Sauna: Pengertian, Manfaat, Fakta, dan Kapan Harus Menghindari Sauna
Manfaat Sauna untuk Kesehatan dan Kebugaran
Apa itu Sauna?
Sauna adalah sebuah ruangan yang suhunya mencapai 70° hingga 100° Celcius, atau 158° sampai 212° Fahrenheit. Di Finlandia, sauna tradisional umumnya menggunakan panas kering dengan kelembapan relatif di antara 10 hingga 20 persen. Namun, terdapat juga jenis sauna lain yang kelembapannya lebih tinggi seperti sauna ala Turki. Ketika menggunakan sauna, suhu kulit kita bisa meningkat hingga sekitar 40° Celsius atau 104° Fahrenheit. Saat suhu kulit naik, kita akan berkeringat secara berlebihan dan detak jantung kita akan meningkat karena tubuh berusaha tetap dingin. Dalam waktu singkat di sauna, kita bisa mengeluarkan setengah liter keringat tubuh.
Fakta Menarik Tentang Sauna
Ada beberapa fakta menarik yang perlu kita ketahui tentang sauna. Pertama, sauna adalah ruangan di mana orang bisa bersantai di dalamnya dan menikmati panas kering. Kedua, sauna dapat memberikan manfaat yang serupa dengan olahraga bagi kesehatan jantung. Ketiga, penting untuk menghindari minum alkohol sebelum atau selama sesi sauna. Terakhir, sebelum menggunakan sauna, orang yang memiliki masalah kardiovaskular atau sedang hamil sebaiknya mencari nasihat medis.
Manfaat Sauna
Penggunaan sauna dapat memberikan beberapa manfaat bagi kesehatan dan kebugaran kita. Berikut ini beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari pengalaman menggunakan sauna:
1. Relaksasi
Sauna digunakan secara tradisional sebagai cara untuk menciptakan perasaan relaksasi. Ketika suhu kulit kita naik dan detak jantung meningkat, aliran darah ke kulit juga akan meningkat dan pembuluh darah akan melebar. Hal ini dapat meningkatkan sirkulasi darah kita dan membuat kita merasa lebih rileks. Selain itu, sistem saraf simpatik kita juga akan menjadi lebih aktif dalam menjaga keseimbangan suhu dalam tubuh. Respons ini akan melibatkan kelenjar endokrin kita dan dapat membuat tubuh kita menjadi lebih waspada, kurang peka terhadap rasa sakit, dan memberikan perasaan gembira saat bereaksi terhadap panas. Selain itu, saat berada di dalam sauna, otot-otot kita juga menjadi lebih rileks, termasuk otot wajah dan leher yang sering tegang setelah seharian yang panjang. Dengan demikian, manfaat relaksasi adalah salah satu manfaat terbesar yang kita dapatkan dari menggunakan sauna. Selain itu, kita juga bisa berlatih meditasi ketika berada di dalam sauna untuk meningkatkan rasa relaksasi. Ketika kita mencoba menenangkan tubuh secara fisik, seringkali emosi dan pikiran kita juga ikut tenang, dan ini dapat berdampak positif pada kualitas tidur kita.
2. Pereda Sakit
Penggunaan sauna dapat membantu mengurangi nyeri ringan dan meredakan nyeri otot. Ketika berada di dalam sauna, suhu yang tinggi dan pembuluh darah yang melebar dapat meningkatkan aliran darah ke daerah yang terasa sakit dan membantu melonggarkan otot-otot yang tegang. Manfaat ini juga dirasakan oleh mereka yang menderita penyakit kronis dan radang sendi seperti rheumatoid arthritis dan ankylosing spondylitis. Meskipun demikian, ada beberapa studi yang menunjukkan bahwa penggunaan sauna dalam jangka waktu yang lama dapat meningkatkan rasa sakit, kekakuan, dan rasa lelah pada orang dengan kondisi muskuloskeletal kronis. Oleh karena itu, sebelum menggunakan sauna secara rutin, penting untuk memastikan bahwa gejala tersebut tidak meningkat setelah sesi sauna.
