Review Novel Sang Penjaga Waktu (The Time Keeper) Karya Mitch Albom
## Profil Mitch Albom – Penulis Novel Sang Penjaga Waktu (The Time Keeper)
### Latar Belakang Mitch Albom
Mitchell David Albom atau yang dikenal sebagai Mitch Albom adalah seorang penulis ternama yang telah menginspirasi banyak orang melalui karya-karyanya. Dia lahir pada tanggal 23 Mei 1958 di Passaic, New Jersey, dari pasangan Rhoda dan Ira Albom. Mitch merupakan anak kedua dari tiga bersaudara.
### Pendidikan Mitch Albom
Setelah lulus dari SMA di New Jersey dan Pennsylvania, Mitch melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi. Ia berhasil meraih gelar sarjana bidang Sosiologi pada tahun 1979 dari Universitas Brandeis di Waltham, Massachusetts. Tidak hanya itu, setelah lulus dari perguruan tinggi, Mitch juga mendapatkan gelar magister dari Columbia University’s Graduate School of Journalism. Tak sampai disitu, Mitch juga mendapatkan gelar MBA dari Columbia University’s Graduate School of Business.
### Karir Mitch Albom
Setelah menyelesaikan pendidikan, Mitch memulai karirnya sebagai seorang musisi dan penulis lagu. Ia juga bekerja sebagai jurnalis tenaga lepas di New York untuk media massa seperti Sports Illustrated, GEO, dan The Philadelphia Inquirer. Kemudian, ia bekerja penuh sebagai penulis surat kabar di The Fort Lauderdale News dan Sun Sentinel di Florida.
Selain itu, Mitch juga menjadi penyiar dalam acara gelar wicara untuk radio WJR dan sering muncul dalam ESPN Sports sebagai reporter and Sports Center. Karirnya sebagai penulis buku juga sangat sukses dan diakui dalam kancah internasional.
### Kesuksesan Karya-karya Mitch Albom
Salah satu karya terkenal Mitch Albom adalah buku berjudul Tuesdays with Morrie yang menjadi salah satu buku best seller selama tujuh tahun lamanya. Buku ini juga menjadi karya memoar terbaik. Karya lain Mitch yang berjudul Satu Hari Bersamamu yang diterbitkan di Amerika Serikat pada tahun 2006 juga berhasil meraih kesuksesan menjadi buku best seller versi The New York Times selama 9 bulan.
Selain itu, karya Mitch berjudul Meniti Bianglala juga meraih kesuksesan dengan penjualan lebih dari sepuluh juta kopi dan diterjemahkan dalam 35 bahasa. Tidak hanya itu, sejumlah tiga novel yang ditulis Mitch juga berhasil diadaptasi menjadi film. Salah satunya adalah karya Mitch yang berjudul “Satu Hari Bersamamu” yang dijadikan film yang diproduseri oleh Oprah Winfrey pada tahun 1999.
## Sinopsis Novel Sang Penjaga Waktu (The Time Keeper)
### Kisah Dor
Novel Sang Penjaga Waktu mengisahkan tentang seorang pria bernama Dor yang sangat berbeda dari laki-laki lainnya di zamannya. Dor adalah seorang yang suka mengukur segala hal, termasuk waktu. Ia suka memerhatikan matahari dan bulan, kemudian menghitungnya menggunakan mangkuk yang dilubangi. Ia mengukur berapa lama matahari tenggelam dan berapa lama bulan muncul.
Dor memiliki dua teman sejak kecil, Nim dan Alli. Nim tumbuh menjadi seorang raja yang kuat dan ambisius. Sedangkan Dor hidup sederhana dan menikah dengan Alli. Mereka memiliki tiga orang anak.
### Hukuman Dor
Suatu hari, Nim meminta Dor untuk ikut membantunya dalam membangun menara tinggi agar bisa mencapai dewa-dewa dan merebut kekuasaan tertinggi. Namun, Dor menolak perintah tersebut karena ia lebih suka mengukur waktu daripada terlibat dalam ambisi Nim. Akibatnya, Dor dihukum dan diasingkan ke dalam gua selama berabad-abad.
Dor menjadi Sang Penjaga Waktu yang dipaksa mendengarkan keluhan orang-orang yang meminta lebih banyak waktu. Ia harus merasakan kesedihan mereka karena waktu yang terasa terbatas bagi mereka. Selama eksilnya, Dor juga dihadapkan pada penderitaan dan kesulitan hidup.
### Misi Dor untuk Menebus Dosa
Setelah berabad-abad di dalam gua, Dor diberikan kesempatan untuk menebus dosanya dan mendapatkan kebebasannya. Ia diberi tugas untuk mempertemukan dua manusia yang memiliki pandangan yang sangat berbeda tentang waktu. Tugasnya adalah mengajarkan makna waktu kepada mereka dan membantu mereka memahami pentingnya menghargai setiap saat yang berlalu.
