Contoh Hewan Vertebrata: Pengertian, Ciri-ciri, Klasifikasi
1. PENGERTIAN HEWAN VERTEBRATA
Hewan vertebrata adalah golongan hewan yang memiliki tulang belakang. Tulang belakang ini berasal dari perkembangan sumbu penyokong tubuh primer atau notokorda (korda dorsalis). Notokorda vertebrata hanya ada pada masa embrionik, setelah dewasa akan mengalami penulangan menjadi sistem penyokong tubuh sekunder, yaitu tulang belakang atau vertebrae. Dalam sistem klasifikasi, vertebrata merupakan subfilum dari filum Chordata. Filum Chordata terdiri dari tiga subfilum, yaitu Urochordata, Cephalochordata, dan vertebrata. Hewan vertebrata memiliki ciri-ciri khusus yang membedakannya dengan hewan non-vertebrata. Beberapa ciri tersebut antara lain:
– Memiliki tulang belakang: Tulang belakang merupakan struktur yang menyusun sistem penyokong tubuh. Tulang belakang ini memberikan dukungan dan pelindung bagi organ-organ dalam tubuh hewan vertebrata.
– Memiliki otak dan sistem saraf: Hewan vertebrata memiliki sistem saraf yang terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang. Otak berperan dalam pengendalian seluruh fungsi tubuh, sedangkan sumsum tulang belakang berperan dalam pengiriman sinyal saraf dari otak ke seluruh tubuh.
– Memiliki sistem peredaran darah tertutup: Hewan vertebrata memiliki sistem peredaran darah yang tertutup, artinya darah mengalir di dalam pembuluh darah. Sistem peredaran darah ini berfungsi untuk mengantarkan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh, serta mengangkut CO2 dan sisa-sisa metabolisme menuju organ pengeluaran.
– Memiliki sistem pencernaan lengkap: Hewan vertebrata memiliki sistem pencernaan yang lengkap, mulai dari mulut hingga anus. Sistem pencernaan ini berfungsi untuk mengolah makanan menjadi nutrisi yang bisa diserap oleh tubuh.
– Memiliki sistem pernapasan: Hewan vertebrata memiliki sistem pernapasan yang berbeda-beda tergantung pada kelompoknya. Ada yang bernapas dengan paru-paru, ada juga yang bernapas dengan insang atau melalui kulit.
– Memiliki sistem ekskresi: Hewan vertebrata memiliki sistem ekskresi yang berperan dalam mengeluarkan sisa-sisa metabolisme. Sistem ekskresi ini mencakup organ-organ seperti ginjal, hati, dan paru-paru.
– Memiliki sistem reproduksi: Hewan vertebrata memiliki sistem reproduksi yang berperan dalam berkembang biak. Sistem reproduksi ini mencakup organ-organ seperti testis dan ovarium pada hewan jantan dan betina.
2. CIRI-CIRI HEWAN VERTEBRATA
Tubuh hewan vertebrata memiliki tipe simetri bilateral, di mana kedua sisi tubuh hewan ini memiliki bentuk yang mirip atau serupa. Bagian organ dalam tubuh hewan vertebrata dilindungi oleh rangka dalam atau endoskeleton. Rangka dalam ini terdiri dari tulang-tulang yang berfungsi sebagai struktur penopang tubuh hewan ini. Salah satu bagian tubuh hewan vertebrata yang dilindungi oleh rangka dalam adalah otak. Otak adalah organ yang berperan dalam mengendalikan seluruh fungsi tubuh, termasuk gerakan, penglihatan, pendengaran, dan lain-lain.
Selain itu, tubuh hewan vertebrata juga dilindungi oleh kulit. Kulit hewan vertebrata terdiri dari dua lapisan, yaitu epidermis (lapisan luar) dan dermis (lapisan dalam). Kulit ini berfungsi sebagai pelindung dan juga tempat melekatnya rambut atau bulu. Rambut atau bulu pada hewan vertebrata memiliki berbagai fungsi, seperti insulasi, perlindungan dari cuaca ekstrem, dan juga sebagai alat komunikasi atau pertahanan.
Organ-organ dalam tubuh hewan vertebrata terletak di dalam rongga tubuh yang dilindungi oleh selom. Selom adalah rongga di dalam tubuh yang memisahkan organ-organ dalam dengan dinding tubuh. Organ-organ dalam ini meliputi organ pencernaan, jantung, paru-paru, ginjal, dan sebagainya. Setiap organ ini memiliki fungsi yang spesifik untuk menjaga kehidupan hewan vertebrata.
