Review Novel Re: dan peRempuan
Sinopsis Novel Re: dan peRempuan
Novel Re: dan peRempuan karya Maman Suherman adalah sebuah karya sastra yang mengangkat isu yang sangat sensitif. Novel ini terdiri dari dua judul yang terpisah, yaitu Re dan peRempuan. Pada judul Re, cerita mengisahkan perjalanan hidup seorang wanita bernama Re yang menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan. Sedangkan, pada judul peRempuan, fokus cerita berpusat pada Melur, anak hasil hubungan di luar nikah dari tokoh Re. Melur diasuh oleh orang lain sehingga tidak mengetahui identitasnya yang sebenarnya.
Novel ini ditulis oleh Maman Suherman, seorang penulis Indonesia yang cukup terkenal. Karya-karyanya telah mendapatkan pengakuan di kalangan pembaca Indonesia karena mengangkat topik-topik yang kuat dan kritis. Beberapa karyanya yang terkenal antara lain Matahati, Bokis 1: Kisah Gelap Dunia Seleb, Bokis 2: Potret Para Pesohor, dan masih banyak lagi. Dalam novel ini, Maman Suherman dengan khasnya menghadirkan gaya bahasa yang lugas namun penuh makna.
Kisah dalam novel Re: dan peRempuan ini memiliki total 340 halaman. Dalam kisah ini, pembaca akan diajak untuk melihat dunia yang gelap dan penuh kontradiksi. Re, tokoh utama dalam cerita, adalah seorang wanita yang bekerja sebagai Pekerja Seks Komersial atau PSK. Re bekerja sebagai PSK lesbian dan ini sebenarnya bukanlah keinginannya sendiri. Namun, keadaan memaksa Re untuk terjun ke dunia tersebut karena harus melunasi utangnya kepada Mami Lani.
Re sendiri lahir tanpa mengetahui siapa ayahnya. Ibunya yang sangat dicintainya meninggal saat Re berusia 10 tahun. Sejak itu, kehidupan Re semakin rumit. Ketika masih bersekolah di SMA, Re hamil di luar pernikahan dan memilih untuk meninggalkan rumah dan melarikan diri ke Jakarta untuk memulai kehidupan baru.
Perjalanan hidup Re kemudian membawanya bertemu dengan Mami Lani, sosok yang menjadi malaikat penolongnya. Mami Lani tidak hanya memberikan bantuan finansial bagi Re dan bayinya, tetapi juga memberikan tempat tinggal dan perlindungan. Namun, bantuan yang diberikan Mami Lani tidaklah gratis. Re terjebak dalam utang yang harus dilunasi dan Mami Lani mengancam akan mencarinya kemanapun jika utang tersebut tidak dilunasi.
Re terpaksa bekerja sebagai anak buah Mami Lani. Namun, menjadi seorang pelacur lesbi bukanlah pilihan yang mudah bagi Re. Dia harus menghadapi situasi yang mengerikan dan penuh ketakutan dalam melayani pelanggannya. Di sini, Maman Suherman menggambarkan kisah-kisah petualangan Re dalam melayani berbagai jenis pelanggan, termasuk orang biasa, pejabat, mantan menteri, artis, pengusaha, dan desainer terkenal. Namun, Re selalu berusaha untuk selamat dan menjalani pekerjaannya tanpa mengetahui siapa saja pelanggannya. Keselamatan nyawanya bahkan bisa terancam jika pelanggan tidak puas.
Salah satu pengalaman yang membekas dalam hidup Re adalah saat ia melayani seorang artis dengan kecenderungan sadomasokis. Meski dibayar dengan imbalan yang besar, Re akhirnya memutuskan untuk menolak tawaran artis tersebut karena ia tidak tahan dengan perlakuan kasar yang diterima.
Sementara itu, di bab peRempuan, cerita berpusat pada Melur, anak semata wayang dari Re. Setelah Re meninggal, Melur memulai pencarian untuk mengetahui siapa ibu kandungnya dan alasan di balik nasib tragis ibunya. Re sebelum meninggal telah memberikan Melur kepada pasangan yang sudah menikah namun belum memiliki anak. Melur tumbuh menjadi seorang anak yang cerdas dan berbakat, berhasil menyelesaikan studinya di Universitas Indonesia dan meraih gelar PhD di bidang ekonomi.
Setelah kematian Re, Melur kembali ke tanah air dengan banyak pertanyaan yang menghantuinya. Siapa ibu kandungnya? Apakah benar ibunya adalah seorang PSK lesbian? Dan apa penyebab kematian ibunya?
