Cara Menulis Daftar Pustaka Dari Internet dan Contohnya



Cara Menulis Daftar Pustaka Dari Internet dan Contohnya
Daftar pustaka adalah salah satu bagian penting dalam sebuah karya tulis, seperti makalah, proposal, karya ilmiah, atau skripsi. Daftar pustaka berfungsi untuk menyebutkan sumber-sumber referensi yang digunakan dalam karya tulis tersebut. Dalam pengembangan penelitian ilmiah, mencantumkan daftar pustaka sangat penting untuk menguatkan isi dari karya ilmiah tersebut dengan berbagai macam referensi, seperti jurnal, buku, dan juga daftar pustaka dari internet.

Pada zaman sekarang, dengan berkembangnya teknologi, sumber-sumber referensi bisa didapatkan dari berbagai macam sumber, termasuk internet. Referensi dari buku, jurnal, koran, dan majalah mungkin sudah biasa, namun banyak orang yang masih bingung tentang bagaimana cara menulis daftar pustaka dari internet. Hal ini terjadi karena ada banyak jenis website atau kebutuhan yang berbeda-beda dalam penggunaan internet sebagai sumber rujukan.

Jenis Penulisan Daftar Pustaka Dari Internet
Ada beberapa jenis penulisan daftar pustaka dari internet yang biasa digunakan. Salah satunya adalah dengan menggunakan ASA Style (American Social Association). Pada jenis penulisan ini, daftar pustaka ditulis dengan susunan: nama belakang penulis, nama depan penulis. Tahun terbit. Judul karya (ditulis italic atau miring). Nama media. Tanggal terbit. Sebagai contoh:

Mahesti, Nurulia. 2020. Imajinasi dan Sastra. Linikampus.com. 1 Agustus 2020.

Selain itu, ada juga jenis penulisan daftar pustaka dari internet menggunakan APA Style (American Psychological Association). Pada jenis penulisan ini, daftar pustaka ditulis dengan susunan: nama website atau situs. Tanggal artikel terbit. Judul artikel. Waktu mengakses artikel tersebut, dari alamat website (URL) lengkapnya. Contohnya:

aikerja.com. 19 Juli 2021. Biografi Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) dan Pemikirannya. Diakses pada 1 September 2021, dari [URL lengkapnya].

Selain itu, ada juga jenis penulisan daftar pustaka dari internet yang menggunakan MLA (Modern Language Association). Pada jenis penulisan ini, daftar pustaka ditulis dengan susunan: judul artikel. Nama website atau situs. Tanggal artikel dibuat. Waktu mengakses sumber tersebut. Alamat website (URL) lengkapnya. Sebagai contoh:

See also  6 Contoh Buah yang Mengandung Vitamin B serta Jenis dan Manfaatnya!

“Apa Itu People Power? Ini Sejarah, Fakta, & Dampak People Power.” aikerja.com. 17 Agustus 2021. Diakses pada 1 September 2021.

Selain itu, ada juga jenis penulisan daftar pustaka dari internet yang menggunakan MHRA (Modern Humanities Research Association). Pada jenis penulisan ini, daftar pustaka ditulis dengan susunan: nama website atau situs, judul artikel, deskripsi website (jika ada), tanggal artikel terbit, alamat website atau URL lengkapnya, [diakses pada waktu kapan]. Contohnya:

aikerja.com, “Arti Self Reward & Pentingnya Self Reward”, Arti self love, 15 Agustus 2021, [diakses pada 1 September 2021].

Terakhir, ada jenis penulisan daftar pustaka dari internet yang menggunakan CSE (Council Of Science Editors). Pada jenis penulisan ini, daftar pustaka ditulis dengan susunan: nama website atau situs. Judul artikel [internet], deskripsi website, tanggal artikel terbit [waktu mengakses artikel]. Alamat website atau URL lengkapnya. Contohnya:

aikerja.com. Budidaya Tanaman Sayuran: Tahapan, Manfaat & Peluang Usaha [internet]. Budidaya tanaman sayuran, 21 Agustus 2021, [diakses pada 1 September 2021].

Cara Menulis Daftar Pustaka Dari Internet
Setelah mengetahui jenis-jenis penulisan daftar pustaka dari internet, ada beberapa langkah yang perlu diikuti untuk menulis daftar pustaka dengan benar. Berikut adalah cara menulis daftar pustaka dari internet:

1. Lakukan penelitian dengan seksama
Sebelum menulis daftar pustaka dari internet, lakukan penelitian dengan seksama untuk menemukan sumber-sumber yang berkualitas dan relevan untuk karya tulis Anda. Pastikan sumber-sumber tersebut dapat dipercaya dan memiliki kredibilitas yang tinggi.

2. Tuliskan informasi penting dari sumber-sumber tersebut
Saat menemukan sumber-sumber yang akan digunakan sebagai referensi, tuliskan informasi penting dari sumber-sumber tersebut. Hal ini termasuk nama penulis, judul artikel atau karya, nama website atau situs, tanggal publikasi, dan URL lengkap.

