Tutorial Mudah Cara Menggambar Anime untuk Pemula



Cara Menggambar Anime untuk Pemula

Menggambar anime menjadi salah satu kegiatan yang bisa dilakukan pada waktu luang, khususnya bagi para wibu atau pecinta budaya Jepang. Selain menjadi hobi, kegiatan tersebut juga memiliki daya jual untuk menambah pemasukan. Bagi kalian yang baru akan mencoba menggambar anime, jangan ragu. Sebab, cara menggambar anime untuk pemula tidak sulit. Selain itu, alat dan bahan yang perlu disiapkan juga cukup sederhana.

Seperti dikutip dari buku berjudul Cara Mudah Menggambar Manga tulisan Fodou (2013), beberapa alat dan bahan yang digunakan untuk menggambar anime meliputi pensil, penghapus, drawing pen, kertas, hingga alat pewarna. Selain menyiapkan alat-alat, kalian juga harus mampu berimajinasi dan mengembangkan kreativitas, sehingga bisa menghasilkan karya yang memuaskan.

Lalu, bagaimana cara menggambar anime untuk pemula? Ketahui langkah-langkahnya di sini! Berikut cara menggambar anime untuk pemula seperti dikutip dari buku berjudul Mudah dan Cepat Belajar Menggambar Manga oleh Ginko Manga Team (2011).

1. Menyiapkan Alat dan Bahan

Seperti dijelaskan sebelumnya, kalian harus memastikan bahwa alat dan bahan untuk menggambar anime sudah tersedia. Pilih peralatan menggambar yang nyaman dipakai agar proses gambar bisa maksimal.

2. Menentukan Konsep

Tahapan selanjutnya, yaitu menetapkan konsep yang hendak digambar. Tentukan dengan jelas mengenai tema, model pakaian, gaya rambut, karakter, ekspresi wajah, dan lain sebagainya.

3. Menggambar Bagian Kepala

Sebelum menggambar bagian tubuh, ada baiknya untuk menggambar bagian kepala terlebih dahulu. Proporsinya tidak harus persis, tetapi buatlah oval yang menyempit di bagian bawahnya untuk menjadi dagu. Awali tahapan ini dengan membuat lingkaran dan menarik garis vertikal di tengah-tengah. Selanjutnya, tarik juga garis horizontal kira-kira 3/4 di bagian bawah lingkaran.

Buat lagi garis di bawah lingkaran dan gambar rahang dengan simetris. Setelah selesai, hapus garis bantu (garis horizontal dan vertikal) yang sudah dibuat. Lalu, mulailah menggambar mata, telinga, hidung, dan bibir. Perlu diingat, ciri khas anime atau manga adalah mata yang berukuran besar.

Jika kalian ingin membuat karakter yang memiliki wajah lebar, agak perlebar bagian bawah oval, sehingga hanya sedikit lebih sempit dibandingkan bagian atasnya. Namun, jika kalian ingin karakter memiliki wajah ramping, buat bagian bawah oval jauh lebih sempit dibandingkan bagian atasnya. Karakter anime tidak hanya menggunakan satu bentuk kepala, sehingga kalian bisa bereksperimen sepuas hati.

See also  Inspirasi Desain Mini Bar Dapur Minimalis

4. Menggambar Mata di Bawah Garis Horizontal

Mata karakter anime berukuran besar dan berlebihan, serta biasanya memakan sekitar 1/4 sampai 1/5 tinggi wajah. Untuk menggambar mata anime, awali dengan menggambar bulu mata atas tebal persis di bawah garis horizontal yang digambar dan di satu sisi garis vertikal. Selanjutnya, gambarkan setengah lingkaran yang turun dari bulu mata atas dan buat pupil hitam di tengahnya.

Langkah berikutnya adalah gambarkan garis horizontal di bawah setengah lingkaran sebagai bulu mata bawah. Terakhir, bayangi di dalam lingkaran sekitar pupil dan sisakan sedikit ruang, sehingga tampak seperti memantulkan cahaya. Lakukan hal serupa di sisi lain garis vertikal untuk membuat mata kedua.

Sesuaikan bentuk dan ukuran mata, tergantung kalian menggambarkan karakter anime maskulin atau feminin. Untuk karakter feminin, buat kedua matanya lebih tinggi dan bulat, serta bubuhkan beberapa bulu mata tebal di bagian atas mata. Untuk karakter maskulin, buat matanya lebih pendek dan kecil.

5. Membuat Alis di Atas Garis Horizontal

Gambarkan garis lengkung panjang dan menurun untuk setiap alis. Buatlah agak lebih panjang dibandingkan garis bulu mata atas yang kalian gambarkan untuk mata. Selanjutnya, pertebal ujung alis yang berada di tengah wajah. Kalau kalian menggambar karakter anime feminin, buat alisnya lumayan tipis. Untuk karakter maskulin, pertebal alis sehingga lebih mencolok di wajah.

6. Tambahkan Hidung di Antara Garis Horizontal dan Dagu

Hidung karakter anime cukup samar dan hanya terlihat ketika melihat karakter dari samping. Untuk menggambar hidung karakter anime, buat garis vertikal pendek dan sederhana di sepanjang tengah wajah atau titik tengah antara garis horizontal dan dagu. Buat garis lebih panjang jika kalian ingin hidung karakter tampak lebih besar.

