15 Contoh Sekat Ruang Tamu Kecil



Contoh Sekat Ruang Tamu Kecil – Rumah minimalis menjadi pilihan banyak orang saat ini. Terutama pasangan yang baru menikah, keluarga kecil dengan satu anak, atau orang yang ingin tinggal sendiri biasanya memilih rumah tipe ini. Rumah minimalis biasanya berukuran tidak terlalu besar dengan satu atau dua kamar, ruang tamu kecil, ruang tv, dapur dan kamar mandi. Bahkan tidak jarang, di rumah minimalis, ruang tamu tidak memiliki tembok pembatas dengan ruang tv atau dapur, sehingga tamu yang datang bisa melihat apa yang pemilik rumah lakukan di dapurnya.

Bagi sebagian orang, hal ini terasa sangat tidak nyaman karena mereka kehilangan privasinya. Untuk mengatasi hal ini, kamu yang memiliki rumah minimalis tidak perlu repot-repot membangun tembok baru untuk pembatas. Mengingat rumah minimalis memiliki ukuran yang tidak terlalu besar, kehadiran satu tembok baru sudah pasti akan membuat rumah jadi terasa sempit. Alih-alih merenovasi ulang rumah, kamu bisa memasang sekat diantara ruang tamu dan ruangan lainnya di rumah. Selain sebagai pembatas, keberadaan sekat ruang tamu kecil juga memiliki beragam keuntungan lain yang jarang disadari.

Keuntungan Sekat Pada Ruang Tamu Kecil
Memberikan sekat pada rumah, meski itu hanya selembar kertas nyatanya dapat memberikan berbagai fungsi berbeda. Berikut fungsinya!

1. Memisahkan antara satu ruangan dengan ruangan lain
Rumah minimalis memiliki ukuran yang lebih mungil dari tipe rumah lainnya. Untuk itu, pemilik rumah harus lebih pintar dalam memanfaatkan ruangan yang ada. Dengan memasang sekat, kamu bisa memanfaatkan ruang tengah yang luas dan membaginya menjadi dua ruangan untuk fungsi yang berbeda. Biasanya pemilik rumah memasang sekat di ruang tengah untuk membagi antara ruang tamu dan ruang TV atau ruang makan.

2. Membuat rumah jadi terlihat lebih menarik
Ketiadaan tembok pembatas dari ruang depan ke dapur memang memberikan kesan luas, namun di sisi lain, hal ini juga membuat tampilan dalam rumah terasa begitu membosankan. Untuk membuat suasana rumah jadi hidup, kamu bisa menempatkan partisi atau pembatas ruangan. Bukan cuma untuk membatasi satu ruangan dengan ruangan lain, keberadaan sekat juga akan membuat rumah jadi lebih menarik. Apalagi sekat terdiri dari banyak jenis, beberapa diantaranya memiliki motif yang sangat menarik. Kamu tinggal pilih deh, mana yang kira-kira paling sesuai dengan interior rumah kamu.

See also  Inovator: Pengertian, Alasan, Ciri, dan Tokoh

3. Memberikan privasi kepada pemilik rumah
Salah satu alasan mengapa kita membeli rumah sendiri adalah karena kita menginginkan privasi untuk diri sendiri. Namun disisi lain rumah minimalis justru membuat kita merasa kehilangan privasi, terutama saat tamu tiba. Mengusung konsep open space membuat tamu dapat dengan mudah melihat aktivitas anggota keluarga lain di dapur atau di tempat nonton TV. Dengan memasang sekat di rumah, setiap orang memiliki tamu yang datang tidak akan terganggu dengan aktivitas anggota keluarga lain yang sedang berada di ruang tv atau di dapur. Begitu pun sebaliknya, orang-orang yang berada di ruang tv atau sedang memasak, tidak perlu ‘mengungsi’ ke kamar mereka ketika ada tamu. Keberadaan sekat yang membagi dua ruangan, akan membuat semua orang akan merasa lebih nyaman.

4. Memiliki fungsi ganda alias multifungsi
Selain membeli sekat khusus di toko perabotan, kamu juga bisa memanfaatkan lemari yang ada untuk dijadikan sebagai sekat. Kebanyakan orang biasanya memanfaatkan lemari pajangan mereka atau juga lemari buku yang mereka miliki untuk digunakan sebagai sekat antara satu ruangan dan ruangan lain. Dengan begini, kamu bisa tetap membagi ruangan, tanpa perlu keluar uang sedikitpun. Ditambah lagi, menggunakan sekat dari lemari juga akan memudahkan kamu saat perlu menyimpan sesuatu. Menarik bukan?

5. Memperkuat konsep minimalis
Penambahan dinding tebal pada ruangan hanya akan membuat rumah terasa sempit dan merusak konsep rumah. Namun sekat sederhana justru akan memperkuat konsep rumah yang minimalis. Pilih sekat dengan motif yang tidak terlalu banyak dan warna yang netral atau, kamu juga bisa menggunakan rak buku kecil sebagai pengganti sekat.

Tips Memilih Sekat Ruang Tamu Kecil
Sebelum memasang sekat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan. Berikut tips memilih sekat ruang tamu kecil yang dapat kamu ikuti.

