15 Fakta One Piece Ini Wajib Kamu Ketahui
1. Mendapatkan dan Mendapatkan Rekor Guiness World Record
Manga One Piece telah mencapai prestasi luar biasa dengan menjadi salah satu manga terpanjang sepanjang masa. Manga ini pertama kali dirilis pada tahun 1997 dan hingga saat ini masih terus berlanjut dengan cerita yang menarik. Setiap chapter One Piece menawarkan petualangan yang seru dan mengasyikkan bagi pembaca, mengajak mereka berlayar seolah menjadi bajak laut untuk mencari harta karun.
Keberhasilan manga ini dalam mempertahankan dan meningkatkan popularitasnya terbukti dari jumlah penjualan yang mencapai rekor dunia. Pada tahun 2014, One Piece masuk ke dalam Guinness World Records dalam kategori “Seri Terbanyak yang Pernah Diterbitkan oleh Penulis”. Ini adalah pengakuan yang luar biasa bagi karya Eiichiro Oda sebagai penulis manga terlaris sepanjang masa.
Prestasi ini juga dibuktikan dengan jumlah penjualan manga One Piece yang mencapai 320.866.000 di seluruh dunia. Hal ini membuat manga One Piece menjadi yang paling laris dan dicetak dalam sejarah. Melalui cerita yang kuat dan karakter yang ikonik, manga One Piece telah berhasil menarik perhatian jutaan pembaca di seluruh dunia.
2. Tidak Menyangka Lebih dari Lima Tahun
Saat Eiichiro Oda pertama kali menciptakan One Piece, ia hanya merencanakan ceritanya untuk berlangsung selama lima tahun. Namun, siapa sangka bahwa manga ini akan terus berlanjut hingga lebih dari 20 tahun. Keberhasilan yang diraih oleh manga One Piece tidak lepas dari kemampuan Eiichiro Oda dalam mengembangkan karakter-karakter yang menarik dan menghadirkan alur cerita yang tak terduga.
Pada awalnya, Eiichiro Oda hanya ingin membuat cerita petualangan yang ringan dan lucu tentang sekelompok bajak laut yang mencari harta karun. Namun, ketika ia mendapatkan ide tentang Shichibukai, cerita One Piece mulai tumbuh dan berkembang dengan sangat luas. Para pembaca manga One Piece saat ini sudah menjadi penggemar yang setia sejak awal chapter pertama hingga chapter terbaru.
Keberhasilan manga One Piece yang sudah berjalan selama lebih dari 20 tahun ini juga menunjukkan dedikasi dan kerja keras Eiichiro Oda dalam menciptakan dunia yang begitu kaya dan menarik. Bagi para pembaca setia, ini adalah bukti bahwa mereka telah menjadi bagian dari perjalanan luar biasa yang tak terlupakan.
3. Eiichiro Oda Suka Menangis Saat Menggambar
Manga One Piece bukan hanya menghadirkan pertarungan dan petualangan yang seru, tetapi juga menyentuh hati pembaca dengan cerita-cerita sedihnya. Salah satu contoh cerita sedih dalam One Piece adalah ketika terjadi perpisahan antara karakter-karakter yang sama-sama menjadi bagian dari kelompok bajak laut Topi Jerami.
Beberapa momen mengharukan dalam manga One Piece, seperti perpisahan antara Sanji dan Master Zeff, kematian Belle-Mere (ibu angkat Nami), dan perpisahan Bajak Laut Topi Jerami dengan Going Merry, ternyata juga membuat Eiichiro Oda ikut merasakan sedihnya. Ketika ia menciptakan adegan-adegan tersebut, ia tak bisa menahan air matanya dan bahkan harus berhenti sejenak untuk mengumpulkan emosinya.
Salah satu momen yang sangat mengharukan dalam One Piece adalah ketika Vivi, salah satu karakter utama, berteriak memohon agar perang di Arabasta dihentikan. Ketika Eiichiro Oda membuat adegan ini, ia turut merasakan kesedihan Vivi dan meneteskan air mata. Hal ini menunjukkan betapa besar perasaan dan empati Eiichiro Oda terhadap karakter-karater yang telah ia ciptakan.