Orang pertama yang ditemui Dor adalah Victor, seorang pria kaya yang divonis hanya memiliki waktu hidup selama dua bulan karena penyakit ginjal. Victor ingin memperpanjang hidupnya dengan cara membekukan dirinya dalam proses kriogenik. Dor menunjukkan kepadanya betapa berharganya waktu dan bahwa hidup bukan hanya tentang memperpanjang masa hidup, tetapi juga tentang bagaimana mengisi waktu yang tersedia dengan makna dan kebahagiaan.
Orang kedua yang ditemui Dor adalah Sarah, seorang gadis SMA yang berjuang dengan masalah kepercayaan diri dan konflik di keluarganya. Sarah ingin mempercepat waktu agar ia bisa meninggalkan masalah-masalahnya di belakang dan menciptakan kehidupan baru. Dor membantu Sarah menyadari bahwa hidup bukanlah tentang melarikan diri dari masalah, tetapi tentang menghadapinya dengan bijaksana.
Melalui kedua pertemuan ini, Dor membantu Victor dan Sarah memahami makna waktu dan menghargai setiap momen yang mereka miliki. Kedua manusia ini belajar untuk menghargai waktu yang terbatas dan menggunakan setiap detik dengan bijaksana.
## Kelebihan Novel Sang Penjaga Waktu (The Time Keeper)
Novel Sang Penjaga Waktu memiliki beberapa kelebihan yang membuatnya menjadi karya yang layak untuk dibaca. Berikut adalah beberapa kelebihan dari novel ini:
### Cerita yang Inspiratif
Novel ini menghadirkan cerita yang inspiratif mengenai pentingnya menghargai waktu dan mengisi setiap momen dengan baik. Melalui kisah Dor, Victor, dan Sarah, pembaca diajak untuk menyadari betapa berharganya waktu dan bagaimana menggunakannya dengan bijaksana.
### Karakter-karakter yang Menarik
Karakter-karakter dalam novel ini memiliki latar belakang dan perjalanan hidup yang berbeda, sehingga membuat cerita menjadi lebih menarik. Pembaca dapat terhubung dengan karakter-karakter ini dan merasakan emosi mereka.
### Pembelajaran yang Berharga
Novel ini mengajarkan pembaca tentang pentingnya menghargai waktu dan mengisi setiap momen dengan maksimal. Pembaca diajak untuk menyadari bahwa hidup bukan hanya tentang memperpanjang masa hidup, tetapi tentang bagaimana mengisi waktu yang ada dengan hal-hal yang berarti.
### Gaya Penulisan yang Menarik
Gaya penulisan Mitch Albom dalam novel ini cukup menarik dan membuat pembaca terpikat. Penulis menghadirkan dialog-dialog yang kuat dan menggambarkan adegan dengan baik.
## Kekurangan Novel Sang Penjaga Waktu (The Time Keeper)
Novel Sang Penjaga Waktu juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan. Berikut adalah beberapa kekurangan dari novel ini:
### Klimaks yang Kurang Memuaskan
Bagian klimaks cerita dalam novel ini dinilai kurang memuaskan karena alur cerita yang sudah cukup terprediksi sejak awal. Pembaca dapat dengan mudah menebak bagaimana kesudahan cerita ini, sehingga mengurangi efek kejutan pada bagian klimaks.
Namun demikian, novel ini masih mampu memberikan pesan moral yang cukup kuat dan menginspirasi pembaca untuk menghargai waktu.
## Pesan Moral Novel Sang Penjaga Waktu (The Time Keeper)
Melalui novel Sang Penjaga Waktu, Mitch Albom menyampaikan pesan moral yang sangat berharga tentang pentingnya menghargai waktu yang terbatas yang kita miliki. Melalui kisah Dor, Victor, dan Sarah, pembaca diajak untuk merenung tentang makna waktu dan bagaimana menggunakannya dengan bijaksana.
Novel ini mengingatkan kita untuk menghargai setiap detik yang berlalu, menjalani hidup dengan penuh makna, dan menjadikan setiap momen berharga. Hidup ini terdiri dari kumpulan momen yang harus kita hargai dan manfaatkan sebaik mungkin. Waktu yang terbatas adalah anugerah yang harus kita hargai dan tidak boleh disia-siakan.
Dengan menghargai waktu, kita dapat menumbuhkan rasa bersyukur dan kebahagiaan dalam hidup. Kita juga dapat memprioritaskan hal-hal yang benar-benar berarti bagi kita dalam hidup ini. Oleh karena itu, pergilah dan nikmati setiap momen yang diberikan oleh Sang Penjaga Waktu.
Selain membaca blog karir Aikerja, follow juga akun instagram aikerja untuk informasi terbaru seputar lowongan kerja, dan dunia kerja.