Review Novel Re: dan peRempuan
Novel Re: dan peRempuan karya Maman Suherman merupakan salah satu karya sastra yang berani mengangkat isu-isu yang jarang diceritakan. Kisah dalam novel ini didasarkan pada kisah nyata dan diambil dari skripsi penulis sendiri. Novel ini berhasil memperlihatkan sisi gelap dunia prostitusi yang terkadang sulit dibayangkan oleh banyak orang.
Dalam novel ini, Maman Suherman berhasil menciptakan alur cerita yang menarik dan penuh kejutan. Pembaca akan diajak mengikuti perjalanan hidup tokoh utama, Re, yang terpaksa menjadi seorang PSK lesbian untuk melunasi utangnya. Kisah Re menghadirkan depresi dan kesulitan yang dialaminya, tetapi juga menunjukkan keberanian dan kekuatan dalam menghadapi situasi yang sulit.
Cerita dalam novel ini tidak hanya terfokus pada Re, tetapi juga merambah ke kehidupan Melur, anak hasil hubungan di luar nikah Re. Melalui karakter Melur, pembaca akan melihat perjalanan pencarian identitas diri dan kebenaran tentang ibu kandungnya. Melur yang cerdas dan berbakat berhasil menyelesaikan studinya dan meraih gelar PhD di bidang ekonomi, namun pertanyaan-pertanyaan mengenai asal-usulnya masih menghantui.
Selain itu, novel Re: dan peRempuan juga mengangkat isu-isu perempuan yang menjadi tabu dan sulit untuk diceritakan secara terbuka. Melalui tokoh-tokoh dalam novel ini, pembaca akan melihat bagaimana perempuan dalam dunia prostitusi dikucilkan dan dianggap rendah oleh masyarakat. Dalam novel ini, Maman Suherman juga menggambarkan bagaimana kekerasan dan penyiksaan menjadi bagian dari kehidupan para PSK.
Gaya bahasa yang digunakan dalam novel ini merupakan salah satu kelebihan dari karya Maman Suherman. Penggunaan bahasa yang lugas namun penuh makna membuat pembaca dapat terhubung dengan emosi tokoh-tokoh dalam novel. Seksualitas yang digambarkan dalam novel ini juga ditulis dengan jelas namun tetap mengandung nilai-nilai kemanusiaan.
Namun, meskipun novel ini memiliki banyak kelebihan, ada juga beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan. Bagi beberapa pembaca, bagian-bagian tertentu dalam novel ini dianggap terlalu vulgar dan mungkin tidak cocok untuk semua kalangan pembaca. Oleh karena itu, sebaiknya novel ini hanya dibaca oleh kalangan dewasa.
Secara keseluruhan, novel Re: dan peRempuan karya Maman Suherman adalah sebuah karya sastra yang mengangkat isu-isu perempuan dan dunia prostitusi. Kisah yang diambil dari kisah nyata dan ditulis dengan gaya bahasa yang khas membuat novel ini memiliki daya tarik sendiri. Meskipun terdapat beberapa kekurangan, novel ini tetap berhasil menarik perhatian pembaca dan memberikan sudut pandang berbeda mengenai dunia yang gelap dan penuh kontradiksi.
Penutup
Dalam novel Re: dan peRempuan, Maman Suherman berhasil mengangkat isu yang sensitif dengan gaya bahasa yang lugas dan penuh makna. Penggambaran dunia prostitusi yang gelap dan penuh dengan kontradiksi membuat pembaca dapat merasakan kedalaman emosi dari tokoh-tokoh dalam novel ini. Kisah nyata yang diambil sebagai latar belakang membuat cerita dalam novel ini terasa nyata dan menggugah perasaan.
Selain itu, karakter-karakter yang kuat dan plot yang menarik membuat novel ini sulit untuk ditinggalkan sebelum selesai. Pembaca akan terus penasaran dengan kehidupan Re dan Melur, serta bagaimana mereka mengatasi berbagai rintangan dan kesulitan dalam hidup.
Bagi pembaca yang tertarik dengan cerita yang berbeda dan ingin melihat dunia prostitusi dari sudut pandang yang berbeda, novel Re: dan peRempuan karya Maman Suherman adalah pilihan yang tepat. Tapi sebelum membaca, sebaiknya siapkan pikiran terbuka dan siap menerima cerita yang menghadirkan konflik dan kegelapan.
Semoga ulasan ini dapat memberikan gambaran yang jelas tentang isi dan kualitas dari novel Re: dan peRempuan. Selamat membaca!
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.