Hewan vertebrata juga memiliki sistem organ tubuh yang lengkap. Sistem organ tubuh ini meliputi sistem pencernaan, sistem peredaran darah, sistem ekskresi, sistem pernapasan, sistem reproduksi, dan lain-lain. Setiap sistem organ tubuh ini memiliki fungsi yang berbeda namun saling terkait dalam menjaga kelangsungan hidup hewan vertebrata.
3. KLASIFIKASI HEWAN VERTEBRATA
Hewan vertebrata dapat diklasifikasikan menjadi lima kelas utama, yaitu pisces, amphibia, reptilia, aves, dan mammalia. Setiap kelas ini memiliki ciri dan karakteristik yang membedakan satu sama lain. Berikut adalah penjelasan singkat mengenai masing-masing kelas hewan vertebrata:
a. Pisces (Ikan)
Kelas Pisces merupakan kelas yang terdiri dari hewan-hewan yang hidup di dalam air. Hewan-hewan ini memiliki alat pernapasan berupa insang, sirip untuk bergerak di dalam air, dan tubuh yang aerodinamis. Kelas Pisces dibagi menjadi beberapa kelompok berdasarkan jenis tulang yang dimilikinya, seperti ikan bertulang rawan (Chondrichthyes) dan ikan bertulang sejati (Osteichthyes). Contoh ikan yang termasuk dalam kelas Pisces antara lain ikan mas, ikan tongkol, dan ikan hiu.
b. Amphibia (Amfibi)
Kelas Amphibia merupakan kelas yang terdiri dari hewan-hewan yang dapat hidup di air dan darat. Hewan-hewan ini memiliki kulit yang lembap dan tipis sehingga dapat bernapas melalui kulit. Beberapa contoh hewan amfibi adalah katak, salamander, dan kodok.
c. Reptilia (Reptil)
Kelas Reptilia merupakan kelas yang terdiri dari hewan-hewan yang hidup di darat dan memiliki kulit bersisik. Hewan-hewan ini termasuk dalam golongan kadal, ular, dan kura-kura. Reptil memiliki tubuh yang bersisik dan suhu tubuh yang konstan. Beberapa contoh hewan reptil adalah kadal, ular, dan kura-kura.
d. Aves (Burung)
Kelas Aves merupakan kelas yang terdiri dari hewan-hewan burung. Burung memiliki tubuh yang ditutupi oleh bulu dan memiliki sayap untuk terbang. Beberapa contoh burung adalah burung hantu, burung camar, dan burung merpati.
e. Mammalia (Mamalia)
Kelas Mammalia merupakan kelas yang terdiri dari hewan-hewan mamalia. Mamalia memiliki kelenjar susu yang menghasilkan susu sebagai sumber nutrisi bagi anaknya. Hewan-hewan mamalia juga memiliki rambut atau bulu yang menutupi tubuh mereka. Beberapa contoh hewan mamalia adalah kucing, anjing, dan manusia.
Setiap kelas hewan vertebrata memiliki perbedaan dalam morfologi dan anatomi tubuhnya, serta memiliki adaptasi yang berbeda terhadap lingkungan hidupnya. Hal ini membuat setiap kelas hewan vertebrata memiliki ciri dan karakteristik yang unik.
4. Contoh Hewan Vertebrata
Berikut ini adalah beberapa contoh hewan vertebrata yang termasuk dalam klasifikasi masing-masing:
a. Pisces (Ikan)
– Ikan Hiu Berkepala Bison (Heterodontus sp)
– Ikan hiu martil (Spyrna tudes)
– Ikan mas
– Ikan gurami
– Ikan tongkol
b. Amphibia (Amfibi)
– Katak pohon (Polypedates leucomystax )
c. Reptilia (Reptil)
– Kadal
– Ular
– Kura-kura
d. Aves (Burung)
– Pinguin
– Bebek
– Angsa
e. Mammalia (Mamalia)
– Kucing
– Anjing
– Manusia
Hewan-hewan ini memiliki ciri dan karakteristik yang berbeda-beda, tergantung pada klasifikasinya. Setiap contoh hewan vertebrata ini memiliki adaptasi yang unik terhadap lingkungannya sebagai vertebrata.