Risiko Sauna
Meskipun sauna memiliki manfaat yang signifikan, terdapat juga beberapa risiko yang perlu diperhatikan. Berikut ini adalah beberapa risiko yang terkait dengan sesi sauna:
1. Dehidrasi
Saat berada di dalam sauna, kita akan berkeringat secara berlebihan. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa kita minum banyak air sebelum dan setelah menggunakan sauna. Jangan menghabiskan terlalu banyak waktu di dalam sauna karena hal ini dapat meningkatkan risiko dehidrasi. Jika kita mengalami dehidrasi berat, yang merupakan keadaan darurat medis, kita harus segera keluar dari sauna. Gejala dehidrasi berat meliputi pusing, sakit kepala, dan rasa sangat haus. Komplikasi yang dapat terjadi akibat dehidrasi berat termasuk tekanan darah rendah, kelelahan dan kelelahan karena panas, gagal ginjal, syok hipovolemik, kejang, kehilangan kesadaran, dan koma.
2. Penurunan Berat Badan
Meskipun banyak yang percaya bahwa menggunakan sauna dapat membantu menurunkan berat badan, sebenarnya hal ini tidaklah efektif. Penurunan berat badan yang terjadi setelah menggunakan sauna hanyalah berat cairan dan tubuh kita akan segera mengisi kembali cairan yang hilang setelah kita minum atau makan. Oleh karena itu, sebaiknya kita tetap menjaga berat badan dengan menjalani aktivitas fisik yang teratur dan pola makan yang seimbang.
3. Detoksifikasi Racun
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa berkeringat selama menggunakan sauna dapat membantu mengeluarkan racun dari kulit atau tubuh kita. Namun, kita sebaiknya tidak terlalu bergantung pada sauna untuk proses detoksifikasi ini. Organ utama yang bertanggung jawab untuk mengeluarkan racun dari tubuh kita adalah ginjal dan hati. Studi pada tahun 2019 menemukan bahwa terdapat beberapa jenis racun yang ditemukan dalam keringat, namun sampai saat ini belum ada bukti yang cukup meyakinkan bahwa keringat adalah cara yang efektif untuk detoksifikasi. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa ginjal dan hati kita berfungsi dengan baik dengan menjaga hidrasi yang cukup. Saat menggunakan sauna, pastikan untuk minum banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang.
4. Pengaruh pada Kesuburan
Studi telah menunjukkan adanya hubungan antara penggunaan sauna dan penurunan kesuburan pada pria. Sebuah studi pada tahun 2018 menemukan bahwa penggunaan sauna secara teratur dapat menyebabkan penurunan jumlah dan motilitas sperma pada pria. Namun, efek ini bersifat reversibel dan masih membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memahami dampak sauna pada kesuburan, terutama pada pria dengan kadar sperma rendah atau masalah kesuburan lainnya.
Kapan Harus Menghindari Sauna?
Meskipun sauna umumnya aman bagi banyak orang, terdapat beberapa kondisi kesehatan tertentu di mana penggunaan sauna tidak dianjurkan. Sebelum menggunakan sauna, penting untuk memeriksa dengan dokter terlebih dahulu, terutama jika kita memiliki salah satu dari kondisi berikut:
– Asma atau kondisi pernapasan lainnya
– Penyakit jantung
– Sedang hamil
– Epilepsi
– Tekanan darah sangat tinggi atau sangat rendah
– Di bawah pengaruh alkohol
– Menggunakan stimulan, obat penenang, atau obat serupa
Jenis-Jenis Sauna
Ada beberapa jenis sauna yang berbeda tergantung pada metode penghasil panas yang digunakan. Beberapa jenis sauna yang paling umum meliputi:
1. Pembakaran kayu: Kompor pembakaran kayu digunakan untuk memanaskan batu sauna. Suhu dalam sauna jenis ini tinggi namun kelembapannya rendah.