1. Tentukan Lokasi
Sebelum memasang sekat, kamu tentu harus tahu dulu dimana lokasi yang tepat untuk memasang sekat tersebut. Apakah sekat digunakan untuk ruangan ber privasi tinggi seperti kamar atau hanya untuk memisahkan ruang tamu dan tv. Karena dengan begitu, setidaknya kamu memiliki gambaran jenis sekat seperti apa yang kamu butuhkan. Misalnya, kamu ingin memisahkan ruang tamu dan ruang tv, maka kamu bisa menggunakan sekat kayu minimalis, atau bisa juga dengan memanfaatkan lemari pajangan atau rak buku sebagai pemisah antara satu ruangan dengan ruangan lainnya. Untuk ruangan yang membutuhkan privasi tinggi, sebaiknya pasang sekat yang tinggi dan lebar agar setiap orang dilindungi privasinya.

See also  10 Novel Indonesia Best Seller Di Indonesia Juni 2022

2. Pilih ukuran sekat yang tepat
Setelah lokasi ditentukan, kamu bisa mengira-ngira ukuran sekat yang dibutuhkan. Untuk rumah yang luas, kamu bisa menggunakan sekat yang cukup besar dan tebal. Ini karena rumah besar memiliki luas yang lumayan sehingga keberadaan sekat besar tidak akan terasa mengganggu. Sedangkan untuk rumah minimalis ada baiknya kalau kita memilih sekat yang ukurannya tidak terlalu besar. Bukan apa-apa, rumah minimalis biasanya tidak terlalu luas. Jika sekat yang kita gunakan terlalu besar, rumah yang dasarnya sudah sempit akan terasa semakin pengap. Keberadaan sekat yang terlalu besar juga membatasi ruang gerak kita, plus membuat kita kesulitan untuk mengatur letak furnitur yang lain.

3. Memilih jenis sekat yang akan digunakan
Sekat terdiri dari banyak jenis, dari mulai sekat kayu, sekat kaca, sekat yang terbuat dari susunan bambu, dan bisa juga sekat yang terdiri dari gabungan ketiga jenis tadi. Setiap jenis sekat memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Sebaiknya pilih sekat yang bukan hanya sesuai dengan kebutuhan tetapi juga situasi di rumah. Jika kamu memiliki anak-anak di rumah, pilih sekat yang kuat seperti kayu atau bisa juga bambu. Hindari sekat kaca karena jenis ini bisa pecah dan melukai anak-anak. Terakhir, pilih jenis sekat yang kuat agar bisa bertahan dalam waktu lama.

4. Memilih desain yang sesuai
Setelah memilih lokasi, ukuran, dan jenis, sekarang giliran kamu memilih desain sekat yang sesuai. Pilih sekat yang bukan hanya dari desainnya yang bagus, tetapi juga desain yang sesuai dengan interior rumahmu. Memang jika dibandingkan dengan ukuran atau jenis, desain sekat memang tidak terlalu penting. Namun salah memilih desain sekat membuat penampilan rumah jadi tidak menarik. Lagipula, bayangkan jika rumah minimalis tapi sekatnya memiliki desain yang terlalu ramai? Tidak matching kan?

See also  Pengertian Pantai: Ciri, Manfaat, dan Jenisnya

5. Cari harga yang paling sesuai
Jika kamu sudah menetapkan jenis, ukuran, dan desain sekat, sekarang giliran kita mencari harga sekat yang sesuai. Setiap sekat tentu memiliki harga yang berbeda. Semua ditentukan dengan ukuran, jenis, dan desain sekat. Semakin besar dan bagus sekatnya, harga yang ditawarkan akan semakin mahal. Belum lagi biaya pemasangan, harganya akan jadi lebih mahal. Pilih sekat yang bagus, bukan cuma di desain atau ukuran, tetapi juga harganya sesuai dengan dompet kamu.

Jenis-Jenis Sekat Ruang Tamu Kecil
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, sekat terdiri dari banyak jenis. Berikut daftar jenisnya!

1. Sekat kayu
Sekat kayu menjadi jenis sekat yang paling sering digunakan di banyak rumah. Ada banyak alasan mengapa seseorang memilih sekat kayu untuk rumah mereka. Selain memberikan kesan hangat dan natural, beberapa sekat kayu juga sangat kuat dan tahan lama. Kamu bisa memilih sekat yang terbuat dari kayu jati yang terkenal tahan lama. Kekurangan dari sekat kayu adalah modelnya terbatas dan rata-rata ukurannya cukup besar sehingga tidak cocok untuk rumah minimalis yang memiliki ukuran terbatas.

2. Sekat kaca
Jika sekat kayu tidak cocok untuk rumah minimalis, sekat kaca justru sangat cocok untuk kamu yang punya rumah model minimalis. Sekat kaca memiliki desain yang tidak terlalu rumit, warnanya juga cukup netral untuk rumah minimalis. Sayangnya, sekat kaca memiliki beberapa kekurangan. Pertama, sekat kaca butuh perawatan ekstra agar tetap terlihat bagus. Kedua, sekat kaca tidak terlalu memberikan privasi. Sekat jenis ini, jelas tidak cocok ditempatkan di kamar. Ketiga, sekat kaca tidak cocok untuk keluarga yang memiliki anak-anak. Mengingat kaca mudah pecah, sekat jenis ini tidak aman untuk ditempatkan di rumah dengan anak-anak kecil.

3. Sekat bambu
Dibandingkan dengan sekat kaca, sekat bambu mungkin bisa jadi pilihan yang tepat untuk rumah minimalis. Selain memberikan kesan netral, kayu juga tidak terlalu besar.


Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.

Tahukah Anda?