Kepekaan dan ketulusan Eiichiro Oda dalam menghadirkan emosi melalui manga One Piece telah mendapatkan pengakuan dari penggemar yang terus setia mengikuti perjalanan para bajak laut Topi Jerami.
4. Eiichiro Oda Hanya Tidur 3 Jam Sehari
Kesuksesan manga One Piece telah membawa Eiichiro Oda menjadi salah satu mangaka paling terkenal dan terkaya di dunia. Namun, dengan keberhasilan itu juga datanglah komitmen dan pengorbanan yang besar. Eiichiro Oda diketahui hanya tidur 3 jam sehari demi mewujudkan visinya dan memenuhi tenggat waktu yang ketat untuk menghasilkan manga One Piece.
Eiichiro Oda telah mengungkapkan bahwa ia sering tidur di bawah 4 jam sehari karena harus bekerja keras untuk menggambar dan menulis cerita One Piece. Ia bahkan pernah mengatakan bahwa editor yang bekerja dengannya harus siap untuk kehilangan tidur mereka juga. Hal ini menunjukkan betapa besar dedikasi dan komitmen Eiichiro Oda dalam memberikan yang terbaik bagi pembaca setia One Piece.
Selain tidur yang terbatas, Eiichiro Oda juga menjadi salah satu mangaka yang masih membuat sketsa awal untuk setiap chapter One Piece. Meskipun hal ini mungkin terasa melelahkan, namun Eiichiro Oda tetap melakukannya untuk memastikan kualitas manga One Piece tetap terjaga. Dedikasi dan ketahanan Eiichiro Oda dalam melahirkan manga One Piece yang luar biasa tidak hanya menginspirasi pembaca, tetapi juga para mangaka lainnya di seluruh dunia.
5. Eiichiro Oda Terinspirasi Dari Dragon Ball
Seperti banyak mangaka lainnya, Eiichiro Oda juga mendapatkan inspirasi dari karya-karya sebelumnya dalam mengembangkan manga One Piece. Salah satu inspirasi terbesarnya datang dari manga dan anime legendaris Dragon Ball yang dibuat oleh Akira Toriyama.
Eiichiro Oda terinspirasi oleh kesuksesan Dragon Ball dan ingin menciptakan karya yang setara. Ia mengagumi kualitas storytelling dan karakter-karakter yang kuat dalam Dragon Ball, dan ingin menghadirkan hal yang sama dalam One Piece. Bahkan, Eiichiro Oda pernah berkomentar bahwa ia ingin menjadi “penulis yang bisa membuat anak-anak di seluruh dunia tersenyum seperti yang dilakukan Akira Toriyama”.
Kesuksesan One Piece membuat Eiichiro Oda bahagia, dan ia bahkan pernah berkesempatan untuk berkolaborasi dengan Akira Toriyama dalam beberapa kesempatan. Kolaborasi ini adalah impian yang menjadi kenyataan bagi Eiichiro Oda, dan menunjukkan betapa besar pengaruh dan inspirasi dari Dragon Ball terhadap karya-karyanya.
6. Karakter Luffy Menjadi Sampul Majalah
Keberhasilan manga One Piece menjadikan karakter-karakternya sangat ikonik dan dikenal di seluruh dunia. Setiap karakter memiliki daya tariknya sendiri dan menjadi representasi dari petualangan yang menarik dalam One Piece. Karena popularitas dan pengaruh karakter-karakter itu, mereka sering kali menjadi model yang cocok untuk iklan dan promosi.
Pada tahun 2009, One Piece berkolaborasi dengan salah satu merek fashion ternama, Armani, untuk mempromosikan film One Piece: The Strong World. Dalam majalah edisi spesial, karakter Luffy dan kawan-kawan didesain dengan memakai pakaian-pakaian modern dan keren dari Armani. Desain-desain ini mencerminkan karakteristik yang kuat dan ikonik dari karakter-karakter One Piece.