3. Pilih jenis penulisan yang sesuai
Setelah mengumpulkan informasi penting dari sumber-sumber yang akan digunakan, pilih jenis penulisan daftar pustaka yang sesuai dengan karya tulis Anda, seperti ASA Style, APA Style, MLA, MHRA, atau CSE. Pastikan juga menyesuaikan dengan aturan penulisan yang diterapkan oleh lembaga atau institusi Anda.

See also  Review Novel “Catatan Harian Sang Pembunuh (Diary Of A Murderer)”

4. Susun daftar pustaka secara sistematis
Setelah memilih jenis penulisan, susun daftar pustaka secara sistematis sesuai dengan format yang telah ditentukan. Pastikan mengutip informasi dengan benar, termasuk nama penulis, judul artikel, tanggal publikasi, dan URL lengkap.

5. Periksa kembali daftar pustaka yang telah ditulis
Setelah selesai menulis daftar pustaka, periksa kembali keseluruhan daftar pustaka untuk memastikan bahwa tidak ada kesalahan penulisan atau kesalahan lainnya. Perhatikan juga tata bahasa dan ejaan yang benar.

Contoh Daftar Pustaka Dari Internet
Berikut adalah contoh-contoh daftar pustaka dari internet dengan menggunakan berbagai jenis penulisan yang telah disebutkan sebelumnya:

1. Contoh daftar pustaka menggunakan ASA Style:
Mahesti, Nurulia. 2020. Imajinasi dan Sastra. Linikampus.com. 1 Agustus 2020.

2. Contoh daftar pustaka menggunakan APA Style:
aikerja.com. 19 Juli 2021. Biografi Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) dan Pemikirannya. Diakses pada 1 September 2021, dari [URL lengkapnya].

3. Contoh daftar pustaka menggunakan MLA:
“Apa Itu People Power? Ini Sejarah, Fakta, & Dampak People Power.” aikerja.com. 17 Agustus 2021. Diakses pada 1 September 2021.

4. Contoh daftar pustaka menggunakan MHRA:
aikerja.com, “Arti Self Reward & Pentingnya Self Reward”, Arti self love, 15 Agustus 2021, [diakses pada 1 September 2021].

5. Contoh daftar pustaka menggunakan CSE:
aikerja.com. Budidaya Tanaman Sayuran: Tahapan, Manfaat & Peluang Usaha [internet]. Budidaya tanaman sayuran, 21 Agustus 2021, [diakses pada 1 September 2021].

Dalam menulis daftar pustaka dari internet, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pastikan website yang digunakan sebagai referensi memiliki kredibilitas yang tinggi dan dapat dipercaya. Periksa juga apakah website tersebut memiliki informasi penanggung jawab yang jelas serta tidak menampilkan banyak iklan yang mengganggu. Hal ini penting untuk memastikan bahwa karya tulis Anda didukung oleh sumber-sumber yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain mengutip referensi dari internet, ada juga sumber-sumber referensi lain yang bisa Anda gunakan untuk melengkapi karya tulis Anda. Buku-buku dan artikel terkait dapat menjadi sumber informasi yang sangat berharga untuk mengembangkan penelitian Anda. Berikut adalah beberapa rekomendasi buku dan artikel terkait yang dapat membantu Anda dalam menulis karya ilmiah:

See also  Ketahui Cara Hapus Akun Telegram yang Mudah Dilakukan

1. “5 Buku yang Membantumu dalam Menulis Karya Ilmiah”
Buku ini berisi panduan praktis dan tips-tips penting dalam menulis karya ilmiah. Buku ini akan memberikan insight dan strategi dalam menulis karya ilmiah yang baik dan informatif.

2. “Budidaya Tanaman Sayuran: Tahapan, Manfaat & Peluang Usaha”
Buku ini merupakan panduan praktis dalam budidaya tanaman sayuran. Buku ini akan memberikan informasi mengenai tahapan budidaya, manfaat tanaman sayuran, dan peluang usaha yang dapat dijalankan.

3. “Imajinasi dan Sastra”
Buku ini membahas tentang hubungan antara imajinasi dan sastra. Buku ini akan menjelaskan bagaimana imajinasi dapat mempengaruhi karya sastra dan memberikan wawasan mengenai karya sastra yang kreatif dan inovatif.

4. “Biografi Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) dan Pemikirannya”
Buku ini merupakan biografi tentang Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid), seorang tokoh dan pemikir Indonesia yang terkenal. Buku ini akan memberikan informasi mengenai kehidupan Gus Dur dan pemikirannya dalam berbagai bidang.

5. “Apa Itu People Power? Ini Sejarah, Fakta, & Dampak People Power”
Artikel ini membahas tentang sejarah, fakta, dan dampak dari gerakan People Power. Artikel ini akan memberikan informasi mengenai peristiwa-peristiwa People Power yang terjadi di berbagai negara dan dampaknya terhadap masyarakat.

Cara menulis daftar pustaka dari internet memang membutuhkan ketelitian dan kejelian yang tinggi. Namun, dengan memahami jenis-jenis penulisan dan mengikuti langkah-langkah yang telah disebutkan di atas, Anda dapat menulis daftar pustaka dengan benar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pastikan juga untuk selalu memeriksa keabsahan sumber-sumber yang digunakan agar karya tulis Anda dapat dipertanggungjawabkan. Selamat mencoba!


Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.

Tahukah Anda?

Leave a Reply