Menguak Kisah Albus Dumbledore dan Gellert Grindelwald
Berteman sejak remaja
Albus Dumbledore dan Gellert Grindelwald adalah dua tokoh penting dalam dunia sihir yang memainkan peran sentral dalam film Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald. Mereka pertama kali bertemu saat masih remaja di Godric’s Hollow. Dumbledore, yang merupakan murid dari sekolah sihir Hogwarts, tinggal tidak jauh dari kediaman Bathilda Bagshot, bibi Grindelwald. Pertemuan pertama ini menjadi awal dari hubungan yang kuat antara keduanya.
Dumbledore dan Grindelwald adalah sosok yang sangat berbakat dan cerdas dalam hal sihir. Dumbledore telah menunjukkan potensi besar dalam bidang sihir sejak dini, dan Grindelwald juga tidak kalah hebat. Keduanya memiliki ambisi yang besar untuk menguasai dunia sihir dan mengubah pandangan masyarakat terhadap sihir.
Mengarah pada obsesi
Ketika Dumbledore dan Grindelwald bertemu, terjadi pertukaran pemikiran dan pengetahuan yang intens antara keduanya. Mereka berbagi keinginan yang sama untuk menguasai dunia sihir dan para muggle yang mereka pandang tidak sebanding dengan kemampuan sihir mereka. Obsesi ini mempengaruhi cara berpikir dan bertindak keduanya, dan membuat mereka semakin terlibat dalam dunia sihir yang gelap.
Grindelwald, dalam pencarian tak terbatasnya untuk kekuasaan, mulai mencari relikui kematian. Menurut legenda sihir, relikui ini terdiri dari tiga benda magis yang dapat memberikan keabadian kepada pemiliknya. Obsesi ini membawa Grindelwald pada jalur yang semakin gelap dan berbahaya, dan dia tidak ragu untuk melanggar batasan dan melakukan segala cara untuk mencapai tujuannya.
Grindelwald rela melakukan segala cara
Grindelwald memburu benda-benda magis yang disebut Relikui Kematian, yaitu jubah gaib, batu kebangkitan, dan tongkat sihir Elder. Ketiga benda ini dikatakan memiliki kekuatan yang luar biasa dan dapat memberikan pemiliknya kekuatan yang tak terbatas. Grindelwald berhasil mencuri Tongkat Elder dari Gregorovitch, seorang pembuat tongkat terkenal. Namun, kekuatan tongkat sihir tersebut segera memengaruhi pikirannya dan membuatnya semakin jahat dan berbahaya.
Dalam pencarian tak henti-hentinya untuk mencapai tujuannya, Grindelwald tidak ragu untuk melakukan segala cara. Dia menghasut orang-orang untuk bergabung dengan dirinya, menggunakan manipulasi dan penipuan untuk meraih kekuasaan yang lebih besar. Grindelwald adalah sosok yang cerdas, licik, dan tidak memiliki belas kasihan dalam mencapai tujuannya. Obsesi dan ambisi yang dimilikinya membuatnya tidak peduli dengan siapapun yang menjadi korban dalam perjalanannya.
Karena Grindelwald, Dumbledore kehilangan adik
Dumbledore adalah seorang yang cerdas, bijaksana, dan memiliki hati yang baik. Dia adalah guru yang sangat dihormati di Hogwarts dan memiliki banyak pengikut yang setia. Namun, kedekatannya dengan Grindelwald membuatnya mengalami tragedi yang tak terbayangkan.
Dalam sebuah pertarungan sengit antara Grindelwald, Dumbledore dan Aberforth, adik Dumbledore, hal yang tak terduga terjadi. Pertarungan itu tak sengaja membunuh Ariana, adik Dumbledore. Kematian Ariana meninggalkan luka yang mendalam dalam diri Dumbledore. Dia merasa bersalah dan memutuskan untuk mengambil jalan yang benar.
Kisah Dumbledore dan Grindelwald yang selalu dipertanyakan
Sebagai penulis cerita Harry Potter, J.K. Rowling telah mengungkapkan bahwa Dumbledore adalah seorang penyuka sesama jenis. Selama bertahun-tahun, banyak spekulasi mengenai hubungan antara Dumbledore dan Grindelwald, apakah mereka adalah sepasang kekasih atau hanya sahabat karib.
Di buku Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald, J.K. Rowling mengungkapkan bahwa hubungan mereka memiliki kedalaman yang lebih dari sekadar persahabatan. Namun, sutradara David Yates mengatakan bahwa dalam film ini, hubungan mereka tidak akan ditampilkan secara eksplisit. Hal ini menimbulkan kebingungan dan spekulasi di antara para penggemar.
Apapun hubungan mereka, kisah Dumbledore dan Grindelwald adalah salah satu yang paling menarik dan penuh dengan dramatis. Dua tokoh yang sangat berbakat ini, dengan obsesi dan ambisi yang besar, memiliki pengaruh yang kuat dalam dunia sihir dan membentuk nasib banyak orang.
Kesimpulan
Baik Dumbledore maupun Grindelwald adalah karakter yang kompleks dan menarik. Mereka memiliki kekuatan dan kelemahan mereka masing-masing, dan keputusan-keputusan yang mereka buat memiliki konsekuensi yang besar dalam perjalanan hidup mereka.
Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald menjadi pintu masuk yang sempurna untuk mengungkap lebih lanjut tentang kisah Dumbledore dan Grindelwald yang belum terungkap. Bagaimana mereka menjadi sahabat, apa yang mendorong mereka ke arah yang gelap, dan apa akhir dari hubungan mereka yang rumit?
Film ini akan membawa penonton kembali ke dunia ajaib dan penuh misteri yang diciptakan oleh J.K. Rowling. Menyajikan petualangan yang mendebarkan dan cerita yang penuh emosi, Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald akan mempertemukan kita dengan Dumbledore, Grindelwald, dan karakter-karakter lainnya yang menciptakan dunia sihir yang begitu memikat.
Sementara kita menunggu film ini tayang di bioskop, kita bisa mengingat kembali petualangan pertama dalam film Fantastic Beasts and Where to Find Them atau membacanya langsung dari bukunya. Apapun yang kita pilih, kita akan terpesona dengan keajaiban dunia sihir yang diciptakan oleh J.K. Rowling.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.