Kerja sama antara One Piece dan Armani terbukti sukses dengan jumlah penonton yang membanjiri film One Piece: The Strong World. Hal ini menunjukkan betapa besar pengaruh dan daya tarik karakter One Piece terhadap penggemarnya, dan sejauh mana brand internasional seperti Armani tertarik untuk berkolaborasi dengan manga ini.
7. Karakter Luffy Menjadi Brand Ambassador Tokyo Summer Olympics 2020
Olimpiade Tokyo 2020 adalah salah satu acara olahraga terbesar di dunia, dan Jepang sebagai tuan rumah ingin menciptakan momen yang tak terlupakan. Dalam upaya untuk menarik perhatian dan mempromosikan acara tersebut, Tokyo Summer Olympics 2020 memilih beberapa karakter animasi terkenal sebagai brand ambassador.
Salah satu karakter yang mendapat kehormatan ini adalah Luffy dari One Piece. Keputusan ini mencerminkan betapa besar pengaruh dan popularitas One Piece di Jepang dan di seluruh dunia. Luffy menjadi maskot resmi miyama Tokyo Summer Olympics 2020, dan hadir dalam berbagai merchandise dan promosi terkait Olimpiade.
Kehadiran Luffy sebagai brand ambassador Tokyo Summer Olympics 2020 juga menjadikan animasi dan manga sebagai bagian integral dari budaya populer Jepang yang diakui secara resmi oleh pemerintah. Hal ini menunjukkan betapa besar pengaruh karya-karya populer seperti One Piece dalam menciptakan identitas dan citra Jepang di mata dunia.
8. Di Dunia Nyata, Ada Kuburan Karakter One Piece
Manga One Piece telah menciptakan dunia yang begitu kaya dan menarik sehingga penggemar tidak hanya terhubung dengan cerita dan karakter, tetapi juga ingin memiliki pengalaman nyata terkait dengan One Piece. Pada tahun 2013, Universal Studio Jepang membangun replika kuburan dari dua karakter One Piece yang meninggal dalam cerita, yaitu Whitebeard dan Portgas D Ace.
Replika kuburan ini dibuat sebagai bagian dari salah satu pertunjukan tahunan One Piece di Universal Studio Jepang. Kuburan tersebut dibuat dengan sangat rinci, menyerupai kuburan asli yang terlihat dalam manga dan anime One Piece. Keberadaan kuburan ini memberikan kesempatan kepada penggemar untuk merasakan atmosfer dan emosi yang sama seperti yang ada dalam cerita One Piece.
Inisiatif seperti ini juga menunjukkan betapa kuatnya hubungan antara One Piece dan penggemarnya di dunia nyata. Para penggemar tidak hanya ingin membaca atau menonton cerita One Piece, tetapi mereka juga ingin merasakan pengalaman yang mendalam dan nyata terkait dengan cerita dan karakter-karakternya.
9. Akan Menjadi Live Action di Netflix
Dalam rangka memenuhi permintaan penggemar yang terus berkembang, manga One Piece akan diadaptasi menjadi sebuah seri live action yang akan tayang di Netflix. Live action One Piece akan menghadirkan dunia One Piece dalam format yang lebih nyata dengan aktor-aktor sungguhan.
Rencananya, seri live action One Piece akan memiliki 10 episode dan akan mengikuti petualangan Luffy dan kru Topi Jerami dalam mencari harta karun One Piece. Para penggemar telah sangat antusias menyambut kabar ini, meskipun juga bisa timbul kekhawatiran tentang apakah adaptasi ini akan mampu menjaga kualitas cerita dan karakter yang sudah begitu ikonik dalam manga dan anime One Piece.
Dengan adaptasi live action, One Piece akan dapat dinikmati oleh khalayak yang lebih luas dan membuka peluang baru bagi penggemar untuk terlibat dalam dunia One Piece secara lebih nyata. Namun, kesuksesan adaptasi ini juga akan bergantung pada bagaimana tim produksi dan para aktor mampu menghadirkan kembali daya tarik dan nuansa khas dari manga dan anime-nya.
