Algoritma: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Jenis-Jenis
Pengertian Algoritma Menurut Para Ahli
1. Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al-Khawarizmi
Algoritma pertama kali diperkenalkan oleh Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al-Khawarizmi, seorang ilmuwan matematika pada tahun 825 Masehi. Dalam bukunya yang berjudul “Al-Jabr Wa-al Muqabla”, Al-Khawarizmi mendefinisikan algoritma sebagai cara atau metode khusus yang digunakan untuk memecahkan satu atau beberapa masalah.
2. Marvin Minsky
Marvin Minsky, seorang ahli kecerdasan buatan, menjelaskan bahwa algoritma adalah perangkat aturan yang memberikan informasi kepada kita dari satu waktu ke waktu lainnya. Informasi tersebut memberikan petunjuk tentang bagaimana cara bertindak. Sebagai contoh, penggunaan perangkat pengingat seperti smartwatch dapat dikategorikan sebagai contoh aplikasi algoritma.
3. Sismoro
Menurut Sismoro, algoritma adalah kumpulan instruksi atau langkah-langkah yang sistematis yang digunakan untuk menyelesaikan masalah matematika, logika, atau permasalahan lainnya dengan bantuan komputer.
4. Seymour Lipschutz dan Marc Lipson
Menurut Seymour Lipschutz dan Marc Lipson, algoritma adalah daftar langkah-langkah yang terbatas yang dijelaskan secara rinci. Algoritma ini digunakan untuk menyelesaikan atau memecahkan suatu permasalahan yang ada.
5. Kani
Kani menjelaskan bahwa algoritma adalah urutan operasi yang disusun secara sistematis dan logis untuk menyelesaikan permasalahan tertentu dan mencapai output yang diinginkan.
6. S. E. Goodman dan S.T. Hedetniemi
S. E. Goodman dan S.T. Hedetniemi mendefinisikan algoritma sebagai urutan atau susunan yang terbatas dari operasi-operasi yang dapat dijelaskan. Setiap operasi dalam algoritma ini memakan waktu dan memori yang terbatas untuk memecahkan suatu permasalahan.
7. Donald Ervin Knuth
Donald Ervin Knuth menjelaskan bahwa algoritma adalah kumpulan aturan yang berhingga dan dapat memberikan serangkaian operasi untuk memecahkan suatu permasalahan.
Dari pendapat para ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa algoritma adalah sebuah metode atau prosedur yang sistematis dan logis untuk memecahkan suatu permasalahan. Algoritma terdiri dari langkah-langkah atau instruksi yang terbatas yang digunakan untuk mencapai tujuan akhir atau output yang diinginkan.
Contoh Algoritma
1. Algoritma Mempasak Mie Instan
Contoh pertama dari algoritma adalah algoritma memasak mie instan. Algoritma ini terdiri dari langkah-langkah yang harus diikuti untuk memasak mie instan dengan benar. Berikut adalah contoh algoritma memasak mie instan:
– Pilih 1 bungkus mie instan sesuai selera.
– Siapkan air sekitar 400 ml.
– Siapkan panci, sendok, garpu, dan piring.
– Masukkan air 400 ml ke dalam panci.
– Panaskan air hingga mendidih.
– Masukkan mie ke dalam panci yang berisi air mendidih.
– Aduk mie dan tunggu sekitar 3 menit.
– Tuangkan bumbu di piring.
– Ambil mie yang sudah matang dan letakkan di piring yang sudah diberi bumbu.
Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, mie instan dapat dimasak dengan baik sesuai dengan petunjuk yang diberikan. Algoritma ini menggunakan langkah-langkah yang sistematis dan logis untuk mencapai tujuan akhir, yaitu mie instan yang siap dimakan.
2. Algoritma Menggunakan Mesin Pencari
Contoh lain dari algoritma adalah algoritma yang digunakan dalam mesin pencari seperti Google. Ketika menggunakan mesin pencari, ada beberapa langkah yang harus diikuti untuk mencari informasi yang diinginkan. Berikut adalah contoh algoritma untuk menggunakan mesin pencari:
– Tentukan informasi yang ingin dicari.
– Ketik informasi yang ingin dicari di mesin pencari.
– Tunggu beberapa saat hingga hasil pencarian muncul.
– Muncullah beberapa hasil artikel atau situs web yang sesuai dengan informasi yang dicari.
– Pilih artikel atau situs web yang mengandung informasi yang diinginkan.
Algoritma ini digunakan oleh mesin pencari untuk mengorganisir dan menyajikan informasi yang sesuai dengan apa yang dicari oleh pengguna. Mesin pencari menggunakan langkah-langkah yang berurutan dan terstruktur untuk memberikan hasil pencarian yang relevan.
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa algoritma adalah metode atau prosedur sistematis dan logis yang digunakan untuk memecahkan suatu permasalahan. Algoritma dapat diterapkan dalam berbagai bidang seperti matematika, komputer, dan kehidupan sehari-hari. Algoritma memiliki beberapa jenis, yaitu algoritma sekuensial, algoritma perulangan, dan algoritma percabangan. Setiap jenis algoritma memiliki karakteristik dan penggunaan yang spesifik. Dalam penggunaannya, algoritma dapat memberikan manfaat seperti memecahkan masalah, membantu dalam pengembangan program, dan mempercepat proses kerja. Oleh karena itu, penting untuk mempelajari algoritma dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.