2. Sauna berpemanas listrik: Pemanas listrik dipasang di lantai atau dinding sauna dan digunakan untuk memanaskan ruangan. Sauna ini memiliki suhu yang tinggi namun kelembapannya tetap rendah.
3. Kamar uap: Juga dikenal sebagai “rumah pemandian Turki”, kamar uap memiliki suhu yang rendah namun kelembapannya tinggi, sekitar 100 persen.
4. Sauna infra merah: Sauna infra merah menggunakan gelombang cahaya dari lampu khusus untuk memanaskan tubuh kita secara langsung tanpa memanaskan udara di ruangan. Sauna ini memiliki manfaat yang mirip dengan sauna konvensional namun dengan suhu yang lebih rendah, sekitar 140° F (60° C).
Keamanan Sauna Inframerah
Setelah mengetahui berbagai jenis sauna, kita juga perlu membahas tentang sauna inframerah. Sauna inframerah menggunakan radiasi elektromagnetik dari lampu inframerah untuk memanaskan tubuh secara langsung daripada memanaskan udara di ruangan, yang membuatnya berbeda dari sauna tradisional. Sauna inframerah menjadi semakin populer belakangan ini karena dapat membantu meredakan nyeri otot, meningkatkan kualitas tidur, dan memberikan rasa relaksasi yang lebih baik.
Namun, seperti halnya metode pengobatan lainnya, ada juga beberapa risiko yang terkait dengan penggunaan sauna inframerah. Beberapa risiko yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan sauna inframerah meliputi ketidaknyamanan ringan sampai sedang akibat panas, tekanan darah rendah, pusing, sakit kaki sementara, dan iritasi saluran napas. Sebuah studi pada tahun 2013 juga menemukan bahwa penggunaan sauna inframerah dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan penurunan jumlah dan motilitas sperma pada pria. Oleh karena itu, sebelum menggunakan sauna inframerah, penting untuk berbicara dengan tenaga medis dan mempertimbangkan kondisi kesehatan kita.
Tips Menggunakan Sauna Inframerah dengan Aman
Berikut adalah beberapa tips untuk menggunakan sauna inframerah dengan aman:
1. Cari izin medis: Sebelum menggunakan sauna inframerah, konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga medis, terutama jika kita memiliki kondisi medis tertentu atau sedang menjalani pengobatan. Pemeriksaan medis dapat membantu mengidentifikasi apakah penggunaan sauna inframerah aman bagi kita.
2. Hindari minum alkohol: Minum alkohol sebelum menggunakan sauna dapat menyebabkan kepanasan berlebihan dan meningkatkan risiko dehidrasi, serangan panas, dan kelelahan akibat panas. Sebaiknya hindari konsumsi alkohol sebelum menggunakan sauna inframerah.
3. Minum banyak air: Pastikan untuk meminum banyak air sebelum dan setelah menggunakan sauna inframerah. Hal ini akan membantu mencegah dehidrasi dan mempertahankan keseimbangan cairan dalam tubuh kita.
Kesimpulan
Sauna dapat memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan dan kebugaran kita. Saat menggunakan sauna, suhu kulit kita akan meningkat, detak jantung meningkat, dan kita akan berkeringat secara berlebihan. Manfaat sauna yang terpenting adalah relaksasi dan pereda nyeri. Namun, ada beberapa risiko yang perlu diperhatikan seperti dehidrasi dan penurunan berat badan yang tidak permanen. Selain itu, juga penting untuk menyadari jenis-jenis sauna yang berbeda dan memahami efek sauna inframerah. Sauna inframerah dapat memberikan manfaat relaksasi dan meredakan nyeri, tetapi juga memiliki risiko tertentu yang perlu diperhatikan. Selalu konsultasikan dengan tenaga medis sebelum menggunakan sauna inframerah, terutama jika kita memiliki kondisi medis atau sedang menjalani pengobatan tertentu. Terakhir, pastikan untuk menggunakan sauna dengan bijak dan mengikuti pedoman keamanan yang disarankan.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.