10 Tips Cara Membahagiakan Orang Tua yang Bisa Dilakukan Anak
Cara Membahagiakan Orang Tua
Orang tua adalah dua orang terpenting dalam hidup kita. Mereka adalah orang pertama yang menyambut kita di dunia ini, merawat kita sejak kita bayi, mengajari kita berjalan, hingga kita bisa berlari dan menjadi diri kita sendiri. Ibu dan ayah kita akan memberikan segalanya untuk anak-anak mereka. Bahkan jika mereka harus menukar nyawa mereka agar anak-anak mereka bisa hidup, orang tua akan melakukannya tanpa ragu sedikit pun. Jasa yang telah orang tua berikan kepada kita begitu banyak, sehingga mustahil untuk dapat membalasnya.
Tidak peduli seberapa banyak uang yang kita miliki, atau apa pun yang kita miliki, itu tidak akan bisa membalas satu persen dari apa yang sudah dilakukan oleh orang tua kepada kita. Namun, meskipun kita tidak dapat membalas apa yang telah orang tua lakukan, kita masih memiliki kesempatan untuk membahagiakan mereka, terutama di masa tua mereka. Membahagiakan orang tua adalah suatu kewajiban yang diamanatkan oleh semua agama. Dalam ajaran Islam, khususnya, orang tua memiliki kedudukan yang sangat penting. Ridho Allah SWT ada pada orang tua.
Bahkan tidak peduli seberapa banyak amalan yang kita lakukan, kita tidak akan pernah masuk surga jika kita durhaka kepada kedua orang tua kita. Berikut beberapa hadis dan ayat Al-Qur’an tentang berbakti dan membahagiakan orang tua:
1. Seorang muslim harus selalu patuh kepada orang tua.
Sebagai seorang muslim, kita dianjurkan untuk selalu patuh kepada orang tua kita. Salah satu bentuk ketaatan ini adalah dengan tidak pernah membantah omongan orang tua kita. Jangankan membantah, kita bahkan dilarang mengatakan “Ah” saat orang tua meminta bantuan kita. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلاَّ تَعْبُدُواْ إِلاَّ إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِندَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلاَهُمَا فَلاَ تَقُلْ لَّهُمَا أُفٍّ وَلاَ تَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلاً كَرِيمًا
“Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan ‘Ah’ dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.” (QS. Al-Isra’ 17: Ayat 23)
2. Kedudukan seorang ibu sangat tinggi dalam ajaran Islam.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam selalu meminta umatnya untuk bersikap baik kepada orang tua, terutama ibunya. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bahkan mengulangi perintah ini sebanyak tiga kali, untuk menekankan betapa seriusnya perintah ini, sekaligus juga menegaskan betapa tingginya derajat seorang ibu. Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
Ada seorang laki-laki datang kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan bertanya, “Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berhak aku perlakukan dengan baik?” Rasul pun menjawab, “Ibumu.” “Lalu siapa lagi?” “Ibumu.” “Siapa lagi?” “Ibumu.” “Siapa lagi?” “Ayahmu.”
3. Berbakti kepada kedua orang tua juga termasuk dalam bentuk jihad.
Jika kita menyebutkan kata “jihad”, kita mungkin akan langsung memikirkan berbagai ibadah besar yang membuat orang yang melakukannya mendapatkan kesempatan untuk masuk surga tanpa hisab. Namun ternyata, berbakti kepada orang tua juga merupakan bentuk jihad lho! Dari Abdullah bin Umar, seorang pria datang kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan meminta izin untuk pergi berjihad. Lalu Rasulullah bertanya, “Apakah kedua orang tuamu masih hidup?” Pria itu menjawab, “Ya.” Kemudian Rasulullah bersabda, “Maka kepada keduanya itulah kamu berjihad.” (HR. Muslim)
4. Termasuk dalam dosa besar bagi seseorang yang durhaka kepada orang tuanya.
Kita selama ini beranggapan bahwa membunuh atau menyekutukan Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagai dosa besar. Padahal, durhaka kepada orang tua juga membuat kita mendapatkan dosa yang sangat besar. Seseorang yang durhaka kepada orang tua bahkan terancam masuk neraka jika dia tidak meminta maaf kepada orang tuanya. Dari Abu Bakar, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bertanya kepada para sahabatnya, “Maukah aku memberitahumu tentang dosa terbesar?” Mereka menjawab, “Ya, Rasulullah.” Kemudian Rasulullah bersabda, “Menyekutukan Allah dan durhaka kepada orang tua.” (HR. Bukhari)
Dari penjelasan di atas, kita dapat melihat betapa pentingnya berbakti kepada orang tua dan membahagiakan mereka. Membahagiakan orang tua tidak hanya memberi manfaat bagi mereka, tetapi juga memberikan manfaat bagi diri kita sendiri. Selain mendapatkan pahala yang besar, membahagiakan orang tua juga membuat kita merasa bahagia. Namun, cara membahagiakan orang tua tidak melulu berkaitan dengan materi. Terdapat banyak cara sederhana yang dapat kita lakukan untuk membahagiakan mereka.
