Cara Memberikan Nama Anak Sesuai Syariat Islam
Untuk sebagian orang tua, memberikan nama anak laki-laki maupun perempuan sesuai syariat Islam membutuhkan perencanaan matang. Bagi mereka, nama merupakan doa yang akan mempengaruhi kepribadian dan akhlak anak di kemudian hari. Nama juga memiliki arti yang sangat penting dalam Islam karena nama anak akan mempengaruhi hidupnya dan juga statusnya di masyarakat. Oleh karena itu, orang tua perlu memperhatikan aturan-aturan dalam memberikan nama anak yang sesuai dengan syariat Islam.
Cara Memberikan Nama Anak Sesuai Syariat Islam
Memberikan nama anak dalam Islam memang membutuhkan perhatian dan pertimbangan yang serius. Islam memiliki aturan-aturan sendiri dalam memberikan nama anak yang perlu diperhatikan oleh orang tua. Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa Anda terapkan dalam memberikan nama anak yang sesuai dengan syariat Islam.
1. Pemberian nama merupakan hak ayah
Dalam Islam, pemberian nama anak merupakan hak ayah. Hal ini berdasarkan hadis Rasulullah Saw yang diriwayatkan Ibnu Najjar, anak mempunyai tiga hak atas ayah mereka. Antara lain diberikan nama, pendidikan yang baik, dan dibantu memulihkan pasangan yang sesuai. Maka dari itu, suami atau calon ayah perlu memikirkan baik-baik nama yang akan diberikan kepada sang buah hati.
Walau pemberian nama menjadi hak para ayah, bukan berarti ibu tak bisa ambil andil dalam prosesnya. Sebagai sosok yang menjalani kehamilan selama kurang lebih sembilan bulan, mereka dapat membantu ayah memilah nama anak laki-laki islami yang baik.
2. Menyematkan nasab nama untuk anak
Di akhirat kelak, Allah Swt akan memanggil nama-nama tiap muslim yang diikuti nama ayah dengan menambahkan bin (anak laki-laki) dan binti (anak perempuan). Oleh karena itu, nasab atau garis keturunan dalam Islam sang buah hati berasal dari sang ayah. Kalau ayah mengikuti syariah serta bahasa Arab, sang anak akan tak akan menemukan bahaya yang merugikan.
Faktor ini pula yang membuat pemilihan nama dalam agama Islam tak boleh dipandang sebelah mata. Jadi, sematkan nasab pada nama anak laki-laki islami supaya anak dan ayah tak berhadapan dengan risiko di Hari Akhir.
3. Waktu yang tepat untuk memberikan nama
Abu Musa dalam hadis yang diriwayatkan HR. Bukhari pernah mengungkapkan bila para sahabat Rasulullah Saw langsung memberikan nama begitu anak mereka lahir. Aturan ini sifatnya memang sunah, tetapi akan lebih baik kalau diikuti untuk mendapatkan ridha dan pahala. Pasutri pun dapat mempersiapkan daftar nama yang pantas sebelum masa persalinan tiba.
Akan tetapi, masih ada dua waktu alternatif yang dapat dipilih apabila nama untuk anak belum siap setelah persalinan terjadi. Berdasarkan anjuran, ayah dapat memberikan nama anak pada hari ketiga sampai hari ketujuh setelah kelahirannya.
4. Memilah nama-nama baik untuk anak
Seperti yang disebutkan, nama anak laki-laki islami yang baik sangat disarankan untuk sang buah hati. Lalu, seperti apa kriteria nama baik dalam Islam? Nama baik dapat berupa nama yang diambil dari Asmaul Husna (nama Allah) maupun nama para nabi. Tujuannya adalah menjadi pengingat sekaligus membantu si Kecil semakin dengan Sang Pencipta.
Pemilahan nama baik sesuai syariat Islam dikuatkan pula dengan firman Allah Swt yang tertuang dalam surah Al-A’raf ayat 180. Sebagai muslim yang baik dan taat, pasutri sebaiknya mendalami dan mengikuti saran tersebut agar sang buah hati selamat di dunia maupun akhirat.
5. Berikan kemudahan kepada anak
Saking sibuk mencari nama anak laki-laki islami, beberapa orang tua sampai lupa memperhatikan kemudahan penggunaan dan cara anak mengingat namanya sendiri. Ingat, nama yang disematkan pada si Kecil akan digunakan untuk banyak kebutuhan, bahkan sejak mereka lahir. Jadi jangan sampai nama yang diberikan merepotkan mereka di masa depan.
Rata-rata nama islami di Indonesia terdiri atas dua hingga tiga kata. Ada beberapa orang tua yang menyertakan empat kata karena mempunyai makna yang mendalam. Akan tetapi, sekali lagi, jangan abaikan fungsi nama dalam jangka waktu panjang untuk anak.
Kriteria nama yang sebaiknya tak digunakan
Dalam Islam, ada beberapa nama yang sebaiknya dihindari dalam memberikan nama anak. Nama-nama ini memiliki makna negatif atau berhubungan dengan sesuatu yang tidak baik. Berikut ini adalah beberapa kriteria nama yang sebaiknya dihindari.
1. Nama dengan makna negatif
Orang-orang yang belum memahami bahasa Arab dan tak mengulik arti dari kata yang mereka temukan berisiko menggunakan nama dengan makna negatif. Beberapa nama yang sebaiknya dihindari untuk anak mencakup harb (perang), hayyah (ular), kalb (anjing), dan jahsy (kasar). Oleh karena itu, orang tua perlu memeriksa kamus terlebih dulu sebelum menentukan nama anak laki-laki islami yang akan dipakai.