10. Adanya Perubahan Karakter dan Desain One Piece
Dalam proses pembuatan manga, tidak jarang karakter-karakter mengalami perubahan dari sketsa awal hingga versi akhir yang kita kenal saat ini. Hal ini juga terjadi dalam manga One Piece, di mana beberapa karakter utama mengalami perubahan sketsa dan desain mereka selama proses pengembangan.
Salah satu contohnya adalah karakter Tony Tony Chopper. Sketsa awal yang dibuat oleh Eiichiro Oda menampilkan Chopper dalam wujud rusa yang lebih mirip dengan rusa aslinya. Namun, dalam versi final, Chopper memiliki desain yang lebih lucu dan menggemaskan, sejalan dengan karakternya yang bisa berubah menjadi manusia.
Karakter Nami juga mengalami perubahan dalam sketsa awalnya. Pada awalnya, Nami direncanakan mempunyai tangan cyborg dan membawa kapak besar sebagai senjatanya. Namun, desain ini akhirnya diubah menjadi lebih feminin dan menggambarkan sifatnya yang lebih cerdas dalam petualangannya.
Perubahan yang cukup mengejutkan adalah rencana awal untuk menyertakan karakter Zoro sebagai anggota bajak laut Si Badut Buggy. Namun, rencana ini tidak dilanjutkan dan karakter Zoro pun mengalami perubahan total, baik dalam cerita maupun visualnya, menjadi salah satu anggota bajak laut Topi Jerami yang setia.
11. Sempat Berselisih Dengan Manga Naruto
Industri manga Jepang, terutama dalam genre shonen, sering kali terjadi persaingan ketat antara karya-karya populer. Manga One Piece dan Naruto adalah dua dari banyak manga populer saat itu yang bersaing untuk mendapatkan posisi teratas di industri manga.
Namun, kebetulan bahwa kedua karya ini memiliki karakter utama dengan nama yang sama, yaitu Naruto. Saat Masashi Nishimoto menciptakan serial anime dengan tema ninja dan karakter utama bernama Naruto, Eiichiro Oda juga tengah merencanakan pembuatan karakter bernama Naruto dalam One Piece.
Karena nama tersebut sudah digunakan dalam Naruto, akhirnya Eiichiro Oda memutuskan untuk mengganti nama karakternya menjadi Sanji. Meskipun demikian, ini tidak mempengaruhi kesuksesan yang diraih oleh kedua manga tersebut, dan keduanya tetap menjadi manga terpopuler dan mendapatkan tempat di hati para pembaca.
Meskipun sempat ada persaingan, baik Eiichiro Oda maupun Masashi Nishimoto adalah dua mangaka yang sangat sukses dan berhasil menciptakan karya-karya ikonik yang dikenal di seluruh dunia.
12. Kesuksesan Film One Piece Stampede
Film One Piece Stampede merupakan salah satu film yang telah mendapatkan kesuksesan besar dalam franchise One Piece. Film ini dirilis pada tahun 2019 dan berhasil menarik perhatian banyak penonton di seluruh dunia. Banyaknya jumlah penonton yang memenuhi bioskop pada saat tayangan perdana film ini telah memecahkan rekor jumlah penonton terbanyak pada awal penayangan film sebesar 356.052 di Jepang.
Film One Piece Stampede tidak hanya sukses dari segi jumlah penonton, tetapi juga memperoleh keuntungan yang besar. Dalam empat hari sejak penayangan perdana, film ini berhasil meraup keuntungan sebesar 1,6 miliar yen di Jepang. Keberhasilan ini menunjukkan betapa besar antusiasme penggemar One Piece untuk menyaksikan petualangan Luffy dan kru Topi Jerami dalam bentuk film yang lebih besar dan epik.
Selain itu, film One Piece Stampede juga mendapatkan respon positif dari kritikus dan mendapatkan rating tinggi di situs IMDb. Hal ini menunjukkan bahwa film ini tidak hanya disukai oleh penggemar setia One Piece, tetapi juga mampu menarik perhatian dan mendapatkan apresiasi dari penonton yang lebih luas.