See also  20 Rekomendasi Drama Korea Terpopuler 

Buat hidung sebagai fitur terkecil di wajah karakter. Hidung akan bertumpang-tindih dengan garis vertikal yang kalian gambar. Untuk melihatnya lebih jelas, buat lebih gelap daripada garis vertikal atau hapuskan garis vertikal di sekeliling hidung.

Karakter anime maskulin terkadang memiliki hidung yang tampak lebih mencolok, tetapi tidak selalu. Jika kalian ingin hidung karakter tampak lebih jelas, gambarkan garis horizontal di bawah garis vertikal sebagai bagian bawah hidung karakter. Selain itu, buat bayangan berbentuk segitiga di samping hidung, sehingga tampaknya cahaya datang dari samping karakter. Untuk gaya anime tertentu, misalnya chibi, kalian tidak perlu menggambar hidung.

7. Gambarkan Mulut di Sekitar Separuh Antara Hidung dan Dagu

Serupa dengan hidung, mulut karakter anime lazimnya sederhana dan samar. Untuk menggambar mulut, buat garis horizontal yang panjangnya kurang lebih sama dengan mata. Kalian tidak perlu membuat bibir. Jadikan mulut sebagai fitur kedua terkecil di wajah karakter anime setelah hidung.

Lengkungkan garis mulut ke atas jika kalian ingin karakter tersenyum atau ke bawah jika ingin tampak kecewa. Kalau kalian ingin karakter tersenyum dan menampakkan gigi, gambarkan garis lengkung ke atas di bawah garis horizontal yang dibuat sebagai mulut. Ruang putih di antara garis lengkung dan garis horizontal sebaiknya setinggi separuh panjang mulut. Ruang ini akan menjadi gigi karakter.

8. Tambahkan Telinga di Samping Kepala

Kalau kalian ingin karakter memiliki rambut yang menutupi telinga, langkah ini dilewatkan saja. Namun, jika kalian menginginkan karakter berambut pendek, gambarkan oval sempit di setiap sisi kepala. Buat bagian atas telinga sejajar dengan garis horizontal yang melalui bagian tengah wajah dan bagian bawahnya sejajar dengan bagian bawah hidung. Setelah itu, buat lubang telinga di dalam setiap oval. Bereksperimenlah dengan ukuran telinga karakter jika kalian ingin membuatnya lebih besar atau kecil.

9. Gambarkan Rambut di Kepala Karakter

Gaya rambut yang dipilih tergantung kalian sendiri, tetapi biasanya rambut anime memiliki ujung runcing dan bagian-bagian jelas. Kalian bisa menggambar gaya rambut pendek, cepak, menengah, dan panjang bergelombang dengan berbagai model. Apa saja gaya rambut yang dipilih, jangan menggambar setiap helai rambut. Alih-alih, buat bagian-bagian besar rambut, misalnya 4-5 bagian yang meruncing di ujungnya.

See also  Kenali Cara Menghapus Riwayat Pembelian di Tokopedia

Kalau karakter memiliki rambut panjang, gambarkan dua ekor kuda, masing-masing di setiap sisi kepala dengan ujung runcing. Kalian juga bisa menggambar rambutnya ditarik menjadi cepol di atas. Selain itu, kalian juga dapat menggambarkan poni dengan membuat 3-4 bagian rambut yang turun dari dahi.

Untuk gaya rambut yang lebih pendek, kalian bisa menggambarkan 3-4 bagian rambut jelas yang menyamping di dahi karakter. Kalian juga bisa membuat gaya rambut tanpa poni dan menggambar beberapa garis dari garis rambutnya ke belakang kepala, sehingga tampak seperti disisir ke belakang. Kalau tidak, kalian bisa menggambarkan gaya rambut bob sampai ke dagu yang dibagi menjadi beberapa bagian tebal.

10. Hapuskan Garis Bantu Horizontal dan Vertikal yang Digambar

Berhati-hatilah saat menghapus agar kalian tidak merusak garis bentuk akhir yang sudah rapi. Kalau sudah selesai, yang tersisa hanyalah garis bentuk rapi dari tubuh karakter kalian tanpa garis-garis bantu di dalamnya.

Cara Menggambar Tubuh Karakter Anime

Setelah mengerjakan langkah di atas, kalian bisa melanjutkan proses menggambar dengan menggambar bagian tubuh karakter anime. Sketsa biasanya berupa garis berbentuk tubuh manusia dengan bagian lingkaran di bahu dan telapak tangan.

1. Membuat Sketsa Tubuh

Gambarkan orang-orangan stik sebagai kerangka tubuh karakter. Buat garis lurus sebagai lengan, torso, dan kaki karakter. Panjang lengan dan torso karakter kurang lebih sama, sedangkan kakinya sekitar 1/3 kali lebih panjang. Selanjutnya, gambarkan segitiga atau oval sebagai telapak tangan dan kaki. Buat tangan sekitar 1/5 panjang lengan, dan buat telapak kaki sekitar 1/6 panjang kaki.

Supaya proporsinya tepat, buat orang-orangan stik sekitar tujuh kali panjang kepala karakter. Garis lengan sebaiknya dimulai pada sekitar 1/5 dari ujung atas garis tors


Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.

Tahukah Anda?

Leave a Reply