kesehatan kulit wajah, kita dapat mencegah atau mengatasi jerawat di pipi dan mendapatkan kulit wajah yang sehat dan cantik.


Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.

Tahukah Anda?

Leave a Reply