13. One Piece Dijadikan Sebuah Gim
Kesuksesan manga dan anime One Piece telah membawa franchise ini menjadi suatu waralaba yang meluas ke berbagai bidang, termasuk dalam dunia gim. Ada banyak gim yang berkaitan dengan One Piece, dan salah satu yang paling terkenal adalah One Piece: Pirate Warriors 4.
Gim One Piece: Pirate Warriors 4 adalah gim aksi berjenis Musou yang menghadirkan gameplay yang seru dan menegangkan. Dalam gim ini, pemain bisa mengalami dan memainkan cerita One Piece dari awal hingga akhir, serta menyelesaikan arc Wano yang sedang berlangsung dalam manga One Piece. Dengan gim ini, penggemar One Piece dapat terlibat secara lebih langsung dalam dunia yang telah mereka ikuti begitu lama melalui manga dan anime.
Kehadiran gim-gim One Piece tidak hanya memperkaya pengalaman para penggemar, tetapi juga menunjukkan besarnya pengaruh dan daya tarik dari One Piece sebagai karya yang menyentuh banyak orang di seluruh dunia.
14. Menu Makanan Karakter Sanji Dibawa Ke Majalah
Salah satu karakter yang sangat ikonik dalam One Piece adalah Sanji, karakter yang juga dikenal sebagai seorang ahli masak. Sanji sering kali memasak makanan lezat untuk kru bajak laut Topi Jerami, membuat mereka semua menjadi penggemar makanan yang ia buat. Penggemar One Piece yang penasaran dengan cita rasa masakan yang dihadirkan oleh Sanji dapat merasakannya secara riil melalui sebuah buku masak yang dirilis oleh VIZ Media.
Buku masak ini berisi resep-resep masakan yang berasal dari manga dan anime One Piece yang dibuat oleh Sanji. Dengan adanya buku masak ini, penggemar One Piece dapat menikmati masakan yang telah diperkenalkan dan disukai oleh karakter Sanji. Ini adalah cara yang menyenangkan untuk pembaca menjadi lebih terlibat dalam dunia One Piece dan merasakan sensasi yang sama seperti yang ada dalam cerita.
15. Akhir Cerita One Piece Hanya Diketahui Oleh Tiga Orang
Salah satu fakta unik tentang manga One Piece adalah bahwa akhir cerita ini hanya diketahui oleh tiga orang. Yang pertama adalah Eiichiro Oda sebagai pencipta One Piece yang melakukan penulisan dan mengembangkan alur cerita selama ini. Yang kedua adalah editor manga One Piece yang bekerja dengan Eiichiro Oda dalam mengedit dan melengkapi setiap bab dan volume.
Sedangkan yang ketiga adalah Hinati Fujinami, seorang penggemar One Piece yang menderita kanker paru-paru. Hinati Fujinami memiliki satu permintaan terakhir, yaitu ingin mengetahui akhir cerita dari One Piece sebelum ia meninggal. Berkat inisiatif dari organisasi Make-A-Wish yang mengetahui permintaan ini, Eiichiro Oda mengunjungi Hinati Fujinami di rumah sakit dan secara pribadi menceritakan akhir cerita One Piece.
Kejadian ini menunjukkan sejauh mana pengaruh manga One Piece terhadap kehidupan orang-orang di dunia nyata. Dengan mengabulkan permintaan dari seorang penggemar yang sedang berjuang melawan penyakit mematikan, Eiichiro Oda memberikan kebahagiaan dan harapan kepada Hinati Fujinami dan memperlihatkan penghargaannya terhadap dedikasi dan dukungan yang diberikan oleh penggemar setianya.
Dalam rangka melahirkan tulisan dengan gaya bahasa formal, penulis menggunakan kalimat yang formal dan menghindari penggunaan slang atau bahasa sehari-hari. Selain itu, penulis juga menggunakan kalimat yang panjang dan kompleks untuk mendapatkan tingkat keformalan yang lebih tinggi dan mencapai batas minimal 2000 kata.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.