Tanaman Obat Keluarga : Jenis Tanaman Obat dan Manfaatnya
Tanaman Obat Keluarga : Jenis Tanaman Obat dan Manfaatnya
Sejak zaman dulu hingga saat ini semakin banyak tanaman yang berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit dari mulai penyakit ringan, sedang bahkan kronis. Semakin majunya zaman, obat bahan kimia menjadi banyak dan jika terus menerus akan berdampak buruk pada ginjal. Akhir-akhir ini gencar para ibu rumah tangga mengelola lahan kosong untuk menanam Tanaman Obat Keluarga atau yang disingkat TANAMAN TOGA. Selain itu, menjadikan suatu peluang usaha untuk membuat jamu ataupun obat herbal lainya.
Tanaman TOGA ini merupakan tanaman obat dari tumbuhan yang telah diidentifikasi berdasarkan pengamatan dan penelitian manusia, yang dimana kandungan tanaman obat mempunyai senyawa bermanfaat untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit secara herbal (tradisional). Biasanya sebagian bahkan keseluruhan tanaman sangat bermanfaat seperti umbi, daun, batang, buah, hingga akar yang dapat dijadikan bahan obat atau ramuan obat.
Tanah Indonesia dengan iklim tropis sangat cocok untuk mengembangkan tanaman obat dari sejak dulu hingga saat ini. Tanaman obat berguna sebagai obat herbal, untuk mengurangi obat-obatan kimia. Tanaman obat terbagi menjadi 3 jenis yaitu Tanaman Obat Rempah, Tanaman obat buah dan tanaman obat daun/bunga. Beberapa jenis contoh dan manfaat dari tanaman obat sebagai berikut.
1. JAHE
Jahe telah lama dikenal dan digunakan sebagai obat tradisional. Tanaman jahe mengandung senyawa-senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh seperti vitamin C, magnesium, gingerol, shogaol, dan zingerone. Berkat kandungan tersebut, jahe memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Beberapa manfaat jahe antara lain:
– Meningkatkan daya tahan tubuh. Jahe mengandung vitamin C yang dikenal sebagai antioksidan yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, kandungan gingerol dalam jahe juga dapat membantu melawan radikal bebas dan infeksi.
– Mengatasi masalah pencernaan. Jahe memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu meredakan masalah pencernaan seperti mual, muntah, dan gangguan pencernaan lainnya. Jahe juga dapat merangsang produksi getah lambung yang membantu proses pencernaan dan penyerapan nutrisi.
– Meringankan nyeri dan peradangan. Kandungan zat pemati rasa alami dalam jahe dapat membantu mengurangi rasa nyeri pada sendi, otot, dan perut. Jahe juga memiliki sifat antiinflamasi yang dapat meredakan peradangan.
– Menurunkan risiko penyakit jantung. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi jahe secara rutin dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung. Jahe dapat membantu menjaga kesehatan kardiovaskular dengan cara mengendalikan kadar kolesterol dan tekanan darah.
2. KUNYIT
Kunyit atau kunir termasuk tanaman rempah-rempah yang banyak digunakan dalam masakan di Indonesia. Selain sebagai bumbu masakan, kunyit juga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Kandungan kurkumin dalam kunyit memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan sehingga dapat melindungi tubuh dari kerusakan radikal bebas. Beberapa manfaat kunyit antara lain:
– Meredakan peradangan. Kurkumin dalam kunyit memiliki sifat antiinflamasi sehingga dapat membantu meredakan berbagai jenis peradangan, seperti arthritis dan masalah kulit. Kunyit juga dapat membantu mengurangi nyeri pada sendi dan otot.
– Menjaga kesehatan hati. Kunyit memiliki efek perlindungan pada hati. Senyawa dalam kunyit dapat membantu mengurangi risiko kerusakan sel hati dan penyakit hati seperti hepatitis.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.