Berikut adalah 10 cara membahagiakan orang tua yang bisa kita coba:
1. Luangkan waktu untuk mengobrol
Semakin tua seseorang, semakin suka dia mengobrol. Hal yang sama juga berlaku bagi orang tua kita. Mereka senang berbicara, dan akan lebih senang lagi jika orang yang diajak bicara adalah anaknya sendiri. Sayangnya, kebanyakan dari kita terlalu sibuk dengan pekerjaan kita, bahkan saat kita memiliki waktu luang. Padahal, tidak hanya teman-teman kita yang ingin diajak ngobrol oleh kita, orang tua kita juga ingin sekali diajak ngobrol oleh anaknya. Meski tidak mengungkapkannya secara terang-terangan, orang tua sering merasa kesepian karena anaknya terlalu sibuk dengan urusan masing-masing dan tidak memiliki waktu untuk mengobrol bersama mereka.
2. Mendengarkan nasihat mereka
Selain mengobrol dengan orang tua kita, hal lain yang membuat mereka bahagia adalah ketika kita mendengarkan nasihat mereka dengan baik. Orang tua kita mungkin tidak sepenuhnya memahami masalah atau pekerjaan kita, tetapi mereka selalu berusaha memberikan nasihat terbaik kepada kita. Dengan mendengarkan nasihat mereka, kita bukan hanya membuat mereka bahagia, tetapi juga membuat mereka merasa dihormati dan dihargai oleh anaknya.
3. Membelikan mereka makanan kesukaan dan makan bersama
Tidak hanya teman-teman atau pasangan kita yang senang dibelikan makanan, orang tua kita juga pasti senang saat anaknya tiba-tiba membelikan makanan kesukaan mereka. Selain membelikan makanan kesukaan mereka, ada baiknya juga jika kita makan bersama mereka. Meskipun terlihat sepele, hal ini dapat sangat menyenangkan bagi orang tua kita dan dapat menjadi momen yang seru untuk menghabiskan waktu bersama mereka.
4. Tidak lupa menelpon mereka
Jika kita tinggal jauh dari orang tua kita atau memiliki banyak pekerjaan yang membuat kita sibuk, kita masih dapat berkomunikasi dengan mereka melalui telepon. Kita bisa menelepon mereka di waktu luang kita atau di malam hari setelah kita pulang ke rumah. Walaupun telepon mungkin tidak dapat menggantikan kehadiran kita secara fisik, tetapi tindakan sederhana ini dapat membuat mereka merasa dihargai dan dicintai.
5. Jangan lupa untuk mengunjungi mereka saat memiliki waktu
Meski kita sibuk dengan pekerjaan atau studi, kita pasti memiliki waktu libur yang panjang. Di waktu-waktu senggang seperti ini, sebaiknya kita pulang kampung dan mengunjungi orang tua kita. Kedatangan tiba-tiba ini akan membuat mereka sangat bahagia dan merasa dihargai. Meski tidak selalu mengungkapkannya, orang tua kita selalu merindukan kami, dan kunjungan tiba-tiba dari anaknya sudah cukup untuk mengobati rasa rindu yang mereka rasakan selama anaknya berada jauh dari mereka.
6. Mengajak mereka pergi liburan bersama
Dulu, saat kita masih kecil, orang tua kita sering menyempatkan waktu dan menghabiskan uang mereka untuk pergi berlibur bersama keluarga. Sekarang, sebagai orang dewasa, gilirankita untuk mengajak mereka pergi berlibur. Liburan tidak harus selalu ke luar negeri atau kota yang jauh dan mahal. Kita bisa mengajak mereka pergi ke tempat wisata di kotakita atau mengunjungi tempat-tempat yang pernah kita kunjungi bersama sebelumnya. Kita juga bisa mengajak mereka makan malam di restoran favorit mereka.
7. Menghabiskan waktu bersama mereka di rumah
Jika kita tidak dapat pergi berlibur bersama orang tua kita, kita masih bisa menghabiskan waktu bersama mereka di rumah. Kita bisa membantu ibu kita memasak sambil berbincang-bincang atau menemani ayah kita menonton acara TV favoritnya. Kita mungkin hanya bisa membantu mengupas bawang atau tidak tertarik dengan tontonan yang dia tonton, tetapi yang penting adalah waktu yang kita habiskan bersama mereka. Hal-hal sederhana seperti ini seringkali yang paling membuat orang tua kita bahagia.