5. MORFOLOGI DAN ANATOMI HEWAN VERTEBRATA
a. PISCES
Pada hewan vertebrata kelas Pisces atau ikan, terdapat beberapa ciri morfologi dan anatomi yang membedakan dengan kelas yang lain. Setiap jenis ikan memiliki perbedaan anatomi dalam tubuh mereka, seperti ikan hiu yang memiliki tubuh yang aerodinamis dan sirip besar untuk berenang dengan cepat. Tulang belakang pada ikan juga terdiri dari tulang rawan atau tulang sejati tergantung pada jenisnya. Ikan juga memiliki insang sebagai alat pernapasan dan gelembung renang sebagai alat pengapung di dalam air.
b. AMPHIBIA
Pada hewan vertebrata kelas Amphibia atau amfibi, terdapat beberapa ciri morfologi dan anatomi yang membedakan dengan kelas yang lain. Katak, salamander, dan kodok adalah contoh hewan amfibi. Hewan-hewan ini memiliki kulit yang lembap dan tipis sehingga dapat bernapas melalui kulit. Mereka juga memiliki paru-paru untuk bernafas di darat dan insang untuk bernafas di air. Beberapa hewan amfibi juga memiliki kemampuan untuk mengubah warna kulit mereka sebagai bentuk perlindungan atau komunikasi.
c. REPTILIA
Pada hewan vertebrata kelas Reptilia atau reptil, terdapat beberapa ciri morfologi dan anatomi yang membedakan dengan kelas yang lain. Reptil memiliki kulit bersisik yang berfungsi untuk melindungi tubuh mereka. Sisik ini juga membantu mereka dalam mengatur suhu tubuh mereka. Reptil memiliki empat kaki atau anggota tubuh berjari lima yang terbuat dari tulang belakang. Beberapa reptil, seperti kadal, dapat memutuskan ekornya sebagai bentuk pertahanan ketika sedang dalam bahaya. Mereka juga memiliki lidah yang panjang dan lemas yang digunakan untuk mencari makanan.
d. AVES
Pada hewan vertebrata kelas Aves atau burung, terdapat beberapa ciri morfologi dan anatomi yang membedakan dengan kelas yang lain. Burung memiliki tubuh yang dilindungi oleh bulu dan sayap yang berfungsi untuk terbang. Mereka juga memiliki paruh yang keras yang digunakan untuk mencari makanan dan penyaring makanan. Burung memiliki sistem pernapasan yang efisien, dengan paru-paru yang terhubung dengan kantong udara yang membantu mereka bernafas saat terbang. Beberapa burung, seperti burung hantu, memiliki penglihatan yang sangat baik di dalam kegelapan.
e. MAMMALIA
Pada hewan vertebrata kelas Mammalia atau mamalia, terdapat beberapa ciri morfologi dan anatomi yang membedakan dengan kelas yang lain. Mamalia memiliki rambut atau bulu yang menutupi tubuh mereka. Mereka juga memiliki kelenjar susu yang menghasilkan susu sebagai sumber nutrisi bagi anak mereka. Mamalia memiliki otak yang berkembang dengan baik, sehingga mereka memiliki kemampuan berpikir dan belajar yang tinggi. Mamalia juga memiliki sistem pernapasan yang efisien, dengan paru-paru yang terhubung dengan diafragma. Beberapa mamalia, seperti manusia, memiliki kemampuan berbicara dan menggunakan alat komunikasi.
Ringkasan Hewan Vertebrata
Dari semua pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa hewan vertebrata adalah kelompok hewan yang memiliki tulang belakang. Kelompok hewan ini termasuk dalam filum Chordata dan dibagi menjadi beberapa kelas, seperti pisces, amphibia, reptilia, aves, dan mammalia. Setiap kelas memiliki ciri dan karakteristik yang unik. Contoh hewan vertebrata antara lain ikan hiu, katak, kadal, burung pinguin, dan manusia.
Morfologi dan anatomi hewan vertebrata juga bervariasi tergantung pada kelasnya. Misalnya, ikan memiliki insang sebagai alat pernapasan dan gelembung renang sebagai alat pengapung di air, sedangkan mamalia memiliki kelenjar susu dan rambut yang menutupi tubuh mereka. Pengetahuan mengenai hewan vertebrata sangat penting untuk memahami keragaman kelas dan spesies yang ada di dunia ini.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.