2. Nama dicatut dari tokoh yang zhalim
Tokoh-tokoh besar sering kali dijadikan acuan orang tua untuk menamai sang buah hati. Namun, tanpa melakukan riset, orang tua berisiko menggunakan nama tokoh-tokoh yang dikenal zhalim pada masanya. Dalam Islam, ada banyak tokoh berwatak buruk yang dianggap akan membawa nasib kurang baik untuk anak. Qaarun, Fir’aun, dan Haamaan adalah tiga nama yang sepatutnya dihindari.
3. Nama berhubungan dengan syahwat
Risiko ini memang lebih sering terjadi pada penamaan anak perempuan, tetapi tak ada salahnya diwaspadai saat mencari nama anak laki-laki islami. Nama-nama yang berkaitan dengan syahwat terdengar indah, tetapi kurang dianjurkan dalam Islam. Sebagai contoh, ada ahlaam yang merujuk pada impian dan ariij yang berparti wangi.
4. Nama mengarah pada perilaku buruk
Nama-nama yang masuk ke dalam kategori ini tak kalah berbahaya. Misalnya saja asyar yang berarti jahat, balidah yang berarti bodoh/pandir, hingga haqidah yang berarti dengki. Kemudian, ada pula nama-nama yang berhubungan dengan profesi kurang baik. Sebagai contoh ghasibah yang berarti perampas, sakirah yang berarti pemabuk, dan syariqah yang berarti pemabuk.
5. Nama yang mempunyai makna berhala
Seperti yang diketahui, Islam melarang umatnya menyembah berhala. Namun, tidak sedikit orang yang belum tahu kalau berhala acap kali diberikan nama. Salah satunya adalah Isaaf yang kadang diubah menjadi Israf yang dapat diartikan sebagai melampaui batas atau berlebihan. Dalam pengertian lain, Isaaf atau Israaf bisa juga dimaknai sebagai seseorang yang berlebihan dalam memakai sesuatu.
Rekomendasi nama anak laki-laki islami
Masih membutuhkan nama anak laki-laki islami yang pantas? Berikut ini adalah beberapa rekomendasi nama anak laki-laki islami yang dapat Anda pertimbangkan:
1. Atha: Memiliki arti kebaikan atau pemberian.
2. Aulian: Merupakan variasi dari Aulia, artinya malaikat, teman, pemimpin, atau semangat.
3. Bashir: Artinya pembawa berita baik.
4. Chairil: Artinya baik.
5. Dzuhairi: Artinya cerdas, baik, atau beruntung.
6. Eshan: Artinya kasih Tuhan.
7. Faahim: Artinya cerdas, perseptif, atau mampu memahami.
8. Fawaz: Artinya berjaya, sukses, atau menyukai ilmu pengetahuan.
9. Ghibran: Artinya pandai, membetulkan, yang memulihkan, atau mampu menyatukan secara harmonis.
10. Haidar: Artinya pemberani.
11. Irsyad: Artinya petunjuk.
12. Izzan: Artinya seseorang yang berpengetahuan dan bijaksana.
13. Jabir: Artinya menggantikan yang hilang.
14. Katib: Artinya intelektual, penulis, atau sarjana.
15. Khayri: Artinya murah hati.
16. Labib: Artinya pikiran sehat dan bijaksana.
17. Qiyas: Artinya tegas.
18. Sulthan: Artinya kekuasaan atau bukti yang kuat.
19. Wafi: Artinya yakin atau sempurna.
20. Zubair: Artinya bijaksana, tegas, kuat, atau cerdas.
Sumber Referensi Kumpulan Nama Anak Islami
Jika Anda belum menemukan nama yang sesuai dengan kriteria Anda, masih ada beberapa sumber referensi yang dapat Anda jadikan acuan. Beberapa sumber tersebut adalah:
1. Buku parenting: Buku-buku mengenai parenting sering kali membahas topik seputar memberikan nama anak. Cari buku parenting yang mengikuti syariat Islam dan menyertakan daftar nama anak.
2. Website nama anak: Ada banyak website yang khusus menyediakan katalog nama anak. Cari website yang menggunakan kriteria nama anak laki-laki islami.
3. Kerabat keluarga atau teman: Tanyakan rekomendasi nama anak laki-laki islami kepada kerabat keluarga atau teman yang memahami penamaan sesuai syariat Islam.
Selain itu, Anda juga dapat menggunakan buku-buku yang membahas tentang kumpulan nama anak islami. Buku-buku ini biasanya menyediakan berbagai rekomendasi nama anak laki-laki islami dengan makna yang baik, enak didengar, serta indah ditulis.
Menggunakan nama yang sesuai dengan syariat Islam sangat penting bagi orang tua Muslim. Nama anak dapat menjadi doa yang baik untuk sang buah hati dan juga menjadi pengingat bagi anak tentang nilai-nilai agama yang harus dipegang teguh. Oleh karena itu, perhatikanlah aturan-aturan dalam memberikan nama anak dan pilihlah nama yang memiliki makna yang baik serta sesuai dengan syariat Islam. Semoga Allah memberkahi pilihan nama anak Anda dan memberikan kebaikan serta keberkahan dalam hidupnya.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.