8. Mengatakan kata-kata yang baik dan menyenangkan hati mereka
Orang yang telah tua terkadang memiliki hati yang lebih sensitif. Mereka memperhatikan setiap perkataan dan perbuatan kita dan perasaan mereka akan dimasukkan ke dalam hati. Apa pun yang kita ucapkan atau kita lakukan, akan dianggap serius oleh mereka. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati saat berbicara dengan mereka. Kita harus menggunakan kata-kata yang lembut dan menyenangkan dan menghindari hal-hal yang bisa membuat hati mereka sakit atau sedih.
9. Menghormati pendapat dan pilihan mereka
Saat kita dewasa, kita memiliki kebebasan untuk menentukan jalan hidup kita dan menyelesaikan masalah kita sendiri tanpa campur tangan orang lain. Tentu saja, orang tua kita selalu siap memberikan pendapat mereka. Meskipun pendapat mereka mungkin tidak selalu sama dengan kita, kita harus menghormati pendapat dan pilihan mereka. Kita tidak boleh menolak pendapat mereka secara terang-terangan atau berdebat dengan mereka. Kita harus menghargai mereka dan mengucapkan terima kasih atas nasihat yang mereka berikan.
10. Merawat dan memenuhi semua kebutuhan mereka
Ketika kita masih kecil, orang tua kita bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan kita. Sedihnya, ketika kita dewasa, banyak anak yang meninggalkan orang tua mereka dalam kesulitan. Bahkan, beberapa anak bahkan menelantarkan orang tua mereka. Ini adalah sikap yang tidak pantas. Sebagai anak, menjadi kewajiban kita untuk merawat dan memenuhi kebutuhan orang tua kita saat mereka telah tua. Sikap kita terhadap orang tua kita akan tercermin dalam cara anak-anak kita memperlakukan kita saat kita sudah tua. Jika kita bersikap baik kepada orang tua kita sekarang, niscaya anak-anak kita akan memperlakukan kita dengan baik saat kita sudah lanjut usia. Namun, jika kita menjadikan orang tua sedih atau bahkan menelantarkan mereka, anak-anak kita juga akan berlaku demikian saat kita membutuhkan perhatian di hari tua kita.
Keutamaan Membahagiakan Orang Tua
Tidak hanya memberikan manfaat bagi orang tua kita, membahagiakan orang tua juga memberikan manfaat bagi diri kita sendiri. Terdapat beberapa keutamaan dalam membahagiakan orang tua yang tidak boleh kita abaikan. Berikut beberapa keutamaan membahagiakan orang tua:
1. Mendapatkan doa dari orang tua
Kita harus menyadari bahwa memiliki kedua orang tua yang masih hidup adalah suatu keistimewaan. Selain dapat menghabiskan banyak waktu bersama mereka, kita juga bisa mendapatkan doa dari orang tua. Doa orang tua adalah doa yang paling mustajab, atau pasti dikabulkan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada tiga jenis doa yang mustajab, yaitu doa orang yang dizalimi, doa orang yang sedang bepergian, dan doa baik orang tua kepada anaknya.” (HR. Ibnu Majah)
2. Dipanjangkan rezeki dan umur
Membahagiakan orang tua tidak hanya menyenangkan mereka, tetapi juga membawa berkah bagi diri kita sendiri. Berbakti kepada orang tua dapat memperpanjang umur dan memperluas rezeki kita. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan ditambahkan rezekinya, maka berbaktilah kepada orang tua dan jaga silaturahmi dengan kerabat.” (HR. Ahmad)
3. Kunci menuju surga
Masuk surga bukanlah hal yang sulit. Ada banyak amalan yang dapat kita lakukan untuk membuka pintu surga. Selain rajin beribadah dan melakukan perbuatan baik, salah satu kunci untuk membuka pintu surga adalah dengan berbakti dan membahagiakan orang tua kita. Sebisa mungkin, kita harus berusaha membuat mereka senang dan menghindari perbuatan yang dapat menyakiti hati mereka. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Orang tua adalah pintu tengah menuju surga. Kamu bisa membuka pintu tersebut atau bisa juga menyia-nyiakannya.” (HR. Tirmidzi)
Dari penjelasan di atas, dapat kita simpulkan bahwa membahagiakan orang tua adalah sebuah kewajiban dan memiliki banyak manfaat. Oleh karena itu, sebagai anak, kita harus berusaha untuk membahagiakan orang tua kita dengan cara-cara yang telah dijelaskan sebelumnya. Membahagiakan orang tua bukanlah hal yang sulit, kita hanya perlu mengalokasikan waktu, memberikan perhatian, dan menghormati mereka. Semakin kita membahagiakan orang tua kita, semakin besar pahala dan berkah yang kita dapatkan.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.