Buyback Saham

Pembelian kembali saham atau buyback adalah tindakan dimana perusahaan membeli sahamnya sendiri yang telah diterbitkan. Setelah dilakukan buyback, jumlah saham yang beredar atau outstanding share perusahaan akan berkurang. Dengan melakukan buyback, perusahaan seakan-akan berinvestasi pada dirinya sendiri. Biasanya buyback dilakukan ketika harga saham perusahaan dinilai murah atau dianggap memiliki nilai di bawah sebenarnya. Dalam pasar

Continue Reading

Interest Coverage Ratio

Rasio cakupan bunga atau interest coverage ratio merupakan alat yang digunakan untuk mengukur kemampuan suatu perusahaan dalam melunasi beban keuangan atau bunga yang timbul akibat adanya pinjaman yang diberikan oleh pihak eksternal. Rasio ini dihitung dengan membagi laba operasional atau laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) dengan jumlah beban keuangan atau beban bunga.

Continue Reading

NAB (Nilai Aktiva Bersih)

Nilai Aktiva Bersih (NAB) adalah harga wajar dari portofolio suatu reksa dana setelah dikurangi biaya operasional Reksa dana. NAB ini dapat berubah setiap hari karena nilai investasi di pasar selalu berfluktuasi antara naik dan turun. Nilai NAB dipengaruhi oleh aktivitas pembelian dan penjualan reksa dana oleh para investor, harga pasar dari aset reksa dana, serta

Continue Reading

Nilai Par / Nilai Nominal / Face Value

Nilai par, yang juga dikenal sebagai nilai nominal atau face value, adalah nilai pokok dari suatu obligasi. Nilai ini merupakan jumlah uang yang akan diterima oleh pemegang obligasi pada saat obligasi tersebut mencapai tanggal jatuh tempo. Obligasi adalah instrumen keuangan yang diterbitkan oleh pihak peminjam, biasanya perusahaan atau pemerintah, untuk mengumpulkan dana dari para pemegang

Continue Reading

EV to EBITDA

EV to EBITDA atau yang biasa disebut sebagai valuation ratio, digunakan untuk menilai nilai suatu perusahaan berdasarkan kemampuannya menghasilkan laba usaha atau kas operasi sebelum bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi (EBITDA). Rasio ini dapat memberikan gambaran tentang seberapa mahal atau murahnya perusahaan tersebut pada saat ini. Rasio EV/EBITDA yang kecil menunjukkan bahwa harga saham perusahaan

Continue Reading

Outstanding Shares (Jumlah Saham Beredar)

Oustanding shares, atau yang juga dikenal sebagai jumlah saham beredar, adalah jumlah saham yang telah diterbitkan oleh suatu perusahaan dan tersedia untuk diperdagangkan di pasar saham. Istilah ini berbeda dengan saham treasury, yang tidak lagi dihitung sebagai bagian dari jumlah saham beredar. Apa itu Outstanding Shares? Outstanding Shares, yang dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai “saham

Continue Reading

Prospektus Ringkas

Prospektus ringkas adalah dokumen tertulis yang berisi informasi penting dan relevan mengenai peristiwa atau kejadian yang dapat mempengaruhi harga efek, dan juga keputusan dari pemodal, calon pemodal, atau pihak lain yang memiliki kepentingan. Dokumen ini memuat berbagai informasi, seperti estimasi tanggal efektif, masa penawaran, tanggal pengembalian uang pemesanan, tanggal penyerahan surat efek, tanggal penjatahan, tanggal

Continue Reading

Tender Offer

Tender offer adalah suatu penawaran untuk membeli saham oleh pihak tertentu kepada pemegang saham suatu perusahaan. Penawaran ini umumnya terjadi setelah terjadi akuisisi atas perusahaan tersebut. Perusahaan yang melakukan akuisisi akan menawarkan pembelian saham kepada pemegang saham lainnya yang ada di perusahaan yang diakuisisi. Tawaran tender biasanya dilakukan dengan harga yang lebih tinggi dari harga

Continue Reading

RUPS RUPSLB (Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa)

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) adalah pertemuan yang diadakan oleh perusahaan dengan tujuan untuk membahas dan mengambil keputusan mengenai masalah yang mendesak dan memerlukan penanganan segera. RUPSLB ini sangat penting karena jika tidak dilaksanakan dengan cepat, dapat menghambat operasional perusahaan. Pertemuan ini dapat diadakan kapan saja sesuai dengan kebutuhan perusahaan. RUPSLB adalah bentuk

Continue Reading

Quick Ratio (Acid-test Ratio)

Quick ratio atau acid-test ratio adalah rasio yang menggambarkan kemampuan suatu perusahaan dalam melunasi kewajiban lancar atau utang jangka pendek dengan menggunakan aset-aset perusahaan yang memiliki tingkat likuiditas yang paling tinggi. Tujuan dari perhitungan quick ratio ini adalah untuk memberikan gambaran tentang sejauh mana perusahaan mampu memenuhi kewajibannya dengan menggunakan aset yang paling cepat bisa

Continue Reading